Claim Missing Document
Check
Articles

Found 98 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Pemanfaatan Mvc Pattern Untuk Pembuatan Software Aplikasi Administrasi Desa (studi Kasus Desa Sukapura) Suwaldi Mardana; Kemas Muslim Lhaksmana; Eko Darwiyanto
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelayanan Masyarakat merupakan kegiatan yang diperuntukkan untuk melayani masyarakat untuk mempermudah dan membantu masyarakat. Pada era reformasi saat ini masyarakat terbuka dalam memberikan kritikan pada pemerintah dalam pelayan publik dan juga pada saat ini pelayanan publik desa banyak mendapat sorotan dari masyarakat. Penelitian secara langsung di lapangan kelurahan Desa Sukapura, penggunaan sistem administrasi secara manual yang saat ini digunakan membuat waktu pelayanan relatif lama, ketergantungan terhadap kemampuan komputer tenaga administratif tertentu cukup besar, format surat tidak standar, pencatatan administratif yang kurang baik.Penerapan sistem informasi dan konsep E-Government menjadi pertimbangan utama bagi organisasi sektor publik (pemerintah desa) yang melakukan proses penyusunan perencanaan dan pemantuan dan evaluasi hasil pembangunan. Salah satu sistem informasi yang sudah ada yaitu aplikasi desa sundawenang yang akan diterapkan didesa sukapura berbasis web dengan menggunakan metode CBSE (Component-Based Software Engineering). CBSE adalah pendekatan untuk pengembangan perangkat lunak dan penggunaan kembali komponen-komponen perangkat lunak untuk menggantikan teknik pengembangan dari awal seperti yang dipakai selama ini. Reusable code pada web desa sundawenang ke desa sukapura memiliki framework yang berbeda yaitu dari framework laravel ke framework codeigniter. Hasil analisis yang didapatkan berupa nilai rata-rata persenan untuk penggunaan ulang code pada web desa sundawenang ke desa sukapura dengan model sebesar 0%, view 31.9%, controller 0%, database 100%. Sehingga penggunaan ulang code pada web desa sundawenang ke web desa sukapura tidak dapat digunakan ulang code secara penuh. Kata kunci : Compnent-Based Software Engineering, Sistem Informasi, E-Government, Codeigniter, Laravel Abstract Community Service is an activity intended to serve the community to facilitate and help the community. In the current reform era, the public was open to giving criticism to the government in public servants and also at this time village public services received much attention from the public. Research directly in the village district of Sukapura, the use of a manual administration system which is currently used as a relatively long service time, dependence on the ability of certain administrative personnel computers is large, nonstandard letter formats, poor administrative records. Application of information systems and concepts E-Government is a major consideration for public sector organizations (village governments) that carry out the process of preparing planning and monitoring and evaluating development outcomes. One of the existing information systems is the sundawenang village application which will be implemented in the web-based sukapura village using the CBSE (Component-Based Software Engineering) method. CBSE is an approach to software development and reuse of software components to replace development techniques from the start as used so far. Reusable code on the Sundanese village web to Sukapura village has a different framework, namely from the Laravel framework to CodeIgniter framework. The results of the analysis obtained in the form of an average value of percent for reuse of code on the Sundanese village web to Sukapura village with a model of 0%, view 31.9%, controller 0%, database 100%. So that the reuse of code on the Sundanese village web to the Sukapura village web code cannot be fully reused. Keywords: Compnent-Based Software Engineering, Information System, E-Government, Codeigniter, Laravel
