Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS USAHA PENGOLAHAN IKAN ASIN (Studi Kasus Pada Agroindustri Dua Putri Rancage di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran) Kusmawanti, Laela Ulawildani; Setia, Budi; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12076

Abstract

Ikan asin merupakan bahan pangan yang terbuat dari ikan yang diawetkan dengan menambahkan banyak garam. Bahan baku ikan asin adalah ikan segar yang dipilih dari Tempat Pelelangan Ikan Desa Batukaras tentunya ikan yang memiliki kualitas baik yaitu ikan teri, ikan jambal roti, ikan gabus laut, ikan selar dan ikan emprit, proses ikan asin dari mulai pembersihan sisik, pencucucian, penggaraman , penjemuran belangsung selama 3- 4 hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) pengadaan bahan baku di Agroindustri Ikan Asin Dua Putri Rancage di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang. 2) Besarnya pendapatan dan kelayakan usaha Agroindustri Ikan Asin Dua Putri Rancage di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling yaitu pada Agroindustri Ikan Asin Dua Putri Rancage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pengadaan bahan baku yaitu ikan segar, pengrajin membeli bahan baku dari tempat peletangan ikan (TPI) Desa Batukaras Bahan baku yang digunakan adalah sebagai berikut dari mulai harga ikan teri Rp. 15.000 per kg, ikan jambal roti Rp. 25.000 per kg, ikan gabut laut Rp. 15.000 per kg, ikan selar Rp. 5.000 per kg dan ikan emprit Rp. 5.000 per kg dalam satu kali proses produksi satu minggu 2 kali produksi, pengelolaan ikan asin dua rancage membutuhkan bahan baku ikan sebanyak 111 kg.2) Pendapatan yang diperoleh pengrajin ikan asin dua putri rancage dalam satu kali proses produksi yaitu sebesar Rp. 1.814.222 dengan nilai R/C sebesar 1,68 (layak yang diusahakan).
KARAKTERISTIK PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS Fahmi, Mochammad; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pelaku usaha agribisnis jagung di kecamatan tambaksari. Penelitian ini menggunakan mixed method. Untuk mendapatkan data primer, terutama terkait dengan karakteristik dan perilaku. Data primer dikumpulkan dari 59 orang responden dengan menggunakan kuisioner. Data yang terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian mengungkap sebagian besar pelaku agribisnis jagung berusia produktif, berpengalaman rata-rata 12 tahun berusahatani, tingkat pendidikan sebagian besar SD (Sekolah Dasar) terutama pada subsistem usahatani, status penguasaan lahan mayoritas milik pribadi dan minoritas sewa, dan rata-ratatanggungan keluarga 2 orang, karakteristik individu pelaku agribisnisdi Kecamatan Tambaksari antar subsistem sangat baik.
PENDAPATAN USAHA PEMBIBITAN IKAN NILA DAN EKSISTENSI DALAM KELOMPOK BUDIDAYA IKAN (Studi Kasus Pada Kelompok Budidaya Ikan Caringin Jaya Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis) Suryadi, Dandi; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12683

Abstract

DANDI SURYADI. 2023. Pendapatan Usaha Pembibitan Ikan Nila dan Eksistensi dalam Kelompok Budidaya Ikan (Studi Kasus pada Kelompok Budidaya Ikan Caringin Jaya di Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis). Dibawah Bimbingan IWAN SETIAWAN dan IVAN SAYID NURAHMAN.Ikan nila terkategori jenis ikan air tawar yang populer dan memiliki prospek di Indonesia karena pertumbuhannya yang cepat dan rasanya yang lezat. Namun, budidaya ikan nila membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang baik. Oleh karena itu, eksistensi petani dalam kelompok menjadi penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan usaha pembibitan ikan nila dan tingkat eksistensi anggota dalam kelompok budidaya ikan. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan studi kasus pada Kelompok Budidaya Ikan Caringin Jaya Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Sampel diambil secara sensus terhadap anggota kelompok sebanyak 10 orang. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, baik analisis usaha pembibitan maupun eksistensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata usaha pembibitan ikan nila pada kelompok Caringin Jaya sebesar Rp.1.559.805,- dalam satu kali proses produksi. Eksistensi anggota dalam kelompok budidaya ikan Caringin Jaya termasuk kategori tinggi.
RESPON PETANI TERHADAP PENYULUHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA BAGI USAHATANI PADI DI DESA BABAKAN KECAMATAN PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN Nurhasanah, Nina Siti; Sudrajat, Sudra Jat; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.9721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon petani terhadap penyuluhan pertanian dan dampaknya bagi usahatani padi di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif yang kemudian ditarik kesimpulan secara deskriptif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 4 orang terdiri dari PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), ketua gapoktan, dan dua orang anggota gapoktan. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk uji keabsahan data yang diperoleh menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon petani terhadap kegiatan penyuluhan di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran positif namun dampaknya masih rendah. Artinya petani merespon dengan mencoba menerapkan teknologi yang disampaikan pada saat penyuluhan meskipun masih terdapat beberapa kendala dan kekurangan. Hal ini terjadi karena masih rendahnya intensitas penyuluhan sehingga petani belum mampu untuk mengantisipasi risiko dalam usahatani padi secara maksimal terutama dalam pengendalian hama pada penyakit padi. Kata kunci : Respon petani, Penyuluhan pertanian, Usahatani. 
Pemberdayaan Petani Berbasis Pengembangan Pisang Unggulan di Kabupaten Ciamis Nurahman, Ivan Sayid; Aziz, Sepul; Sudradjat, Sudradjat
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14324

