Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pertanian Ramah Lingkungan dan Pendidikan Anti Kekerasan pada Santri Pondok Pesantren M. Natsir Kabupaten Solok Islami, Syaifuddin; Ernita, Milda; Kornida, Dwi; Fridarti, Fridarti; Febrianto, Hary; yenti, Nurlinda; Rafindo, Hadi; Wulanda, Fanny; Mardius, Mardius
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i1.1122

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan praktik pertanian ramah lingkungan dan pendidikan anti kekerasan di Pondok Pesantren M. Natsir, Kabupaten Solok, yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Iman, Jorong Galagah, Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok pada tanggal 11 dan 12 Januari 2025. Praktik pertanian ramah lingkungan meliputi penggunaan pupuk organik, pengelolaan limbah pertanian, dan pengendalian hama secara alami untuk meningkatkan keberlanjutan pertanian dan kualitas lingkungan. Pendidikan anti kekerasan diberikan melalui seminar, diskusi interaktif, serta penyusunan modul dan metode pembelajaran yang menekankan penyelesaian konflik secara damai. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri dan pengelola pesantren mengenai kedua topik tersebut, dengan terciptanya lingkungan pesantren yang lebih damai dan berkelanjutan. Meskipun tantangan dalam perubahan perilaku masih ada, keberlanjutan dan kedamaian di lingkungan pesantren semakin meningkat setelah implementasi program. Program ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan generasi santri yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki keterampilan untuk hidup tanpa kekerasan. Diharapkan, model ini dapat diterapkan di pesantren lainnya untuk memperkuat keberlanjutan lingkungan dan kedamaian sosial di masyarakat
SMART FARMING ROBOTIK IoT AEROPONIK DAN REKAYASA SISTEM PENANGKARAN BENIH KENTANG G0 KELOMPOK TANI SEJAHTERA NAGARI BATU BAJANJANG KECAMATAN LEMBANG JAYA KABUPATEN SOLOK Deperiky, Dedet; Rafindo, Hadi; Rahmawati, Widya; Yoga, Trio Candra; Cenedy, Robert
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i1.1124

Abstract

Smart Farming adalah konsep pertanian yang menggabungkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan praktik pertanian tradisional. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan sektor pertanian. Utamanya, pertanian pintar adalah konsep yang lahir dari pendekatan teknologi digital, mekanisasi pertanian, hingga sistem pemasaran berbasis digital. Smart farming atau pertanian pintar adalah konsep manajemen bercocok tanam yang mengandalkan bantuan teknologi canggih seperti data besar (big data), penyimpanan cloud, dan internet of things (IoT). Produk pertanian pintar IoT dirancang untuk membantu memantau ladang tanaman menggunakan sensor dan dengan mengotomatiskan sistem irigasi . Hasilnya, petani dan merek terkait dapat dengan mudah memantau kondisi ladang dari mana saja tanpa kesulitan. Rekayasa sistem adalah pendekatan yang menggunakan prinsip dan konsep sistem, serta metode ilmiah, teknologi, dan manajemen untuk merancang, mengembangkan, dan mengelola sistem yang kompleks. Proses rekayasa sistem bertujuan untuk memastikan bahwa semua aspek yang mungkin dari suatu proyek atau sistem dipertimbangkan dan diintegrasikan menjadi satu kesatuan.
MANAJEMEN DIVERSIFIKASI DAN HILIRISASI PRODUK UNGGULAN DARI HASIL PERTANIAN KENTANG KELOMPOK USAHA BERSAMA PEMUDA SOLOK SAIYO SAKATO KELURAHAN AIA DINGIN KECAMATAN LEMBAH GUMANTI KABUPATEN SOLOK Rahmawati, Widya; Deperiky, Dedet; Rafindo, Hadi; Hidayat, Rahmad; Kobal, Hardinalis
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i1.1126

Abstract

Manajemen diversifikasi produk kentang bertujuan untuk meningkatkan nilai dan daya saing produk kentang melalui pengembangan berbagai produk turunan. Ini mencakup proses pengolahan kentang yang inovatif, pengenalan produk baru, dan peningkatan kualitas produk. Pengembangan produk kentang yang bernilai tinggi mencakup kentang beku, kentang renyah, serpihan kentang kering, tepung kentang, masker wajah kentang dan lainnya. Pengolahan kentang ini memanfaatkan teknologi modern, teknologi informasi dan teknologi pemasaran yang tepat agar produk pengolahan kentang dapat diterima oleh konsumen. Hilirisasi kentang merupakan proses pengolahan kentang mentah menjadi produk olahan dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Industri kentang di Kabupaten Solok memiliki potensi besar untuk berkembang, dengan berbagai peluang dan tantangan yang perlu dipertimbangkan.
ECO ENZYME UNTUK SEMUA GERAKAN PENGOLAHAN SAMPAH DAPUR MENUJU RUMAH TANGGA DAN PERTANIAN ORGANIK Islami, Syaifuddin; Anggraini, Dewi; Kornida, Dwi; Yanti, Budi; Yonaldi, Sepris; Nolasary, Mega Putri; Haryoko, Widodo; Rafindo, Hadi; Sabaggalet, Yudas
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i2.1232

