Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Influence of Peers on Student Motivation Dzirlyfira Nurul Azzahfa; Mukhammad Bakhruddin; Hayumuti
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2024): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/3vc1pp72

Abstract

Teaching and learning activities, which are the learning process, are the main thing, which means that the success or failure of achieving learning objectives depends on how the teaching and learning process is designed and carried out. The current education system is still concerned with academic aspects alone. Whereas education should develop the potential of students comprehensively. Intellectual, emotional and spiritual intelligence need to be developed together. The research aims to find out the relationship between peer association and student learning motivation. The research design used in this study uses a quantitative research approach with a correlational descriptive method. The results showed that the variable X1 (Peers) had a beta coefficient value of 0.783 with a significance value of 0.000. based on these results it can be seen that peers (X1) have a positive and significant effect on student learning motivation at SMA Muhammadiyah 1 Babat indicated by a sig value <0.05 (0.000).
The Relationship between Islamic Religious Education and the Formation of Morals in Students Muhammad Hilmy; Mukhammad Bakhruddin; Muhammad Fazlurrahman Hadi
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2024): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/t4qtpv63

Abstract

Family, community and government, through guidance, teaching, and training activities, which take place in school and out of school for life, the aim is to be able to help in life and improve and optimize their potential and talents. The study aims to determine how the condition of Islamic religious education and moral formation in students at SMK Negeri 2 Surabaya. The research design uses a quantitative research approach with a descriptive correlational method. The results of this study found that the results of the simple linear regression test have proven that there is an influence between Islamic religious education and student character using the results of calculations that have been made to get a linear regression value Y = 49.116 + 0.108X1 + e, sig. Level 0.000 <0.05 (alpha value), the conclusion is that there is an influence between Islamic religious education and student character and the test results of the coefficient of determination (R2) obtained the coefficient of determination (R square) = 0.782. This means that 78.2% of student character formation variables can be explained by the influence of Islamic religious education while the remaining 28.2% is explained by other variables not proposed in this study.
Penguatan Akhlak Melalui Kegiatan Muhadharah di Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah Yuyun, Qurotun A'yuni; Mukhammad Bakhruddin; Mulyono Mulyono
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai upaya penguatan akhlak melalui kegiatan muhadharah di Pondok Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah Gresik. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia semestinya dilandasi dengan nilai yang bersumber pada agama Islam, yang diharapkan dapat membentengi anak dalam menghindari pelanggaran moral sehingga dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia. Maka dengan adanya program kegiatan muhadharah diharapkan dapat membantu mengatasi lunturnya akhlak pada santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mendeskripsikan bagaimana proses penguatan akhlak pada santri melalui kegiatan muhadharah serta menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi ke lokasi dan melakukan wawancara dengan pembimbing kegiatan muhadharah. Temuan penelitian ini menunjukkan hasil upaya penguatan akhlak terhadap santri melalui kegiatan muhadharah dari pemahaman, pembiasaan dan teladan yang baik untuk membantu meningkatan akhlak santri dikehidupan sehari-hari. Penguatan akhlak pada diri santri terbentuk karena pelatihan secara berkelanjutan dan diterapkan dikehidupan para santri dan di lingkungan masyarakat
Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Pengaruh Penggunaan Metode Diskusi Abdur Rohman; Mukhammad Bakhruddin; Mulyono Najamudin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode kegiatan belajar mengajar yang dapat diaplikasikan salah satunya adalah metode diskusi. Riset menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data menggunakan metode pengamatan, tanya jawab serta dokumentasi.  Metode analisis data menggunakan Miles dan Hubermen. Hasil keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam mata pelajaran PAI dengan penentuan metode diskusi dapat menolong peserta didik dalam berasumsi kritis serta sistematis, mengambil keputusan sesuatu masalah serta melatih diri agar senantiasa berasumsi positif dalam menghormati opini dari orang lain. Dengan mempraktikkan metode diskusi peserta didik yang awal mulanya mempunyai kesusahan dalam berlatih menjadi termotivasi. Pelaksanaan metode diskusi dapat memberikan manfaat untuk peserta didik agar lebih aktif dalam mengikuti aktivitas kegiatan belajar mengajar di kelas. Keterampilan tambahan perlu diberika kepada guru seperti keterampilan konseptual dan prosedural, penyelidikan, logika dan mantik. Semua keterampilan dan kompetensi ini memberdayakan kredibilitas dan kapasitas guru yang secara konsisten dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis tingkat tinggi
The Role of Parents in Shaping Children's Religious Character Amidst the Challenges of the Digital Era Revandi, Abdul; Bakhruddin, Mukhammad; Hayumuti, Hayumuti
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 22 No 1 (2025): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v22i1.10354

Abstract

This research aims to analyze the role of parents in shaping children's religious character in the digital era. As technology advances, parents are expected to serve as primary educators who provide role models and instill moral values in their children. The rapid development of digital technology presents challenges, such as exposure to content that contradicts religious values and reduced direct interaction between parents and children. Therefore, active parental involvement is crucial to ensuring that children develop a strong religious character. This study employs a qualitative descriptive method, with data collected through interviews and observations. The findings indicate that good parenting, motivation, and the habitual practice of religious values in daily life significantly influence children's character development. Children who receive intensive guidance from their parents tend to have a better understanding and practice of religious values than those who receive less attention. However, challenges such as parental busyness and limited time for direct religious education hinder this process. A lack of parental attention can obstruct the internalization of religious values. Thus, parents must recognize their responsibility in shaping their children's character and make efforts to remain actively involved in their education. With proper guidance, children can grow into individuals who are not only intellectually capable but also exhibit commendable morals and ethical behavior.
Integration of Pancasila Student Profile Values and Religious Moderation in Multicultural Education at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Izuddin, Azmi; Hayumuti, Hayumuti; Bakhruddin, Mukhammad
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i4.5277