Abstract

Potensi lahan di pedesaan yang sangat besar untuk dimanfaatkan masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan dapat meningkatkan perekonomian. Pisang menjadi salah satu komoditas unggulan untuk dikembangkan di pedesaan yang relatif mudah untuk dibudidayakan dan memiliki nilai yang cukup tinggi. Namun, hal tersebut belum diimbangi dengan model pengelolaan pisang yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan penyuluhan intensifikasi budidaya tanaman pisang, pendampingan pembuatan demplot pembibitan pisang, dan pemodelan ekspo (festival) pisang unggulan diharapkan mampu meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pisang. Selain itu, menjaga ketersediaan bibit pisang sekaligus merangsang dan memotivasi masyarakat untuk mau mengusahakan tanaman pisang secara intensif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu metode instruksional yang diikuti dengan praktek, ekspo dan pembuatan demplot. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pengetahuan petani meningkat terkait cara budidaya tanaman pisang sesuai rekomendasi teknis. Hal itu teraktualisasikan dalam pengelolaan demplot pembibitan pisang disertai pendampingan intensif oleh tim pengabdian. Festival pisang terselenggara berkat kerja sama berbagai pihak terkait, hal ini terbukti mampu menarik perhatian dan partisipasi masyarakat untuk ikut mengembangkan pisang unggulan.
KARAKTERISTIK PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS Suparman, Lintang Amellya; Setiawan, Iwan -; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14233

Abstract

Agribisnis jagung melibatkan banyak pelaku, sehingga efektif dan efisiennya ditentukan oleh karakteristiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelaku agribisnis jagung, baik terkait pribadi maupun usahanya. Jenis penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Data primer yang dikumpulkan dari partisipan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi pribadi, 45 orang (95,74%) pelaku agribisnis jagung berada pada usia produktif (15-64 tahun). Sebanyak 25 orang pelaku (58,49%) menyelesaikan pendidikan formal di tingkat sekolah menengah. Sebanyak 41 orang pelaku (87,14%) memiliki tanggungan keluarga 1-4 orang. Pengalaman usahanya bervariasi antara 5-44 tahun. Khusus untuk petani, sebagian besar memiliki lahan kurang dari 0,5 hektar. Pelaku agribisnis jagung memiliki motivasi tinggi dalam bekerja, sedangkan tingkat kekosmopolitanannya sedang. Berdasarkan karakteristik usahanya, mayoritas pelaku agribisnis jagung (45 orang) memiliki skala mikro, sehingga hanya dikelola oleh keluarga. Bentuk usaha sebagian besar berbentuk perorangan (45 orang). Mayoritas pelaku menggunakan modal pribadi dalam menjalankan usaha. Ada beberapa bentuk berbagai bentuk kolaborasi usaha, termasuk bergabung dalam kelompok tani, bekerjasama dengan produsen penyedia input dan agroindustri pemasok bahan baku. Terkait dengan teknologi, rata-rata dapa mengakses nya, baik secara pribadi maupun kelompok.Kata Kunci: Jagung, Karakteristik Pribadi, Karakteriktik Usaha.
KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN KOI DI DESA KONDANGJAJAR KECAMATAN CIJULANG KABUPATEN PANGANDARAN Rudiansyah, Acep Ryan; Nurahman, Ivan Sayid; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.15647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha, serta menghitung rasio R/C pada usaha budidaya ikan koi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari hingga Juni 2024 di Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara purposive. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya ikan koi di Desa Kondangjajar Kecamatan Cijulang dilakukan dengan cukup baik, dengan persentase keberhasilan panen sebesar 80% dalam setiap siklus produksi. Total biaya, yang merupakan gabungan dari biaya tetap dan variabel, mencapai Rp 5.478.822. Dari satu siklus produksi, penerimaan yang dihasilkan adalah Rp 45.000.000, dan pendapatan bersih mencapai Rp 39.521.178. Rasio R/C untuk budidaya ikan koi dalam satu siklus produksi adalah 7,2, yang berarti setiap Rp 1 yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 7,2, dan pendapatan bersih sebesar Rp 6,2. Dengan demikian, budidaya ikan koi di Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran layak untuk dijalankan.Kata Kunci: Kelayakan Usaha, Budidaya, Ikan Koi
KARAKTERISTIK PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN JATINAGARA KABUPATEN CIAMIS Nugraha, Sandila; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.15336

