Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Kepuasan Kerja, Motivasi Kerja dan Remunerasi terhadap Turnover Karyawan pada Subsektor Perhotelan Intan Maesti Gani; Kamsariaty Kamsariaty; Lily Yuntina; Rintis Eko Widodo; Agus Suhendra
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): Mei : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v5i2.7127

Abstract

This study aims to analyze the influence of job satisfaction, work motivation, and remuneration on employee turnover in the hospitality subsector, both partially and simultaneously. The method used is a descriptive qualitative approach with a systematic literature review (SLR), where secondary data is obtained from reputable national and international journal articles that have gone through a peer review process, selected through the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) protocol. Data analysis was conducted using content analysis and thematic analysis. The results of the study indicate that: 1) Job satisfaction has a negative effect on employee turnover in the hospitality subsector; 2) Work motivation has an effect on employee turnover in the hospitality subsector; 3) Remuneration has an effect on employee turnover in the hospitality subsector. The managerial implications of this study indicate that hotel management needs to simultaneously strengthen job satisfaction, work motivation, and remuneration as an integrated strategy to reduce turnover rates and build long-term human resource stability.
Pengaruh Coaching, Mentoring dan Keterlibatan Kerja terhadap Keberlanjutan Organisasi melalui Produktivitas Karyawan dalam Lingkungan Kerja yang Dinamis Lily Yuntina; Tubagus Hedi Saepudin; Erni Pratiwi Perwitasari; Agus Setiawan; Agus Suhendra
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): September : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v4i3.5345

Abstract

This study aims to develop hypotheses regarding the factors influencing sustainable organizations with the mediating role of employee productivity, particularly in the airline sector. The method applied is a literature review with a descriptive qualitative approach. Data were collected through the review of various relevant academic articles and books, sourced from reputable databases such as Thomson Reuters, Springer, Taylor & Francis, Scopus Q2–Q4, Emerald, Elsevier, Sage, Web of Science, Sinta 2–5 Journals, DOAJ, EBSCO, Google Scholar, Copernicus, and other digital references. The analysis technique used is comparative analysis of previous research findings to identify similarities and differences. The findings indicate significant relationships between organizational factors, employee productivity, and sustainability. First, coaching, mentoring, and work engagement positively influence employee productivity. Second, these factors also have a direct impact on the establishment of sustainable organizations. Third, employee productivity serves as a crucial mediating variable linking coaching, mentoring, and work engagement to organizational sustainability. Thus, this study emphasizes that strengthening coaching and mentoring practices, along with enhancing work engagement, not only improves employee productivity but also contributes to long-term organizational sustainability. The implication is that airline companies should prioritize human resource development strategies as a key driver to achieve sustainable goals and maintain competitiveness in a dynamic industry.
Analisis Dampak Bermain Game Roblox Pada Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B Di TKIT Al-Mufid Singgih Sugiarti; Lily Yuntina; Rizawati Rizawati
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.74

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan dalam proses pembelajaran, termasuk pada pendidikan anak usia dini. Roblox adalah salah satu bentuk media digital yang saat ini banyak digunakan anak untuk bermain game yang berdampak pada proses pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bermain game Roblox terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TKIT Al-Mufid. Fokus penelitian meliputi potensi Roblox dalam mendukung kemampuan membaca serta dampak yang ditimbulkannya terhadap perkembangan membaca permulaan anak. Kemampuan membaca permulaan dalam penelitian ini mencakup kemampuan mengenal huruf, menghubungkan simbol dengan bunyi, membaca suku kata sederhana, membaca kata sederhana, dan mengenali kata dari tulisan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, orang tua, dan anak kelompok B yang bermain Roblox. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roblox dapat memberikan stimulus awal terhadap kemampuan membaca permulaan melalui paparan huruf, simbol, dan kata-kata sederhana yang muncul dalam permainan. Paparan tersebut membantu anak mengenal huruf, mengingat kosakata tertentu, dan meningkatkan rasa ingin tahu terhadap tulisan. Namun, dampaknya bersifat tidak langsung dan berbeda pada setiap anak karena dipengaruhi oleh intensitas bermain, pendampingan orang tua, serta kebiasaan literasi di rumah. Penggunaan Roblox yang berlebihan juga berpotensi mengurangi minat membaca dan fokus belajar. Oleh karena itu, Roblox lebih tepat dipandang sebagai media yang dapat memberikan stimulus literasi visual, bukan sebagai sarana utama pembelajaran membaca permulaan.