Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEDAMPINGAN PENYUSUNAN PROGRAM SEKOLAH YANG BERDAMPAK PADA MURID Khosiah, Khosiah; Sudarwon, Raden; Mariyati, Yuni; Sanisah, Siti; Herianto, Agus; Anam, Khaerul; Mas’ad, Mas’ad
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i1.13058

Abstract

Abstrak: Kegiatan pedampingan ini merupakan kegiatan lokakarya bagi guru-guru dalam rangka pengembangan profesi terutama pada pemimpin pembelajaran agar mampu mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik; serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Metode pendampingan yang dilakukan berupa Focus Grup Discussion (FGD) dengan tujuan untuk menciptakan suasana pendampingan yang harmonis dan bersahabat. Berdasarkan hasil pedampingan menunjukkan bahwa Guru sudah  dapat mengetahui dan berbagi perkembangan kompetensi Guru; sudah mampu memetik pembelajaran (refleksi) dan merumuskan upaya perbaikan dari Kompetensi Guru; sudah mampu menyusun rencana pengembangan diri setelah pelatihan; sudah mampu menyusun dan memiliki rencana pengembangan program sekolah yang berdampak pada murid (1 tahun); sudah  memiliki strategi pelibatan warga sekolah dalam program yang berdampak pada murid.Abstract: This mentoring activity is a workshop activity for teachers in the context of professional development, especially in learning leaders to be able to encourage the growth and development of students holistically, actively, and proactively in developing other educators to implement student-centered learning; as well as being an example and agent of transforming the educational ecosystem to realize the Pancasila Student Profile. The mentoring method carried out is in the form of a Focus Group Discussion (FGD) to create a harmonious and friendly mentoring atmosphere. Based on the results of the assistance, it shows that the Teacher can already know and share the development of the Teacher's competence; has been able to learn (reflection) and formulate improvement efforts from Teacher Competence; already able to draw up a self-development plan after training; have been able to compile and have a school program development plan that has an impact on students (1 year); already has a strategy of engaging school residents in programs that impact students.
Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Industri Tambak Udang Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima Mas’ad, Mas’ad; Arif, Arif; Syafril, Syafril; Munandar, Anas; Fajrun, Muhammad; Soalihin, Soalihin
EL-JUGHRAFIYAH Vol 4, No 2 (2024): El-Jughrafiyah : August, 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v4i2.32125

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi industri tambak udang di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, dengan fokus pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi, serta menganalisis dampak secara mendalam. Temuan menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan ini memberikan dampak ekonomi yang positif, seperti peningkatan pendapatan rata-rata keluarga petani tambak sebesar 81% dan penciptaan lapangan kerja baru di sektor terkait. Namun, perubahan ini juga mempengaruhi struktur sosial masyarakat, dengan ketegangan antara petani tradisional dan pekerja tambak, serta pengurangan keterlibatan masyarakat lokal akibat ketergantungan pada tenaga kerja luar. Dari segi lingkungan, konversi lahan menyebabkan penurunan kualitas tanah dan pencemaran air, mempengaruhi ekosistem lokal dan kesehatan masyarakat. Hasil penelitian menekankan perlunya pendekatan holistik dalam mengelola alih fungsi lahan untuk menyeimbangkan manfaat ekonomi dengan keberlanjutan sosial dan lingkungan. Hasil ini diharapkan memberikan informasi berguna bagi pembuat kebijakan dan masyarakat dalam menghadapi perubahan yang terjadi.
Pelatihan Pemetaan dan Pengelolaan Potensi BUMDes dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kuripan Kabupaten Lombok Barat Ibrahim, Ibrahim; Herianto, Agus; Mahsup, Mahsup; Mas’ad, Mas’ad; Maemunah, Maemunah; Palahuddin, Palahuddin; Muhirdan, Muhirdan; Zulkifli, Muhammad; Swandi, Swandi; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Sutarna, Iwan Tanjung; Ali, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 2, No 1: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v2i1.154

Abstract

Pengelolaan potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kuripan dalam mendukung program masih rendah. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk mengetahui dan mendalami potensi local BUMDes dan PCM Kuripan Kabupaten Lombok Barat. Metode digunakan adalah Metode digunakan adalah sosialisasi. Kegiatan  pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: 1) Persiapan tim pengabdian 2) pelaksanaan kegiatan, 3) evaluasi, berupa feed back terhadap kegiatan. Hasil dan pemabahasan adalah Pelatihan ini telah memberikan kontribusi cukup baik dalam meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dan PCM Kuripan. Dimna mampu memahami dalam mengelola potensi ekonomi desa melalui BUMDes dan PCM secara lebih efektif. Keberhasilan pelatihan ini tercermin dari peningkatan pemahaman peserta yang diperoleh. landasan bagi keberlanjutan program penguatan BUMDes dan PCM Kuripan dalam mendorong sinergi antara akademisi, pemerintah, masyarakat dan Mitra BEI dalam mendukung pembangunan ekonomi desa lebih mandiri dan berkelanjutan.
Kajian Kesesuaian Lahan Untuk Budidaya Tanaman Obat Mencegah Penyebaran Covid-19 Dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (GIS) Junaidin, Junaidin; Mas’ad, Mas’ad
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2644

