Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PELATIHAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR UNTUK ANAK-ANAK DESA JARING HALUS, KEC. SECANGGANG, KAB. LANGKAT Donny Adiatmana Ginting; Muhammad Hassan; Neneng Sri Lestari; Maitri Rahmadhani; Rosmen; Supriadi; Fernando De Napoli Marpaung; Yusrah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.079 KB)

Abstract

Pelatihan ini merupakan salah satu pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan anak-anak Desa JaringHalus melalui pengenalan kosa-kosa Bahasa Inggris menggunakan media gambar. Berdasarkan observasi ditemukan bahwa kemampuan BahasaInggris anak-anak desa jaring halus masih rendah. Pelatihan ini dilakukan di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Pelatihan ini terdiri dari delapan instrukur yang merupakan Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Al Maksum Langkat dan Lima belas anak-anak Desa Jaring Halus. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2020. Materi pelatihan terdiri dari beberapa jenis kosa kata Bahasa inggris. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sepuluh anak memiliki kemampuan rendah setelah mengikuti kegiatan pelatihan kosa-kata Bahasa inggris. Sementara itu, lima anak memiliki kemampuan menengah setelah mengikuti kegiatan Bahasa inggris. Dengan kata lain, pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan lima anak dari rendah menuju menengah. Pelatihan ini diharapkan agar dilakukan secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan kemampuan anak-anak Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.
PELATIHAN ICE BREAKING DALAM UPAYA OPTIMALISASI KEGIATAN AWAL PEMBELAJARAN DI KELAS PADA GURU-GURU SMA NEGERI 1 GEBANG Edi Suprayetno; Abdi Sugiarto; Kurniawan Sinaga; Fernando De Napoli; Supriadi; Neneng Sri Lestari; Rosmen
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.573 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian aplikasi Ice Breaking dalam pembelajaran inibertujuan untuk membekali guru-guru SMA Negeri 1 Gebang agar dapat kreatif dalam merancang kegiatan awal pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pelatihan melalui tiga tahapan yaitu : praperencanaan program melalui kegiatan survey awal untuk mengidentifikasi masalah mitra, analisis, dan solusi pemecahan masalah. Tahap perencanaan dengan melakukan disain kegiatan dan tahap kegiatan pelatihan dalam bentuk workshop aplikasi hasil perencanaan. Solusi pemecahan masalah mitra yang dilakukan pada kegiatan ini adalah transfer knowledge melalui penyajian materi tentang teknik-teknik Ice Breaking serta aplikasi dalam kegiatan awal pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan kinginan mitra serta memiliki manfaat yang positif bagi mitra serta terlaksana sesuai rencana program. Hal ini terlihat dengan antusias mitra dalam mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir serta hasil angket kuisioner kepuasan mitra yang menyatakan bahwa 83,2% peserta ingin kembali dilibatkan dalam kegiatan sejenis serta meningkatnya hasil nilai post-test sebesar 58,93% dari nilai pre-test, yang artinya materi yang disampaikan tentang Ice Breaking dapat dipahami dengan baik oleh mitra dan akan diaplikasikan oleh mitra dalam kegiatan awal pembelajaran di kelasnya. Saran yang dapat diberikan adalah agar mengoptimalkan kegiatan sejenis secara bekala dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Kata Kunci: Pelatihan, Ice Breaking, SMA Negeri 1 Gebang. ABSTRACT This Community Service activity aims to motivate the teachers of SMA Negeri 1 Gebang to be creative in designing the pre-learning activities. The method carried out in this activity was a training method which consist of three stages, namely: pre-planning program by doing survey in order to identify and analysis the partner’s problem as well as the problem solving solutions. The second stage was planning where the timdesigned, then the last stage was conducting training activities in the form of workshop. The partner’s problem solving solution carried out in this activity was by doing transfer of knowledge to the participants by presenting the materials related to Ice Breaking techniques and its applications on pre-learning activities. The results of this activity indicated that the program could be implemented properly in accordance with the partner’s need and had positive infact to the partners. It could be seen from the enthusiasm of partners in participating in activities from beginning to end and the results of the partner’s satisfaction questionnaire was 83.2% of participants wanted to be involved again in similar activities in the future. It was also found that post-test scores increase 58.93% from the pre-test scores, which means that the material presented could be well understood by the partners and will be applied by partners on pre-learning activities in their class. It was suggested that the similar activities should be periodically conducted in order to improve the learning quality. Keywords: Workshop, Ice Breaking, SMA Negeri 1 Gebang.
EDITING AKHIR TEKS PARIWISATA TERJEMAHAN GOOGLE Neneng Sri Lestari; Wiwit Nur Rahmi
Jurnal Sintaksis Vol 2 No 2 (2020): jurnal sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siasat pengeditan akhir teks pariwisata terjemahan Google yang diterapkan penerjemahan dalam penelitian ini antara lain yaitu, siasat memperbaiki makna (semantic correction), siasat menambahkan kata yang menuntut penerjemah untuk memiliki kemampuan menambahkan kata yang sesuai sehingga dapat berterima, siasat mengoreksi tata bahasa atau susunan kata, siasat menghapus kata/frasa yang tidak diperlukan dalam kalimat sehingga dapat memperbaiki konteks kalimat, siasat terakhir dalam pengeditan teks pariwisata adalah memprase struktur klausa dan kalimat. Selain itu penerjemah banyak melakukan pengeditan sesuai gaya (stylistic editing) penerjemah. Rujukan terhadap sumber online merupakan salah satu siasat dalam penerjemahan dan pengeditan. Dalam penelitian ini, sumber online yang paling dominan dirujuk penerjemah adalah Google Search, kemudian diikuti Google Translate dan Wikipedia. Penerjemah juga melakukan rujukan pada kamus monolingualonline seperti http//:www.thesaurus.com, http//:www.dictionary.com. http//:www.kateglo.com, dan KBBI daring. Penggunaan kamus online monolingual ini perlu dilakukan untuk mendapatkan ide mengenai kata/frasa yang tidak dapat diterjemahkan oleh Google Translate. Selain itu penerjemah mengunjungi Google Books online untuk mendapatkan defenisi mengenai “somnambulant bliss” yang tidak terdapat pada sumber online lainnya. Penggunaan sumber eksternal online menentukan kesuksesan hasil terjemahan penerjemah. Siasat ini memerlukan keahlian dalm menentukan kata kunci yang akan dimasukkan kedalam mesin pencari Google (Google Search). Dalam penelitian ini penerjemah tidak melakukan pengetikan kata kunci tertentu, karena penerjemah terbiasa menggunakan Wikipedia untuk mencari informasi mengenai istilah atau terminologi khusus atau istilah budaya
ANALISIS KESALAHAN TERJEMAHAN PADA KATA KERJA DAN KUALITAS TERJEMAHAN DALAM BUKU AJAR BILINGUAL MATHEMATICS FOR SENIOR HIGH SCHOOL GRADE XII SEMESTER 2 Supriadi; Fernando De Napoli; Yusrah; Neneng Sri Lestari
Jurnal Sintaksis Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kualitas terjemahan sangat penting untuk menentukan apakah terjemahan tersebut memiliki kualitas yang baik atau tidak. Penilaian kualitas terjemahan terdiri dari 3 aspek yaitu keakuratan, keberterimaan dan keterbacaan. Dalam penilaian kualitas terjemahan ini berfokus hanya kepada kata kerja dan beberapa kata lain yang kurang tepat atau sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendiskripsikan kata kerja terdapat dalam buku ajar Bilingual Mathematics for Senior High School Grade XII Semester 2, 2) Menganalisis tingkat kualitas terjemahan buku ajar Bilingual Mathematics for Senior High School Grade XII Semester 2. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data pada kata kerja tersebut terdapat 25 kata kerja kemudian data tersebut diidentifikasi dan diberikan penilian kualitas terjemahan yang terdiri dari tingkat keakuratan 72%, kurang akurat 24%, tidak akurat 0%, keberterimaan 84%, kurang berterima 16%, tidak berterima 0%, tingkat keterbacaan tinggi 76%, tingkat keterbacaan sedang 24% dan tingkat keterbacaan rendah 0%.
THE MAINTENANCE OF BAHASA JAWA NENENG SRI LESTARI
The Seall Journal Vol 2 No 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.424 KB)

