Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Suntingan Teks Bait Nazam Kitab Muhafadhatu Al-Sibyaan: Sebuah Pendekatan Filologis Taufiq, Mirwan Akhmad; Wafa, Rimayul; Hasanah, Durrotul; Syaikhu, Ahmad; Bakhruddin, Mukhammad
SULUK : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/suluk.2022.4.2.128-137

Abstract

Naskah-naskah Arab-Pegon berbahasa Jawa masih digunakan sebagai literatur di pesantren. Beberapa teks kuna berbahasa daerah tersebut merupakan karya kiai pengasuh pondok yang masih menggunakan wazan bahr bahasa Arab, kombinasi nazam unik bahasa Jawa dan bahasa Arab. Penelitian ini mengungkap naskah kitab Muhafadhatu al-Sibyaan karya Muhaimin bin Jamroh dan Zainudin Tamsir pada sisi konten, nilai yang terkandung dalam kitab tersebut. Pola penyajian tema-tema gramatika bahasa Arab dan relevansi penggunaannya dalam pendidikan bahasa Arab di era milenial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian filologi. Konsep dan langkah analisa menggunakan konsep kerja Edward Djamaris terkait penentuan sasaran penelitian, observasi pendahuluan, deskripsi naskah, transliterasi naskah, penyuntingan, penerjemahan teks, dan nilai-nilai kandungan naskah. Hasil penelitian ditemukan kolaborasi indah antara bahasa Jawa dan bahasa Arab; nazam berbahasa Jawa, wazan berpola bahasa Arab, bahar rajaz. Materi nazam bukan hasil terjemahan utuh namun cuplikan beberapa kitab klasik nahwu yang dipadu dengan nasehat-nasehat luhur kehidupan. Nazam ini lebih tepat diajarkan kepada anak-anak berasal dari suku Jawa. Nazam Jawa ini menunjukkan sumbangsih penulis untuk memenuhi pendidikan yang berbasis kearifan lokal dalam mengajarkan kaidah-kaidah bahasa Arab.
Religious Moderation in Islamic Boarding School-Based International Educational Institutions in Indonesia Bakhruddin, Mukhammad; Fatimatur Rusydiyah, Evy; Akhmad Taufiq, Mirwan; Wahid Nur Tualeka, Muhamad; Syaifudin, Mochamad; Syaikhon, Muhammad
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 8 No 2 (2025): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v8i2.31795

Abstract

This study analyzes the implementation of religious moderation in international Islamic boarding schools in Indonesia using the national framework of religious moderation, which comprises moderation of thought, movement, and action. Employing a qualitative multiple-case study design, the research examines two institutions in Malang International Islamic Boarding School (IIBS) Al Izzah and IIBS Thursina through in-depth interviews, participant observation, and documentation analysis. Data were analyzed thematically using a framework-based approach guided by the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that religious moderation is implemented in an integrated and contextual manner. Moderation of thought is reflected in the alignment of Islamic teachings with national ideology and civic values. Moderation of movement is manifested through daily social practices that promote tolerance and dialogue. Moderation of action is evident in the rejection of violence and the selective accommodation of local culture in accordance with Islamic principles. Overall, the study challenges perceptions of international pesantren as exclusive institutions and highlights their role in fostering inclusive and peaceful religious life in Indonesia.
Penerapan Manajemen Inovasi dalam Meningkatkan Daya Saing Pendidikan Islam : Studi Kasus SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Aurelia Naina Salsabil Maritza; Hayumuti; Mukhammad Bakhruddin
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i2.1916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan inovasi manajemen dalam meningkatkan daya saing pendidikan Islam di SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memahami dinamika penerapan inovasi di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan kegiatan inovasi Fashahah wa Balaghah Al-Quran secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan akademik, serta pengembangan karakter. Program-program inovatif ini tidak hanya fokus pada prestasi akademik tetapi juga pada pengembangan potensi siswa non-akademik, sehingga menjadikan SMA Muhammadiyah 10 Surabaya sebagai lembaga pendidikan Islam yang kompetitif di era globalisasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi lembaga pendidikan Islam lainnya untuk mengadopsi strategi manajemen inovasi yang serupa guna meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan.
EVALUATION OF THE MERDEKA CURRICULUM IN ISLAMIC EDUCATION USING GOAL-FREE EVALUATION: AN ANALYSIS OF INSTRUCTIONAL AND NON-INSTRUCTIONAL IMPACTS ON STUDENTS’ DEVELOPMENT Febriani Suci Islamiati; Asrori Asrori; Mukhammad Bakhruddin
Al-Mudarris: Journal Of Education Vol. 8 No. 2 (2025): edisi OKTOBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/epw0cn83

Abstract

This study examines the implementation of the merdeka curriculum in Islamic education at SD Muhammadiyah 21 Surabaya within the context of Indonesia’s ongoing educational reform. The research aims to evaluate both instructional and non-instructional impacts of the curriculum on students’ holistic development. The study was conducted in response to limitations of previous evaluations that relied heavily on goal-oriented models and tended to overlook unintended learning outcomes, particularly in moral and spiritual domains. A qualitative evaluative approach employing a Goal-Free Evaluation (GFE) model was used to identify actual outcomes experienced by students without reference to predefined curriculum objectives. Data were collected through in-depth interviews, classroom and school-wide observations, and document analysis. The findings reveal that the merdeka curriculum fosters increased learning engagement, deeper religious understanding, and enhanced ethical reasoning at the instructional level. Additionally, significant non-instructional impacts emerged, including character formation, spiritual awareness, discipline, and social competence, largely shaped by school culture, religious habituation, and co-curricular activities.
EFEKTIVITAS PROGRAM "AL-KAHFI TIME" DALAM MENINGKATKAN PEMBIASAAN MEMBACA SURAT AL-KAHFI DI KALANGAN MAHASISWA Hanif Pratista Anggara; Hayumuti Hayumuti; Mukhammad Bakhruddin
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2025): MARCH
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v7i1.1909

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Al-Kahfi Time program in forming the habit of reading Surah Al-Kahfi every Friday among students of the Faculty of Islamic Religion, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya). This research approach uses a qualitative method with a case study design. Data were obtained through in-depth interviews with Jam'iyyatul Qurra' Wal Huffadz administrators, direct observation of activities, and document analysis related to program implementation at the UMSurabaya Mosque. The results showed that the Al-Kahfi Time program contributed positively to increasing students' spiritual awareness and habituation to reading Surah Al-Kahf consistently. Increased understanding of the importance of the Prophet's sunnah can be seen from the consistency of program participants, which is supported by a conducive community environment and technology-based reminders. However, challenges such as academic schedule conflicts, lack of student participation from the Muhammadiyah Student Association, and limited variety of implementation strategies remain. The program has only been running for one year so further development is needed. The researcher concludes that these results demonstrate the effectiveness of the program in shaping students' positive habits, with recommendations to expand participation and make optimal use of digital technology. This research contributes to the development of a community-based program that integrates spiritual values in life.