Claim Missing Document
Check
Articles

Karakterisasi Sifat Optik Nanopartikel ZnO didoping Mn Menggunakan Metode Sol-Gel Virrisya Virrisya; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.335 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.4.308-314.2019

Abstract

Karakterisasi sifat optik nanopartikel ZnO didoping Mn menggunakan metode sol-gel telah diteliti. Nanopartikel ZnO disintesis dengan variasi konsentrasi doping Mn sebesar 0%, 5%, 15%, 20%, dan 25%. Nanopartikel ZnO dikarakterisasi dengan X-Ray diffraction untuk diketahui struktur dan ukuran kristalnya. Struktur kristal nanopartikel ZnO yang didapatkan dari penelitian adalah hexagonal wurtzite dengan ukuran kristal untuk masing-masing variasi doping Mn berturut-turut yaitu 26,01 nm; 27,14 nm; 26,01 nm; 15,60 nm; dan 26,01 nm. UV-Vis spectrometry digunakan untuk karakterisasi celah pita energi dari nanopartikel ZnO. Nilai energi gap untuk masing-masing variasi konsentrasi doping­ Mn berturut-turut yaitu 3,03 eV; 2,71 eV; 2,56 eV; 2,5 eV dan 2,5 eV. Berdasarkan hasil penelitian, nilai energi gap nanopartikel ZnO semakin kecil dengan penambahan doping Mn. Karakterisasi sifat photoluminescence nanopartikel ZnO dilakukan dengan spectrometry photoluminescence, didapatkan 5 puncak emisi untuk seluruh variasi doping Mn yaitu dengan panjang gelombang, 349 nm, 361 nm, 395 nm, 423 nm dan 461 nm.Kata kunci: nanopartikel, ZnO, doping, sol-gel.
Sintesis Komposit TiO2/Karbon Aktif Berbasis Bambu Betung (Dendrocalamus asper) dengan Menggunakan Metode Solid State Reaction Yuliani Arsita; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.978 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.3.268-272.2016

Abstract

Nanokomposit TiO2/karbon telah disintesis menggunakan metode solid state reaction. Sintesis dilakukan pada variasi persentase massa karbon 20, 40, 60, 80 dan 100%. Nanokomposit dikalsinasi pada suhu 400oC dan kemudian dikarakterisasi menggunakan SEM-EDS and LCR meter. Profil SEM menunjukkan TiO2/karbon tersusun oleh partikel-partikel yang kecil hampir mendekati skala nanometer. Ukuran partikel terkecil dimiliki oleh sampel dengan persentase massa karbon 60%, yaitu berkisar 158 nm. Konduktivitas listrik sampel untuk masing-masing persentase karbon secara berurutan adalah 2,14×10-3 S/m; 8,47×10-3 S/m; 1,29×10-2 S/m; 5,92×10-3 S/m dan 1,82×10-3 S/m. Konduktivitas listrik TiO2/karbon tertinggi dimiliki sampel dengan persentase karbon 60% yaitu 1,29×10-2 S/m. Konduktivitas TiO2/karbon lebih tinggi dibandingkan TiO2 yaitu 6,03×10-3 S/m.Kata kunci : konduktivitas, metode solid state reaction, nanokomposit
Sintesis Nanokomposit PAni/Fe3O4 Sebagai Penyerap Magnetik Pada Gelombang Mikro Erika Linda Yani Nasution; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 1 No 1: Oktober 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.164 KB) | DOI: 10.25077/jfu.1.1.%p.2012

