Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS STRUKTURAL NASKAH DRAMA TUHAN, TOLONG BUNUH EMAK KARYA YESSY NATALIA Sagita, Septi Nailani; D, Yusra; Rahmawati, Rahmawati; Akbar, Oky
Lintang Aksara Vol. 2 No. 2 (2023): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v2i2.28183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur apa saja yang membangun naskah drama “Tuhan, Tolong Bunuh Emak”. (2) hubungan antarunsur naskah drama “Tuhan, Tolong Bunuh Emak”. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, termasuk penelitian studi pustaka yakni mengolah atau mengumpulkan sumber informasi terdahulu seperti buku, jurnal, catatan penelitian dan lain sebagainya, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah drama di dalam buku Antologi Pemenang Sayembara Naskah Teater Rawayan Award 2022 yang berjudul Pindah yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Jakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural. Pendekatan struktural merupakan dimana peneliti akan memandang dan menelaah karya sastra dari segi instrinsik. Hasil dari penelitian ini yaitu, penulis mendeskripsikan unsur instrinsil yang terdapat dalam naskah drama “Tuhan, Tolong Bunuh Emak” yang meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat. Tokoh dalam naskah drama “Tuhan, Tolong Bunuh Emak” karya Yessy Natalia yaitu Bekti, Minah, Emak, Werdi, dam Jaul. Tema yang melatar belakangi cerita adalah kondisi ekonomi dan kondisi seorang laki-laki yang merasa tidak berbaktik kepada orang tua dan tak merasa berguna di depan istri dan anaknya. Alur maju, latar yang terjadi antara sore hingga malam hari, terdiri dari latar tempatwaktu, dan social. Sudut pandang yang digunakan sudut pandang orang ketiga. Amanat yang terkandung sebagai seorang anak selayaknya kita memang harus berbakti kepada orang tua dalam kondisi apapun, walaupun kita tidak memiliki harta yang berlimpah. Hubungan antara unsur satu dengan unsur lainya yaitu setiap unsur memiliki peran dan fungsi masing-masing yang dalam melengkapi jalanya cerita baik tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, hingga amanat.
NILAI SOSIAL NASKAH DRAMA ORANG PINGGIRAN KARYA IPIN CEVIN: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Khairiyah, Wildatul; Akbar, Oky; Saputra, Ade Bayu
Lintang Aksara Vol. 3 No. 2 (2024): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v3i2.28189

Abstract

Peneliti memilih karya sastra naskah drama ini dikarenakan dalam penulisannya banyak mengandung permasalahan sosial terutama kemiskinan yang dihadapi dalam sebuah keluarga. Permasalahan ini sering terjadi di masyarakat yang tergolong ke dalam perekonomian rendah sehingga peneliti ingin menjadikan penulisan ini sebagai acuan terhadap orang tua dan masyakat luas. Data dalam penelitian ini bersumber dari naskah drama Orang Pinggiran  karya Ipin Cevin. Naskah drama Orang Pinggiran berjumlah 25 halaman yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 2022. Data yang diambil dari penelitian ini dikutip dari dialog naskah drama Orang Pinggiran karya Ipin Cevin yang tentunya memiliki kaitan dengan nilai sosial. Data diperoleh melalui teknik simak dan catat. Nilai material merupakan nilai yang berkaitan dengan apa yang berguna bagi jasmani manusia, pada umumnya nilai material menyerupai barang dan jasa tersebut terlihat wujudnya. Nilai yang sangat diperlukan serta esensial dalam terlaksananya beberapa tindakan merupakan pengertian dari nilai vital. Setiap manusia memiliki nilai spiritualitas yang berkaitan erat dengan nilai kerohanian. Nilai kerohanian terbagi menjadi empat. Disimpulkan bahwa nilai-nilai sosial yang terkandung dalam naskah drama Orang Pinggiran karya Ipin Cevin sesuai dengan nilai kehidupan manusia.
MASALAH SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA JERIT MALAM DI KAMPUNG KALONG KARYA EKO B. SAPUTRO: KAJIAN SOSIOLOGI Ketriyani, Marina; Akbar, Oky
Lintang Aksara Vol. 3 No. 1 (2024): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v3i1.28180

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk masalah sosial dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menjelaskan bentuk-bentuk permasalahan sosial yang terdapat dalam naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong karya Eko B. Saputro, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik analisis data dilakukan dengan cara baca dan catat. Metode ini dilakukan untuk menganalisis bentuk-bentuk masalah sosial dalam naskah drama jerit malam di kampung kalong, hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) kemiskinan, (2) kejahatan, (3) pendidikan, dan (4) lingkungan hidup. Berdasarkan hasil tersebut, terlihat jelas jika naskah drama Jerit Malam di Kampung Kalong sangat mendeskripsikan permasalahan yang kerap kali terjadi di kehidupan, dan hal ini pula yang membuat penulis tertarik melakukan penelitian.
DESKRIPSI FONETIS VOKAL DAN DIFTONG BAHASA KERINCI DESA HIANG TINGGI Rahmadani, Laila Despi; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Purba, Andiopenta; Harahap, Eddy Pahar; Akbar, Oky
Jurnal Bahastra Vol 8, No 1 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v8i1.7007

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan fonetis vokal dan diftong bahasa Kerinci Desa Hiang Tinggi. Jenis penelitiannya kualitatif deskriptif. Data berupa bahasa Kerinci Desa Hiang Tinggi berdasarkan daftar kosakata oleh Sever Pop. Lokasinya di Desa Hiang Tinggi. Kehadiran peneliti sebagai pengamat. Instrument yaitu peneliti sendiri. Untuk memperoleh data, peneliti memilih beberapa orang sebagai informan. Sumber data berasal dari tuturan penutur asli bahasa Kerinci Desa Hiang Tinggi. Metode pengumpulan data yaitu metode cakap dengan teknik pancing dan metode simak dengan teknik rekam. Teknik pengujian keabsahan data yaitu triangulasi dibantu 2 orang penutur asli Hiang Tinggi bukan seorang informan untuk mengecek kebenaran data yang dikumpul. Hasil penelitian, ada 6 vokal : [a][i][u][e][o][ǝ], 9 diftong : [eo][ai][au][ao][ea][ae][eu][oe][oi]. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahasa Kerinci Desa Hiang Tinggi penggunaan diftong lebih banyak dibandingkan vokal.
Analisis Makna Majas Simbolik Antologi Puisi Nipah Panjang Karya Rini Febriani Hauri Hakiimu, Hafiizhul; D, Yusra; Akbar, Oky
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 14, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v14i1.598

Abstract

This research aims to reveal and strengthen the meaning of symbolic figures of speech in the poetry anthology Nipah Panjang by Rini Febriani Hauri. The type of research used is qualitative research. Data comes from 48 poems in the Nipah Panjang poetry anthology. Data collection techniques use library research and notes. The researcher recorded and marked every word and sentence that contained symbolic figure of speech meaning and then classified it in the data identification table. The results of the research show that the researcher found symbolic meaning from quotes or lines of poetry in the Nipah Panjang poetry anthology and then revealed the meaning of each word from the poetry quote to the meaning of the words. The meaning of the lines of poetry teaches that life is only temporary, death is forever, so always obey the creator. It is hoped that the results of this research can become a reference for reviewing literary works, especially poetry, especially poetry with themes of life, environmental criticism and religion, and can be used as teaching material to review what and how meanings are contained in poetry literary works.