Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Aktivator H2SO4 terhadap Pori Karbon Aktif dan Aplikasinya sebagai Absorber Logam Berat Astuti Astuti; Rahmah Khairati Maiza
Jurnal Ilmu Fisika Vol 11 No 1 (2019): March 2019
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.11.1.30-36.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan menguji kemampuan karbon aktif dalam menyerap logam berat yang terlarut dalam air. Karbon aktif dibuat dari kulit pisang yang telah dikeringkan. Sintesis karbon aktif dilakukan dengan penambahan aktivator H2SO4 dengan variasi 20%, 25%, 30%, dan 35%. Aktivator berfungsi dalam membuka pori karbon, sehingga dapat memperluas permukaan absorbsi karbon aktif tersebut. Kinerja karbon aktif ini dilihat pada daya absorbsinya terhadap logam berat yang terdapat pada limbah tambang emas di sungai Batang Palangki Kabupaten Sijunjung. Dimana, sebelumnya telah dilakukan pengujian kandungan logam berat dari limbah tersebut menggunakan Inductively Coupled Plasma (ICP), dan ditemukan 24 unsur logam berat yang mana 8 diantaranya diatas ambang batas syarat baku mutu air bersih. Berdasarkan hasil penelitian, karbon aktif dengan penyerapan yang paling optimal yaitu pada konsentrasi aktivator H2SO4 35%. Karbon aktif tersebut dapat menyerap 90% logam berat dari limbah. Kata kunci: Logam berat, kulit pisang, karbon aktif
Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Kota Padang Rahma Nella; Fuji Astuti Febria; Mahdi Mahdi
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 5, No 2 (2022): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i2.344

Abstract

Abstrak Pengelolaan limbah medis padat merupakan tahapan dimulai dari pemilahan hingga pemusnahan. Pada pelaksanaan pengelolaan limbah medis padat masih ditemukan beberapa tahapan yang belum sesuai dengan kebijakan seperti penggunaan kantong plastik belum sesuai dengan jenis dan karakteristik limbah, penggunaan desinfeksi terhadap wadah limbah medis yang telah digunakan, masih minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri. Disamping itu pengetahuan dan sikap petugas pengelola limbah medis masih rendah, sehingga diperlukan dukungan pimpinan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengelolaan limbah medis padat dan mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan, sikap dan dukungan pimpinan terhadap pengelolaan limbah medis padat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebesar 58 sampel dengan analisis Regresi Berganda. Untuk FKTP sebagian besar telah melaksanakan pengelolaan limbah medis sesuai dengan peraturan yang telah. Hasil regresi berganda bahwa pengetahuan, sikap dan dukungan pimpinan berpengaruh nyata terhadap pengelolaan limbah medis padat. Untuk FKTP seperti Puskesmas dan Klinik sudah melaksanakan pengelolaan limbah medis sesuai standar yang ditetapkan namun untuk praktek dokter gigi masih rendah dalam penerapan peraturan pengelolaan limbah medis padat. Diharapkan untuk seluruh FKTP mempunyai komitmen dalam pengelolaan limbah medis padat serta adanya konstribusi dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Manajemen dari FKTP serta stake holder lainnya. Kata Kunci: Pengelolaan limbah medis, FKTP, pengetahuan, sikap, dukungan pimpinan  AbstractSolid medical waste management is a stage starting from sorting to destruction. In the implementation of solid medical waste management, several stages were found that were not following the policy. The purpose of this study was to analyze the management of solid medical waste and determine the effect of the level of knowledge, attitude and leadership support on the management of solid medical waste in the First Level Health Service Facility (FKTP) Padang City. This study uses a quantitative descriptive method with a sample of 58 samples with multiple regression analysis. Most of the FKTP have implemented medical waste management following existing regulations. Multiple regression results show that knowledge, attitudes and leadership support have a significant effect on solid medical waste management. For FKTPs such as Puskesmas and Clinics, they have implemented medical waste management according to the standards set, but for dentistry, the implementation of solid medical waste management regulations is still low. It is hoped that all FKTPs commit to solid medical waste management as well as contributions from the Environment Service, Health Service, Management from FKTP and other stakeholders. Keywords: Medical waste management, FKTP, knowledge, attitude, leadership support
Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Pada Zona Khusus (Pelabuhan) di Kawasan Pesisir Teluk Bungus Kota Padang Aprizon Putra; Ahmad Iqbal Baqi; Fuji Astuti Febria; Wilson Novarino; Dedi Hermon; Indang Dewata; Try Al Tanto; Semeidi Husrin; Suparno -; Harfiandri Damanhuri
Jurnal Kelautan Nasional Vol 15, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.318 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v15i2.6275

