Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Karakteristik Ibu Hamil Dengan Preeklampsia di Puskesmas Bukit Wolio Indah Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Suhardin, Nur Isra Awaliyah; Fujiko, Masita; Syahruddin, Febie Irsandy; Mokhtar, Shulhana; Efendy, Rizki Amalia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7827

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan umur, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan paritas, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan pendidikan, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan pekerjaan, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan status gizi, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan riwayat paparan asap rokok, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan riwayat penyakit sistemik, untuk mengetahui  distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan riwayat hipertensi dikehamilan sebelumnya. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok umur tidak berisiko. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok peritas multigravida. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tingkat pendidikan tinggi Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tidak bekerja. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok status gizi baik. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tidak terpapar asap rokok. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tidak memiliki riwayat penyakit sistemik. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tidak memiliki riwayat hipertensi pada kehamilan sebelumnya.
Gambaran Foto Thorax Pada Pasien Anak dengan Diagnosis Tuberkulosis Pada Tahun 2022 – 2023 Fahira, Alivia Dian; Syahruddin, Febie Irsandy; Kusumawardhani, Sri Irmandha; Rahmawati, Rahmawati; Anggita, Dwi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8905

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan disebut sebagai Bakteri Tahan Asam (BTA). Data dari WHO (2020) dalam Global Tuberkulosis Report, tahun 2019 menunjukan bahwa prevalensi TB anak mencakup 12% atau sekitar 1.200.000 kasus. Di Indonesia, data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenkes RI menunjukan bahwa prevalensi pasien TB anak mencakup 11,98% atau sebanyak 63.111 kasus. Untuk menunjukkan adanya bakteri tuberculosis dibutuhkan pemeriksaan rontgen thorax. Rontgen Thorax merupakan tes yang paling umum digunakan untuk menemukan masalah didalam Dada. Pemeriksaan paru tanpa pemeriksaan Rontgen saat ini dapat dianggap tidak lengkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil gambaran foto thorax pada pasien anak dengan diagnosis tuberkulosis pada tahun 2022 - 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah SPSS dengan metode univariat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan dari kelompok jenis kelamin perempuan (58,1%), usia 13-18 tahun (64,5%), berat badan di atas 41 kg (45,15%), keluhan batuk disertai lendir (25,8%), dan bercak infiltrate (45,2%). Pada pasien tuberkulosis anak berdasarkan jenis kelamin 58,1% perempuan, usia remaja 13-18 tahun sebanyak 64,5%, berat badan di atas 41 kg sebanyak 45,15%, keluhan utama yaitu batuk berdarah sebanyak 29,0% dan untuk karakteristik kelainan foto thorax didapatkan terbanyak berupa gambaran bercak infiltrate pada anak dengan diagnosis tuberculosis.
Analisis Gambaran Jenis Leukosit Pasien Kanker Serviks Dengan Kemoterapi Paclitaxel Carboplatin DI RS Ibnu Sina Makassar Casmito, Annisa Eidhelia; Hamsah, M.; Syahruddin, Febie Irsandy; Mappaware, Nasrudin Andi; Syahril, Erlin
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 1 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita. Kemoterapi Paclitaxel Carboplatin dapat menyebabkan perubahan hematologis, khususnya pada profil leukosit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan jenis leukosit sebelum dan sesudah kemoterapi Paclitaxel Carboplatin pada pasien kanker serviks di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Penelitian ini merupakan studi analitik deskriptif retrospektif menggunakan data sekunder dari rekam medis 34 pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi Paclitaxel kemoterapi. Data dianalisis menggunakan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon dan uji t berpasangan berdasarkan distribusi data. Analisis statistik menunjukkan adanya perubahan yang bermakna pada kadar monosit dan eosinofil setelah kemoterapi, sedangkan kadar neutrofil, limfosit, dan basofil tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara sebelum dan sesudah kemoterapi. Kemoterapi Paclitaxel Carboplatin menyebabkan perubahan selektif pada jenis leukosit pada pasien kanker serviks, dengan perubahan signifikan terutama pada monosit dan eosinofil, sementara komponen leukosit lainnya tetap relatif stabil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rejimen Paclitaxel Carboplatin memiliki efek hematologis yang relatif ringan dan ditoleransi dengan baik.