Abstract

This study deals with the maintenance of bahasa Jawa in Langkat. It employs qualitative research design. This study aims to describe the maintenance of Bahasa Jawa in Langkat. The subjects were twenty Javanese speakers in Langkat. The instruments used for this study were observation, questionnaire, and interview (in-depth interview). The observation was applied to get the data about the Javanese speakers in maintaining their language such what the language that they used in daily communication. Questionnaire was applied to collect the data about the factors which support Bahasa Jawa maintenance in Langkat and interview was applied to get data about the reason of Javanese to maintain their language and to get in depht result of the research. The data was analyzed by using Miles and Huberman’s data analysis. Bahasa Jawa is maintained in Langkat. They keep using their language (Bahasa Jawa) in Langkat because they realize the condition of Bahasa Jawa nowdays, whereas there were some of them shift from Bahasa Jawa maintenance. They are living in an area dominated by Javanese, visiting homeland regularly, intra marriage, use of the language in family domain, use of the language in neighborhood domain, use of the language in workplace domain, use the language in education domain, ethno linguistic vitality, use of the languge in religion domain, practice of adat istiadat (traditional) ceremony and solidarity of Javanese to use their language together. Bahasa Jawa keep maintain and exist in Langkat.
PENGENALAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS PADA ANAK TK IT AL KAUTSAR SECANGGANG Neneng Sri Lestari; Yunita Sari Adelina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.067 KB)

