Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KONDISI EKOSISTEM MANGROVE DI DESA LEMOAMBO KECAMATAN KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT fitra, ramad arya
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 9 No. 2 (2024): Bioma : Juli - Desember 2024
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Lemoambo adalah salah satu desa yang memiliki daerah mangrove di kawasan pesisir di Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat yang memiliki potensi besar dengan beragam sumber daya lautnya. Untuk dapat mempertahankan keberadaan dan kualitas hutan mangrove di wilayah Pesisir, khususnya di wilayah pesisir Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna maka diperlukan perencanaan dan pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan. Tujuan penelitian adalah mengetahui Kondisi Ekosistem Mangrove di Desa Lemoambo Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggra. Pada penelitian ini data kerapatan mangrove dilakukan dengan melakukan sampling pada tiap stasiun yang telah ditentukan dengan menggunakan metode transek garis dan petak contoh (Transect Line Plot).Selanjutnya, pengambilan data menggunakan plot pengamatan berukuran 10x10 m2 untuk data vegetasi mangrove yang masuk kategori pohon yaitu memiliki diameter batang pohon >4 cm atau keliling lingkar batang >16 cm dan tinggi >1 m. Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan tingkat kerapatan ekosistem mangrove di kawasan pesisir Desa Lemoambo Wundulako berada pada kondisi rendah menuju padat, dimana dari total 4 titik pengamatan 3 diantaranya dengan kondisi padat, sisanya berada pada kondisi rendah. Kondisi kerapatan mangrove tertinggi ditemukan pada stasiun I yaitu 1.800 ind/ha dan kondisi kerapatan mangrove terendah ditemukan pada stasiun IV berjumlah 700 ind/ha. Jenis Rhizopora mucronate ditemukan mendominasi pada setiap stasiun.
Pemanfaatan Pekarangan Sebagai Upaya Pelestarian Tanaman Jeruk Siompu Sudarman, La; Fatmala, Wilda; Sari, Murni; Fitra, Ramad Arya; Sarimuddin, Sarimuddin
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4122

Abstract

Jeruk Siompu merupakan tanaman khas Pulau Siompu yang memiliki bau serta rasa manis yang khas dan tidak dimiliki oleh jeruk lainnya. Saat ini hanya tersisa satu desa yang membudidayakan tanaman ini yakni Desa Wandaiwula salah satu desa yang berada di Pulau Siompu. Hal ini terjadi karena perawatannya yang membutuhkan tenaga ekstra, kurangnya ketertarikan mayarakat serta faktor hama juga yang membuat tanaman ini mulai punah. Melihat kondisi yang terjadi saat ini, maka kegiatan ini berupa pendampingan kepada masyarakat khususnya penduduk Desa Wakinamboro Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan tentang peningkatan pengetahuan teknik budidaya serta penanaman jeruk Siompu sebagai upaya pelestarian tanaman jeruk dalam memanfaatkan pekarangan rumah dengan sasaran sebanyak 20 orang mitra penduduk Desa Wakinamboro. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode pendampingan dengan beberapa langkah tersistematis berupa focus grup discussion, analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil yang dicapai setelah edukasi kegiatan adalah peserta memiliki peningkatan pengetahuan terkait teknik budidaya jeruk Siompu dari hasil pengukuran tingkat pengetahuan pretest yakni sebesar 2% peserta paham dan setelah posttest sebesar 96% peserta menjadi paham. Sehingga terjadi kenaikan tingkat pemahaman sebesar 47%. Hasil lainnya dari program pengabdian ini adalah jumlah bibit jeruk yang telah ditanam sebanyak 60 pohon yang nantinya akan dirawat dengan baik oleh mitra sehingga mampu tumbuh dan berkembang dengan baik hingga berbuah.