Abstract

Sebagai komoditas pangan penting nomor dua di Indonesia, jagung mengalami lompatan permintaan yang signifikan, baik dari penduduk, industri pangan maupun industri pakan. Semua itu turut ditentukan oleh karakteristik pelaku agribisnis.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pribadi dan karakteristik usaha pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis. Untuk itu digunakan metode survey 44 orang pelaku agribisnis. Data primer yang berhasil dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pelaku terkategori berusia produktif (93,18 persen), berpengalaman berusaha tani jangung 6-10 tahun, berpendidikan menengah pertama (47,72 persen), rata-rata luas lahan/unit usaha di bawah 0,5 hektar, memiliki motivasi sangat tinggi (61,36 persen) dan juga sangat kosmopolit (61,36 persen). Para pelaku agribisnis jagung terkategori sekala usaha mikro (97,73 persen), status usahanya milik pribadi dan sumber modal juga sendiri (95,46 persen). Kolaborasi antara petani dengan penyedia sarana produksi, distributor dan penyuluh terjalin sangat baik. Para pelaku akses terhadap teknologi komunikasi dan alat mesin pertanian. Namun, di musim kemarau, sebagian besar petani jagung  beralih ke tanaman singkong, karena serangan hama monyet.
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM USAHATANI PADI DI DESA NATANEGARA KECAMATAN PANAWANGAN KABUPATEN CIAMIS Juliantika, Trie Utari; -, Sudrajat -; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14164

Abstract

Kelompok tani memiliki peran yang dikelompokkan menjadi tiga, yaitu sebagai wahana belajar, wahana kerja sama dan unit produksi. Desa Natanegara memiliki tiga kelompok tani aktif, yaitu Kelompok Tani Mekar Saluyu V, Wargi Saluyu 3 dan Neglasari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan peran kelompok tani dalam pertanian padi di Desa Natanegara, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis. Sebuah pendekatan deskriptif kualitatif digunakan. Metode sampel acak sederhana, juga dikenal sebagai metode (Simple random sampling) digunakan untuk mengumpulkan 32 sampel petani dari 117 petani. Metode ini didasarkan pada perhitungan dengan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kelompok Tani Dalam Usahatani Padi di Desa Natanegara Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis termasuk kategori tinggi. Tingginya peran tersebut dapat terlihat dari peran kelompok sebagai kelas belajar (90,62 persen), wahana kerjasama (87,5 persen) dan unit produksi (90,62 persen) bagi para petani. Kelompok tani membantu petani belajar lebih banyak, mengambil sikap positif terhadap usaha mereka, bekerja sama untuk menyelesaikan masalah, dan menyediakan sumber daya produksi seperti bibit, pupuk, dan pestisida yang murah bagi petani.
ANALISIS USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA DANASARI KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Nur Aziz, Mochammad Feisyal; Insan Noor, Trisna; Sayid Nurahman, Ivan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16102