Abstract

Nanokomposit PAni/Fe3O4 telah diteliti sebagai material penyerap gelombang mikro.  Dalam hal ini, PAni berperan sebagai matriks, sedangkan nanopartikel Fe3O4 berperan sebagai filler. PAni disintesis dengan menggunakan metode polimerisasi oksidasi secara kimia, sedangkan nanokomposit PAni/Fe3O4 disintesis dengan cara menyisipkan nanopartikel Fe3O4 dengan pencampuran secara mekanik kedalam matriks PAni.  Komposisi penambahan nanopartikel Fe3O4 pada PAni yaitu 0,1 g, 0,2 g, 0,3 g, 0,4 g, dan 0,5 g.  Karakterisasi nanokomposit PAni/Fe3O4 diuji dengan menggunakan LCR Meter, Magnetic Suseptibility Meter, dan Vector Network Analyzer (VNA). Hasil pengujian VNA menunjukkan nilai Reflection Loss maksimum terjadi pada sampel B sebesar -53,7 dB pada frekuensi 8,74 GHz dengan nilai koefisien absorbsi sebesar 98,9% sedangkan nilai konduktivitas dan suseptibilitasnya adalah 0,99 x 10-3 S/cm dan 19,2 x 10-8 m3/kg.
PENGARUH KETEBALAN SERAT PELAPAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca) TERHADAP SIFAT MEKANIK MATERIAL KOMPOSIT POLIESTER-SERAT ALAM Noni Nopriantina; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 3: Juli 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.357 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.3.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ketebalan serat pelepah pisang kepok (Musa paradisiaca) terhadap sifat mekanik material komposit poliester - serat alam.  Dalam penelitian ini digunakan metode hand lay-up untuk pembuatan spesimen komposit dengan mengacu pada ASTM D-4762 sedangkan karakterisasi kuat tekan mengacu pada ASTM D-695 dan kuat tarik mengacu pada  ASTM D-638 (GALDABINI 1987 series 32558). Analisis data dilakukan dengan melihat grafik hubungan antara ketebalan serat terhadap tekanan yang diberikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kuat tekan komposit maksimum yaitu 12,92 N/mm2 pada penambahan serat dengan variasi ketebalan serat 0,70 mm namun kuat tarik komposit maksimum yaitu 2,53 N/mm2 pada penambahan serat dengan ketebalan 0,82 mm.
Sintesis Nanopartikel Magnesium Oksida (MgO) dengan Metode Presipitasi Novia Alvionita; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.697 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.1.89-92.2017

Abstract

Telah dilakukan sintesis nanopartikel Magnesium Oksida (MgO) dengan metode presipitasi. Nanopartikel MgO disintesis menggunakan Polietilen Glikol (PEG) yaitu PEG 2000 (sampel 1), PEG 4000 (sampel 2), dan PEG 6000 (sampel 3) sebagai template dengan suhu sintering 600 C selama 3 jam. Sampel dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui ukuran dan struktur kristal, sedangkan Scanning Electron Microscopy (SEM) digunakan untuk mengidentifikasi morfologi permukaan sampel. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa ukuran kristal pada sampel 1, sampel 2 dan sampel 3 berturut-turut adalah 66,76 nm, 74,15 nm, dan 66,79 nm. Hasil SEM menunjukkan bahwa masih terdapat penggumpalan (aglomerasi) antar partikel MgO pada ketiga sampel. Semakin besar berat molekul PEG, maka semakin besar pula persentase puncak nanopartikel MgO yang dihasilkan. Kata kunci: nanopartikel MgO, polietilen glikol, presipitasi
SIFAT LISTRIK DAN OPTIK NANOKOMPOSIT EPOXY RESIN- TiO2 Hawariyi Ola Yuzria; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.504 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Penelitian tentang sintesis nanokomposit epoxy resin-TiO2 yang bertujuan untuk mengetahui sifat listrik dan optik epoxy resin murni dan epoxy resin dengan variasi penambahan TiO2 telah dilakukan. Karakterisasi sifat listrik dengan menggunakan LCR meter menunjukkan bahwa epoxy resin murni dan epoxy resin dengan variasi penambahan TiO2 0,1 %, 0,2%, 0,3%, 0,4% dan 0,5% memiliki nilai konduktivitas cukup kecil yaitu 23,30 x 10-9 S/cm, 30,01 x 10-9 S/cm, 28,47 x 10-9 S/cm, 27,11 x 10-9 S/cm, 26,00 x 10-9 S/cm dan 24,50 x 10-9 S/cm. Karakterisasi sifat optik dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa penambahan 0,5% TiO2 ke dalam epoxy resin dapat meningkatkan absorbsi terhadap panjang gelombang pendek dengan absorbsi maksimum pada panjang gelombang 325,95 nm sebesar 4,471 dan bersifat transparan pada panjang gelombang cahaya tampak dengan persentase transmitansi maksimum 0,0076%.  Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka nanokomposit ini dapat diaplikasikan sebagai pelapis anti korosi.
PENGARUH TEMPERATUR SINTERING KARBON AKTIF BERBASIS TEMPURUNG KEMIRI TERHADAP SIFAT LISTRIK ANODA BATERAI LITIUM Vamellia Sari Indah Negara; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 2: April 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.216 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.2.%p.2015