Perancangan Enterprise Architecture Pemerintahan Kecamatan Menggunakan Zachman Framework (studi Kasus : Kecamatan Dayeuhkolot) Josua Romario Simanjuntak; Eko Darwiyanto; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini banyak pemerintah memerlukan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan publik. Penggunaan sistem informasi dan teknologi informasi yang berjalan di Pemerintahan Kecamatan Dayeuhkolot saat ini belum dapat dimaanfaatkan dengan maksimal mengingat manfaat sistem informasi dan teknologi yang begitu besar sehingga dapat meningkatkan pelayananan publik terdepan, mengembangkan informasi pelayanan publik dan dapat mencapai visi dan misi pemerintahan secara umum. Pada penelitian ini dibangun sebuah rancangan Enterprise Architecture sebagai acuan Pemerintahan Kecamatan Dayeuhkolot untuk membangun dan mengembangkan rancangan sistem informasi dengan menggunakan Zachman Framework, metode ini menggambarkan arsitektur organisasi dari berbagai sudut pandang dan aspek, sehingga didapatkan gambaran organisasi secara utuh. Evaluasinya dengan menggunakan EA ScoreCard untuk mengukur kualitas dan kelayakan. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah 51.43%. Kata Kunci : Zachman Framework, EA ScoreCard, Enterprise Architecture, Pemerintahan Kecamatan Dayehkolot Abstract At present many governments require Information and Information Technology Systems to improve performance and public services. The use of information and information technology systems that are running in the District Government of Dayeuhkolot currently cannot be maximally utilized considering the benefits of information and technology systems that are so large that they can advance leading public services, develop public service information and achieve general government vision and mission. In this study an Enterprise Architecture design was builted as a reference for Dayeuhkolot District Government to build and develop information system designs using the Zachman Framework, this method describes organizational architecture from various perspectives and aspects, so that the overall picture of the organization is obtained. Evaluate it by using the EA ScoreCard to measure quality and feasibility. The results obtained from this study were 51.43%. Keywords: Zachman Framework, EA Scorecard, Enterprise Architecture, Dayeuhkolot District Government
Perancangan Ulang User Interface Website Politeknik Kesehatan Makassar Menggunakan Metode User- Centered Design Abudzar Al Ghiffari; Eko Darwiyanto; Danang Junaedi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Politeknik Kesehatan Makasar merupakan Institut pendidikan tenaga profesional di bidang kesehatan. Sebagai instansi pendidikan negeri, Politeknik Kesehatan Makasar telah memiliki halaman website profile yang dapat diakses melalui http://www.poltekkes-mks.ac.id/. Pada halaman website profile tersebut pengguna dapat mendapatkan informasi mengenai Poltekkes Makassar. Saat ini Poltekkes Makassar ingin melakukan pembaharuan website agar informasi yang ditampilkan lebih efektif untuk penggunanya. Maka dari itu peneliti melakukan observasi, pengujian, dan analisis usability untuk mengetahui faktor permasalahan usability pada website Poltekkes Makassar. Faktor usability yang dianalisis pada penelitian ini adalah Usefulness, Satisfaction, Ease of Use menggunakan kuesioner USE karena ketiga faktor tersebut merupakan hal yang paling utama dan efektif saat pengguna melakukan evaluasi terhadap aplikasi website. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah User-Cntered Design (UCD) sebagai perancangan desain user interface Poltekkes Makassar karena dalam tahapan UCD akan melibatkan penggunanya dalam setiap tahap desain hingga evaluasi produk secara iterative. Hasil akhir dari penelitian ini adalah user interface aplikasi website Poltekkes Makassar. Berdasarkan hasil akhir yang didapatkan, penggunaan aturan desain HHS Guideline dan metode UCD terbukti dapat menyelesaikan permasalahan terhadap kebutuhan pengguna dan permasalahan faktor usability website Poltekkes Makassar. Hal ini dibuktikan berdasarkan nilai hasil pengujian faktor usability yang didapatkan rata-rata di atas 75% yang dapat diartikan usability dari website Poltekkes Makassar yang dirancang telah memenuhi faktor standard usability yang baik. Kata kunci : user centered design, user interface, USE questionnaire, usability, HHS