Claim Missing Document
Check
Articles

Literasi Lingkungan dan Perilaku Pro-Lingkungan Pekerja Tambang Batubara: Analisis Knowing-Doing Gap dalam Implementasi ISO 14001:2015 Febrian Febrian; Nurhasan Syah; Mulya Gusman; Syafrijon Syafrijon
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 3 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i3.14125

Abstract

This study examines the knowing-doing gap in environmental literacy among coal mine workers implementing ISO 14001:2015 at PT XYZ, South Sumatra. Despite being ISO 14001 certified, the gap between environmental knowledge and actual pro-environmental behavior remains a critical challenge in sustainable mining. Using a mixed-methods design, researchers surveyed 24 workers through questionnaires, semi-structured interviews, field observations, and document analysis. Environmental literacy was assessed through three dimensions: knowledge, attitudes, and behavior, based on the McBeth & Volk framework. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics (SPSS 25), while qualitative data were analyzed through thematic analysis. The results indicate high environmental literacy knowledge (83% understand the policy) and positive attitudes (>65% agree with environmental responsibility), but low consistent behavior with only 42% attending regular training and 38% participating in reclamation programs, indicating a 41% gap. Key barriers include productivity pressures, inflexible training schedules, the absence of an incentive system, and weak management role models. ISO 14001:2015 effectively enhances the knowledge dimension through policy dissemination and audits, but fails to drive behavioral change without complementary organizational mechanisms. This research contributes to a conceptual model that integrates individual literacy with organizational determinants, demonstrating that sustainable mining requires systemic interventions beyond administrative compliance
Perhutanan Sosial dalam Pengelolaan Sumber Daya Hutan Di Indonesia Fadel Ikrar Jamika; Ali Amran; Iswandi Umar; Mulya Gusman
Pro-Life Vol. 10 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/pro-life.v10i2.4814

Abstract

Forests are one of the living environments that are directly related to humans. The biggest problem in the forestry sector is the rate of deforestation and degradation. Management of forest resources with the community is a system of resource management that is carried out. Social forestry is a system of managing forest resources in state forest areas or private forests, which provides opportunities for local communities as main actors and partners to improve their welfare and realize forest sustainability. The results of the research reveal that forest management with the community is an example of social forestry implementation. The aim of forest management with the community is to encourage the management of forest resources through a combination of economic, ecological and social aspects in a proportional and professional manner. Keywords: Forest management, environment, social forestry
Analisis Burden dan Spacing untuk Memprediksi Fragmentasi Hasil Peledakan Menggunakan Metode Kuz-Ram pada Tambang Batugamping PT Semen Baturaja Tbk Sumatera Selatan Mantul Sasmito; Riam Marlina A.; Mulya Gusman; Jukepsa Andas
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.133947

Abstract

Fragmentasi batuan merupakan aspek penting dalam peledakan karena memengaruhi efisiensi dan biaya operasional seperti pemuatan dan pengangkutan. Di PT Semen Baturaja Tbk, fragmentasi batuan hasil peledakan belum mencapai target 90% untuk ukuran < 80 cm, sehingga masih diperlukan secondary blasting yang meningkatkan biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi fragmentasi serta memberikan rekomendasi optimalisasi parameter burden dan spacing. Metode yang digunakan meliputi analisis karakteristik batuan di lapangan, prediksi fragmentasi dengan model Kuz-Ram, serta validasi menggunakan image analysis. Hasil menunjukkan fragmentasi < 80 cm sebesar 79,31% menurut Kuz-Ram dan 75,43% dari image analysis, masih di bawah target. Oleh karena itu, direkomendasikan konfigurasi peledakan dengan burden 3,4 meter, spacing 4,1 meter, dan panjang kolom bahan peledak 2,8 meter. Konfigurasi ini diperkirakan menghasilkan fragmentasi 91,4%, sehingga memenuhi target perusahaan.
Analisis Pengaruh Lemparan Flyrock pada Aktivitas Peledakan di Pit E Utara Banko Tengah PT Bukit Asam, Tbk. Aisya Mulyanti; Riam Marlina A.; Dedi Yulhendra; Mulya Gusman
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 2 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i2.135622

Abstract

Kajian Biaya Peledakan Terhadap Geometri Peledakan untuk Mencapai Target Massa Batuan Terbongkar dan Fragmentasi pada Proses Pembongkaran Batu Kapur di Pit Y PT X Adhitya Baron; Tri Gamela Saldy; Mulya Gusman; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.134122

