Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Capacity building bagi guru sekolah dasar untuk mewujudkan sekolah inklusi yang humanis Hamidaturrohmah; Andriyani, Santi; Zumrotun, Erna; Muhaimin, Muh
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19850

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kapasitas guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan sekolah inklusi yang humanis di Kabupaten Jepara. Mitra pengabdian ini adalah Disdikpora Kabupaten Jepara bidang SD dengan subjek sasaran mitra yaitu guru dari sekolah dasar yang menjadi pilot project sekolah inklusi di Kabupaten Jepara. PKM ini menggunakan metode service learning dengan teknis pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Kegiatan ini bertempat di Aula Disdikpora Kabupaten Jepara. Hasil PKM menunjukkan bahwa mitra memiliki persepsi yang sama tentang sekolah inklusi, memahami materi yang disampaikan meliputi manajemen sekolah inklusi, manajemen kelas inklusi, kurikulum sekolah inklusi, perencanaan pembelajaran individu dan strategi pendampingan bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklusi. Selama kegiatan sosialisasi, guru aktif bertanya dan berbagi pertanyaan terkait kondisi siswa di sekolah masing-masing. Pada tahap pelatihan, guru mempraktikkan proses penilaian siswa, membuat rencana pembelajaran individual bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah masing-masing peserta. Selanjutnya tahap pendampingan dilaksanakan dengan mendemonstrasikan beberapa strategi pendampingan yang disesuaikan dengan jenis karakteristik siswa berkebutuhan khusus. Tahap evaluasi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form untuk melihat keberhasilan mitra. Keberhasilan PKM ini berdasarkan hasil kuesioner sebesar 80% sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan ini sangat bermanfaat bagi mitra dalam menerapkan sekolah inklusi yang humanis. Kegiatan pengabdian ini juga memperkaya wawasan dan pemahaman guru tentang karakteristik anak berkebutuhan khusus sehingga dapat dijadikan modal dalam mendampingi anak mencapai potensi yang optimal.
PENGARUH MEDIA KOMIK DIGITAL UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA KELAS 4 SDN 2 KEDUNG JEPARA Fikri, Ahmad Faidlul; Widiyono, Aan; Muhaimin, Muh
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3818

Abstract

Abstract: The level of literacy culture in Indonesia is still very low. In response to this problem, efforts are needed to increase reading interest. This study aims to identify the effectiveness of digital comic media on the reading interest of grade 4 students of SDN 2 Kedung Jepara. By applying quantitative methods and pre-experimental design One Group Pretest-Posttest, this study involved 27 students as subjects. Data obtained through a questionnaire covering 16 statements that have been tested for validity and reliability. This study shows that before the treatment, students' reading interest was in the fairly strong category with a score of 52%, while after the application of digital comic media, the score increased to 84% and was in the very strong category. The Paired Sample T-test identified a significance level of 0.000, which indicates a significant influence of the use of digital comics in increasing students' reading interest. The findings in question indicate that digital comic media has the potential as a means to increase students' reading interest, so it is expected to be applied in a wider scope in learning activities in the school environment.Keywords: Digital Comic Media, Reading Interest Abstrak: Tingkat budaya literasi di Indonesia masih sangat rendah. Menanggapi permasalahan ini, perlu adanya upaya untuk meningkatkan minat baca. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas media komik digital terhadap minat baca siswa kelas 4 SDN 2 Kedung Jepara. Dengan menerapkan metode kuantitatif dan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan 27 siswa sebagai subjek. Data diperoleh melalui kuesioner mencakup 16 pernyataan yang telah diuji untuk validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menunjukan bahwa sebelum perlakuan, minat baca siswa berada pada kategori cukup kuat dengan skor 52%, sedangkan setelah penerapan media komik digital, skor meningkat menjadi 84% dan berada pada kategori sangat kuat. Uji Paired Sample T-test mengidentifikasi tingkat signifikat 0,000, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari pemanfaatan komik digital dalam meningkatkan ketertarikan minat baca siswa. Temuan yang dimaksud menunjukkan media komik digital memiliki potensi sebagai sarana untuk meningkatkan  minat baca siswa, sehingga diharapkan dapat diterapkan dalam cakupan yang lebih luas dalam kegiatan pembelajaran dilingkungan sekolah.Kata Kunci: Media Komik Digital, Minat Baca
Pembuatan Flashcard Audio Visual untuk Peningkatan Pemahaman Sex Education Anak Usia Dini Sutriyani, Wulan; Wiranti, Dwiana Asih; Muhaimin, Muh; Wulandari, Elma Tiara; Ningsih, Rahma Dwi
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v3i4.3279

