Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Peserta Didik Dan Kurikulum PAI di Sekolah Umum Daulai, Afrahul Fadhila; Situmorang, Jauharah Jilan; Afifah, Nabila Yun; Sari, Khoiriya; Hizbullah, Gilang; Zulkarnain, Zulkarnain
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 2 No. 2 Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v2i2.1288

Abstract

Undang-undang Pendidikan Nasional, terdapat 4 pasal dan 10 ayat yang berbicara tentang kurikulum, yaitu: Pasal 36 ayat 3, yaitu: kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: Meningkatkan Iman dan Kesalehan; Meningkatnya Akhlak Mulia; Peningkatan Potensi, Kecerdasan, dan Minat Siswa; Keanekaragaman Potensi Daerah dan Lingkungan; Dan tuntutan Pembangunan Daerah Nasional; Tuntutan tempat kerja; Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni; Agama; Dinamika Perkembangan Global; Dan Persatuan Bangsa dan Nilai Kebangsaan. Pendidikan Nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan pembentukan watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, ditujukan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, terampil, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, salah satunya melalui Pendidikan Agama Islam.
Moderasi Beragama : Mengenal Ratib Saman Sebagai Sebuah Tradisi Keagamaan Pada Tariqat Naqsabandiyah Di Desa Besilam, Kec.Padang Tualang, Kab. Langkat Suharno, Muhammad Iqbal; Situmorang, Jauharah Jilan; Putri, Mega Amelia; Tanjung, Alwi Fajri; Rokan, Mustapa Khamal
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1522

Abstract

Tradition or custom reflects actions that are repeatedly performed in a similar manner, indicating the performer's affinity for such actions. This study examines a relevant religious tradition, namely the Ratib Saman Tradition. This tradition is closely associated with the Naqshbandiyah Sufi order, which has spread widely throughout the Nusantara. The focus of this discussion is directed towards the implementation of this tradition in the Besilam or Babussalam area, a region in North Sumatra known for its strong religious atmosphere. The research methodology adopts a qualitative and descriptive approach to analyze the phenomenon of the Ratib Saman Tradition within the socio-religious context of the Besilam community. The research results are expected to provide an in-depth understanding of the significance and dynamics of religious traditions within society, particularly in the context of the Naqshbandiyah Sufi order in North Sumatra. Keywords: Tradition, Ratib Samman, Besilam, Tariqat naqsabandiyah
DAMPAK KEKERASAN VERBAL GURU TERAHDAP MOTIVASI BELAJAR SISWA : STUDI KASUS DI SEKOLAH MENNENGAH PERTAMA Napitupulu, Maya Farhanna; Susanti, Eka; Yasmin, Feby Annisa; Wani, Anis Syafa; Sambas, Ela Carmelia Mukti; Natasya, Azzahra; Hasanah, Nur; Julaika, Siti; Gani, Liyundzira Fikroh; Rahmadhani, Putri Rizki; Sari, Khoiriya; Situmorang, Jauharah Jilan; Khairani, Rizki Putri Yunisa; Srg, Durrah Mawaddah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29404

Abstract

Kekerasan verbal guru terhadap siswa telah menjadi perhatian utama dalam konteks pendidikan, karena dapat memiliki dampak yang merugikan terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak kekerasan verbal guru terhadap motivasi belajar siswa di sekolah menengah pertama, serta untuk mengeksplorasi faktor-faktor penengah yang memoderasi hubungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner motivasi belajar, wawancara dengan siswa dan guru, serta observasi di kelas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa yang menjadi korban kekerasan verbal cenderung mengalami penurunan motivasi belajar, minat terhadap pelajaran, dan kepercayaan diri dalam konteks akademis. Faktor-faktor penengah seperti dukungan sosial dan kualitas hubungan guru-siswa juga memainkan peran dalam mengurangi dampak negatif kekerasan verbal. Kesimpulannya, temuan ini menekankan pentingnya tindakan preventif dan intervensi yang efektif untuk mencegah dan mengatasi kekerasan verbal di sekolah, serta pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memotivasi bagi perkembangan siswa.