Claim Missing Document
Check
Articles

STRUKTUR DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI BUAH MANGGIS Nizar Fauzi Ramdani; Trisna Insan Noor; Ivan Sayid Nurahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8432

Abstract

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) struktur pendapatan, (2) distribusi pendapatan, dan (3) tingkat kesejahteraan rumah tangga petani buah manggis di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini adalah survei dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel responden menggunakan simple random sampling yaitu sebanyak 27 responden petani manggis. Hasil penelitian menunjukan : (1) Pendapatan petani dari usaha buah manggis terbesar (95,85%), pendapatan non-manggis (2,58%), pendapatan off farm (0,37%) dan pendapatan non farm (1,18%). Rata-rata pendapatan keluarga adalah Rp. 1.656.590 per bulan. (2) Distribusi pendapatan menunjukkan ketimpang rendah dengan indeks gini sebesar 0,06 artinya angka gini ratio tersebut menunjukkan bahwa tidak terjadi ketimpangan pendapat. (3) Berdasarkan kriteria 11 indikator kesejahteraan dari BPS dalam Susenas 2011 menunjukkan 100% rumah tangga petani buah manggis di Desa Bantarkalong termasuk dalam golongan kesejahteraan tinggi.
DINAMIKA KELOMPOK DAN PARTISIPASI PETANI DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) DI DESA DANASARI KECAMATAN CISAGA Lica Janwariska; Iwan Setiawan; Ivan Sayid Nurahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8810

Abstract

Program PUAP yang diimplementasikan secara temporer dan instan, membuat kelompok menjadi statis dan partisipasi masyarakat menurun, mengakibatkan masyarakat menjadi ketergantungan terhadap bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika kelompok tani, mendeskripsikan tingkat partisipasi petani dalam program PUAP dan menganalisis hubungan dinamika kelompok dengan tingkat partisipasi petani dalam program. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Desa Danasari Kecamatan Cisaga terhadap 41 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 512 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dinamika kelompok dalam indikator tujuan kelompok dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (78,05%), struktur kelompok dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (85,37%), fungsi dan tugas dengan nilai sedang skor 4-6 sebanyak (56,10%), efektivitas kelompok dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (92,68%). Tingkat partisipasi petani dalam program PUAP di Desa Danasari Kecamatan Cisaga dengan partisipasi petani pada tahap perencanaan dengan nilai sedang skor 4-6 sebanyak (56,10%), Tahap pelaksanaan dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (70,73%), tahap pemantauan dan evaluasi dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (65,37%), dan tahap pemanfaatan hasil dengan nilai tinggi skor 7-9 sebanyak (78,05%). Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dinamika kelompok dengan tingkat partisipasi petani pada program PUAP, sehingga menunjukan semakin tinggi dinamika kelompok maka semakin tinggi pula tingkat partisipasi petani.
TINGKAT KEPUASAN PETANI PADI TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN DI DESA TALAGASARI KECAMATAN KAWALI KABUPATEN CIAMIS Ihsan Nurilmi; Sudrajat Sudrajat; Ivan Sayid Nurahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8840

Abstract

Penyuluhan pertanian merupakan suatu sistem pendidikan non formal bagi masyarakat khususnya bagi petani dan keluarganya dengan tujuan agar mereka mampu, sanggup serta mandiri untuk meningkatkan kegiatan pertaniannya. Kepuasan petani melalui kegiatan penyuluhan akan mempengaruhi sikap dan perilaku petani terutama melalui kepuasan yang dimiliki, petani akan semakin giat lagi dalam mengembangkan usahataninya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atribut kualitas pelayanan penyuluh pertanian lapangan berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja menurut petani padi di Desa Talagasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis dan menganalisis tingkat kepuasan petani padi terhadap kinerja penyuluh pertanian lapangan di Desa Talagasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Penelitian ini didesain kualitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 526 petani padi. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling ditentukan menggunakan rumus Slovin, maka diambil sampel sebanyak 84 orang pada tingkat kesalahan 10%. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Talagasari Kecamatan Kawali. Hasil analisis Importance Performance Analysis (IPA) diperoleh bahwa terdapat tujuh atribut prioritas utama, lima pertahankan prestasi, dua atribut prioritas rendah dan delapan atribut berlebih. Hasil analisis Customer Satisfaction Index (CSI) diperoleh hasil nilai sebesar 71.25% menunjukkan bahwa secara keseluruhan kepuasan petani padi di Desa Talagasari dapat dikatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan penyuluh pertanian lapangan.
ANALYSIS OF TILAPIA CULTIVATION Andrean Djanuandra; Trisna Insan Noor; Ivan Sayid Nurahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8937

