Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Menguatkan Upaya Promotif-Preventif Tuberkulosis melalui Edukasi dan Skrining Terpadu Florence Pribadi; Desak Nyoman Surya Suameitria Dewi; Antonius Edwin Sutikno; Erik Jaya Gunawan; Natalia Yuwono; Lidya Handayani
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/leecom.v8i1.5921

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang menyebabkan angka kematian tinggi. Tuberkulosis banyak ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia dengan lebih dari 800.000 kasus. Kabupaten Sumenep merupakan kabupaten dengan kasus tuberkulosis yang tinggi dan wilayah dengan keterbatasan jumlah tenaga kesehatan. Rendahnya pengetahuan mengenai penyebab, pencegahan, dan penularan, serta stigma negatif masyarakat terhadap tuberkulosis menjadi faktor peningkatan kasus. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam rangka pencegahan dan penemuan kasus baru sebagai salah satu upaya dalam pengendalian tuberkulosis di Sumenep. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan Puskesmas Pamolokan dan Pandian dalam proses identifikasi masalah, perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Pengabdian masyarakat ini terdiri atas beberapa kegiatan, antara lain edukasi, skrining tuberkulosis dengan pemeriksaan rontgen toraks, pemeriksaan kesehatan dasar, dan konsultasi kesehatan. Terdapat 96% masyarakat dari keseluruhan yang hadir mengikuti kegiatan edukasi telah mengetahui dan memahami materi tuberkulosis dengan baik. Ditemukan satu orang dengan hasil pemeriksaan rontgen toraks abnormal yang diindikasikan positif tuberkulosis. Masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan, konsultasi, dan pengobatan gratis yang telah disediakan.
PROGRAM PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI ANAK DAN REMAJA LAKI-LAKI DI KECAMATAN SAMBIKEREP SURABAYA Erik Jaya Gunawan; Salmon Charles P.T. Siahaan; Etha Rambung; Stefani Nurhadi; David Ferdinandus; Fransisca Suyanto Pangemanan; Aura Dhiya Ulhaq; Stephanie Laurensia Budi; Wilhelmus Alvin Kaka; Samantha Debora Ang; Vincent Aurelius
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki demografi penduduk usia 10-19 tahun mencapai 16,47% dari total populasi. Berdasarakan data nasional, angka kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah dan remaja masih tinggi. Selain itu, pandemi COVID-19 menyebabkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan juga terganggu. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan akses layanan kesehatan terkait kesehatan reproduksi pada anak dan remaja laki-laki di kecamatan Sambikerep Surabaya. Metode yang kami gunakan untuk meningkatkan pengetahuan adalah memberikan penyuluhan materi, pemberian brosur, dan tanya jawab terkait masalah kesehatan reproduksi anak laki-laki. Sedangkan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan reproduksi, kami mengadakan khitan gratis (oleh tim dokter yang kompeten) dan evaluasi luka operasi. Kegiatan diikuti oleh 75 orang (25 anak dan kedua orang tuanya) dan dilaksanakan di Universitas Ciputra Surabaya. Antusiasme peserta dan orang tua saat pemaparan materi dan sesi tanya jawab sangat baik. Orang tua semakin memahami pentingnya Pendidikan kesehatan reproduksi untuk anak. Kegiatan khitan gratis berjalan dengan lancer. Tidak didapatkan komplikasi selama Tindakan khitan ataupun saat evaluasi luka operasi (4 hari setelahnya). Kegiatan ini selain bermanfaat dalam memudahkan akses pelayanan kesehatan serta meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi anak dan remaja. Peningkatan pengetahuan akan kesehatan reproduksi juga menjadi bekal dalam menghindari kekerasan seksual dan membangun sumber daya manusia yang sehat secara fisik dan mental yang merupakan modal utama bagi pembangunan bangsa dan negara di masa yang akan datang. Kata Kunci: kesehatan reproduksi, anak, remaja, laki-laki, khitan