Abstract

Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan perencanaan pada kawasan pesisir Teluk Bungus telah menimbulkan dampak pada terbatasnya ruang yang berfungsi sebagai zona pemanfaatan umum dan zona lindung. Ketidaksesuaian pemanfaatan ruang tersebut disebabkan belum dilakukan identifikasi pemanfaatan ruang secara eksisting. Dimana berpotensi memunculkan konflik antar ruang yang berbeda penggunaan. Analisis pemanfaatan ruang yang belum dilakukan meliputi sejauh mana ruang-ruang tersebut berpotensi mematikan ruang lain dan berpotensi untuk tetap berkembang sebagaimana peruntukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pemanfaatan ruang pada zona khusus (Pelabuhan) di kawasan pesisir Teluk Bungus, yaitu: 1) PPS (Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus); 2) Pelabuhan Pertamina (Persero) Teluk Kabung; dan 3) PLTU Teluk Sirih. Metode yang digunakan adalah pembobotan skoring terhadap parameter lingkungan dengan pendekatan Sistem Informasi Geografi (SIG). Hasil penelitian menunjukkan pada zona khusus pada kawasan pesisir Teluk Bungus, yaitu: 1) PPS Bungus dengan luas 26,15 ha menunjukkan kategori sangat sesuai dengan skor 90; 2) Pelabuhan Pertamina (Persero) (Persero) dengan luas 19,2 ha menunjukkan kategori sangat sesuai dengan skor 90; dan 3) PLTU Teluk Sirih dengan luas 46,32 ha menunjukkan kategori sesuai dengan skor 63.
Evaluasi Dan Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Kota Padang Rahma Nella; Fuji Astuti Febria; Mahdi Mahdi
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Volume 19 No. 1, Januari 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.87 KB) | DOI: 10.31964/jkl.v19i1.444

Abstract

Medical waste management procedures of health facilities such as the use of plastic bags that have not been in accordance with the type and characteristics of waste, the use of disinfection of medical waste containers that have been used, the lack of use of Personal Protective Equipment. In addition, the knowledge and attitude of medical waste management officers are still low such as the colour of plastic bags used, maximum storage of medical waste. This study used quantitative descriptive methods with a sample of 58 samples using the guttman scale and the likert scale with Multiple Regression analysis. For First Level Health Facilities (FKTP) most have carried out medical waste management in accordance with established regulations but there are some stages that are still low such as Temporary Shelter and Onsite Transportation.  For knowledge (p = 0.031), attitude (p = 0.007) and perception of leadership support (p = 0.000) in medical waste management officers are still relatively low and the result of multiple regressions that knowledge, attitude and leadership support have a real effect on solid medical waste management. For FKTP as Health Centers and Clinics have carried out medical waste management by established standards but for the dentist practice is still low in the application of regulations regarding the management of solid medical waste.
Sintesis Lapisan Hidrofobik Komposit ZnO/PS-SiO2 untuk Aplikasi Self-cleaning Material Lailatul Marhamah; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1824.628 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.508-514.2022