Abstract

PT X adalah produsen semen yang menggunakan metode penambangan terbuka sistem quarry untuk menambang batu kapur. Proses peledakan sangat penting untuk memecah batuan keras, namun memerlukan biaya besar. Pada Juli–Oktober 2025, target massa batuan terbongkar sebesar 620.000 ton/bulan tidak tercapai, meskipun biaya peledakan melebihi rencana Rp. 1.500.000.000, yaitu Rp. 1.592.671.506 (Juli), Rp. 1.573.679.328 (Agustus), Rp. 1.578.743.909 (September), dan Rp. 1.507.839.775 (Oktober). Usulan geometri peledakan berdasarkan teori R.L. Ash dan C.J. Konya dibandingkan. Teori R.L. Ash menyarankan burden 3,46 m dan menghasilkan 31.464 ton dalam 1 kali peledakan (55 lubang), dengan biaya total Rp. 1.356.927.271 dan biaya perlubang Rp. 1.129.479. Teori C.J. Konya menyarankan burden 2,94 m, menghasilkan 31.000 ton per peledakan (126 lubang), dengan biaya Rp. 2.590.202.731 dan biaya perlubang Rp. 982.256. Dibandingkan peledakan aktual (29.409 ton, 55 lubang, Rp. 1.266.672/lubang), teori R.L. Ash dinilai lebih efisien secara teknis dan ekonomis.
Analisis Kebutuhan Alat Gali Muat (Excavator), Alat Angkut (Dump Truck), dan Bulldozer untuk Memenuhi Target Produksi Overburden 664.101,37 BCM/Bulan di Pit Section 2 PT Andalan Artha Primanusa Muhammad Risky; Mulya Gusman; Dedi Yulhendra; Riam Marlina A.
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.134010

Abstract

PT Andalan Artha Primanusa mempunyai target produksi pengupasan overburden sebesar 664.101,37 BCM/bulan pada bulan juni 2024 di pit section 2, sedangkan aktual hanya sebesar 532.280,50 BCM/bulan. Dapat disimpulkan bahwa produksi overburden bulan juni 2024 tidak tercapai. Target produksi tidak tercapai disebabkan belum adanya kajian teknis terkait kebutuhan alat gali muat (excavator), alat angkut (dumptruck), dan bulldozer. Maka perlu dilakukannya analisis kebutuhan alat gali muat (excavator), alat angkut (dumptruck), dan bulldozer guna mencapai target produksi yang optimal. Metode rasional digunakan untuk membandingkan produktivitas alat dengan volume material yang ditangani. Didapatkan kebutuhan alat gali muat (excavator) sebanyak 3 unit, kebutuhan alat angkut (dumptruck) sebanyak 24 unit, namun realisasi dilapangan hanya terdapat 19 unit untuk alat angkut (dumptruck), dibutuhkan penambahan alat angkut sebanyak 5 unit. Selain itu, analisis terhadap durasi aktivitas slippery menunjukkan perlunya 9 unit bulldozer untuk mempertahankan waktu rencana slippery sebesar 1,79 jam/hari. Optimalisasi pembagian segmen kerja untuk bulldozer dilakukan guna meningkatkan efektivitas operasional alat, sedangkan pada area disposal dibutuhkan 5 unit. Setelah dilakukan perbaikan dengan penambahan unit yang diperlukan, produksi overburden pada bulan Juni 2024 meningkat dari 532.280,50 BCM/bulan menjadi 681.948,92 BCM/bulan, melampaui target produksi yang ditetapkan sebesar 664.101,37 BCM/bulan.
Evaluasi Geometri Jalan Tambang dari Front Penambangan Pit 1B Menuju Stockpile Winda Amanah Ilahi Putri; Yoszi Mingsi Anaperta; Mulya Gusman; Rudy Anarta
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 2 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i2.135310