Abstract

Tilapia is one of the fishery commodities that are widely cultivated by the community today. Economically, tilapia cultivation is very profitable and also very supportive for the fulfillment of community nutrition. The purpose of this study was to determine the performance of cultivation, costs, revenues, income from tilapia rearing business and the feasibility of tilapia rearing business. This study used a qualitative method which was then analyzed descriptively. The informants in this study were members of the Bina Mekar fish farming group in Ciawang Village, Leuwisari District, Tasikmalaya Regency.The results of this study indicate that the average tilapia cultivation carried out by the Bina Bloom fish culture group is in accordance with the tilapia rearing cultivation procedure recommended by the government. The average total cost of tilapia enlargement is Rp. 6,132,646,51 and the average revenue for enlargement business is Rp. 7,680,000.00 and the average income of tilapia cultivation is Rp. 1,561,435.4 The tilapia rearing business carried out by the Bina Bloom fish farming group is feasible, with an R/C ratio of 1,218.
PERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP KEBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI (Studi Kasus pada Kelompok Wanita Tani Sumber Rejeki di Desa Bantar Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap) Eka Mialestari Wahyuningsih; Sudrajat Sudrajat; Ivan Sayid Nurahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8814

Abstract

Masih banyaknya petani maupun masyarakat yang menganggap kegiatan penyuluhan itu tidak penting sehingga diperlukannya pemberdayaan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian dengan harapan dapat meningkatkan kualitas petani itu sendiri. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian terhadap keberdayaan kelompok wanita tani sumber rejeki, tingkat keberdayaan kelompok wanita tani sumber rejeki dan hubungan antara peran penyuluh pertanian terhadap keberdayaan kelompok wanita tani. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode studi kasus pada kelompok wanita tani sumber rejeki yang diambil dengan sampling jenuh (sensus). Hasil penelitian ini menunjukan peran penyuluh pertanian sebagai inisiator, fasilitator, motivator, organisator dan dinamisator yaitu 85,4% yang artinya memiliki peran yang sangat tinggi, sedangkan untuk tingkat keberdayaan kelompok wanita tani yaitu 82% berarti tingkat keberdayaan kelompok wanita tani sangat tinggi dan untuk hubungan antara peran penyuluh pertanian dengan keberdayaan kelompok wanita tani yakni peran penyuluh inisiator,fasilitator, motivator, organisator dan dinamisator memiliki hubungan terhadap keberdayaan kelompok wanita tani sumber rejeki, sehingga menunjukan semakin tinggi peran penyuluh pertanian maka semakin tinggi pula keberdayaan kelompok wanita tani.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI TIKAR MENDONG DI DESA KAMULYAN KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA Rizki Ramdani; Dini Rochdiani; Ivan Sayid Nurahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.9194

Abstract

Minat buruh tikar yang kurang dan pendapatan buruh yang sedikit di Desa Kamulyan karenakan sebagain orang memilih kerja diluar kota yang penghasilannya lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan dalam pengembangan agroindustri tikar mendong di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, Faktor yang menjadi peluang dan ancaman dalam pengembangan agroindustri tikar mendong di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dan Alternatif strategi yang harus diterapkan untuk mengembangkan agroindustri tikar mendong di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey, data yang dikumpulkan bersumber dari data primer dan data sekunder penelitian ini. Penarikan sampel yaitu menggunakan dengan sampling  jenuh dengan melakukan wawancara dengan pengrajin agroindustri tikar mendong yaitu 18 pengrajin agroindustri tikar mendong. Hasil dari IFAS menunjukan bahwa nilai dari kekuatan dan kelemahan adalah 2,92. Hasil dari EFAS menunjukkan bahwa nilai dari peluang dan ancaman adalah 2,54. Matriks SWOT strategi yang harus diterapkan dalam pengembangan tikar mendong yaitu meningkatkan jumlah produksi, mempertahankan kualitas dan kuantitas tikar mendong dan meningkatkan/menggunakan sistem informasi manajemen modern promosi. Strategi terpilih QSP strategi yang terpilih dalam penelitian ini adalah harus terbuka lagi dalam inovasi baru dalam usaha tikar mendong.
KERAGAAN AGROINDUSTRI SALE PISANG GORENG (Studi Kasus pada Agroindustri Sale Pisang Goreng Sawargi di Desa Cibanteng Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya) Nurjanah, Enok; Rochdiani, Dini; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12047