Abstract

Sintesis lapisan hidrofobik komposit ZnO diberi doping polistirena (PS) dan SiO2 untuk aplikasi self-cleaning material pada substrat kaca tempered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi SiO2 pada komposit terhadap perolehan nilai sudut kontak permukaan sampel. Variasi SiO2 yang diberikan berturut-turut 0,25 g, 0,5 g, 0,75 g dan 1 g. Metode yang digunakan dalam sintesis yaitu metode sol-gel dan pelapisan substrat dilakukan dengan metode dip coating. Substrat dilapisi sebanyak 12 kali pelapisan dengan ZnO dan 1 kali pelapisan dengan PS-SiO2. Pengujian sudut kontak dilakukan dengan mengambil foto (gambar 2D) air yang diteteskan di atas sampel menggunakan kamera DSLR Sony α 6000 lensa Fix 50 mm. Sudut kontak tetesan air diukur dengan ImageJ software dan diperoleh hasil sudut kontak tertinggi sebesar 122,36˚. Hasil sudut kontak menandakan permukaan bersifat hidrofobik. Ukuran kristal ZnO sebelum dan setelah diberi doping berdasarkan hasil XRD berturut-turut 23,22 nm dan 20,46 nm. Ukuran rata-rata partikel komposit berdasarkan hasil berbesaran citra SEM 50000 x terlihat oleh mata sebesar 400,43 nm. Berdasarkan nilai sudut kontak permukaan yang diperoleh, komposit ZnO/PS-SiO2 berpotensi digunakan sebagai material self-cleaning.
Optimalisasi Pemanfaatan Media Online Phet Simulation Untuk Upaya Peningkatkan Pemahaman Konsep Fisika di SMA N 2 Harau Ramacos Fardela; Dedi Mardiansyah; Meqorry Yusfi; Elistia Liza Namigo; Afdal; Mutya Vonnisa; Muldarisnur; Harmadi; Imam Taufiq; Ahmad Fauzi Pohan; Astuti; Afdhal Muttaqin; Dian Fitriyani; Dwi Pujiastuti; Sri Handani; Dwi Puryanti; Trengginas Eka Putra Sutantyo; Zulfi; Feriska Handayani Irka; Alimin Mahyudin; Nini Firmawati; Dian Milvita; Sri Oktamuliani; Sri Rahayu Alfitri Usna; Rico Adrial
Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES) Vol. 2 No. 2: December 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.748 KB) | DOI: 10.33369/icomes.v2i2.24459

Abstract

Fisika menganut metodologi ilmiah (sains) yang memuat tiga kegiatan terpadu dan membentuk daur (cycles) empirico-logico-verification yang pertama kali dirintis oleh I. Newton yaitu (1) pengamatan gejala-gejala alam (kegiatan empiris melalui fisika eksperimen), (2) Penalaran untuk menjelaskan hasil pengamatan tersebut dan ekstensinya sehingga mampu menghasilkan ramalan mengenai gejala baru (kegiatan berlogika melalui fisika teori) dan (3) pengujian mengenai kesesuaian ramalan tersebut dengan realitas alam (kegiatan verifikasi melalui fisika eksperimen). Keberadaan laboratorium di sekolah-sekolah menjadi kunci keberhasilan dalam memperkenalkan tiga kegiatan terpadu tersebut. Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan sekolah di bawah naungan Provinsi Sumatera Barat dengan jarak sekitar 138 km dari Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas tepatnya berada di Kecamatan Harau. Dari informasi yang diperoleh masih terbatasnya sarana dan prasarana seperti jumlah peralatan praktikum. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas akan melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di SMA N 2 Harau dengan pemanfaatan media online salah satunya Phet- Simulation. Hasil pengabdian menunjukkan 90 % siswa mengatakan setuju dan sangat setuju bahwa kegiatan seperti ini memberikan manfaat bagi pemahaman materi di bidang Fisika. Kegiatan seperti ini perlu dilakukan lebih banyak oleh Tim Pengabdian sehingga masyarakat merasakan keberadaan perguuruan tinggi yang ada didaerahnya. Kata kunci: PhET Colarado; Simulasi Fisika; dan Pengabdian Masyarakat
Pengelolaan Laboratorium Bagi Guru-Guru Fisika dan Perancangan Laboratorium Percontohan di SMAN 2 Harau Dedi Mardiansyah; Afdhal Muttaqin; Ramacos Fardela; Feriska Handayani Irka; Astuti; Sri Handani; Harmadi; Dahyunir Dahlan; Zulfi; Rahmad Rasyid; Marzuki; Mohammad Ali Shafii; Arif Budiman; Elvaswer; Mora; Wildian
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.253 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3632