Abstract

Pada PT Hutamas Koado masih terdapat beberapa beberapa jalan yang belum sesuai standar seperti, grade yang terlalu tinggi yaitu 13% melebihi batas maksimum yang ditetapkan perusahaan yaitu 8%, dan masih banyak lebar jalan yang belum sesuai aturan sehingga alat terjadi antrian ketika truck melintas secara bersamaan, sehingga menyebabkan cycle time dari alat angkut bertambah. Penelitian ini mengevaluasi kesesuaian geometri jalan tambang PT Hutamas Koado terhadap standar Kepmen ESDM 1827/K/30/MEM/2018. Hasilnya menunjukkan dari 100 segmen jalan (73 lurus, 27 belok), banyak yang tidak memenuhi kriteria ideal: (1) 19 segmen jalan lurus lebih sempit dari lebar ideal 13 m, (2) seluruh jalan belok tidak mencapai lebar teoritis 22 m, (3) 32 segmen memiliki cross slope tidak ideal (standar 13 cm), (4) hanya 1 segmen yang memenuhi superelevasi ideal 0,9 m, dan (5) 5 segmen melebihi kemiringan maksimum 10% (mencapai 13,146%). Temuan ini mengindikasikan ketidaksesuaian signifikan antara desain jalan tambang dengan standar yang berlaku.
Analisis Metode Estimasi Ordinary Kriging (OK) dengan Direct Sequential Simulation, Studi Kasus Komoditas Nikel Wafiqah Azizah Syahputri; Adree Octova; Mulya Gusman; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.134201

Abstract

Pulau Gebe di Maluku Utara merupakan salah satu wilayah prospektif dengan potensi endapan nikel laterit yang tinggi. Penelitian ini menganalisis perbandingan metode estimasi Ordinary Kriging (OK) dan Direct Sequential Simulation (DSS) dalam memodelkan sumber daya nikel laterit di Pulau Gebe, Maluku Utara. Data ketebalan zona limonit, saprolit, dan badrock dari 267 titik bor dianalisis menggunakan software SGeMS untuk menghasilkan model blok 3D. Hasil menunjukkan bahwa OK cenderung menghasilkan model yang lebih smoothing, sementara DSS lebih merepresentasikan variabilitas lokal dengan nilai ekstrem. Volume estimasi untuk ketiga zona (limonit, saprolit, badrock) sama antara OK dan DSS, yaitu masing-masing 4.363.200 bcm, 4.050.000 bcm, dan 4.365.000 bcm. Namun, analisis cross validation menunjukkan DSS lebih akurat dengan nilai korelasi linear lebih tinggi (0,74–0,81) dibandingkan OK (0,30–0,67). Simpulannya, DSS lebih efektif dalam mempertahankan karakteristik data asli dan mengurangi ketidakpastian estimasi. Penelitian ini merekomendasikan DSS untuk estimasi sumber daya nikel laterit yang lebih andal.
Evaluasi Produktivitas Alat Gali Muat (Excavator) untuk Mencapai Target Produksi Overburden 106.775 BCM/Bulan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) di Pit Barat PT Anugerah Jambi Coalindo Desviana A.; Mulya Gusman; Dedi Yulhendra; Aulia Hidayat Burhamidar
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.133944

Abstract

PT Anugerah Jambi Coalindo merupakan perusahaan tambang batubara yang menggunakan metode tambang terbuka. Pada Oktober 2024, target produksi pengupasan overburden sebesar 106.775 BCM di Pit Barat tidak tercapai, dengan realisasi hanya 75.320 BCM atau 70% dari target. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan analisis produktivitas menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) guna mengidentifikasi penyebab rendahnya kinerja alat gali-muat. Selanjutnya, digunakan diagram fishbone untuk menganalisis sebab-akibat serta regresi linear sederhana untuk mengevaluasi loss time. Setelah dilakukan perbaikan, produksi meningkat menjadi 168.259,35 BCM, melebihi target bulanan. Nilai OEE alat gali-muat meningkat menjadi 42% dan 44%, namun masih di bawah standar OEE dunia ≥85%, yang menunjukkan masih adanya ruang perbaikan. Studi ini menunjukkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja alat dan manajemen waktu kerja guna mencapai target produksi secara optimal.
Analisis Perubahan Parameter Kualitas Batubara di Front Penambangan dan Stockpile di Tambang Air Laya PT Bukit Asam (Persero), Tbk., Tanjung Enim Sumatera Selatan dengan Menggunakan Metode Regresi Linear Berganda Wike Mardatila; Mulya Gusman; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i2.131497