Abstract

Kabupaten Ciamis menjadi sentra peternakan ayam di Jawa Barat. Permintaan jagung untuk pakan ternak ayam di Kabupaten Ciamis terus meningkat seiring berkembangnya perternakan ayam. Kecamatan Cisaga merupakan salah satu sentra produksi jagung di Kabupaten Ciamis. Salah satu daerah di Kecamatan Cisaga yang berpotensi untuk pengembangan produksi jagung adalah Desa Danasari. Berdasarkan data lima tahun terakhir dari BPP Kecamatan Cisaga, produksi jagung di Desa Danasari cenderung mengalami penurunan. Hal ini disebabkan beberapa faktor seperti berkurangnya jumlah petani yang berusahatani jagung, harga yang diterima petani menurun dibandingkan sebelumnya, hama tanaman, dan sebagainya. Desa Danasari menjadi salah satu daerah yang menjadi andalan pemerintah daerah di Kecamatan Cisaga untuk pemenuhan jagung di Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usahatani jagung hibrida di Desa Danasari, terutama terkait biaya, penerimaan, pendapatan petani, dan kelayakan usahatani jagung hibrida. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder serta teknik penarikan responden ditentukan secara sensus pada 29 orang petani. Data yang terkumpul diolah dan kemudian ditabulasi lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) besar rata-rata biaya usahatani jagung hibrida sebesar Rp6.583.563,34/hektar/musim tanam dan rata-rata penerimaan sebesar Rp12.281.591,26/hektar/musim tanam. Hasil produksi rata-rata sebesar 2.792,51 kg/hektar/musim tanam dengan rata-rata harga Rp4.250, sehingga diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp5.698.027,93/hektar/musim tanam. (2) R/C usahatani jagung sebesar 1,87, berarti setiap Rp1,00 yang dikeluarkan maka petani jagung mendapatkan penerimaan Rp1,87, sehingga diperoleh pendapatan Rp0,87. Dengan begitu, usahatani jagung hibrida terkategori layak untuk diusahakan.
Co-Authors -, Sudrajat - Adang Juanda Agus Yuniawan Isyanto Agus Yuniawan Isyanto Andrean Djanuandra Andrianto, Ridwan Andrie, Benidzar M Ane Novianty Anisa - Puspitasari Anisa Puspitasari, Anisa Apriantika, Rika Aziz, Sepul Bahana Aditya Adnan Benidzar M Andrie Benidzar M. Andrie Bintang Gentzora Cahyani, Reza Regitha Dini Rochdiani Dona Setia Umbara Eka Mialestari Wahyuningsih Eka Purna Yudha Fahmi, Mochammad Faishal Soffan Marsus Fazrulliansyah, Fikri - Ferdi Ferdiansyah Hakim, Hilman Rahman Hanafi Rizky Aryanto Ihsan Nurilmi Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jaja Sukmana Juliantika, Trie Utari Karica, Karica Kosyadah, Dita Nurul Kurniawati, Tiktiek - Kusmawanti, Laela Ulawildani Latif, Totoh Abdul Lica Janwariska Lies Sulistyowati Maulana, Krisna Meddy Rachmadi Mochamad Arief Rizki Mauladi Mohamad Arief Setiawan Muhamad Nurdin Yusuf Muhamad Nurul Ihsan Muliawati, Yulia Nasir Dea, Rehan - NENI SUMARNI, NENI Nizar Fauzi Ramdani Novianti, Sinta Dewi Nugraha, Sandila Nur Aziz, Mochammad Feisyal Nur Ilham, Muhammad Iqbal Nurbillah, Redha Faridah Nurdiansyah, Yulianto Nurhasanah, Nina Siti Nurjaman, Maman Nurjanah, Enok Putri Pratiwi Dewi Santoso Rahmat, Luthfi Rahmawan, Ade Irwan Ramadani, Andika - Ramdani, Yogi Reyansyah Yusuf Rostapaundra Riadi Mulya Febriana Rian Kurnia Rizki Ramdani Rofy, Aceng Rudiansyah, Acep Ryan Rustijan, Rustijan Saepul Aziz Sahadi Sahadi Saidah, Isma Samuel Lantip Wicaksono Santoso, Putri Pratiwi Dewi Septianus Muhamad Taufik Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Setiawan, Iwan - Sondara, Yoni Sudradjat - - Sudradjat Sudradjat Sudrajat sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat, Sudra Jat Suparman, Lintang Amellya Suryadi, Dandi Tasyarawati, Dinda Viadevita Tias - Mentari Tiktiek - Kurniawati Tiktiek Kurniawati Tiktiek Kurniawati Trisna Insan Noor Tuti Karyani Wardani, Restu Julia Yulia, Eva