guidelines Abstract Politeknik Kesehatan Makassar is an educational institution for professionals in the health sector. As a public education institution, Poltekkes Makassar has a website profile page which can be accessed through http://www.poltekkes-mks.ac.id/. On the website’s page, users can obtain information about the Poltekkes Makassar. Currently Poltekkes Makassar wants to update its website, so that information is more effective for its users. Therefore, the researcher observed, tested, and analyzed the uses to find out the factors of usability consideration at the Makassar Poltekkes website. The usability factors analyzed in this study are Usability, Satisfaction, Ease of use using the USE questionnaire because these factors are the most important and effective when the user evaluates the website application. The method used in this study is User-Centered Design (UCD) as the design of the user interface design of the Makassar Poltekkes because in planning UCD will involve its users in each iterative design. The final result of this study is the user interface of the Makassar Poltekkes website application. Based on the final results obtained, the use of the design rules of the HHS Guidelines and the UCD method proved to be able to solve the problem of user needs and the problem of the usability factor of the Poltekkes Makassar’s website. The evidence based on the value of the results of the usability test obtained at 75% above average which can be interpreted as usefulness from Poltekkes Makassar web site designed to meet good standard the usability. Keywords: user centered design, user interface, USE questionnaire, usability, HHS guidelines
Analisis Kinerja Struktur Data Trie Untuk Kamus Indonesia - Jawa Jesira Enjeliva Br. Girsang; Eko Darwiyanto; Yanuar Firdaus Arie Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat ini, kamus di pasaran sudah banyak bentuknya. Salah satunya adalah kamus elektronik. Kamus elektronik dibagi menjadi tiga jenis, yaitu software kamus, kamus website atau kamus online, dan kamus mobile. Seringkali orang memiliki laptop atau PC, tetapi belum tentu memiliki telepon seluler yang mumpuni. Atau mungkin saja orang memiliki telepon seluler, tetapi, tidak ingin memberatkan telepon seluler tersebut dengan aplikasi kamus berbasis android yang akan membuat performa telepon seluler tersebut menjadi menurun. Maka dari itu, diciptakanlah software kamus berbasis desktop yang dapat digunakan offline atau tanpa membutuhkan internet dalam penggunaannya. Ada dua struktur data yang biasanya digunakan dalam pembuatan software kamus berbasis desktop yang menggunakan python dalam pembuatannya, yaitu struktur data trie dan struktur data dafsa. Dengan membandingkan kinerja kedua struktur tersebut, didapatlah bahwa struktur data trie seringkali lambat dalam mencari arti kata dan memakan memory yang lebih banyak daripada dengan menggunakan struktur data dafsa. Kata kunci : Kamus Berbasis Desktop, Stuktur Data Trie, Struktur Data Dafsa, Python. Abstract At this time, the dictionary on the market has many forms. One of them is an electronic dictionaries. Electronic dictionaries are divided into three types, namely software dictionaries, website dictionaries or online dictionaries, and mobile dictionaries. People often have a laptop or PC, but they don't necessarily have a capable cell phone. Or maybe people have cell phones, but, they don't want to load their cellphones with an android-based dictionary application that will reduce the performance of these cellphones. Therefore, a desktopbased dictionary software was created that can be used offline or without the need for internet usage. There are two data structures that are usually used in making desktop-based dictionary software that uses python in its creation, namely the trie data structure and the dafsa data structure. By comparing the performance of these two structures, it is found that the trie data structure is often slow in finding the meaning of words and consuming more memory than using the dafsa data structure. Key words : Desktop-based Dictionary, Trie Data Structure, Dafsa Data Structure, Python.