Abstract

Sex education is important in the world of education because of the rise in cases of sexual harassment due to the lack of understanding of sex education from an early age. The partner school, namely KB Mentari Kudus, has a problem with the behavior of early childhood jokes that lead to pornographic words as well as verbal bullying and actions. In addition, teachers also have not presented digital learning media in the learning process. The mentoring activity for making audio visual based flashcard media as a solution offered to partners has the aim of increasing students' understanding of sex education. Teachers are expected to be able to increase creativity in providing learning media, especially related to sex education. The method used in this service includes 5 stages namely socialization, training, application of technology, mentoring, and sustainability. Community service activities get the result that partners feel able to develop competence in making innovative learning media for early childhood. Sex education is important to be taught to early childhood where 93.75% of partners strongly agree with this statement. Media needs are also approved by partners with 81.25% and are also supported by the importance of innovation in learning. Partners are also very helpful in making audio visual based flashcard media. The implementation carried out by partners and the service team obtained 93.75% results audio visual flashcard media is suitable for sex education material for early childhood.
PENGEMBANGAN MEDIA POSTER BERBASIS AUDIO VISUAL UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN SEKS EDUKASI PADA ANAK Muhaimin, Muh; Sutriyani, Wulan; Wiranti, Dwiana Asih; aprilian, afinda dwi; wakit, ahmat
Tunas Nusantara Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jtn.v5i2.5929

Abstract

The occurrence of child sexual violence in the digital era has witnessed a concerning increase, exemplified by an escalation from 8,730 cases in 2020 to 2021. As of January 2022, there were already 797 recorded cases. This research aims to develop and evaluate an audio-visual-based poster media as an educational tool for children's sexual education, focusing on enhancing understanding to prevent sexual violence. Adopting a Research and Development approach, the study follows the developmental stages outlined by Plomp's model, involving needs analysis, initial design, field trials, and revisions. Data were gathered through literature reviews, interviews with sexual education experts, and field observations to formulate content suitable for children's comprehension. The development method includes designing posters with audio-visual elements such as images, diagrams, and short narratives. Expert validation was conducted to ensure the accuracy and suitability of the poster's content and design. The results of expert validation contributed positively to improvements and refinements in the design. Subsequently, the poster media underwent field trials with children to measure its effectiveness. The results of the field trials indicated an improvement in children's understanding of sexual education materials. Media validation was performed by collecting data from various sources, including feedback from teachers and parents. The results of media validation demonstrated that the audio-visual-based poster is effective in supporting children's understanding of issues related to sexuality. This study contributes to the development of an innovative and relevant sexual education media model for children in the modern era, aiming to mitigate the alarming prevalence of child sexual violence.
PENDAMPINGAN GURU SDN 8 SUWAWAL KABUPATEN JEPARA MELALUI PELATIHAN PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK ASESMEN PEMBELAJARAN Rofiqoh, Naili; Asih Wiranti, Dwiana; Widiyono, Aan; Muhaimin, Muh; Nichla Choirin Attalina, Syailin; Rohman, Nur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1740-1745

Abstract

Kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar belum diterapkan secara menyeluruh. Keterbatasan penggunaan asesmen pembelajaran berbasis secara digital di Sekolah dasar Negeri 8 Suwawal Jepara. Sekolah membutuhkan dukungan sistem sebagai usaha untuk meningkatkan kualitas asesmen pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka. Berdasarkan prioritas masalah yang perlu diselesaikan dengan mitra maka perlu adanya pelatihan terkait pengembangan asesmen pembelajaran menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk mengingkatkan kualitas asesmen di SDN 8 Suwawal. Metode pelaksanaan program pengabdian sekolah binaan meliputi empat tahapan yaitu: (1) Tahap sosialisasi mengenai materi asesmen pembelajaran dalam kurikulum merdeka untuk sekolah dasar, (2) tahap latihan dilaksanakan dengan memberikan materi asesmen pembelajaran melalui Diffit, Eduaide.Ai, Copilot, dan YOU, (3) tahap pendampingan dilaksanakan dengan mendampingi mitra dalam mempraktikkan asesmen pembelajaran berbasis digital sesuai dengan kurikulum merdeka, dan (4) tahap evaluasi (berkesinambungan) dilaksanakan dengan meminta untuk mengisi kuesioner kepada mitra mengenai tingkat pemahaman serta keberhasilan membuat asesmen pembelajaran berbasis digital. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 93% dari mitra merasa pelatihan ini dapat mengurangi hambatan dalam proses asesmen yang dialami. Sementara 97% dari mitra merasa terinspirasi untuk berinovasi lebih lanjut mengenai penggunaan asesmen pembelajaran melalui bantuan alat Diffit, Eduaide.Ai, Copilot, dan YOU
Pengembangan Media Pop-Up Book untuk Memperkuat Karakter Nasionalisme pada Siswa Sekolah Dasar Abda’u, Marissa Jenyo; Sofiana, Nina; Muhaimin, Muh
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v4i3.465

Abstract

This research aims to develop a pop up book media that can strengthen the character of nationalism in elementary school students. The development model used in this development research is the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The subjects of this study were all grade IV students of SDIT Ali Bin Abi Talib with a total of 34 people and 1 class teacher. Data were obtained from observation, interviews, documentation, and tests and analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that students needed pop-up book learning media to improve the character of nationalism. The pop-up book media developed gets a very valid category based on the validation results of each expert. The results of validation by material experts and media experts are included in the "Good" category. Then, the results of the t-test on the test data showed that there was a significant difference in nationalism character between students who were taught using Pop up book media and students who were not taught using media. Therefore, the pop-up book media developed is feasible and can be used as an alternative learning media for students to improve the character of nationalism.
PKM DESAIN MEDIA KOGNITIF BERBASIS PUZZLE PAPER QUILLING BAGI GURU RA Zumrotun, Erna; Muhaimin, Muh; Sutriani, Wulan; Wiranti, Dwiyana Asih; Fauziah, Syifa
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v7i2.5823

