Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Dinamika Komentar Negatif di Instagram: Studi Analisis Isi pada Kasus Cyberbullying terhadap Akun Instagram @abidzar73 Jamil, Syakira Nasywa; Susanto, Tri; Budhiharti, Tri Widya
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i4.9488

Abstract

Popular social media platforms such as Instagram, X (formerly Twitter), Facebook, and TikTok serve as digital public spheres where people share opinions and engage in interactions that can generate both positive and negative social dynamics. One of the negative phenomena frequently found on social media is cyberbullying, a form of digital harassment conducted through comments, posts, or messages targeting an individual or group. This study focuses on the occurrence of cyberbullying on the Instagram account @abidzar73 during the period of January 14 - February 3, 2025, when Abidzar Al Ghifari was promoting the film A Business Proposal. The purpose of this research is to identify and describe the forms of cyberbullying comments posted by netizens in the comment section of the account. This study employs a descriptive qualitative method using content analysis as the primary approach. Data were collected through virtual observation of the relevant posts and analyzed systematically through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the comments analyzed can be classified into four main categories based on Willard’s (2005) framework: flaming, harassment, denigration, and exclusion. Flaming is reflected in emotionally charged insults, harassment appears through repetitive derogatory comments, denigration is evident in the spread of false information and defamation, and exclusion takes the form of calls to boycott or socially ostracize the actor. Among these, exclusion emerged as the most dominant form. These results indicate that cyberbullying on social media is not merely a spontaneous emotional outburst but also represents a collective attempt to socially and professionally marginalize the victim..
Tayangan Anime One Piece pada Platform Digital dan Perilaku Gaya Hidup Anggota Komunitas Anime Lovers Karawang (ALKA) Falah, Aqil Zain; Lubis, Fardiah Oktariani; Budhiharti, Tri Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah dan bagaimana terpaan tersebut mempengaruhi gaya hidup mereka dengan pengukuran intensitas, isi pesan, dan daya tarik dari tayangan anime one piece pada platform digital. Melalui perspektif teori Uses & Effect, penelitian ini berusaha memahami mekanisme bagaimana konten media memengaruhi audiens, dan bagaimana perilaku yang dihasilkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif dan uji normalitas, analisis regresi sederhana, uji parsial (t), dan uji koefisien determinasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari intensitas, isi pesan, dan daya tarik terhadap perilaku gaya hidup anggota komunitas Anime Lovers Karawang (ALKA).
Gaya Berpakaian sebagai Manifestasi Ekspresi Diri Wibu Pratama, Achmad Ilhan; Abidin, Zainal; Budhiharti, Tri Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Begitu tingginya animo masyarakat membuat kita sering mendengar istilah wibu di sekitar kita, karena Wibu adalah istilah yang digunakan untuk menyebut para penggemar anime atau manga, terutama dikalangan remaja di Indonesia. Kata “wibu” sendiri berasal dari Bahasa Jepang “weeboo” yang awalnya memiliki konotasi negatif sebagai penggemar anime dan manga yang obsesi terhadap budaya popular Jepang. Budaya wibu, yang merujuk pada penggemar anime dan manga, merupakan subkultur yang berkembang pesat di Indonesia, termasuk di Karawang. Komunitas Anime Lovers Karawang menjadi salah satu contoh nyata di mana individu berkumpul untuk berbagi minat yang sama. Dalam komunitas ini, gaya berpakaian sering kali terinspirasi oleh karakter-karakter dalam anime, menjadikan pakaian sebagai sarana untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konstruksi identitas diri wibu dalam berpakaian, dan bagaimana ekspresi wibu anggota Anime Lovers Karawang dalam berpakaian. Dengan menggunakan teori self disclosure dan metode kualitatif, penelitian ini melibatkan lima informan utama dan satu informan pendukung.
Fenomena Sosial terhadap Perubahan Bentuk Interaksi Sosial menggunakan Teknologi Video Game pada Suatu Komunitas Video Game Fikri, AkhdanTurindra; Nayiroh, Luluatu; Budhiharti, Tri Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pola komunikasi verbal dan nonverbal dalam komunitas virtual DOPE, sebuah komunitas pemain game GTA V Roleplay, dengan menggunakan pendekatan etnografi virtual. Melalui metode kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara dan observasi terhadap lima anggota komunitas yang aktif berinteraksi melalui aplikasi Discord. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Discord berfungsi sebagai media utama yang mendukung komunikasi dinamis dan inklusif, baik dalam bentuk verbal seperti percakapan langsung maupun nonverbal seperti penggunaan emoji dan simbol visual. Komunikasi dalam komunitas ini tidak hanya mendukung aktivitas bermain game dan streaming tetapi juga membangun kedekatan emosional dan kohesi sosial antaranggota. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya media digital dalam menciptakan interaksi sosial yang bermakna serta membangun solidaritas komunitas di era teknologi.
STRATEGI MARKETING STARBUCKS REST AREA KM 57 DALAM MEMPEROLEH REGULAR CUSTOMER MELALUI BARISTA 8 HIJAU Mamesah, Laura Olivia; Nayiroh, Luluatu; Budhiharti, Tri Widya
HERITAGE Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v12i1.4956

