Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Bahaya Seks Bebas Pada Remaja Di SMA Negeri 4 Kota Bengkulu Juli Andri; Larra Fredrika; Mukhlizar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i8.1851

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang mendorong terjadinya seks bebas di kalangan siswa, serta dampak yang ditimbulkannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman tentang pendidikan seksual, pengaruh pergaulan bebas, akses informasi tanpa filter melalui media sosial, serta kurangnya pengawasan dari orang tua menjadi pemicu utama terjadinya seks bebas. Dampak yang ditimbulkan antara lain kehamilan di luar nikah, penyakit seksual, putus sekolah, hingga gangguan mental emosional. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap remaja agar terhindar dari perilaku berisiko tersebut
Peningkatan Keterampilan Editing Video Sinematik Melalui Pelatihan Aplikasi CapCut pada Siswa SMPN 06 Bengkulu Tengah Fajarini, Sri Dwi; Mukhlizar; Turmudi, Imam
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 1 (2025): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i1.1433

Abstract

SMPN 06 Bengkulu Tengah adalah sekolah yang terletak di Desa Taba Lagan Kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah dimana sekolah ini terletak di lokasi yang strategis, menjadikannya pilihan utama bagi banyak siswa. Selain itu, sekolah ini didukung oleh tenaga pengajar yang berkualitas tinggi, sehingga menarik minat para orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sini. Pendidikan SMP adalah jenjang pendidikan formal yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa memasuki Sekolah Menengah Atas. Pada usia ramaja seperti ini siswa harus dikenalkan dengan teknologi yang canggih karena anak milenial atau generasi-Z harus banyak menggunakan sistem teknologi yang terkenal dan lagi marak-maraknya sekarang yakni aplikasi capcut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi siswa bagaimana menggunakan aplikasi Capcut sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan siswa/i SMP 06 Bengkulu Tengah, mengembangkan ide-ide siswa/i SMP 06 Bengkulu Tengah, dan meningkatkan keterampilan siswa/i SMP 06 Bengkulu Tengah. Pelatihan yang dilakukan ini tidaklah mudah, diperlukan banyak strategi untuk membuat aplikasi Capcut mudah diterima dan dipahami siswa. Salah satu metode untuk mencapainya adalah memberikan penjelasan kepada siswa tentang pengertian aplikasi Capcut, kelebihan dan kekurangan, serta fungsi dan fitur-fitur yang ada pada aplikasi capcut serta langsung melakukan pelatihan kepada siswa agar siswa benar-benar memahaminya. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 68% siswa SMPN 06 Bengkulu Tengah memahami materi tentang Cara Menggunakan Aplikasi Capcut.
Manfaat Pengadaan Tong Sampah Organik dan Anorganik Bagi Masyarakat Desa Kuta Buloh 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Fitri Mawarni; Ayu Rahma Putri; Nurhalimah; Rahmawati; Sri Armanusa; Israk Zulfazril; Khalil Mubarak; Ilham Gebri Pratama; Usman Ali; Mukhlizar; Darkasih; Murhaban
Cahaya Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/cp.v1i1.57

Abstract

Sebagai Mahasiswa, kebersihan lingkungan menjadi salah satu perhatian khusus yang harus benar-benar diperhatikan karena jika lingkungan tercemar dengan berbagai jenis sampah maka akan menyebabkan banyak efek buruk bagi masyarakat sekitar, terlebih sampah plastik yang sangat sulit untuk terurai yang membutuhkan waktu bertahun lamanya untuk terurai. Semua orang pasti sudah mengetahui apa itu sampah yaitu suatu barang yang dibuang, tidak lagi digunakan baik karena sudah tidak bisa lagi digunakan (rusak) atau tidak diperlukan lagi. Ketika sampah tersebut tidak dipilah dan diproses dengan baik, maka akan terjadi pencemaran lingkungan. Sampah selalu diartikan dengan hasil pembuangan dari semua aktivitas kegiatan yang dilakukan manusia, ada yang mudah melebur dan ada yang tidak bisa melebur dengan alam. Manfaaat pemilahan sampah organik dan sampah anorganik adalah memudahkan pekerjaan pekerja lingkungan dan pemahaman bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Bibliometric Analysis of Religious Communication in the Digital Age: Mapping the Scholarly Landscape from Mosque to Metaverse (2015-2024) Firmasari, Desi; Mukhlizar; Fitriani, Riri; Samudra, Imam; Pakpahan , Fransiskus Novrianto
Business and Investment Review Vol. 2 No. 4 (2024)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/birev.225

Abstract

The 21st century's digital transformation is profoundly reshaping religious communication, migrating practices from physical spaces like mosques to digital and immersive environments. This study conducts a comprehensive bibliometric analysis to map the scholarly evolution of religious communication, specifically focusing on the transition from traditional settings to virtual reality (VR) and the Metaverse between 2015 and 2024. Using data from 565 Scopus-indexed publications, this research employs co-citation and bibliographic coupling analyses in VOSviewer to identify the field's intellectual structure and emerging research fronts. The findings reveal a diverse knowledge base, anchored in foundational theories like Bourdieu's social concepts and key technological frameworks from Augmented Reality (AR) to real-time spatial computing. Contemporary research clusters are converging around AI-driven intelligent systems and digital frameworks for heritage preservation. Despite this growth, the field is limited by a reliance on English-language, Open Access literature. The study concludes by proposing a multi-faceted future research agenda, urging exploration into the ethical integration of AI and IoT in religious practice, the development of faith-specific AR/VR frameworks, the establishment of religious UX principles, and the empirical measurement of "digital religious capital" within new algorithmic authority structures.