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan lingkungan di wilayah semi-rural seperti Surantih Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Sampah dapur yang tidak terkelola dapat menimbulkan pencemaran dan masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam mengolah limbah dapur menjadi eco enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami dan pupuk organik. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung, yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2025 dengan melibatkan 53 peserta dari berbagai kelompok masyarakat. Pelatihan mencakup penyuluhan, demonstrasi teknis, praktik pembuatan, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses pembuatan dan mulai memanfaatkan eco enzyme dalam aktivitas rumah tangga seperti pembersih lantai, pencuci piring, serta dalam kegiatan pertanian sebagai pupuk cair dan pestisida nabati. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa eco enzyme merupakan solusi praktis, murah, dan ramah lingkungan yang dapat diadopsi oleh masyarakat. Rekomendasi ke depan adalah replikasi program di wilayah lain serta pembentukan kelompok produksi untuk keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
VERMIKOMPOS SEBAGAI SOLUSI PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DI PERUMAHAN PT. PUSRI PALEMBANG Islami, Syaifuddin; Anggraini, Dewi; Kornida, Dwi; Yanti, Budi; Rafindo, Hadi; Febrianto, Hary; Kobal, Hardinalis; Sabaggalet, Yudas; Hidayat, Rahmat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i1.1328

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan yang krusial di banyak wilayah perkotaan di Indonesia, mengingat sampah organik menyumbang lebih dari 50% dari total timbulan sampah perkotaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengamati dan mengevaluasi penerapan teknologi vermikomposting di Kompleks Perumahan PT. Pusri Palembang dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan observasional. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026. Metode pelaksanaan meliputi kunjungan lapangan, diskusi kelompok, serta evaluasi teknis terhadap proses pemilahan sampah, persiapan media kompos, dan penggunaan cacing tanah jenis Eisenia fetida.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 92% peserta mampu menerapkan teknik vermikomposting secara mandiri setelah pendampingan dilakukan. Kompos yang dihasilkan memiliki rasio C/N sebesar 15,8, bertekstur remah, serta tidak berbau menyengat, sehingga memenuhi standar mutu kompos yang baik. Selain memberikan dampak ekologis, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan masyarakat, memperkuat partisipasi lintas generasi, serta membuka potensi ekonomi lokal melalui rencana penjualan kompos yang dihasilkan. Beberapa tantangan yang ditemukan meliputi ketidakkonsistenan dalam pemilahan sampah dan keterbatasan media kompos. Tantangan tersebut diatasi melalui strategi kolaboratif dan sistem pengelolaan secara bergiliran antarwarga. Studi ini menyimpulkan bahwa vermikomposting merupakan solusi pengelolaan sampah yang layak dan dapat dikembangkan secara luas di kawasan permukiman. Teknologi ini juga berpotensi mendukung praktik ekonomi sirkular serta memperkuat tata kelola lingkungan berbasis komunitas. Dukungan lanjutan melalui fasilitasi kelembagaan, integrasi edukasi, dan penyelarasan kebijakan sangat direkomendasikan guna menjamin keberlanjutan jangka panjang.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM HILIRISASI KOMODITAS TOMAT BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK USAHA BERSAMA PEMUDA SOLOK SAIYO SAKATO Rahmawati, Widya; Rafindo, Hadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i1.1332

Abstract

Hilirisasi komoditas pertanian merupakan upaya strategis untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan, pengemasan, dan pemasaran produk. Dalam perspektif SDM, keberhasilan hilirisasi sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang mengelola proses tersebut. Pelatihan dan pengembangan SDM berperan sebagai penggerak utama dalam memastikan bahwa masyarakat memiliki kemampuan yang memadai untuk menjalankan seluruh rantai nilai komoditas tomat. Melalui pelatihan yang terarah, masyarakat tidak hanya memahami teknik pengolahan tomat menjadi produk bernilai tambah, tetapi juga mampu mengidentifikasi peluang usaha, mengelola sumber daya secara efisien, serta mengembangkan inovasi produk sesuai dengan kebutuhan pasar. Pengembangan SDM yang berkelanjutan juga mendorong terbentuknya pola pikir adaptif dan inovatif, yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika pasar dan persaingan usaha.
MODIFIKASI MEDIA TANAM DAN JUMLAH BUKU STEK MINI UNTUK PERBAIKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL UMBI KENTANG G0 Rafindo, Hadi; Dwipa, Indra; Warnita, Warnita
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6323

Abstract

Kentang merupakan komoditas yang memegang peranan penting dalam mencukupi kebutuhan masyarakat terutama dalam ketersediaan bahan pangan. Peningkatan produksi kentang juga dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas benih. Beberapa faktor dalam upaya peningkatan kualitas benih dan produktifitas kentang adalah pemilihan media tanam dan bahan tanam. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh komposisi media dan jumlah buku stek mini yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil umbi G0 kentang. Penelitian ini dimulai dari bulan Juli sampai dengan Oktober 2021 yang dilaksanakan di Pusat Alih Teknologi dan Pengembangan Kawasan Pertanian Universitas Andalas di Alahan Panjang (PATPKP)  Kabupaten Solok. Bahan yang digunakan adalah media tanam (tanah, pasir, arang sekam, pukan ayam, cocopeat dan kompos) serta stek mini kentang. Alat yang digunakan adalah meteran, timbangan digital dan alat tulis.  Percobaan merupakan percobaan faktorial 2 faktor dengan 3 ulangan  dalam  Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah komposisi media tanam yaitu: tanah, tanah:pasir:arang sekam 1:1:1, tanah:pasir:pukan ayam 1:1:1, tanah:pasir:cocopeat 1:1:1 dan tanah:pasir:kompos 1:1:1. Faktor kedua adalah jumlah buku stek mini kentang yaitu : satu buku, dua buku dan tiga buku. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan tinggi tanaman kentang yaitu pada komposisi media tanam tanah:pasir:kompos (1:1:1).