Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL SUMATERA UTARA Simarmata, Gayus; Pasaribu, Sunggul; Priyanti, Dwi; Siahaan, Anton Luvi; Simamora, Benjamin A; Hartati, Risma; Arisetya, Dian; Zulmawati, Zulmawati; Hutagalung, Insenalia Sampe Roly; Siahaan, Rina Devi Romauli; Lumbangaol, Sudirman TP.; Purba, Yoel Octobe; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32361

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan model pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal Sumatera Utara. Pelatihan ini diikuti oleh 20 guru SMA HKBP Nommensen Pematangsiantar dan berlangsung selama lima hari di Pematangsianatr. Metode pelatihan meliputi workshop, diskusi kelompok, dan simulasi kelas yang menekankan pada penggunaan elemen budaya lokal seperti ulos, cerita rakyat, dan sejarah lokal dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi guru meningkat dari 60% pada pre-test menjadi 90% pada post-test, mencerminkan peningkatan sebesar 30%. Selain itu, 90% guru mulai mengimplementasikan kearifan lokal dalam pembelajaran sehari-hari setelah mengikuti pelatihan. Meskipun demikian, beberapa kendala seperti kesulitan dalam memahami dan mengadaptasi kearifan lokal ke dalam kurikulum, serta keterbatasan waktu dan sumber daya masih dihadapi oleh para guru. Untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kompetensi, direkomendasikan adanya pelatihan lanjutan, workshop berkala, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil penelitian ini juga mengindikasikan bahwa pelatihan berbasis kearifan lokal sangat efektif dan harus dipertimbangkan dalam kebijakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta melestarikan budaya lokal.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita Siswa Kelas XI Sinaga, Nasif Maruli; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Saragih, Vita Riahni; Sirait, Jumaria; Tambunan, Marlina Agkris
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i2.1272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Berbasis Proyek menggunakan media audio-visual terhadap kemampuan menulis berita siswa kelas XI di SMA Swasta Teladan Pematangsiantar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis berita siswa, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang struktur dan aturan penulisan berita, seperti penempatan elemen 5W+1H. Siswa jarang berlatih menulis teks berita, sehingga kurang familiar dengan gaya dan format yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimental dan desain pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 40 siswa kelas XI-5, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis berita sebelum dan sesudah implementasi model pembelajaran berbasis proyek menggunakan media audio-visual. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan menulis berita siswa setelah implementasi model pembelajaran berbasis proyek menggunakan media audio-visual, yang dibuktikan dengan perbedaan skor pre-test dan post-test. Media audio-visual telah terbukti efektif dalam meningkatkan aspek-aspek penting penulisan berita. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek yang menggunakan media audio-visual dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa
Analysis Of The Meaning Of Boraspati Philosophy As A Cultural Symbol Of The Simalungun Batak Society (Semiotic Study) Siahaan, Meilina; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.1489

Abstract

This study aims to determine the Analysis of the Philosophical Meaning of Boraspati as a Cultural Symbol of the Batak Simalungun Community (Semiotic Study). Based on the results of research conducted by researchers regarding the Boraspati symbol in the culture of the Batak Simalungun community reviewed from the semiotic study of Charles Sanders Peirce, it can be concluded that Boraspati is a traditional symbol that has a deep philosophical meaning and does not merely function as an ornament or visual decoration. The Boraspati symbol represents the outlook on life, belief system, and social structure of the Simalungun community which is full of local wisdom values. Through a semiotic approach, Boraspati is understood as a cultural sign that contains moral and spiritual messages, which depicts a harmonious relationship between humans, nature, and the Creator. The results of this study indicate that each symbolic element in Boraspati reflects the ethics of life, social order, and cultural identity of the Simalungun community which is passed down from generation to generation
Analisis Makna Umpasa Pada Proses Acara Saur Matua Budaya Batak Toba (Kajian Semantik) Limbong, San Laura; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.1511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna semantik dan fungsi sosial linguistik umpasa yang digunakan dalam prosesi adat saurmatua masyarakat Batak Toba. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran bahasa sebagai media ekspresi budaya dan pewarisan nilai-nilai tradisional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik dan analisis konteks budaya. Data diperoleh melalui dokumentasi teks umpasa dan wawancara dengan tokoh adat Batak Toba.Hasil penelitian menunjukkan bahwa umpasa dalam upacara saurmatua mengandung makna konotatif dan simbolik yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan, doa, dan penghormatan kepada orang yang telah mencapai kesempurnaan hidup (saurmatua). Secara linguistik sosial, umpasa berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan moral, penguatan solidaritas sosial, serta media komunikasi estetis yang mempererat hubungan kekerabatan. Dari sisi kebudayaan, umpasa memperlihatkan keterkaitan erat antara bahasa dan adat Batak Toba, terutama dalam menjaga prinsip dalihan na tolu, nilai penghormatan kepada leluhur, serta pandangan hidup mengenai kehidupan dan kematian.Kesimpulannya, umpasa dalam prosesi saurmatua tidak hanya memiliki makna semantik yang mendalam, tetapi juga berperan penting sebagai wahana pelestarian identitas dan nilai-nilai budaya masyarakat Batak Toba yang tetap relevan di tengah arus modernisasi.