Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PEKERJAAN JALAN RAYA DI LUBUK PAKAM Sembiring, Tuah; Hutajulu, Olnes Yosefa; Wijaya, Kinanti
Jurnal Insinyur Profesional Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Insinyur Profesional Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jip.v3i1.49894

Abstract

Kualitas adalah kriteria utama untuk mengukur proyek bangunan yang sukses dan berjangka panjang. Sangat penting untuk keberhasilan proyek pembangunan yang disediakan sesuai dengan standar kualitas dan keinginan pelanggan. Sayangnya, proyek-proyek jalan raya di negara berkembang memiliki kualitas yang buruk, tidak terkecuali proyek-proyek jalan raya di Lubuk Pakam. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen yang memiliki dampak negatif terhadap kualitas pada konstruksi jalan raya di Lubuk Pakam. Metode penelitian studi ini adalah kombinasi dari tinjauan literatur dan survei kuesioner. Survei literatur mengungkapkan 24 karakteristik umum yang berdampak negatif pada kualitas dalam bisnis bangunan. Kuesioner berdasarkan studi literatur diberikan kepada para spesialis jalan raya. Kontraktor utama yang tidak kompeten, perencanaan yang buruk, dan pemilihan material yang buruk diidentifikasi sebagai faktor utama yang mempengaruhi kualitas pada proyek-proyek jalan raya di Lubuk Pakam. Temuan penelitian ini dapat membantu para profesional konstruksi mengembangkan strategi untuk meningkatkan kualitas proyek konstruksi secara umum, khususnya proyek jalan raya
PERAN KRITIS ETIKA DAN PROFESIONALISME DALAM MEMBENTUK KINERJA SAKSI AHLI JASA KONSTRUKSI Silaen, Marojahan Koster; Pangaribuan, Wanapri; Hutajulu, Olnes Yosefa
Jurnal Insinyur Profesional Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Insinyur Profesional
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This in-depth study explores the critical role of ethics and professionalism in shaping the performance of a construction expert witness. In the complex context of the construction environment, where expert testimony significantly impacts dispute resolution, a profound understanding of ethics and professionalism becomes crucial. The research investigates how ethical aspects, such as integrity, transparency, and honesty, synergize with the level of professionalism of expert witnesses to create optimal performance. Through a qualitative research approach, data was collected through in-depth interviews with experienced construction expert witnesses, which were then analyzed to identify relevant patterns and findings. The research findings provide profound insights into how the integrity and professional demeanor of an expert witness influence the validity and reliability of their testimony. The results offer practical guidance for construction professionals, lawyers, and other stakeholders to understand the importance of maintaining high ethical standards and professionalism in the context of construction expert testimony. Thus, this research contributes to the literature on professional ethics in construction law and lays the groundwork for the development of practical guidelines for expert witnesses.
The Impact of Using Dual Axis Solar Trackers on Photovoltaic Efficiency Sinaga, Denny Haryanto; Tambunan, Handrea Bernando; Sinuraya, Arwadi; Hutajulu, Olnes Yosefa; Sembiring, Muhammad Aulia Rahman; Afrian, T
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 7, No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v7i2.28793

Abstract

The utilization of solar energy through photovoltaic (PV) systems continues to face efficiency challenges due to variations in light intensity and the sun’s changing position throughout the day. Static PV panels perform optimally only when positioned perpendicular to incoming sunlight, necessitating an adaptive tracking mechanism. This study designs and evaluates a low-cost dual-axis active solar tracking system employing light-dependent resistors (LDRs) and an Arduino Uno microcontroller to automatically adjust the panel’s orientation in response to solar movement. A five-day performance test was conducted comparing the dual-axis tracker with a fixed-panel system, measuring output power, voltage, current, and overall efficiency. Results show an average power increase of 7.41 W and an efficiency gain of 1.63% with the tracking system. A peak efficiency of 13.49% was recorded under low irradiance conditions, indicating the system’s ability to maintain optimal performance despite fluctuating light. These findings suggest that dual-axis tracking offers a practical and effective solution for enhancing PV efficiency, especially in regions with significant daily variations in solar intensity.Pemanfaatan energi surya melalui sistem fotovoltaik (PV) masih menghadapi tantangan efisiensi akibat variabilitas intensitas cahaya dan posisi matahari sepanjang hari. Panel PV statis hanya menghasilkan daya maksimum saat tegak lurus terhadap arah sinar matahari, sehingga diperlukan sistem pelacakan yang adaptif. Penelitian ini merancang dan menguji sistem pelacak surya aktif dua sumbu berbiaya rendah dengan menggunakan sensor light-dependent resistor (LDR) dan mikrokontroler Arduino Uno, yang secara otomatis mengatur orientasi panel mengikuti pergerakan matahari. Pengujian dilakukan selama lima hari untuk membandingkan kinerja sistem pelacak dengan panel statis, menggunakan parameter daya keluaran, tegangan, arus, dan efisiensi. Hasil menunjukkan peningkatan daya rata-rata sebesar 7,41 W dan efisiensi sebesar 1,63% pada sistem pelacak. Efisiensi tertinggi sebesar 13,49% dicapai pada kondisi iradiasi rendah, mengindikasikan kemampuan sistem dalam menjaga performa optimal di bawah pencahayaan yang tidak stabil. Temuan ini menunjukkan bahwa pelacak dua sumbu merupakan solusi praktis dan efektif dalam meningkatkan efisiensi sistem PV, terutama di wilayah dengan fluktuasi harian intensitas surya yang signifikan.
Web-Based Simulation System in Formulating Sustainable Replanting Mendoza, Muhammad Dominique; Suwanto, Fevi Rahmawati; Matondang, Ishaq; Hutajulu, Olnes Yosefa; Rahmadani, Reni; Sari, Ressy Dwitias
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17556