Abstract

Kepentingan peran pelanggan tetap dan dampaknya pada keuntungan perusahaan tidak dapat disangkal, dan terlihat lebih sulit untuk membangun hubungan dengan pelanggan dibanding kelihaannya. Untuk hal tersebut para pemasar dan pedagang melakukan berbagai macam cara untuk membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kasus pada strategi pemasaran Starbucks Rest Area KM 57 dengan menciptakan peran baru yaitu Café Area Deployment atau “Barista 8 hijau” untuk mendapatkan pelanggan tetap pada situasi toko yang ramai, dan mencapai visi mereka yaitu “Starbucks Experience”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus, yang bertujuan untuk memahami penerapan tugas Barista 8 hijau yang mengandung elemen dasar dari teori Intergrated Marketing Communication (IMC) oleh Don Schultz pengusung teori IMC. Bermula dari kekhawatiran tim manajemen Starbucks Rest Area KM 57 tentang kurangnya fokus para baristanya dalam memberikan pengalaman yang terbaik kepada para pelanggan, sampai akhirnya tercipta peran baru yaitu Café Area Deployment atau Barista 8 hijau yang setiap harinya diterapkan oleh para barista Starbucks Rest Area KM 57.Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa strategi pemasaran Starbucks Rest Area KM 57 berhasil, terbukti dari pernyataan para pelanggan tetap Starbucks Rest Area KM 57. Setiap pelanggan tetap mereka menyampaikan alasannya masing – masing untuk datang kembali dan kebanyakan karena pengalaman yang diberikan oleh para Barista 8 hijau Starbucks Rest Area KM 57. Kata-kata Kunci: Pelanggan Tetap, Intergrated Marketing Communication (IMC), Barista, Ramai, Starbucks Experience
Interaksi Parasosial di Media Sosial X dan Perilaku Loyalitas bagi NCTzen Indonesia Lukman, Vina Rosalina; Abidin, Zainal; Budhiharti, Tri Widya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh interaksi parasosial di media sosial X terhadap perilaku loyalitas bagi NCTzen Indonesia. Khususnya, bagi NCTzen Indonesia di media sosial X yang juga memiliki aplikasi Bubble Lysn. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teori yang digunakan adalah Uses and Effect dengan populasi followers akun X @nctzenbase. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan uji normalitas, analisis regresi linier sederhana, uji hipotesis t, dan koefisien determinasi memberikan hasil bahwa Task Attraction, Identification Attraction, dan Romantic Attraction dalam interaksi parasosial di media sosial X berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku loyalitas NCTzen Indonesia.
PENINGKATAN LOYALITAS PELANGGAN PADA KOMUNITAS BIGFAMILY JAKARTA RAYA MELALUI STRATEGI KOMUNIKASIPEMASARAN BIGADVENTURE Sauala, Aurel Sheryn Azzahra; Mayasari; Budhiharti, Tri Widya
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 7 No 2 (2025): Edisi 13
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v7i2.5914

Abstract

This research discusses increasing customer loyalty in the Bigfamily Jakarta Raya community through Bigadventure's marketing communication strategy. Amidst intense market competition, companies need to build customer loyalty through genuine relationships within the brand community. The researchers collected data from four key informants through in-depth interviews, observation, and documentation, using a descriptive qualitative approach. The research findings indicate that Bigadventure has effectively implemented message consistency, both in terms of clear and uniform product information and authentic, relationship-oriented brand messaging, thereby building customer trust. Bigadventure's interactivity is also very high, evident in proactive two-way communication, personal involvement of leadership in various activities, and member participation in creating shared value, which strengthens emotional bonds. Bigadventure places the community at the core of its strategy by recognizing the important role of the community as active brand ambassadors who introduce the brand and provide comprehensive support. Additionally, strong organizational alignment is evident from effective internal coordination, responsive teams, and community service that is integrated across all Bigadventure teams. Bigadventure has successfully built strong customer loyalty within the BIFAJARA community. This was achieved through an integrated marketing communication strategy, with a focus on building genuine and mutually beneficial relationships between the brand and the community. To maintain optimal interaction with the community as the brand's growth, Bigadventure is advised to consider hiring a Community Manager.   Keywords: Marketing Communication, Customer Loyalty, Brand Community, Integrated Marketing Communication, Bigadventure
PERAN AKUN INSTAGRAM @GROWATPARAGON DALAM MEMBENTUK MINAT MELAMAR KERJA PADA PENGIKUT Noviyanti, Defina; Nayiroh, Luluatu; Budhiharti, Tri Widya
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.6486

Abstract

Salah satu perusahaan yang memanfaatkan era digital saat ini adalah Paragon, yang menggunakan Instagram untuk membagikan informasi atau pesan melalui kanal akun @growatparagon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana peran media sosial akun Instagram @growatparagon memengaruhi keinginan pengikut dalam melamar pekerjaan. Penelitian ini memanfaatkan survei digital dengan Google Form sebagai alat utama pengumpulan data, dengan olah data selanjutnya menggunakan metode kuantitatif. Pengujian hubungan antar variabel dianalisis dengan menggunakan metode statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan data  dari uji regresi linear sederhana dengan Nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa peran media sosial akun Instagram @growatparagon membentuk minat melamar kerja pengikut. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini akan memberikan wawasan kepada para perusahaan tentang cara berkomunikasi secara efektif dengan calon karyawan guna menarik mereka, serta wawasan kepada calon karyawan tentang bagaimana peran media sosial Instagram dapat membantu mereka mempelajari lebih lanjut tentang perusahaan.