Sayid Nurahman, Ivan
Unknown Affiliation

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

KELAYAKAN AGROINDUSTRI DAN NILAI TAMBAH KERIPIK BAWANG IRIS (Studi Kasus pada Agroindustri NJ Nugraha Jaya di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis) Tasyarawati, Dinda Viadevita; Sudrajat, Sudrajat; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12060

Abstract

 Industri pertanian merupakan sistem pengolahan secara terpadu antara sektor pertanian dengan sektor industri agar mendapatkan nilai tambah dari hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik bawang iris. 2) Besarnya R/C agroindustri keripik bawang iris. 3) Besarnya nilai tambah pada agroindustri keripik bawang iris. Penelitian yang dilaksanakan di agroindustri NJ Nugraha Jaya di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis ini didesain secara kualitatif. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan : 1) biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi keripik bawang iris dalam satu kali proses produksi yaitu Rp. 4.106.238,39                         dengan penerimaan Rp. 6.250.000 dan pendapatan Rp. 2. 143.716,61  2) R/C sebesar 1, 52  yang artinya usaha agroindustri keripik bawang iris layak untuk dijalankan. 3) bersarnya nilai tambah pada agroindustri keripik bawang iris adalah  Rp. 1 3.204  per kilogram bahan baku  .      
SIKAP PETANI DALAM MENERIMA MATERI DAN MEDIA PENYULUHAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP USAHATANI MANGGIS DI DESA CIMANGGU KECAMATAN PUSPAHIANG KABUPATEN TASIKMALAYA Rofy, Aceng; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11539

Abstract

Media dan materi penyuluhan pertanian semakin banyak, beragam dan mudah diakses hari ini, lalu bagaimana sikap petani dalam menerima kenyataan tersebut serta dampaknya terhadap usahatani manggis di Desa Cimanggu Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap petani dalam menerima materi dan media penyuluhan serta dampaknya bagi usahatani manggis. Penelitian ini dilakukan selama bulan Februari 2023. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dengan metode studi kasus dan teknik wawancara mendalam kepada 9 orang informan, terdiri dari 1 orang PPL, 4 orang ketua kelompok tani dan 4 orang petani manggis. Data yang terkumpul kemudian diseleksi, direduksi, disajikan dan dianalisis secara dialektik. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap petani dalam menerima materi dan media penyuluhan sudah cukup baik dilihat dari peran penting penyuluh dan tokoh petani dalam penyampaian informasi serta materi yang disampaikan dianggap penting dan dapat meningkatkan pengetahuan, minat dan keterampilan petani. Kemudian media penyuluhan yang digunakan dapat memberikan pengalaman belajar, memperjelas dan mempermudah dalam memahami materi, serta materi dan media yang disampaikan tidak bertentangan dengan budaya setempat dan tidak beresiko bagi usahatani. Kemudian dampak penyampaian  materi dan media penyuluhan sudah dirasakan petani seperti meningkatnya pengetahuan serta kapasitas petani dalam teknis budidaya manggis, meningkatnya tingkat adopsi teknologi dan kelengkapan administrasi usahatani manggis serta adanya peningkatan usahatani terutama dalam hal kualitas hasil setelah penyuluh menyampaikan materi dan  media penyuluhan serta pendampingan yang dilakukan meskipun belum maksimal.Kata kunci : sikap petani, materi penyuluhan, media penyuluhan, usahatani.
PENGARUH PARTISIPASI WANITA TANI TERHADAP PENINGKATAN PEREKONOMIAN KELUARGA (Studi Kasus Pada Kelompok Wanita Tani GEMPITA di Desa Pusparaja Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya) Rustijan, Rustijan; Sudrajat, Sudrajat; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12016

Abstract

ABSTRAKPartisipasi Wanita tani dalam pelaksanaan pembangunan merupakan keterlibatan secara langsung dalam bentuk materi, sumbangan pemikiran dan tindakan masyakat terhadap pembangunan yang nantinya akan diaplikasikan dalam pelaksanaan maupun implementasi pembangunan yang mengarah kepada peningkatan ekonomi. Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui tingkat partisipasi wanita tani, tingkat peningkatan ekonomi keluarga, dan menganalisis pengaruh tingkat partisipasi terhadap peningkatan ekonomi keluarga Kelompok Wanita Tani Gempita di Desa Pusparaja Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan mengambil sampel secara sensus pada anggota Kelompok Wanita Tani Gempita sebanyak 20 orang. Data primer dan data sekunder dikumpulkan untuk dianalisis menggunakan analisis statistic desriptif dan analisis regresi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi wanita tani termasuk kategori tinggi sementara tingkat peningkatan ekonomi keluarga termasuk kategori sangat tinggi. Terdapat pengaruh tingkat partisipasi terhadap peningkatan perekonomian keluarga dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,526 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh tingkat partisipasi perempuan terhadap perekonomian keluarga adalah sekitar 52,6%, sedangkan sisanya diterangkan oleh faktor lain di luar model yang diturunkan. Kata Kunci: Partisipasi, Wanita Tani, Perekonomian Keluarga
HUBUNGAN KOMPETENSI PETANI PADI DENGAN TINGKAT PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI JAJAR LEGOWO DI DESA KARYAMUKTI KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR Yulia, Eva; Yuniawan Isyanto, Agus; Sayid Nurahman, Ivan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.10885