Abstract

Laboratorium merupakan salah satu sarana dan prasarana pembelajaran fisika di sekolah untuk menarik pembelajaran dan mendorong motivasi siswa dalam belajar fisika. Kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium biasanya dalam bentuk praktikum atau demonstrasi. Laboratorium harus dikelola dan direncanakan dengan baik agar fungsinya optimal sebagai sarana pembelajaran fisika. Hasil observasi di beberapa SMA yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota ditemukan permasalahan bahwa laboratorium tidak dikelola dengan baik sehingga keberadaanya tidak efektif. Siswa jarang diajak praktikum di laboratorium. Alat-alat praktikum yang sudah diperoleh dari Dinas Pendidikan jarang digunakan untuk kegiatan praktikum, sehingga banyak alat yang sudah rusak karena jarang dipakai. Penataan alat dan fasilitas di laboratorium cukup memprihatinkan, tidak tertata dengan rapi dan tidak di inventaris dengan baik. Guru fisika kesulitan dalam mengadakan praktikum karena tidak adanya modul praktikum/buku petunjuk praktikum. Oleh karena itu kegiatan praktikum yang biasanya dilaksanakan di laboratorium kini dilaksanakan di ruang kelas dengan peralatan yang seadanya. Ini menyebabkan keberadaan laboratorium fisika tidak dimanfaatkan dengan baik. Atas dasar permasalahan-permasalahan tersebut, maka kami tim Pengabdian Kepada Masyarakat mengadakan pembinaan pengelolaan laboratorium fisika bagi guru-guru MGMP fisika yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota agar para guru fisika mampu mengelola laboratorium dengan baik sehingga dapat digunakan untuk kegiatan praktikum maupun proses pembelajaran. Rencana kegiatan PKM antara lain 1) Memberikan sosialisasi pengelolaan laboratorium, 2) Melakukan pengembangan Laboratorium Percontohan Implementasi Merdeka Belajar, 3) Melakukan diskusi pembuatan alat-alat praktikum dari peralatan sederhana, 4) Melakukan diskusi pembuatan modul praktikum/ buku petunjuk praktikum, dan 5) Melakukan monitoring awal dan lanjutan terhadap laboratorium dibeberapa sekolah yang berada di Kebupaten Lima Puluh Kota.
Effect of the Amount of Carbon in the Fe3O4@ZnO-C Nanocomposites on Its Structure and Magnetic Properties Astuti Astuti; Syukri Arief; Devi Pebrina
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 25, No 10 (2022): Volume 25 Issue 10 Year 2022
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jksa.25.10.362-367

Abstract

Synthesis and characterization of structure magnetic properties of Fe3O4@ZnO- C nanocomposite have been done through the precipitation method. This study aimed to discover the effect of concentrations/thickness of carbon layer on crystal structure and magnetic properties of Fe3O4@ZnO-C nanocomposites. Fe3O4 and Fe3O4@ZnO were the samples used in the study, and variations in the amount of carbon were 0.2, 0.1, and 0.05 g. Nanocomposites were characterized using X-ray diffraction (XRD), Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR), and vibrating sample magnetometer (VSM). Based on the results of XRD, it has been found that the crystal structure for Fe3O4 was cubic, while ZnO was hexagonal wurtzite. The addition of carbons to Fe3O4@ZnO caused a broadening of the diffraction peaks and a decrease in the degree of crystallinity. The bonds formed on Fe3O4@ZnO-C nanocomposites, i.e. Fe-O bonds indicated the formation of Fe3O4, Zn-O bonds showed the formation of ZnO and C-O, C-H, and O-H bonds revealed the presence of a carbon layer originated from glucose. The VSM results showed that the magnetic saturation decreased with increasing carbon mass. Overall, the carbon-coated nanocomposite material with a carbon mass variation of 0.2, 0.1, and 0.05 g showed superparamagnetic properties with a magnetic saturation of 18.23 emu/g, 19.33 emu/g and 22.05 emu/g, while for the coercive field of 92.29 Oe, 92.90 Oe and 89.60 Oe, respectively. Based on these characterization results, Fe3O4@ZnO-C nanocomposite materials can potentially be developed as biomedical materials, such as the materials for photothermal therapy for cancer cells.
Perancangan Sistem Desalinasi Air Laut Menggunakan Multi Sel Elektroda Capacitive Deionization (CDI) Berbasis Karbon Aktif Tempurung Kemiri Astuti Astuti; Zudit Efendi
POSITRON Vol 10, No 1 (2020): Vol. 10 No. 1 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.74 KB) | DOI: 10.26418/positron.v10i1.37526