Abstract

Pengenalan kosakata Bahasa Inggris merupakan salah satu cara untuk mengenalkan belajar bahasa inggris teradap anak TK sehingga bisa mengenal bahasa inggris sejak dini. Pengenalan kosa kata Bahasa Inggris sangat penting diberikan kepada anak-anak TK sehingga wawasan mereka akan lebih berkembang. Diketahui bahwa skill dalam bahasa inggris harus dimiliki kedepanya dan yang paling utama harus dikuasai adalah kemampuan menguasai kosakata Bahasa Inggris. Anak TK yang selanjutnya akan masuk ke tingakt sekolah SD maka akan lebih mudah memahami pelajaran bahasa inggris karna sudah mendapatkan pengenalan kosakata bahasa inggris ketika masih ditaman kanak-kanak karna mengingat daya ingat anak-anak lebih cepat untuk mengingat hal-hal baru sehingga diperlukanya pengenalan kosakata Bahasa Inggris sejak dini.Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengenalkan kosakata Bahasa Inggris pada anak TK IT Al Kautsar Secanggang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada anak TK IT Al Kautsar Secanggang. Sebanyak duapuluh anak yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 5 April 2022. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan anak aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil evaluasi dari kegiatan pengabdian masyarakat yakni penambahan durasi dan waktu dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Penerapan Model Project Based Learning Menggunakan Media Canva Untuk Meningkatkan Kreatifitas Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Neneng Sri Lestari
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning English is very important because English is spoken internationally. Most of knowledge about science and high technology is written in English. Because of this, English, which is taught as a foreign language in Indonesia, is a compulsory subject in junior high schools, high schools and universities. Students are less creative in English lessons, so the right media is needed to increase the creativity of Al Maksum Stabat Vocational High School students. The Canva application is the right medium to increase student creativity. The topic of this research is the development of learning media using the Canva application to increase the creativity of Al Maksum Stabat SMK students in English subjects. With the aim of increasing student creativity in speaking English through the application of learning media using the Canva application. The stages of the research method are carried out in four stages, namely planning, action, observation and reflection. The results of the study concluded that the average student scores increased during the pre-test, cycle I and cycle II, namely 16.67, 51.34 and 85 and the percentage of student success increased from 0%, 46.67% to 100%. The results of the observation sheets and questionnaires also prove that the Project Based Learning learning model using Canva media has significantly succeeded in improving their abilities in English courses.
The Influence of Bilingual of Java Native Towards Indonesian Production in Showing Politeness Neneng Sri Lestari
The Seall Journal Vol 3 No 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.65 KB)

Abstract

Javaness is one of ethnic in Indonesia. Java native is as an Indonesian people also use the Indonesian in daily activity. Indonesian language as a unifier language country is the tool to communicate with another people in this country. Java native also use Indonesian language when they speak with another people that can’t speak java language. The analysis is the influence of java native towards Indonesian production. The result of the analysis shows that the influence of bilingual of java native towards Indonesian production has mixed Java and Indonesian language which its show politeness in speaking. Keywords: Bilingual, java native, politeness.
Grammatical Errors in Writing Narrative Text at SMP Negeri 1 Secanggang Neneng Sri Lestari
Journal of Classroom Action Research Vol. 2 No. 1 (2023): February, 2023
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study entitled Grammatical Error in Writing Narative Text at SMP Negeri 1 Secanggang, is an attempt to identify, classify, and analyze the types of errors in narrative composition produced by students of SMP Negeri 1 Secanggang. This research contributes to the understanding of error analysis, especially narrative composition errors. Ellis's theory was used to analyze errors in students' narrative composition. Data were taken from 34 students of class XI SMP Negeri 1 Secanggang by asking them to write a narrative essay at home on a piece of paper about their experiences when they were on vacation. The results of this study indicate that there are three kinds of errors made by students; they are negligence, misinformation, and misordering. Keyword: Narrative Text, Error, Grammatical
The Maintenance of Bahasa Banjar in Langkat Neneng sri lestari neneng; Edi Suprayetno
The Seall Journal Vol 4 No 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.813 KB)

Abstract

This study deals with the maintenance of bahasa Banjar in Langkat. It employs qualitative research design. This study aims to describe the maintenance of bahasa Banjar in Langkat. The subjects were twenty Banjarnese speakers in Langkat. The instruments used for this study were observation, questionnaire, and interview (in-depth interview). The observation was applied to get the data about the Banjarnese speakers in maintaining their language such what the language that they used in daily communication. Questionnaire was applied to collect the data about the factors which support bahasa Banjar maintenance in Langkat and interview was applied to get data about the reason of Banjarnese to maintain their language and to get in depht result of the research. The data was analyzed by using Miles and Huberman’s data analysis. bahasa Banjar is maintained in Langkat. They keep using their language (bahasa Banjar) in Langkat because they realize the condition of bahasa Banjar nowdays, whereas there were some of them shift from bahasa Banjar maintenance. They are living in an area dominated by Banjarnese, visiting homeland regularly, intra marriage, use of the language in family domain, use of the language in neighborhood domain, use of the language in workplace domain, use the language in education domain, ethno linguistic vitality, use of the languge in religion domain, practice of adat istiadat (traditional) ceremony and solidarity of Banjarnese to use their language together. bahasa Banjar keep maintain and exist in Langkat. Keywords: Maintenance, Bahasa Banjar