Abstract

Petani sebagai ujung tombak pembangunan pertanian berperan sangat penting dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian, mengingat bahwa petani sebagai pelaku utama pertanian. Inovasi teknologi pertanian tidak akan ada manfaatnya, jika petani tidak menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kompetensi petani padi, tingkat penerapan inovasi teknologi jajar legowo dan menganalisis hubungan tingkat kompetensi dengan tingkat penerapan inovasi teknologi di Desa Karyamukti. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman terhadap 44 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 200 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi petani padi di Desa Karyamukti berada pada kategori tinggi (63,64%). Tingkat penerapan inovasi teknologi berada pada kategori tinggi (54,55%). Terdapat hubungan yang nyata antara tingkat kompetensi petani padi dengan penerapan inovasi teknologi jajar legowo di Desa Karyamukti. Artinya, semakin tinggi tingkat kompetensi petani padi maka semakin tinggi pula tingkat penerapan inovasi teknologi jajar legowo yang dikembangkan petani untuk peningkatan produktivitas padi sawah di Kelompok tani di Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman.
PERAN TENGKULAK DALAM PEMASARAN PISANG (Studi Kasus Pada Petani Pisang di Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya) Sondara, Yoni; Sudrajat, Sudrajat; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12062

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) Saluran pemasaran pisang di Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah. 2) Peran tengkulak terhadap pemasaran pisang di Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Sampel diambil menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Terdapat tiga saluran pemasaran pisang di Desa Tobongjaya yaitu: Saluran Pemasaran I petani langsung menjual hasil panen pisang kepada konsumen, terutama agroindustri yang membutuhkan pisang sebagai bahan baku pengolahan. Saluran Pemasaran II Tengkulak menjual langsung ke konsumen akhir, memberi kontrol penuh atas harga jual pisang. Saluran pemasaran III melibatkan peran tengkulak sebagai perantara antara petani dan pedagang pengecer. Tengkulak membantu memfasilitasi proses penjualan dan distribusi produk dengan lebih efisien. 2) Tengkulak di Desa Tobongjaya memiliki empat peran utama yaitu pengumpul, pembeli, penghubung, dan pemasar. Peran tengkulak ini dianggap positif karena mereka tidak berfungsi sebagai kreditor atau pemilik modal. Penilaian positif terhadap peran tengkulak mendapat skor 520 dengan krieria "baik". Penilaian ini menunjukkan bahwa petani merasa puas dengan interaksi dan transaksi yang dilakukan tengkulak. Peran tengkulak di Desa Tobongjaya memberikan manfaat positif bagi petani, terutama dalam hal kemudahan proses pemasaran dan distribusi produk pertanian, Kata Kunci : Peran Tengkulak, Saluran Pemasaran, Petani, Pisang.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI GULA SEMUT Maulana, Krisna; Rochdiani, Dini; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.7482

Abstract

Produk gula semut sebagai produk unggulan daerah Kabupaten Pangandaran memiliki potensi pasar luas sampai ke luar negeri, terlebih dengan kondisi pertumbuhan permintaan dunia terhadap produk gula semut sebesar 10%-15% setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal untuk mendapatkan alternatif strategi dalam pengembangan agroindustri gula semut SSF (Sweet Sugar Family) di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode studi kasus. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan sekunder. Teknik penarikan responden dilakukan secara purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT dan Matriks SWOT. 1.Hasil analisis dan identifikasi lingkungan secara internal, didapatkan kekuatan agroindustri ketersediaan bahan baku dan produk tahan lama. Kelemahannya adalah ketersediaan alat dalam proses produksi. 2. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan eksternal adapun peluang pada agroindustri yaitu mempunyai pelanggan tetap dan pangsa pasar meluas. Ancamannya adalah produk yang sejenis dan kenaikan harga produksi. 3. Alternatif strategi dalam pengembangan agroindustri gula semut adalah pengembangan pasar, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, meningkatkan promosi, menjaga kualitas produksi.  
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN PERAN PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Sumarni, Neni; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12554