Pencarian Ayat Al-quran Dengan Memperhatikan Kata Majemuk Menggunakan Term Frequency Dan Prinsip Pareto Untuk Membantu Hafalan (studi Kasus Juz ‘amma) Rizky Caesar Irjayana; Eko Darwiyanto; Moch Arif Bijaksana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Al-Quran dijadikan sebagai sumber hukum yang utama dan kitab suci bagi agama Islam, yang berisi tentang pedoman hidup maupun perintah dan larangan. Dengan membaca, memahami bahkan menghafalnya memberikan kegunaan yang sangat besar. Al-Quran terdiri dari 6236 ayat di mana menghafal keseluruhan ayat tersebut bukanlah tugas yang mudah, sehingga penelitian ini bertujuan untuk membantu memilih ayat-ayat mana saja yang memiliki bobot sekitar 80% hanya dengan menghafal ayatayat tertentu saja. Term Frequency digunakan dalam pemberian bobot pada tiap-tiap ayat dan juga menerapkan prinsip Pareto 80/20 dalam penentuan ayat-ayat yang penting untung dihafal. Hasil persentasi yang didapat dengan menggunakan metode tersebut untuk total 80% bobot ayat pada juz ‘amma yaitu 33%. Kata kunci : Term Frequency, Prinsip Pareto, Al-Quran, Juz ‘Amma, Hafalan. Abstract Al-Quran is used as the main source of law and the holy book for Islam, which contains instructions on life and orders and prohibitions. By reading, remembering, even memorizing it is very useful. The Quran consists of 6236 verses where memorizing all of these verses is about an easy task, so this study helps to choose which verses weigh around 80% just by memorizing special verses. The term frequency is used in assigning weight to each verse and also applying the Pareto principle of 80/20 in the application of important verses to be memorized. The percentage results obtained using the method for a total of 80% of the verses weight in juz ‘amma is 33%. Keywords: Term Frequency , Pareto Principle , Al-Quran , Juz ‘Amma, and Memorizing.
Evaluasi Kualitas Website Bandung Smart City Menggunakan Iso/iec 25010 Quality-in-use Model Hanna Afiah; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Jatmiko
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPemerintah Kota Bandung mendapatkan penghargaan Smart City Readiness dari PT. Telkom Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kota yang telah mengimplementasikan Smart CityNusantara. Salah satu cara untuk mendukung berjalannya konsep Smart City, maka dibangun websiteBandung Smart City. Website Bandung Smart City merupakan website yang berfungsi untuk memberiinformasi dari berbagai bidang, sarana sosialisasi program dan kegiatan serta sebagai bentuk transparansiPemerintah Kota Bandung. Berdasarkan observasi website Bandung Smart City dengan melakukanwawancara bersama Kepala Divisi Perencanaan DISKOMINFO, diketahui belum adanya feedback dari useruntuk mengetahui seberapa baik kualitas penggunaan pada website Bandung Smart City. Untuk mengetahuiseberapa baik kualitas penggunaan tersebut maka digunakanlah ISO, lebih tepatnya karakteristik ISO/IEC25010 Quality in Use Model. ISO/IEC 25010 Quality in Use Model adalah suatu metode standar internasionalyang digunakan untuk mengevaluasi kualitas penggunaan dengan memperhatikan perspektif user, meliputiefektifitas, efisiensi, tingkat kepuasan website dalam memenuhi kebutuhan pengguna. Hasil dari penelitianini berupa prototype, dimana prototype dapat menghasilkan peningkatan skor efektifitas, efisiensi dan tingktkepuasan dari website Bandung Smart City dengan rata-rata sebesar 77.17% dibandingkan sebelum evaluasiyang memiliki skor efekifitas, efisiensi dan tingkat kepuasan dengan rata-rata sebesar 61.22%. Kata Kunci: DISKOMINFO, Bandung Smart City, website, ISO/IEC 25010 Quality-in-Use, evaluasi.Abstract Bandung City Government won the Smart City Readiness award from PT. Telkom Indonesia. This award is givento the City Government which has implemented the Smart City Nusantara. One way to support the Smart Cityconcept is develop Bandung Smart City website. Bandung Smart City website is a website that contains informationfrom various fields, socialization programs and activities as well as the form of approval of the City Governmentof Bandun. Based on the Bandung Smart City website observation by conducting interviews with the Head of theDISKOMINFO Planning Division, it is known there’s still no feedback from the user to find out how good thequality of use on the Bandung Smart City website. To find out how good the quality in use then ISO is used, moreprecisely ISO/IEC 25010 Quality-in-Use Model ISO / IEC 25010 Quality-in-Use model is an internationalstandard method that used to evaluate the quality of usage by paying attention to the user’s perspective, includeeffectiveness, efficiency and website satisfaction level in meeting user needs. This study evaluates the BandungSmart City website using the ISO / IEC 25010 Quality-in-Use model to evaluate the effectiveness, efficiency anduser satisfaction of the website. The results of this study are in the form of a prototype, where the prototype canincrease the result in the effectiveness, efficiency and satisfaction level of the Bandung Smart City website withan average of 77.17% compared to before the evaluation which has a score of effectiveness, efficiency andsatisfaction level with an average of 61.22% . Keywords: DISKOMINFO, Bandung Smart City, website, ISO/IEC 25010 Quality-in-Use, evaluation.
Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 5 Pada Domain Dss Dan Mea (studi Kasus : Bappeda Kabupaten Tulungagung) Erricson Hardiansyah; Eko Darwiyanto; Ibnu Asror
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTata kelola Teknologi Informasi adalah hal yang harus dikuatkan untuk pelaksanaan e-government demitercapainya good governance. Dalam pelaksanaan e-government, Bappeda Kabupaten Tulungagung tidakoptimal dalam menerapkan tata kelola TI, mengingat bahwa TI dapat membantu tercapainya tujuanbisnis dari setiap perusahaan/instansi dengan efektif dan efisien. Untuk membantu Bappedamenyelaraskan TI dengan tujuan bisnisnya, tata kelola TI harus diperhatikan. COBIT 5 merupakankerangka kerja yang memiliki mekanisme COBIT 5 Goals Cascade untuk membantu menyelaraskan TIdengan tujuan bisnis perusahaan/instansi, dan juga menyediakan assessment model (penilaian) padacurrent capability level (kemampuan saat ini) sehingga dapat dilakukan evaluasi agar TI yang ada padaBappeda selaras dengan tujuan bisnisnya, dimana target capability level Bappeda adalah level 2(Managed Process). Penelitian ini juga dibantu dengan pairwise comparison matrix dari metodologi AHPuntuk penentuan prioritas domain process Assessment dilakukan pada domain yang terseleksi yaituDSS03 dengan hasil capability level 1, DSS04 dengan hasil capability level 1, MEA01 dengan hasilcapability level 1, dan MEA02 dengan capability level 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa DSS03,DSS04, dan MEA01 belum dapat mencapai capability level yang di harapkan sehingga harus menerapkanrekomendasi yang telah diberikan oleh penelitian ini untuk mencapai capability level 2.Kata kunci : COBIT 5, AHP, e-governmentAbstractInformation Technology governance is something that must be strengthened for the implementation of egovernmentin order to achieve good governance. In the implementation of e-government, BappedaKabupaten Tulungagung is not optimum in implementing IT governance, considering that IT can help thebusiness goals of every company / agency be effectively and efficiently achieved. To help Bappeda align ITwith its business objectives, IT governance must be considered. COBIT 5 is a framework that has aCOBIT 5 Goals Cascade mechanism to help align IT with the business goals of the company / agency, andalso provide an assessment model (assessment) at the current capability level (current capability) so thatevaluation can be done so that IT is in Bappeda in line with its business objectives, where Bappeda'starget capability level is level 2 (Managed Process). This study was also assisted by a pairwise comparisonmatrix of the AHP methodology to determine the priority of the Process Assessment domain carried out inthe selected domains, DSS03 with capability level result is 1, DSS04 with capability level result is 1,MEA01 with capability level result is 1, and MEA02 with capability level result is 2 So it can be concludedthat DSS03, DSS04, and MEA01 have not reached the expected capability level so they must implementthe recommendations given by this study to achieve capability level 2.Keywords: COBIT 5, AHP, e-government 