Abstract

Perkembangan agroindustri sale pisang goreng di Kabupaten Tasikmalaya begitu pesat dengan berbagai karakteristik dan ciri khas masing-masing. Kondisi ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan persaingan pasar, maka agroindustri yang mampu menjaga kualitas dan ciri khasnya akan mampu maju dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses produksi sale pisang goreng, berapa biaya, penerimaan, pendapatan, dan nilai tambah sale pisang goreng di agroindustri sale pisang goreng Sawargi di Desa Cibanteng Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengambil kasus pada agroindustri sale pisang goreng Sawargi di Desa Cibanteng Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya yang ditentukan secara purposive. Data primer dan data sekunder dikumpulkan melalui wawancara dan studi literatur/pustaka kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi sale pisang goreng Sawargi melalui beberapa tahapan diawali dengan pengadaan bahan baku, pemeraman, pengupasan, pengasapan, penjemuran, pembuatan adonan, penggorengan, penirisan, pengemasan, dan pemasaran. Biaya yang dikeluarkan dalam satu kali proses produksi sebesar Rp.4.196.595,- dengan penerimaan sebesar Rp.6.144.000,- sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar Rp.1.947.405,-. Nilai tambah dari pengolahan pisang menjadi sale pisang goreng sebesar Rp.9.487,-/kg.
KERAGAAN POTENSI DAN KENDALA PADA USAHA KEDAI KOPI DI KECAMATAN SINDANGKASIH Ramdani, Yogi; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.9717

Abstract

Jumlah kedai kopi di Sindangkasih yang terus bertambah, baik dalam skala kecil maupun skala besar, bahkan sering kali di jumpai beberapa kedai kopi dalam satu lokasi yang berdekatan dengan skala usaha yang sama besar dengan daftar menu yang kurang lebih sama. Hal ini memicu persaingan usaha antar para pelakunya. Kondisi tersebut terjadi pada 4 kedai kopi di Kecamatan Sindangkasih yaitu Wood Kopi, Warung Daun Coffee, Kedai Kopi Miring Ciamis dan Shiroi Coffee. Penelitian ini bertujuan untuk Mendalami keragaan usaha kedai kopi pada kedai kopi di sindangkasih dan untuk Mengetahui Potensi dan Kendala usaha kedai kopi pada kedai kopi di Kecamatan Sindangkasih. Tempat penelitian yang dipilih adalah 4 kedai kopi di Sindangkasih yaitu Wood Kopi, Warung Daun Coffee, Kedai Kopi Miring Ciamis dan Shiroi Coffee yang dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan karena keempatnya merupakan kedai kopi dengan skala usaha yang relatif sama dan berada di daerah yang sama/berdekatan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada sejumlah key informan dan studi pustaka. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Wood Kopi, Warung Daun Coffee, Kedai Kopi Miring Ciamis dan Shiroi Coffeekeempatnya memiliki sejumlah potensi yang khas dari segi produk, lokasi, fasilitas, kelengkapan alat, sumberdaya manusia dan persaingan. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh kedua kedai kopi tersebut diantaranya harga bahan baku kopi yang mengalami lonjakan akan mempengaruhi harga jual kopi, kebisingan, kurangnya tempat parkir untuk roda empat, peralatan sesekali tidak dapat bekerja dengan baik dan fluktuasi penjualan.
STRATEGI PEMASARAN KERAJINAN ANYAMAN MENDONG DI KECAMATAN RAJAPOLAH KABUPATEN TASIKMALAYA Nurbillah, Redha Faridah; Noor, Trisna Insan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.11971

Abstract

Kabupaten Tasikmalaya khususnya Kecamatan Rajapolah terkenal dengan kerajinan anyaman mendong sebagai identitas wilayahnya. Namun secara rill pemasarannya masih terbatas yang disebabkan oleh kondisi SDM, penguasaan teknologi dan informasi serta inovasi pemasaran anyaman mendong. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman), merumuskan rekomendasi strategi pemasaran anyaman mendong di Kecamatan Rajapolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif pada usaha anyaman mendong. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 7 orang para pemilik usaha anyaman mendong dan konsumen anyaman mendong sebanyak 7 orang diambil secara purposive. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Strength, Weakneses, Opportunity, Threats (SWOT) Analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor kekuatannya adalah lokasi strategis, parkiran luas, tenaga kerja tersedia, bahan baku atau produk mudah didapatkan, desain produk menarik, pelanggan tetap, pelayanan baik. Kelemahannya yaitu teknologi masih sederhana, modal terbatas, jaringan pasar masih lemah, kegiatan promosi dan iklan belum maksimal. Faktor eksternal peluangnya adalah peluang kemitraan atau kerjasama, adanya bantuan dari pemerintah, perkembangan teknologi informasi, bahan baku kontinyu. Ancamannya yaitu harga bahan baku meningkat, tidak memeiliki label atau merk dagang, persaingan dengan produk serupa, permintaan fluktuatif. Rekomendasi strategi yang dapat dilakukan oleh para pemilik usaha dalam memasarkan anyaman mendongnya ada 12 rekomendasi strategi yang dapat dijalankan sesuai kondisi perusahaan.
KELAYAKAN AGROINDUSTRI DAN NILAI TAMBAH KERIPIK BAWANG IRIS (Studi Kasus pada Agroindustri NJ Nugraha Jaya di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis) Tasyarawati, Dinda Viadevita; Sudrajat, Sudrajat; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12060