Abstract

Abstrak Simulasi berbasis web harus mencakup kemampuan untuk mendistribusikan dan menggabungkan model dan hasil simulasi dengan mudah, mirip dengan aksesibilitas dan kemampuan penyusunan publikasi web kontemporer. Kehadiran konten web yang dapat dieksekusi, kapasitas untuk portabel secara universal, pemanfaatan teknologi komponen, dan ketersediaan paket standar tingkat tinggi untuk akses database dan pembuatan antarmuka pengguna grafis merupakan faktor penting yang memfasilitasi implementasi simulasi berbasis web. Pemanfaatan perangkat lunak berbasis komponen memungkinkan penciptaan lingkungan simulasi yang sangat modular, memfasilitasi penggunaan ulang komponen perangkat lunak secara ekstensif. Pengaturan simulasi menghadapi tekanan yang semakin meningkat karena sifat simulasi berbasis web yang luas. Penggabungan teknologi komponen dalam lingkungan simulasi berbasis web memungkinkan perlakuan model simulasi sebagai komponen individual, yang dapat dirakit secara fleksibel untuk membangun model. Selain itu, simulasi berbasis web ini memfasilitasi hubungan dinamis antara input dan output simulasi dengan sistem basis data, sehingga menyediakan sarana yang nyaman dan mudah beradaptasi untuk menyimpan hasil simulasi. Kata Kunci: Java, Penanaman Kembali, Berkelanjutan, Simulasi Berbasis Web
Analysis of Waste Energy Utilization in Ballast Load at Suka Sama Micro Hydro Power Plant Purba, Hengki; Hutajulu, Olnes Yosefa; Sinuraya, Arwadi; Nababan, Puji Mory
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 6, No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v6i2.25157

Abstract

The electrical power generated by a Micro Hydropower Plant (PLTMH) should be fully utilized without any wastage. The PLTMH Suka Sama, equipped with an Electronic Load Controller (ELC), diverts unused electrical power to a ballast load. This action is necessary to maintain system frequency stability in the event of excess power during a drop in demand. The utilization of energy from PLTMH Suka Sama can be improved by using the electrical power diverted to the ballast load to process sugarcane juice into palm sugar using a vacuum evaporator. The potential energy wasted to the ballast load will be calculated based on the comparison data of the power used by the PLTMH and the power wasted during peak and low demand periods over 9 days. The study results show that the power diverted to the ballast load ranges from 2,000 W to over 3,000 W for 4-7 hours per day. This research indicates that the wasted electrical energy can be utilized to produce palm sugar using a vacuum evaporator with a capacity of 2,000 W for 4-5 hours. The wasted energy, if utilized, can produce 2.5 kg to 3.5 kg of palm sugar.
Optimization of Genetic Algorithm Computation Time with Mutation Probability Variations in Course Scheduling Salman, Rudi; Suprapto, Suprapto; Irfandi, Irfandi; Hutajulu, Olnes Yosefa
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 7, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v7i1.28286

Abstract

Genetic Algorithm (GA) often requires a long computation time due to the complexity of its processes. Therefore, efforts are needed to optimize GA computation time, particularly in scheduling lectures at the Electrical Engineering Study Program of Universitas Negeri Medan, which is the focus of this research. One possible approach is determining the appropriate mutation probability (Pm) value. This study employs the Mutation Probability Variation Method, where Pm is constrained between 0 and 1 and varied from a minimum value of 0.01 (1%) to a maximum value of 0.1 (10%). Simulations were conducted using Matlab R2012b, with constant parameters including a population size of 100 and a crossover probability (Pc) of 0.85. Iterations were performed to evaluate the effect of Pm on computation time and solution performance. The results show that at Pm = 0.06, the Genetic Algorithm achieved the fastest computation time, averaging 0.382 seconds. This study also identifies that GA computation time is significantly influenced by algorithm parameters and the complexity of the problem. By selecting an appropriate Pm, a balance between exploration and exploitation can be achieved, reducing computation time without sacrificing solution quality. This research contributes significantly to the development of more efficient algorithms for optimization applications, particularly in lecture scheduling.Waktu komputasi dalam Algoritma Genetika (AG) sering kali memerlukan waktu yang lama akibat kompleksitas komputasi yang dikerjakan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengoptimalkan waktu komputasi AG, khususnya dalam perencanaan jadwal kuliah di Program Studi Teknik Elektro Universitas Negeri Medan, yang menjadi objek penelitian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menentukan nilai probabilitas mutasi (Pm) yang tepat. Penelitian ini menggunakan Metode Variasi Probabilitas Mutasi, di mana nilai Pm dibatasi antara 0 hingga 1 dan divariasikan dari nilai minimum 0,01 (1%) hingga nilai maksimum 0,1 (10%). Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Matlab R2012b, dengan parameter konstan yaitu ukuran populasi 100 dan probabilitas crossover (Pc) 0,85. Proses iterasi dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh Pm terhadap waktu komputasi dan performa solusi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada Pm = 0,06, Algoritma Genetika mencapai waktu komputasi tercepat, yaitu 0,382 detik. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa waktu komputasi AG sangat dipengaruhi oleh parameter algoritma dan kompleksitas masalah yang dihadapi. Dengan pemilihan Pm yang tepat, keseimbangan antara eksplorasi dan eksploitasi dapat dicapai, sehingga waktu komputasi berkurang tanpa mengorbankan kualitas solusi. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan algoritma yang lebih efisien untuk aplikasi optimasi penjadwalan kuliah.