Perancangan Media Pembelajaran Unsur Periodik Kimia Golongan Ia Dan Vii A Dengan Teknologi Augmented Reality Menggunakan Metode Goal-directed Design Aldi Ilham Abubakar; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Sumawi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu peran penting dalam proses belajar mengajar adalah adanya suatu media pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran materi - materi pelajaran yang bersifat abstrak dapat divisualisasikan menjadilebih nyata. Sebagian besar Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadikan buku yang hanya menampilkan teksdan gambar sebagai media pembelajaran utama. Materi mengenai Sistem Periodik Unsur (SPU) adalah salahsatu materi yang memerlukan visualisasi langsung dalam proses pembelajarannya. Dengan pemanfaatanteknologi AR (Augmented Reality) dapat memberikan dampak yang baik kepada siswa untuk lebih memahamisistem periodik unsur, baik dalam pengenalan molekul atom sampai penggabungan antara molekul atom,karena dengan AR siswa dapat melihat secara langsung suatu objek 2D maupun 3D yang sangat cocok denganpola belajar kognitif siswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode goal-directed design denganmengidentifikasi tujuan dan perilaku pengguna, dan menerjemahkannya ke dalam model user interface mediapembelajaran sistem unsur periodik. Model user interface yang dihasilkan melalui implementasi goal-directeddesign, dilakukan usability testing dengan parameter QUIM (Quality in Use Measurement) , dengan hasil nilaipersentase sebesar 89% yang berarti model user interface yang dibuat memenuhi usability yang baik dan dapatdijadikan sebagai media pembelajaran sistem periodik unsur untuk siswa SMA kelas X. Kata kunci : Media Pembelajaran, Sistem Periodik Unsur, user interface, augmented reality, goal-directeddesign, QUIM. Abstract One important role in the learning process is the existence of a learning media. With the learning media the abstract learning materials can be visualized to be more real. Most of the high schools (SMA) make books that onlydisplay text and images as the main learning media. The material about the Elementary Periodic System (SPU) isone material that requires direct visualization in the learning process. By utilizing AR (Augmented Reality)technology it can have a good impact on students to better understand the periodic system of elements, both in theintroduction of atomic molecules until the merger between atomic molecules, because with AR students can seedirectly a 2D or 3D object that is very suitable for students' cognitive learning patterns. In this study using the goaldirecteddesignmethod by identifying user goals and behavior, and translating them into a model of the userinterface periodic system learning media. The user interface model that is generated through the implementationof goal-directed design, uses testing with QUIM parameters (Quality in Use of Measurements), with a percentagevalue of 89%, which means the user interface model meets usability and can be used as a system of learning mediaperiodic not for high school students of class X. Keywords: Learning Media, Elemental Periodic System, user interface, augmented reality, goal-directed design,QUIM.
Analisis Sentimen Menggunakan Naive Bayes Classifier Dengan Chi-square Feature Selection Terhadap Penyedia Layanan Telekomunikasi Ainun Nisa; Eko Darwiyanto; Ibnu Asror
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendapat masyarakat terhadap penyedia layanan telekomunikasi merupakan sesuatu yang dapatdigunakan sebagai bahan pertimbangan untuk membuat keputusan, baik bagi pengguna maupun pihakperusahaan. Analisis sentimen merupakan bidang studi yang meneliti tentang opini terhadap suatu objek,dimana opini tersebut dapat diklasifikasikan berdasarkan polaritas yang terkandung di dalamnya.Penelitian ini melakukan klasifikasi menggunakan metode naive bayes terhadap opini masyarakat tentangpenyedia layanan telekomunikasi. Dimensionalitas data yang tinggi pada klasifikasi menggunakan naivebayes dapat dikurangi dengan seleksi fitur chi square. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata performansitertinggi didapatkan oleh klasifikasi menggunakan metode naive bayes dengan seleksi fitur chi squaredengan tingkat signifikansi 0,01 yaitu akurasi 85,5%, presisi 83%, recall 86% dan f1-score 84%. Seleksifitur chi square tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap klasifikasi menggunakan naivebayes.Kata kunci : analisis sentimen, naive bayes classifier, chi squareAbstractPublic opinion on telecommunications service providers is something that can be used as a considerationfor making decisions, both for users and the company. Sentiment analysis is a field of study that examinesopinions on an object, where opinions can be classified based on the polarity contained in them. Thisresearch classifies use Naive Bayes method on public opinion about telecommunications service providers.High data dimensions in classification using Naive Bayes can be reduced by the chi square feature selection.The results showed that the highest average performance obtained by classification using naive bayes withchi square feature selection with significance level of 0,01, get 85.5% accuracy, 83% precision, 86% recalland 84% f1-score. Chi square feature selection did not give a significant difference to the classification usingnaive bayes.Keywords: sentiment analysis, naive bayes classifier, chi square
Cetak Biru Rencana Induk Pengembangan Tik Untuk Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat Menggunakan Metode Enterprise Architecture Planning Yosua Nababan; Eko Darwiyanto; Untari Novia Wisesty
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPada saat ini setiap elemen pemerintahan memerlukan suatu system informasi TIK untuk mendukungproses bisnis dan kinerja mereka. Saat ini penggunaan system informasi di Dinas Pariwisata danKebudayaan Kabupaten Bandung Barat belum maksimal, mengingat bahwa di Kabupaten Bandung Baratmerupakan salah satu wilayah yang terdapat banyak tempat wisata di Jawa Barat. Pada penelitian ini akandibuat suatu cetak biru rancangan Arsistektur Sistem Informasi untuk sebagai pedoman Dinas Pariwisatadan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat dalam membangun dan mengembangkan system informasi.Cetak biru rancangan arsistektur informasi ini dibuat dengan metode Enterprise Architecture Planning,metode ini mendefinisikan arsitektur secara keseluruhan system. Hasil dari cetak biru rancangan ini diujidengan Enterprise Architecture Scorecard (EA Scorecard) untuk mengukur kualitas dari cetak birurancangan yang diusulkan. Nilai EA Scorecard yang didapatkan yaitu 52,14%Kata kunci:system informasi, dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten bandung barat, cetak biru,enterprise architecture planning, EA Scorecard.AbstractAt present every element of government requires an ICT information system to support their businessprocesses and performance. Currently the use of information systems in the Department of Tourism andCulture of West Bandung Regency has not been maximized, given that in West Bandung Regency is onearea that has many tourist attractions in West Java. In this study a blueprint for the Information SystemsArchitect design will be made to guide the Department of Tourism and Culture of West Bandung Regencyin developing and developing information systems. The blueprint of the information architecture designwas created using the Enterprise Architecture Planning method, this method defines the overallarchitecture of the system. The results of this design blueprint were tested with the Enterprise ArchitectureScorecard (EA Scorecard) to measure the quality of the proposed design blueprint.Keywords: information system, Department of Tourism and Culture of West Bandung Regency, blueprint,Enterprise Architecture Planning, EA Scorecard