Abstract

ABSTRAKSintesis material anoda baterai litium telah dilakukan dengan bahan baku dari litium hidroksida (LiOH) dan karbon aktif. Pembuatan karbon aktif dilakukan menggunakan aktivasi kimia dari arang kemiri dengan temperatur aktivasi 600 oC dan H3PO4 2,5% sebagai aktivator. Karbon aktif dikarakterisasi menggunakan SEM-EDS. Sintesis material anoda menggunakan metode sol-gel dengan variasi temperatur sintering 400 oC, 450 oC dan 500 oC. Material anoda dibuat dalam bentuk pellet dan dikarakterisasi menggunakan SEM, XRD, LCR meter dan Cyclic Voltammetry. Hasil SEM menunjukkan semakin tinggi temperatur sintering dihasilkan material yang lebih padat dengan pori-pori yang lebih kecil, sedangkan hasil XRD menunjukkan semua sampel memiliki fasa Li2CO3 dengan struktur kristal monoklinik. Konduktivitas listrik maksimum sebesar 1,0805x10-4 S/cm dan kapasitansi 198,6 μF yaitu pada sampel dengan temperatur sintering 450 oC.Kata kunci : baterai litium, arang kemiri, temperatur sinteringAbstractSynthesizing anode material of lithium battery has been done from lithium hydroxide (LiOH) and activated carbon. The manufacturing of activated carbon was done using chemical activation made fromcandlenut charcoal with an activation temperature was 600 °C and the activator was 2.5% H3PO4. Activated carbon was characterized using SEM-EDS. The anode material was synthesizedusing sol-gel method with variation of sintering temperature of 400 °C, 450 °C, and 500 °C. Anode material was manufactured in the form of pellets and characterized using SEM, XRD, LCR meters and Cyclic Voltammetry. SEM results show that thehigher sintering temperature, the denser material produced and the smaller pores size. The XRD results show that all samples haveLi2CO3 phase with monoclinic crystal structure. The maximum conductivity is 1.0805x10-4 S/cm and the capacitance is 198.6 μF at the sample with the sintering temperature of 450 °C.Keywords : lithium battery, charcoal hazelnut, sintering temperature
SINTESIS DAN KARAKTERISASI SIFAT MEKANIK BAHAN NANOKOMPOSIT EPOXY-Titanium Dioksida Firmansyah -; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.668 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis dan karakterisasi sifat mekanik bahan nanokomposit epoxy-TiO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan nanopartikel TiO2 terhadap sifat mekanik epoxy resin. Nanopartikel TiO2 berperan sebagai filler pada matriks polimer epoxy resin. Karakterisasi kuat tekan dan kuat tarik material terhadap penambahan nanopartikel dilakukan dengan alat uji tekan merk Wekob 2153 Neu Wulmstorf dan alat uji tarik mini COM–TEN Testing Machine 95T Series. Secara umum sifat mekanik epoxy-TiO2 meningkat berdasarkan penambahan TiO2. Nilai kuat tekan dan kuat tarik optimum diperoleh pada perbandingan epoxy resin dan hardener adalah 100:50 dengan penambahan nanopartikel TiO2 mulai dari 2wt%TiO2 sampai 4wt%TiO2. Nilai kuat tekan maksimum diperoleh sebesar 8905,852 N/cm2 dan nilai kuat tarik maksimum sebesar 3363,7223 N/cm2.
Pengaruh Stabilisator Terhadap Ukuran, Morfologi, dan Fotoluminesensi Nanopartikel Seng Oksida yang Disintesis dengan Metode Sol-Gel Rizchi Aulia Utami; Astuti Astuti; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.658 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.1.39-44.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh stabilisator terhadap ukuran, morfologi dan fotoluminesensi nanopartikel ZnO yang disintesis dengan metode sol-gel.  Stabilisator yang digunakan adalah polietilen glikol (PEG), polivinil alkohol (PVA), dan polivinil pirolidin (PVP).  