Abstract

Penelitian ini dapat memberikan jawaban bahwa potensi daerah setempat cukup potensial dan perlu dimanfaatkan secara bijaksana untuk kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi lahan budidaya tanaman obat sebagai upaya meningkatkan Imunitas Tubuh terhadap Covid-19 dan mendapatkan data base kesesuaian kawasan budidaya tanaman obat dengan penerapan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai kawasan tanaman obat di Kawasan Suku Sambore. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan MLA (Multidiciplinaire Landscape Assessment) yaitu suatu metode untuk menentukan “sumber daya apa yang paling penting bagi masyarakat. Instrumen penelitian yang kami hadirkan adalah alat yang digunakan dalam proses penelitian seperti GPS, benchmarking, termometer, kompas geologi. , stpowatch, sechi disk, salinometer, dan software analisis data GIS serta didukung dengan metode pengumpulan data yaitu metode observasi, dokumentasi dan eksperimen sehingga penelitian ini dapat terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil dan pembahasan Kesesuaian Lahan Budidaya Tanaman obat sebagai upaya meningkatkan Imunitas Tubuh terhadap Covid-19 dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG), berdasarkan hasil survey Masyarakat pedesaan khususnya masyarakat suku Sambori yang hidup dikawasan hutan menggantungkan hidupnya kepada lingkungan dan alam sekitarnya. Interkasi antara masyarakat suku Sambori dengan dengan lingkungannya memanfaatkan bentang alam, bentang daratan, lanscope melahirkan budaya serta pengetahuan yang secara tidak disengaja menjadi kesepakatan dalam bentuk perilaku masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Pembagian satuan lingkungan oleh masyakat Suku Sambori pada awalnya dibagi atas hasil kesepakatan para sesepuh desa yang sudah lama menetap di desa Sambori. 
EDUKASI LINGKUNGAN HIDUP PROGRAM SEKOLAH RAMAH LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN MENANAM DAN DAUR ULANG SAMPAH DI SD AISYIYAH 1 MATARAM Mas’ad, Mas’ad; Junaidin, Junaidin; Munandar, Anas; Rohayati, Nurin
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.35572

Abstract

ABSTRAK Permasalahan lingkungan, seperti rendahnya kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dasar, masih menjadi tantangan dalam pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa. Kondisi tersebut juga ditemukan di SD Aisyiyah 1 Mataram, sehingga diperlukan upaya sistematis melalui program sekolah ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan siswa melalui implementasi program sekolah ramah lingkungan di SD Aisyiyah 1 Mataram sebagai mitra kegiatan. Mitra kegiatan terdiri atas kepala sekolah, 12 guru, dan 70 siswa SD Aisyiyah 1 Mataram. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan 7 September 2025 melalui beberapa tahapan, yaitu koordinasi dan kesepakatan program dengan pihak sekolah, persiapan pelaksanaan, pengenalan materi lingkungan, gerakan menanam, program daur ulang sampah, pemeliharaan berkelanjutan, serta evaluasi kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan secara aktif siswa, guru, dan tim pengabdian dalam seluruh tahapan kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi reflektif, dan penilaian perubahan perilaku siswa terhadap kebersihan dan kepedulian lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa koordinasi dan persiapan yang baik mampu membangun dukungan penuh dari pihak sekolah. Tahap pengenalan materi meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan, sedangkan gerakan menanam dan program daur ulang mendorong siswa melakukan tindakan nyata, seperti menanam tanaman dan mengolah sampah menjadi produk bernilai guna. Tahap pemeliharaan memperlihatkan meningkatnya komitmen guru dan siswa dalam menjaga keberlanjutan program. Secara keseluruhan, evaluasi menunjukkan adanya peningkatan perilaku positif siswa terhadap kebersihan, kerapian, dan kelestarian lingkungan sekolah. Kegiatan ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih hijau, bersih, dan sehat, serta berkontribusi dalam pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa. Program ini dapat dijadikan model pengembangan sekolah ramah lingkungan di tingkat sekolah dasar.Kata kunci: Edukasi lingkungan; sekolah ramah lingkungan; gerakan menanam; daur ulang sampah; SD Aisyiyah 1 Mataram.ABSTRACTEnvironmental issues, such as low awareness of cleanliness and waste management in elementary schools, remain a challenge in shaping students' environmental awareness. This condition was also found at SD Aisyiyah 1 Mataram, requiring systematic efforts through an environmentally friendly school program. This community service activity aims to increase students' awareness and environmentally friendly behavior through the implementation of an environmentally friendly school program at SD Aisyiyah 1 Mataram as a partner in the activity. The partners in the activity consist of the principal, 12 teachers, and 70 students of SD Aisyiyah 1 Mataram. The activity was carried out on September 7, 2025, through several stages, namely coordination and agreement on the program with the school, preparation for implementation, introduction to environmental material, planting movement, waste recycling program, sustainable maintenance, and evaluation of activities. The method used was a participatory approach by actively involving students, teachers, and the community service team in all stages of the activity. The evaluation was conducted through observation, reflective discussion, and assessment of changes in student behavior towards school cleanliness and environmental awareness. The results of the activity showed that good coordination and preparation were able to build full support from the school. The material introduction stage increased students' understanding of the importance of protecting the environment, while the planting movement and recycling program encouraged students to take concrete actions, such as planting plants and processing waste into useful products. The maintenance stage showed an increase in the commitment of teachers and students to maintaining the sustainability of the program. Overall, the evaluation showed an increase in positive student behavior towards cleanliness, tidiness, and preservation of the school environment. This activity succeeded in creating a greener, cleaner, and healthier learning environment and contributed to the formation of an environmentally conscious character in students. This program can be used as a model for the development of environmentally friendly schools at the elementary school level.Keywords: Environmental education, eco-friendly schools, planting movement, waste recycling, SD Aisyiyah 1 Mataram