Abstract

Klasifikasi batubara dapat ditentukan berdasarkan nilai kalorinya. Semakin tinggi nilai kalori batubara, semakin tinggi juga kualitasnya. Kualitas Batubara merupakan hal yang akan memengaruhi nilai jual batubara di tambang. Masalah yang kerap muncul terhadap kualitas batubara yaitu terdapat perubahan pada nilai kalori batubara saat dilakukan pengaujian pada sampel batubara di front penambangan dan stockpile. Maka dari itu perlu dilakukannya pengendalian kualitas batubara (coal quality control) mulai dari penambangan, penumpukan di stockpile, hingga tahap pengiriman kepada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan yang terjadi pada parameter kualitas batubara AL 61 di front penambangan dan stockpile PT Bukit Asam (Persero), Tbk. Parameter kualitas batubara yang digunakan pada penelitian ini adalah total moisture, ash content, total sulfur, dan calorific value. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda seperti statistik deskriptif untuk mengetahui gambaran umum dari parameter kualitas batubara AL 61 dan statistik inferensi seperti analisis regresi linear berganda untuk mengetahui perubahan pada parameter kualitas batubara di front dan stockpile beserta pengaruh total moisture, ash content, total sulfur terhadap nilai kalori batubara. Adapun hasil penelitian ini diperoleh parameter total moisture merupakan yang paling dominan berpengaruh terhadap nilai kalori batubara, dimana nilai Beta pada total moisture, yaitu sebesar 0,852. Ash content memiliki pengaruh yang sedang terhadap nilai kalori batubara, yaitu sebesar 0,406; sedangkan total sulfur memiliki pengaruh paling kecil dibandingkan parameter kualitas batubara lain, yaitu sebesar 0,084. Berdasarkan analisis yang dilakukan, faktor-faktor yang dapat memengaruhi perubahan nilai parameter kualitas batubara adalah cuaca dan iklim, proses kegiatan penambangan, material pengotor pada proses loading, proses pengangkuran batubara, dan ukuran batubara. Berdasarkan faktor tersebut maka dapat dilakukan beberapa upaya untuk menjaga kualitas batubara seperti penerapan prinsip FIFO (First In First Out), penggunaan alat berat untuk memisahkan batubara yang terbakar, penyiraman jalan angkut secara rutin, penataan aliran air pada stockpile, memastikan unit yang bekerja dalam keadaan bersih, hand sorting dan perketat selective mining, menjaga kebersihan stockpile.
Co-Authors Abdul Razak Adhitya Baron Adree Octova Afaz, Triyanchy Afkar Afkar Afrinal Afrinal Agung Pujangga Ahmad Ikhsan Ainil Khalisah Aisya Mulyanti Aldi Fajri Ali Amran Ali Amran Alifa Alifa Andree Octova Ansosry Ansosry Aprizon Putra Arif Maulana Hadi Audia Multriwahyuni Aulia Hidayat Burhamidar Bambang Heriyadi Baron, Adhitya Bram Subhan Maulana Catri, Indra Dedi Yulhendra Desviana A. Dimas Tidar Febrian Dita Aprilia Istiqamah Eri Barlian Fadel Ikrar Jamika Fadel Muhammad Fadhilla Oktari Fariq Dwi Satria Diansa Fathonie Yurnia H Febrian Febrian Fellya Septia Fauzi Femi Audya Syifa Fitri Sadilla Fitrya Monica Gus Permata Sari, Indri Hafizurahman Dwi Saputra Harmedi Yulian Saputra Heldi Heldi Heldi, Heldi Herfien Heri Prabowo Ika Desmawita Ilham Muhammad Agung ilham siddiq Ilhami Putra Indang Dewata Intan Juita Intan Maharani Besri Iskandar Iskandar iswandi U Iswandi U Jeffrey Leonardi Nurkamal Jefri Julianda Putra Jevindo Ornandi Gemvita Jukepsa Andas Khairunnas Khairunnas khazana tulistra M Asy Ruseffandi Mai Ridho Purnomo Putra Mantul Sasmito Marisa Meliana Fitri Mery Delvina Monalisa Monalisa Muhamad Sholichin Muhammad Abbil Raihan Muhammad Hazwafi Ardeva Muhammad Luthfi Muhammad Ridho Muhammad Risky Nadia Anggraini Putri Naldo, Exwil Naya Makaristi Andrea Nevy Sandra Nopi Kohirozi Nur Efendi Nur Efendi Nurhasan Syah OCI SHANIA PUTRI olivia julianti Rahmad Fikri Raimon Kopa Ravilqi Medri Rayhan Viedyatha Riam Marlina A. Riko Maiyudi Rizki Amelia Sasqia Putri Roro Rasi Putra Rudy Anarta Rugbia Natasya Rusli HAR Saldy, Tri Gamela Skunda Diliarosa Skunda Diliarosta Syafrijon Syafrijon Tamrin Kasim trihadma trihadma Triyanchy Afaz Umar, Iswandi Wafiqah Azizah Syahputri Wahyu Prasetyo Agus Susanto Wike Mardatila Winda Amanah Ilahi Putri Yasmi Antara Yaumal Arbi Yoszi Mingsi Anaperta Yugo Agustino Yuli Asri