Nanopartikel ZnO dikarakterisasi dengan XRD untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal, SEM untuk melihat morfologi permukaan dan ukuran partikel, dan laser Nd:YAG untuk mengukur intensitas luminesensinya. Ukuran kristal ZnO tanpa stabilisator, ZnO ditambahkan PEG, ditambahkan PVA adalah 32,7 nm, sedangkan yang ditambahkan PVP adalah 38,5 nm. Struktur kristal dari semua sampel ZnO adalah heksagonal.  Citra SEM memperlihatkan bahan ZnO tanpa penambahan stabilisator memiliki ukuran partikel yang tidak seragam dan beraglomerasi, sedangkan untuk ZnO yang disintesis dengan penambahan stabilisator  ukuran partikelnya lebih seragam dam aglomerasinya berkurang. ZnO yang memiliki intensitas luminesensi paling kuat secara berturut-turut yaitu ZnO ditambahkan PEG, ZnO tanpa penambahan stabilisator, dengan penambahan PVA, dan penambahan PVP.  Intensitas puncak spektrum luminesensi tersebut terletak pada panjang gelombang 638,27 nm, 620,63 nm, 586,60 nm, dan 596,15 nm.Kata kunci: Intensitas luminisen, fotoluminisensi, stabilisator, aglomerasi, ZnO.
SINTESIS KOMPOSIT PAni/KARBON DARI TEMPURUNG KEMIRI (Aleurites moluccana) SEBAGAI ELEKTRODA KAPASITOR Depi Nurdiati; Astuti -
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.559 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu aktivasi karbon dan mengkarakterisasi sifat listrik serta struktur pori komposit PAni/karbon berbasis tempurung kemiri yang akan digunakan sebagai elektroda kapasitor. Karbon aktif disintesis menggunakan metode aktivasi kimia dengan variasi suhu aktivasi yaitu 300 0C, 400 0C, 500 0C dan 600 0C. Polianilin (PAni) disintesis dengan metode polimerisasi oksidasi kimia. Pengukuran konduktivitas dan kapasitansi komposit PAni/karbon menggunakan LCR meter. Membran PVA (Polyvinyl Alcohol) dipakai sebagai bahan dielektrik pada pengukuran kapasitansi. Ukuran pori karbon aktif ditentukan dari hasil foto SEM (Scanning Electron Microscopy). Ditinjau dari hasil SEM pada perbesaran 10.000 x, karbon aktif pada suhu aktivasi tertinggi (600 0C) memiliki pori yang lebih banyak dan lebih dalam, dengan ukuran pori terkecil 0,19 μm dan ukuran pori terbesar 4,72 μm. Konduktivitas listrik komposit PAni/karbon semakin besar seiring dengan meningkatnya suhu aktivasi karbon dengan nilai tertinggi 5,7 x 10-3 S/m. Nilai kapasitansi tertinggi pada sampel yaitu 10,52 μF.Kata kunci: tempurung kemiri, PAni/karbon, konduktivitas, kapasitansi kapasitorABSTRACTThe purpose of this research is to analyze the effect of activation temperature of carbon and to characterize the electrical properties and the pore structure of PAni/carbon composite based on candlenut shell as a capacitor electrodes. Synthesis of activated carbon by using a chemical activation method with varies temperature about 300 0C, 400 0C, 500 0C and 600 0C. The polyanilines (PAni) were synthesized by using chemical oxidation polymerization method. Conductivity and capacitance of PAni/carbon composite was analyzed by using LCR meter and pore size by using SEM (Scanning Electron Microscopy). By reviewing from the results of SEM at   10.000 x magnification, activated carbon with highest activation temperature (600 0C) have more and deeper pores with the smallest pore size is 0.19 μm and 4.72 μm for the largest pore size. The electrical conductivity of PAni/carbon composite is greater with increasing of activation temperature of carbon with the highest value is 5.7 x 10-3 S/m. In Measurement of capacitor capacitance, dielectric material is PVA membrane (Polyvinyl Alcohol). The highest capacitance of the samples is 10.52 μF.Keywords: candlenut shell, PAni/carbon, conductivity, capacitors capacitance 