Abstract

Sistem desalinasi air laut menggunakan metode capacitive deionization (CDI) dibuat berbahan dasar karbon aktif sebagai eletroda. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan mempercepat proses desalinasi air laut sehingga air tersebut layak untuk dikuonsumsi. Karbon aktif dibuat dari tempurung kemiri menggunakan H3PO4 2,5 % sebagai aktivator dengan suhu aktivasi 300 oC, dan 700oC. Berdasarkan data scanning electron microscope (SEM), diperoleh bahwa karbon aktif dengan suhu aktivasi 700 oC mempunyai jumlah pori yang lebih banyak dibanding karbon aktif dengan suhu aktivasi 300 oC. Karbon aktif dengan suhu aktivasi 700oC digunakan sebagai bahan dasar pembuatan elektroda untuk sistem desalinasi. Elektroda tersebut dibuat dengan tahapan berikut, pembuatan karbon aktif dari tempurung kemiri, pembuatan sel CDI, dan perakitan multisel elektroda CDI. Sistem desalinasi disusun dengan teknik multi sel elektroda menggunakan 5 pasang sel CDI. Sel CDI dikarakterisasi dengan cyclic voltammetry (CV) untuk menentukan kapsitansi spesifik elektroda. Sedangakan hasil dari proses desalinasi dikarakterisasi menggunakan conductivitymeter untuk menentukan konduktivitas dan atomic absorpsion spectroscopy (AAS) untuk menentukan kadar natrium. Kapasitansi spesifik dari elektroda yang dihasilkan adalah 160,476 mF/g. Pengurangan kadar garam pada air laut ditunjukan oleh penurunan konduktivitas dari 3850 µS menjadi 3450 µS. Kadar natrium menurun dari 9884,34 mg/L menjadi 2347,64 mg/L, atau pengurangan kadar natrium pada proses desalinasi terjadi sebanyak 76,25 %. Setelah proses desalinasi berlangsung selama 5 menit, kadar natrium terus menurun menjadi 2310,43 atau proses desalinasi terjadi sebanyak 76,7%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, CDI dengan multisel dapat meningkatkan proses desalinasi dan mempercepat proses desalinasi tersebut.
Sintesis dan Karakterisasi Sifat Optik Nanokomposit Fe3O4@ZnO:C Devi Pebrina; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.445 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.297-302.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh massa karbon terhadap sifat optik nanokomposit Fe3O4@ZnO:C. Nanokomposit Fe3O4@ZnO:C disintesis menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi sampel yaitu Fe3O4, Fe3O4@ZnO (1:2), Fe3O4@ZnO:C (0,2 g), Fe3O4@ZnO:C (0,1 g), dan Fe3O4@ZnO:C (0,05 g). Sampel kemudian dikarakterisasi menggunakan x-ray diffraction (XRD), fourier transform infrared (FTIR), dan photoluminescence (PL). Ukuran kristal diperoleh dari hasil karakterisasi XRD berturut-turut yaitu 20,39 nm; 27,22 nm; 20,39 nm; 16,31 nm; dan 16,31 nm. Adapun struktur kristal yang terbentuk dari semua variasi sampel yaitu cubic (Fe3O4)dan hexsagonal wurzite(ZnO). Pada pengujian FTIR terdapat ikatan Fe-O dan Zn-O yang menunjukkan terbentuknya Fe3O4 danZnO. Ikatan C-O, C-H, dan O-H menandakan terdapatnya lapisan karbon yang bersumber dari glukosa. Hasil karakterisasi PL menunjukkan bahwa penambahan karbon akan meningkatkan intensitas fotoluminisensi dari nanokomposit Fe3O4@ZnO:C, dimana puncak emisi yang dihasilkan berada pada panjang gelombang 383,33 nm dan 664,21 nm.