Abstract

Pendidikan yang diberikan pada anak RA merupakan dasar bagi perkembangan anak pada tahap selanjutnya, oleh sebab itu perkembangan pada masa awal harus diberikan rangsangan secara optimal agar aspek perkembangan kognitif anak dapat tercapai secara maksimal. Guru belum mampu memproduksi media pembelajaran selain majalah dan terbatasnya kemampuan guru dalam membuat APE menjadikan kami berminat memberikan pelatihan dalam pembuatan media kognitif berbasis puzzle paper quilling. Salah satu kegiatan yang dapat mengasah otak anak yaitu dengan membuat karya melalui paper quilling. Paper quilling merupakan karya yang berasal dari kertas dan digulung yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap kreativitas dan suka berinovasi sejak dini sehingga berdampak pada aspek kognitifnya.  Selain mengasah kreativitas, kegiatan ini dapat digunakan untuk mengasah ketrampilan motorik halus maupun motorik kasar bagi anak-anak. Perkembangan motorik berkaitan dengan proses mengingat, pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Perkembangan kognitif anak mengacu pada tahapan kemampuan anak dalam memperoleh makna pengetahuan, pengalaman yang dilalui dan informasi yang diperoleh. Masa kanak-kanak kemampuan mengingat suatu hal maupun pelajaran lebih mudah diingat. Tujuan adanya pengabdian paper quilling agar membantu guru dalam pembuatan media pembelajaran (APE) yang mampu mengasah kemampuan kognitif anak dengan pelatihan membuat media pembelajaran berbasis paperquilling. Metode pelaksanaan dilaksanakan dengan training education, experience, mentoring, monitoring dan evaluasi. Dalam pembuatan media paper quilling diperlukan kreatifitas dalam menentukan warna dan bentuk agar hasilnya dapat menarik minat belajar peserta didik. Guru membuat media kognitif paper quilling bertemakan hewan dengan sangat antusias. Guru terlihat dapat meningkatkan kemampuannya dalam membuat media paper quilling dengan hasil yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar di kelasKata kunci: Media, Alat Permainan Educative, Paper quilling
EFEKTIVITAS MEDIA PLASTISIN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SENI SISWA SD Tisna, Aldona Puspa; Muhaimin, Muh; Zumrotun, Erna
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5292

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan pemahaman siswa terhadap materi seni rupa yang terhambat oleh kurangnya media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pembelajaran yang biasanya digunakan cenderung kurang menarik bagi siswa untuk ikut aktif dan mengembangkan pemahaman yang mendalam. Penggunaan media pembelajaran dapat menjadi solusi untuk mendukung kemampuan pemahaman siswa pada materi seni rupa. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengukur seberapa besar pengaruh media plastisin terhadap pemahaman konsep pada seni rupa tiga dimensi siswa kelas II. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif menggunakan jenis one grup dan percobaan desain post-test. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Krasak Bangsri dengan subyek penelitian seluruh siswa di kelas II yang terdiri dari 28 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan latihan soal pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata (mean) pada pretest adalah 54, dan nilai rata-rata (mean) pada posttest adalah 77. Hasil uji normalitas data menggunakan Shapiro-Wilk berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil data uji hipotesis dengan paired simple t-test nilai signifikansi yang di dapat adalah 0,000 (< 0,05) yang artinya hipotesis diterima.  Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa media plastisin memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep seni siswa kelas II di SDN 1 Krasak Bangsri. Penggunaan media plastisin dapat memberikan pengalaman belajar secara langsung, lebih menyenangkan dan merangsang imajinasi sehingga media plastisin efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep seni rupa di kelas ll serta dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. 
Pengaruh Model Pembelajaran STAD berbantuan Media Jam Putar ASEAN terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Materi ASEAN di Kelas 6 Anggraeni, Yulia; Attalina, Syailin Nichla Choirin; Muhaimin, Muh
Jurnal Simki Pedagogia Vol 8 No 2 (2025): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v8i2.1199

Abstract

Low student learning motivation, especially at the elementary school level, can be caused by inaccuracy in the use of learning models and media. This study aims to determine the effect of the STAD learning model assisted by the ASEAN Rotating Clock media on the learning motivation of grade VI students of SDN 1 Guyangan. The study used a quantitative method with a one group pretest-posttest experimental design. Data were collected through questionnaires and analyzed using normality tests, homogeneity, and hypothesis tests (t-test and regression/F test) through SPSS 25. The results showed an increase in the average score from the pretest (52.90%) to the posttest (77.25%). The t-test produced a sig value of 0.00 <0.05 and tcount> ttable (21.506> 2.7961), while the F test showed sig 0.00 <0.05 and fcount> ftable (26.612> 4.325). Thus, there is a significant effect of the use of the STAD model with the ASEAN Rotating Clock media on student learning motivation.