Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kesiapan Fisik Remaja SMK Untuk Praktik Kerja : Tujuan Literatur Tentang Standar Pertumbuhan Kesehatan Fisik Hamka, Buya
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 6, No 2 OKT (2025): Jurnal Profesi Kependidikan
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan fisik remaja SMK berperan penting dalam mendukung kemampuan siswa melaksanakan tugas praktik secara aman, efisien, dan produktif. Aspek fisik tersebut meliputi kekuatan otot, fleksibilitas, daya tahan kardiovaskular, serta kondisi kesehatan seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Faktor-faktor seperti pola makan, aktivitas fisik, stres, kualitas tidur, fasilitas olahraga, serta dukungan keluarga dan sekolah turut memengaruhi tingkat kebugaran siswa, sedangkan pola hidup sedentari dapat meningkatkan risiko cedera. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah jurnal, buku, dan laporan ilmiah terkait kebugaran remaja dan kebutuhan fisik pendidikan vokasi. Hambatan kesiapan fisik juga muncul dari belum optimalnya pembinaan fisik di sekolah serta kurangnya keselarasan dengan tuntutan industri. Oleh karena itu, peningkatan kesiapan fisik perlu dilakukan melalui latihan terstruktur, edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan berkala, dan penerapan budaya hidup sehat. Siswa dengan kesiapan fisik baik memiliki produktivitas lebih tinggi dan risiko cedera lebih rendah.
Bibliometric Analysis of Character Education from an Islamic Perspective: Publication Trends, Citations, and Google Scholar Keyword Clusters Hamka, Buya
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5036

Abstract

This study aims to map the scientific publication landscape on character education from an Islamic perspective using a Google Scholar–based bibliometric approach. Data were collected through Publish or Perish using the query (“character education” OR “moral education”) AND Islam for the 2015–2025 publication period, exported in RIS format, and analyzed in VOSviewer to generate keyword co-occurrence maps. The dataset consists of 500 documents with 18,309 total citations, averaging 1,664.45 citations per year and 36.62 citations per document. Citation impact indicators show an h-index of 62 and a g-index of 103, and most documents have received at least one citation (488 documents with ≥1 citation). VOSviewer visualizations position “character education” as the most dominant and central node, closely connected to conceptual and implementation-related themes such as “moral education,” “concept,” “school,” “Islamic boarding school/Islamic boarding school,” “management,” “character education program,” “family,” and “child,” while “digital era” emerges as a peripheral contemporary context. Overall, the mapping indicates that research on Islamic character education forms a thematic structure linking conceptual–normative foundations with institutional and programmatic dimensions of implementation. This study contributes a thematic roadmap that can inform more focused future research, particularly by strengthening connections across clusters and exploring still-peripheral topics.
KOLABORASI GLOBAL DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN MEMBANGUN JARINGAN DIKLAT INTERNASIONAL Risma Nasuah; Rasid, Ruslan; Hamka, Buya
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v3i1.2783

Abstract

Kolaborasi global dalam manajemen pendidikan menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya seperti daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Wilayah Papua Barat Daya sebagai salah satu daerah 3T masih menghadapi berbagai tantangan pendidikan, antara lain keterbatasan infrastruktur pendidikan, akses internet yang belum merata, serta keterbatasan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik. Kondisi tersebut menyebabkan kesenjangan kualitas pendidikan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Dalam konteks ini, pembangunan jaringan pendidikan dan pelatihan (diklat) internasional melalui kolaborasi global dipandang sebagai salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pendidikan serta memperluas akses terhadap pengetahuan dan inovasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi global memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di wilayah 3T melalui penguatan jejaring kerja sama, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Namun, implementasi kolaborasi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, dan indikator kualitas pendidikan.