Abstract

 Industri pertanian merupakan sistem pengolahan secara terpadu antara sektor pertanian dengan sektor industri agar mendapatkan nilai tambah dari hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik bawang iris. 2) Besarnya R/C agroindustri keripik bawang iris. 3) Besarnya nilai tambah pada agroindustri keripik bawang iris. Penelitian yang dilaksanakan di agroindustri NJ Nugraha Jaya di Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis ini didesain secara kualitatif. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan : 1) biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi keripik bawang iris dalam satu kali proses produksi yaitu Rp. 4.106.238,39                         dengan penerimaan Rp. 6.250.000 dan pendapatan Rp. 2. 143.716,61  2) R/C sebesar 1, 52  yang artinya usaha agroindustri keripik bawang iris layak untuk dijalankan. 3) bersarnya nilai tambah pada agroindustri keripik bawang iris adalah  Rp. 1 3.204  per kilogram bahan baku  .      
Co-Authors -, Sudrajat - Adang Juanda Agus Yuniawan Isyanto Agus Yuniawan Isyanto Andrean Djanuandra Andrianto, Ridwan Andrie, Benidzar M Ane Novianty Anisa - Puspitasari Anisa Puspitasari, Anisa Apriantika, Rika Aziz, Sepul Bahana Aditya Adnan Benidzar M Andrie Benidzar M. Andrie Bintang Gentzora Cahyani, Reza Regitha Dini Rochdiani Dona Setia Umbara Eka Mialestari Wahyuningsih Eka Purna Yudha Fahmi, Mochammad Faishal Soffan Marsus Fazrulliansyah, Fikri - Ferdi Ferdiansyah Hakim, Hilman Rahman Hanafi Rizky Aryanto Ihsan Nurilmi Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jaja Sukmana Juliantika, Trie Utari Karica, Karica Kosyadah, Dita Nurul Kurniawati, Tiktiek - Kusmawanti, Laela Ulawildani Latif, Totoh Abdul Lica Janwariska Lies Sulistyowati Maulana, Krisna Meddy Rachmadi Mochamad Arief Rizki Mauladi Mohamad Arief Setiawan Muhamad Nurdin Yusuf Muhamad Nurul Ihsan Muliawati, Yulia Nasir Dea, Rehan - NENI SUMARNI, NENI Nizar Fauzi Ramdani Novianti, Sinta Dewi Nugraha, Sandila Nur Aziz, Mochammad Feisyal Nur Ilham, Muhammad Iqbal Nurbillah, Redha Faridah Nurdiansyah, Yulianto Nurhasanah, Nina Siti Nurjaman, Maman Nurjanah, Enok Putri Pratiwi Dewi Santoso Rahmat, Luthfi Rahmawan, Ade Irwan Ramadani, Andika - Ramdani, Yogi Reyansyah Yusuf Rostapaundra Riadi Mulya Febriana Rian Kurnia Rizki Ramdani Rofy, Aceng Rudiansyah, Acep Ryan Rustijan, Rustijan Saepul Aziz Sahadi Sahadi Saidah, Isma Samuel Lantip Wicaksono Santoso, Putri Pratiwi Dewi Septianus Muhamad Taufik Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Setiawan, Iwan - Sondara, Yoni Sudradjat - - Sudradjat Sudradjat Sudrajat sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat, Sudra Jat Suparman, Lintang Amellya Suryadi, Dandi Tasyarawati, Dinda Viadevita Tias - Mentari Tiktiek - Kurniawati Tiktiek Kurniawati Tiktiek Kurniawati Trisna Insan Noor Tuti Karyani Wardani, Restu Julia Yulia, Eva