Abstract

Pengembangan jagung hibrida di desa dan kecamatan sentra produksi di Kabupaten Ciamis tidak hanya sebatas peningkatan produksi dan produktifitas melalui perbaikan teknik budidaya dan penggunaan input produksi. Sebagai komoditas yang multifungsi dan multiguna, jagung hibrida seharusnya dikembangkan dari hulu sampai hilir berdasarkan kerangka sistem agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung, peran pelaku agribisnis jagung dalam sistem agribisnis dan hubungan antara karakteristik pelaku agribisnis jagung dengan peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Kecamatan Cisaga terhadap 44 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 180 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga berada pada kategori tinggi (56,82%). Tingkat peran pelaku agribisnis  berada pada kategori tinggi (65,91%). Terdapat hubungan yang nyata antara tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung dengan peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga. Artinya, semakin tinggi tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung maka semakin tinggi pula tingkat peran pelaku agribisnis jagung yang dikembangkan petani untuk peningkatan produktivitas, pendapatan dan nilai tambah di Kelompok tani di Kecamatan Cisaga. Kata Kunci : karakteristik, peran, agribisnis, jagung
KARAKTERISTIK DAN PERAN PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG HIBRIDA DI KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Nurdiansyah, Yulianto; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12862

Abstract

Jagung merupakan komoditas pangan strategis yang ketersediaannya sangat berimplikasi pada kebutuhan pangan dan pakan, namun kuantitas, kualitas dan kontinuitasnya sangat dipengaruhi oleh karakteristik dan peran pelaku agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan tingkat peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode survei kepada 42 orang pelaku agribisnis jagung yang dipilih secara sengaja. Data primer yang diperoleh melalui wawancara terstruktur dan observasi kemudian ditabulasi dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Sebagian besar (69,05%) umur pelaku agribisnis terkategori produktif, dengan rata-rata pengalaman usaha 7,1 tahun. Sebagian besar (61,91%) pelaku agribisnis hanya berpendidikan SD, mayoritas (83,33%) status kepemilikan usahanya sewa dan separuhnya memiliki dua tanggungan keluarga. Sebagian besar (76,22) pelaku agribisnis telah berperan sesuai posisinya dan berdasarkan hasil analisis memiliki nilai indeks indikator dengan skor 67,14 yang menegaskan bahwa peran pelaku agribisnis jagung mulai dari subsistem hulu, usahatani, hilir, dan penunjang tergolong tinggi. Artinya, perannya sangat berpengaruh sistem agribisnis jagung hibrida di Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis.
ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN KELAYAKAN USAHATANI TERUBUK DI DESA SIDAMULIH KECAMATAN PAMARICAN KABUPATEN CIAMIS Rahmawan, Ade Irwan; Setia, Budi; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11902

Abstract

Tanaman terubuk atau bunga tebu berpotensi untuk dikembangkan mengingat kegunaannya sebagai pangan yang mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin C. Penelitian bertujuan untuk mengetahui struktur biaya usahatani terubuk di Desa Sidamulih Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis, besarnya pendapatan usahatani terubuk di Desa Sidamulih Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis, dan kelayakan usahatani terubuk di Desa Sidamulih Kecamatan pamarican Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Sampel diambil menggunakan metode sampling jenuh atau sensus terhadap petani terubuk sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen biaya terbesar dalam usahatani terubuk adalah biaya variabel sebesar 78,24%, kemudian diikuti biaya tetap sebesar 21,76%. Besarnya rata-rata pendapatan petani terubuk Rp. 3.577.470,53/tahun. Usahatani terubuk layak untuk diusahakan dan dikembangkan dengan nilai R/C sebesar 1,75.
STRUKTUR DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI DESA KARANGPARI KECAMATAN RANCAH KABUPATEN CIAMIS Latif, Totoh Abdul; Noor, Trisna Insan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.11517

Abstract

Kebutuhan jagung di Kabupaten Ciamis untuk pemenuhan produksi pakan ternak masih belum terpenuhi oleh produksi domestik, padahal Ciamis merupakan sentra produksi peternakan di Jawa Barat akan selalu membutuhkan jagung sebagai bahan baku pakan ternak. Penelitian dilakukan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani jagung di Desa Karangpari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis, struktur pendapatan petani jagung di Desa Karangpari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis, dan distribusi pendapatan petani jagung di Desa Karangpari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah petani responden sebanyak 32 orang diambil menggunakan perhitungan rumus slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 15  persen dari total populasi petani jagung sebanyak 115 orang. Penelitian ini mencakup data primer dan sekunder, kemudian dianalisis secara deskriptif. Ditemukan dari hasil penelitian bahwa pendapatan rata-rata petani jagung sebesar Rp. 25.563.956,- `per tahun, berasal dari penerimaan total Rp. 43.284.375,- dan total biaya  rata-rata sebesar Rp. 17.720.419. Struktur pendapatan petani jagung bersumber dari sektor pertanian yang memberikan kontribusi 60,88% . Yaitu berasal dari usahatani jagung sebesar 41,34%, usahatani padi sebesar 7,31% dan peternakan sebesar 12,22%. Dan sektor non pertanian dengan kontribusi sebesar 39,12%. Distribusi pendapatan petani jagung di Desa Karangpari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis mempunyai rendahnya ketimpangan, dengan nilai Indek Gini Ratio sebesar 0,08.