Co-Authors Abdurrahim, Muhammad Rhohid Adrial, Rico Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Aflahannisa Aflahannisa Aflahannisa, Aflahannisa Ahmad Fauzi Pohan Alief, Iqbal Alimin Mahyudin Alvionita, Novia Amri Bakhtiar Anggun Pradilla Sandi Anggun Pradilla Sandi, Anggun Pradilla Apriyanto, Apriyanto Aprizon Putra Arasi Syamsir Arasi Syamsir Ardian Putra Arif Budiman Arsita, Yuliani Ayu Mairoza Ayu Mairoza Baqi, Ahmad Iqbal Betti Delmifiana Betti Delmifiana Bunga Novia Chika Yandora Citra Mardatillah Taufik Citra Mardatillah Taufik Claudia, Geby Dahyunir Dahlan Damanhuri, Harfiandri Damayanti, Elok Dedi Hermon Dedi Mardiansyah Defri Rahman Delni Sriwita Delni Sriwita Depi Nurdiati Depi Nurdiati, Depi Devi Pebrina Devi Pebrina Dewi Nainggolan, Christine Dian Fitriyani Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Efendi, Zudit Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Erika Linda Yani Nasution F, Maduri Fauzi, Abas Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Firmansyah - Firmansyah - Fitiria, Zakiatul Giyalovta, Algozan Degesha Hamzan Wadi Hari Gusti Firnando Hari Gusti Firnando, Hari Gusti Harmadi Harmadi Harmen Zanur Harun, Lalu Ahmad Hawariyi Ola Yuzria Hawariyi Ola Yuzria Haya, Nabila Fadia Helga Dwi Fahyuan Helga Dwi Fahyuan Hendro Susilo Hidayati Susana Hidayati Susana, Hidayati Homiswadi, Homiswadi Hudoyo, Sapto Husnah, Ilma Ihda Khaira ihda khaira Ilma Husnah Imam Taufik Imam Taufiq Indang Dewata Indriwati Indriwati Iqbal Alief Ira Olimpiani Ira Olimpiani, Ira Jaslia, Nora Zenestry Juwita Safitri, Juwita Kasman Ediputra, Kasman Khaira, Ihda Kurniaan, Rengga Adit Kurniawan, Rengga Adit Laila Sari Laila Sari Lailatul Marhamah Lenny Dermawan Sembiring Lestari, Asril Ayu Lidya Mozanna Machmudah, Machmudah Maduri F Mahdi Mahdi Mahdi Mahdi Mahdi Mahdi, Mahdi Mairoza, Ayu Mairoza, Ayu Maiza, Rahmah Khairati Mardiyanto - Mardiyanto - Marhamah, Lailatul Marzuki Marzuki Mayestika, Nadya Melanz Hasan Melanz Hasan Melda Taspika Melda Taspika, Melda Meqorry Yusfi Mieke Wulandari Mirahwati, Mirahwati Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Mozanna, Lidya Muhammad Ilham Muhammad Ilham Muhammad Rhohid Abdurrahim Muhibbatun, Muhibbatun Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Nabila Fadia Haya Nadya Mayestika Negara, Vamellia Sari Indah Nila Sriwahyuni Nila Sriwahyuni, Nila Ningsi, Sulastriya Nini Firmawati Noni Nopriantina Noni Nopriantina Nora Zenestry Jaslia Noraida Novia Alvionita Novia, Bunga Novita, Deli Nurhaleni, Nurhaleni Nurhidayah Sari, Nurhidayah NURUL AZIZAH Okti Mulyani, Okti Pebrina, Devi Peni Alpionita Peni Alpionita, Peni Putri Azima Rafsanjani Putri Pratiwi Radika, Rezi Rahma Hayati Rahma Hayati Rahma Nella Rahma Nella Rahmad Rasyid Rahmah Khairati Maiza Rahmah Khairati Maiza Rahmah Khairati Maiza Rahmat Rasyid Rahmawati, Sri Andlina Ramacos Fardela Ramadhani, Melvira Raudhoh Raudhoh Rengga Adit Kurniaan Rengga Adit Kurniawan Resti Rahayu Resti Rahayu Rhomar, Zeflianto Riana Riana, Riana Risda Tussa’adah Rizchi Aulia Utami Rozi, Tika Yulian Rudi Febriamansyah Santika, Rahma Semeidi Husrin Setiani, Dwi Aluh Sintha Widiawati Sonya Rahayu Sonya Rahayu Sri Handani Sri Oktamuliani Suci Miza Marta Ulfia Suci Miza Marta Ulfia, Suci Miza Marta Suparno . Susilo, Hendro Syukri Arief Tika Yulian Rozi Trengginas Eka Putra Sutantyo Try Al Tanto Tussa’adah, Risda Usna, Sri Rahayu Alfitri Utami, Rizchi Aulia Vamellia Sari Indah Negara Veronica, Yessi Virrisya Virrisya Virrisya, Virrisya Widiawati, Sintha Wildian Wildian Wilson Novarino Winata, Rizki Hardian Winda Rahayu Okta Yanti Winda Rahayu Okta Yanti Wulandari, Mieke Yanti, Winda Rahayu Okta Yanti, Winda Rahayu Okta Yessi Veronica Yolanda Oktaviani Yolanda Oktaviani Yossi Rahmadeni Yuliani Arsita Yulistriani, Yulistriani yunasfi yunasfi Yusfi, Meqqory Zanur, Harmen Zaunit, Muthia Miranda Zeflianto Rhomar Zelin, Hikmatul Gusti Fadhia Zudit Efendi Zudit Efendi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi Zulhendri Zulhendri