Co-Authors Abid Fauzanu Abudzar Al Ghiffari ADE BAYU SEPTIAN Ade Guntur Fitriddullah Adi Nuratmojo Aditya Arif Budiutama Adiwijaya Afif Mifta Khurakhman Agung Wibawa Agustian Rahman Ahmad Faishal Afif Ahmad Yulia Rizqy Fahmi Ainun Nisa Aldi Ilham Abubakar Alfian Akbar Gozali Alfredo Primadita Amarilis Putri Fiani Angelina Prima Kurniawati Anggi Yuniar Putri Anna Meutia Arby Fahrizi Subiyanto Arfive Gandhi Arie Ardiyanti Suryani Arie, Yanuar Firdaus Aristyo Hadikusuma Arli Mutiara Gusriyanti Arsyad Achmadi Asalova, Dewangga Gian aulia khemas Heikhmakhtiar Aulia Yusuf Bambang Pudjoatmodjo Basyuni, Muhammad Firdaus Bayu Munajat Bayu Nugroho Indriyanto BAYU SEPTIAN, ADE Berthalinda Sina Aryani Bhagas Raga Momintan Bijaksana , Moch.Arif Bintang Putra Binawan Bulan Ayu Sari Muntai Cahya Sukma Riyandi Christian Hardjono Christian Wahyu Pambayun Dana Sulitstyo Kusumo Danang Junaedi Dandles Banjarnahor Dawam Dwi Jatmiko Dawam Dwi Jatmiko Jatmiko Dawam Dwi Jatmiko Sumawi Dawam Dwi Jatmiko Suwawi Desepta Isna Ulumi Devye Nugraheni Dewi, Karina Hasya Utami Dhafin Putra Aldi Dika Maranti Diken Pradana Putra Dinda Gazella Dini Handayani Doni Apriyadi Dwi Kurnia Putri Dwi Lestari Dyvanno Pramana Caesario Dzaky Ikram Effendy , Veronikha Eko Cahyo Pramulanto Emil Robert Kaburuan Emil Robert Kaburuan Emil. R Kaburuan Endro Ariyanto Erda Perdana Erricson Hardiansyah Fakih , Ahmad Firdaus, Muhammad Abdurrahman Firdaus, Yanuar Arie Gana Permana Ariyanzah Gede Agung Ary Wicaksono Gede Agung Ary Wisudiawan Gede Wisudiawan Gia Septiana Ginanti Nistantya Guntur Ardi Suryonugroho Gusnaen, Rizky Akbar Hadli Fadli Santoso Hafiz Izzamufid Ash Siddiqi Hanna Afiah Harini Masturah Hendra Lesmana Putra Hendrianto Suryo Ardi Nugroho Hetti Hidayati Hutomo Putra, Daffa Arya I Nyoman Hendra Laksmana Ibnu Asror Idzhari Syaeful Ma'mun - Indra Lukmana Sardi Ionisius , Gilbert Irfa Kamilah Itsna Alfin Nur Ivan Ekatama Ivan Naufal Islami Al-Faridzqi Jati Hiliamsyah Husen Jesira Enjeliva Br. Girsang Jonathan Togatorop Josua Romario Simanjuntak Katami, Mochamad Arie Rafli Kemas Muslim Lhaksmana Kemas Rahmat Khairunnisa Saragih Komara Chandra Adipraja Lisda Awalia Aprilianti Lisda Awalia Aprilianti Luthfan, Afrian Luthfi Izhariman M. Dhio Rizky Putra Made Wipraja Madhani, Dzaki Mahendra Dwifebri Purbolaksono Mahmud Imrona Martiana Rochmani Maulana Irfan Firdian Maulidatul Aulia Zahib Melviana Anggraini Moc. Arif Bijaksana Moch Arif Bijaksana Moch. Bijaksana Moch. Irfandi Susanto Mochamad Agung Permana Mochamad Alif Fany Taftazani Mochamad Arie Rafli Katami Monterico Adrian Muhamad Jibril Muhammad Afriyano Muhammad Althoof Nabalah Muhammad Fadli Muhammad Ikhsan Muhammad Rifkhan Khaeruddin Muhammad Taufik Muhammad Thomy Farhan Mul’Adi Mul’Adi Muthia Bianda Natassya Amalia Anza Nisa Vikasari Syahida Nisrina Nurhuda Novalisma Nur Khakimah Noviadrianti Noviadrianti Novian Anggis Suwastika Nurhuda, Nisrina Nurtantyana, Rio NURUL AZIZAH Nyoman Purbawangsa R. Wahjoe Witjaksono Rachmadini P Utami Ricky Darius Putra Ridho Hadad Ridoy Eka Dharma Sirait Rio Nurtantyana Rita Rismala Rizky Caesar Irjayana Rizky Sampoerna RIZKY, ACHMAD Rosa Reska Riskiana Ryan Fahreza Maliki Safa Salsabila Damara Sarja Asra Winata Satria Mandala Seto Adi Prakasa Shervita Amalia Putri Shinta Puspitasari Shinta Yulia Puspitasari Siva Syarafina Sri Widowati Sri Widowati Stefan Syarief Suwaldi Mardana Tanri Hedresta Teguh Anshari Nugraha Tetya Arum Dhahyani Teuku Muhammad Ikhsan Untari Novia Wisesty Veronikha Effendy Winda Kristihansari Yanuar Arie Firdaus Yanuar F Arie Wibowo Yanuar Firdaus Yanuar Firdaus Arie Yanuar Firdaus Arie Wibowo Yosua Nababan Yudi Priyadi Yudistira Yoga Aji Yuriza Mufidah Zulfikar Al Azhari Zulfikar Alfaruqi