Co-Authors Abdurrahim, Muhammad Rhohid Adrial, Rico Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Aflahannisa Aflahannisa Aflahannisa, Aflahannisa Ahmad Fauzi Pohan Alief, Iqbal Alimin Mahyudin Alvionita, Novia Amri Bakhtiar Anggun Pradilla Sandi Anggun Pradilla Sandi, Anggun Pradilla Apriyanto, Apriyanto Aprizon Putra Arasi Syamsir Arasi Syamsir Ardian Putra Arif Budiman Arsita, Yuliani Ayu Mairoza Ayu Mairoza Baqi, Ahmad Iqbal Betti Delmifiana Betti Delmifiana Bunga Novia Chika Yandora Citra Mardatillah Taufik Citra Mardatillah Taufik Claudia, Geby Dahyunir Dahlan Damanhuri, Harfiandri Damayanti, Elok Dedi Hermon Dedi Mardiansyah Defri Rahman Delni Sriwita Delni Sriwita Depi Nurdiati Depi Nurdiati, Depi Devi Pebrina Devi Pebrina Dewi Nainggolan, Christine Dian Fitriyani Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Efendi, Zudit Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Erika Linda Yani Nasution F, Maduri Fauzi, Abas Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Firmansyah - Firmansyah - Fitiria, Zakiatul Giyalovta, Algozan Degesha Hamzan Wadi Hari Gusti Firnando Hari Gusti Firnando, Hari Gusti Harmadi Harmadi Harmen Zanur Harun, Lalu Ahmad Hawariyi Ola Yuzria Hawariyi Ola Yuzria Haya, Nabila Fadia Helga Dwi Fahyuan Helga Dwi Fahyuan Hendro Susilo Hidayati Susana Hidayati Susana, Hidayati Homiswadi, Homiswadi Hudoyo, Sapto Husnah, Ilma ihda khaira Ihda Khaira Ilma Husnah Imam Taufik Imam Taufiq Indang Dewata Indriwati Indriwati Iqbal Alief Ira Olimpiani Ira Olimpiani, Ira Jaslia, Nora Zenestry Juwita Safitri, Juwita Kasman Ediputra, Kasman Khaira, Ihda Kurniaan, Rengga Adit Kurniawan, Rengga Adit Laila Sari Laila Sari Lailatul Marhamah Lenny Dermawan Sembiring Lestari, Asril Ayu Lidya Mozanna Machmudah, Machmudah Maduri F Mahdi Mahdi Mahdi Mahdi Mahdi Mahdi, Mahdi Mairoza, Ayu Mairoza, Ayu Maiza, Rahmah Khairati Mardiyanto - Mardiyanto - Marhamah, Lailatul Marzuki Marzuki Mayestika, Nadya Melanz Hasan Melanz Hasan Melda Taspika Melda Taspika, Melda Meqorry Yusfi Mieke Wulandari Mirahwati, Mirahwati Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Mozanna, Lidya Muhammad Ilham Muhammad Ilham Muhammad Rhohid Abdurrahim Muhibbatun, Muhibbatun Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Nabila Fadia Haya Nadya Mayestika Negara, Vamellia Sari Indah Nila Sriwahyuni Nila Sriwahyuni, Nila Ningsi, Sulastriya Nini Firmawati Noni Nopriantina Noni Nopriantina Nora Zenestry Jaslia Noraida Novia Alvionita Novia, Bunga Novita, Deli Nurhaleni, Nurhaleni Nurhidayah Sari, Nurhidayah NURUL AZIZAH Okti Mulyani, Okti Pebrina, Devi Peni Alpionita Peni Alpionita, Peni Putri Azima Rafsanjani Putri Pratiwi Radika, Rezi Rahma Hayati Rahma Hayati Rahma Nella Rahma Nella Rahmad Rasyid Rahmah Khairati Maiza Rahmah Khairati Maiza Rahmah Khairati Maiza Rahmat Rasyid Rahmawati, Sri Andlina Ramacos Fardela Ramadhani, Melvira Raudhoh Raudhoh Rengga Adit Kurniaan Rengga Adit Kurniawan Resti Rahayu Resti Rahayu Rhomar, Zeflianto Riana Riana, Riana Risda Tussa’adah Rizchi Aulia Utami Rozi, Tika Yulian Rudi Febriamansyah Santika, Rahma Semeidi Husrin Setiani, Dwi Aluh Sintha Widiawati Sonya Rahayu Sonya Rahayu Sri Handani Sri Oktamuliani Suci Miza Marta Ulfia Suci Miza Marta Ulfia, Suci Miza Marta Suparno . Susilo, Hendro Syukri Arief Tika Yulian Rozi Trengginas Eka Putra Sutantyo Try Al Tanto Tussa’adah, Risda Usna, Sri Rahayu Alfitri Utami, Rizchi Aulia Vamellia Sari Indah Negara Veronica, Yessi Virrisya Virrisya Virrisya, Virrisya Widiawati, Sintha Wildian Wildian Wilson Novarino Winata, Rizki Hardian Winda Rahayu Okta Yanti Winda Rahayu Okta Yanti Wulandari, Mieke Yanti, Winda Rahayu Okta Yanti, Winda Rahayu Okta Yessi Veronica Yolanda Oktaviani Yolanda Oktaviani Yossi Rahmadeni Yuliani Arsita Yulistriani, Yulistriani yunasfi yunasfi Yusfi, Meqqory Zanur, Harmen Zaunit, Muthia Miranda Zeflianto Rhomar Zelin, Hikmatul Gusti Fadhia Zudit Efendi Zudit Efendi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi Zulhendri Zulhendri