Abstract

This study aims to analyze the integration of Pancasila Student Profile values and religious moderation in multicultural education at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. This study uses a qualitative descriptive approach with the Semi-Structured Interview method, where data is collected through in-depth interviews with 3 groups. Among them are the vice principal who is also the main figure in implementing religious moderation, students as representatives of various religions, and school staff as well as direct observation of educational activities at school. The purpose of this study is to analyze the integration of Pancasila student profiles with religious moderation in multicultural education. The results of the study show that the integration of both in multicultural education is an effort to synchronize in the implementation of inclusive learning. Teachers' understanding of the concept of religious moderation is an important point in creating a tolerant environment. Through learning, extracurricular activities and daily school life, teachers convey knowledge transfer that is closely related to multicultural education. In addition, the implementation of broad-based education with derivatives emphasizes accepting students from all walks of life, every child has the right to succeed, and education adjusts to students' passions are the main factors in running education at SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. It is concluded that multicultural education is an important concept and must be understood and mastered by teachers so that it can make students have a high enthusiasm for learning without looking at differences in conditions and backgrounds.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBERDAYAKAN TENAGA PENDIDIK Mukhammad Bakhruddin
EL-Islam Vol 3 No 2 (2021): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/el-islam.v3i2.1972

Abstract

This article is the result of field research related to the principal's role in empowering educators. The research was backed by anxiety, the idea that, the principal's role is reduced to the role of administrators, managers, and supervisors of the programs launched in educational institutions. In fact, should be, the role of the principal is more comprehensive terminology theoretically framed. The important thing is, a school principal should be able to cultivate the effectiveness of the planned program, innovative in taking decisions, as well as efficient in terms of time management. All this must be internalized within the principal. In order, any programs that have been proposed could be implemented carefully. This research, qualitative research shaped by the content analysis model. In conclusion, the results of this study revealed that, discipline, collective colegial, and build a culture that is professional, the key to success leadership in SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Without the need to separate when the principal role as administrator, leader, manager, and supervisor.
Turki Menuju Sistem Pendidikan Modern Dalam Sebuah Masyarakat Demokrasi Bakhruddin, Mukhammad
TADARUS Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v5i2.950

Abstract

Umat islam mengalami puncak keemasan pada masa pemerintahan Abbasiyah. Pada masa itu bermunculan para pemikir islam kenamaan yang sampai sekarang pemikirannya masih diperbincangkan dan dijadikan dasar pijakan bagi pemikiran di masa mendatang baik dalam bidang keagamaan maupun umum. Kemajuan Islam ini tercipta berkat usaha dari berbagai komponen masyarakat, baik ilmuwan, birokrat, agamawan, militer, dan ekonom maupun masyarakat umum. Namun dalam halini, penulis lebih menitik beratkan pada pembahasan keadaan pendidikan di Turki pada masa itu. Mengingat pendidikan sebagai dimensi dinamis dalam perkembangan suatu bangsa. Pada masa Usmani, dibalik kejayaan ekspansinya telah terjadi kelesuan intelektual yang accut. Lebih menarik lagi, karena pada periode akhir Usmani, Eropa saat itu justru mengalami Aufklarung danrenaissance dengan segala dimensinya yang berpengaruh secara mondial.
Penerapan Nilai-Nilai Karakter Dalam Novel Negeri 5 Menara Pada Siswa Kelas XII Usaha Perjalanan Wisata 2 di SMK Satya Widya Surabaya Saputri, Anggrayu Kurnia; Bakhruddin, Mukhammad
TADARUS Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v9i1.5455

Abstract

Penerapan Nilai-nilai Karakter Dalam Novel Negeri 5 Menara Pada Siswa Kelas XII Usaha Perjalanan Wisata 2 di SMK Satya Widya Surabaya. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara, penerapan nilai-nilai karakter dalam novel Negeri 5 Menara pada siswa kelas XII Usaha Perjalanan Wisata 2 di SMK Satya Widya Surabaya, dan faktor-faktor penghambat dan penunjang dalam penerapan nilai-nilai karakter dalam novel Negeri 5 Menara pada siswa kelas XII Usaha Perjalanan Wisata 2 di SMK Satya Widya Surabaya
Studi Komparatif Kode Etik Guru PAI Puspasari, Adelia Nadira; Bakhruddin, Mukhammad; Hidayat, Moch. Charis
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2024): All articles in this issue are written by authors from 2 countries (Indonesia an
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2024.12.2.147-171

Abstract

Penting bagi seorang guru untuk mentaati kode etik agar dapat menjaga profesionalitasnya. Banyak tokoh pendidikan yang mengemukakan pendapatnya tentang kode etik guru, diantaranya adalah Rahmah EL Yunusiyyah dan Imam Al Ghazali. Rahmah dan Al Ghazali memiliki pandangan yang berbeda tentang kode etik guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengomparasikan dan menganalisis kode etik guru Pendidikan Agama Islam perspektif Rahmah dan Al Ghazali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian pustaka. Hasil komparasi kode etik guru PAI perspektif Rahmah dan Al Ghazali yang pertama, sikap sabar; kedua, perilaku guru; ketiga; kepemimpinan guru; keempat, akhlak yang harus dimiliki guru; kelima, perhatian guru terhadap siswa; keenam, memiliki nilai taqwa kepada Allah Swt. Kesimpulannya adalah penulis menjumpai banyak kesamaan antara pandangan Rahmah dan Al Ghazali. Secara umum prespektif keduanya memiliki kemiripan. Akan tetapi keduanya memiliki rincian yang berbeda.