Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strategi Promosi Digital Brand MS GLOW Cabang Makassar di Sosial Media Instagram Gosal, Gabrielle Valentine; Djalil, Nur Alim; Hadiati, Hadiati
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 3 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i3.4843

Abstract

This study aims to determine the digital promotion strategy of the MS GLOW brand, Makassar branch on social media Instagram qualitative research with a case study approach by taking the object of research is MS GLOW Makassar branch. To fulfil these objectives, a qualitative research was conducted at MS GLOW Makassar branch. Research data was collected through observation and in-depth interviews. The data findings were then analysed, in order to achieve the desired results. The results of this study are to determine the Digital Brand Promotion Strategy of MS GLOW Makassar branch. This promotion is carried out by utilising the 4P marketing mix (product, price, place, and promotion) to ensure a more targeted approach. In addition, they also market dowry and bridal products by utilising the various features available on the Instagram application. In this case, followers who do not give likes or comments on each upload, the appearance of negative feedback in the comments column.
Developing e-government policy through social media platform in Makassar city, Indonesia Yusmanizar, Yusmanizar; Djalil, Nur Alim; Yulhaidir, Yulhaidir; Alyas, Alyas
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 13 No. 3 (2023): (December 2023)
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v13i3.11641

Abstract

Social media as a tools of e-government implementation, several of studied show that by using social media is significantly able to change the interaction between the government and citizens. The interaction increase administrative transparency and encourage citizens to collaborate in development agenda setting, facilitate mobilization for strengthening public policies, and facilitate public services produced jointly between citizens and the government. The citizens have ownership and to participate in maintaining the government policies. This study aims to describe the policy of the government in Makassar City, and development of e-government using social media which is based on the weak phenomenon of e-government development in Makassar City, particularly with the smart city plan since 2014. The method used is an assessment of the use of official social media platforms and e-government development policies in Makassar City. The research locus is the Makassar City Communication and Information Office, which is the center for disseminating official information of the Makassar City Government. The results showed that the development of e-government in Makassar City is still very limited, in terms of regulation there is no support for institutional strengthening of e-government, no e-government master plan as an implementation guideline and no e-government application system blue print, as a basis or standard for application development to achieve an integrated platform.
Analisis Kualitas Informasi Perhutanan Sosial pada Instagram Balai Perhutanan Sosial (BPS) Manado Muliyaty, Muliyaty; Nur Alim Djalil; Fitriana
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i1.5540

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kualitas informasi Perhutanan Sosial yang disajikan pada akun Instagram Balai Perhutsoa Manado, periode April-Agustus 2025, ditinjau dari aspek akurat, tepat waktu, relevan, dan kelengkapan serta mengetahui jenis-jenis kekurangan informasi yang terdapat pada postingan. Informan penelitian ini, pihak-pihak yang berasal dari unit kerja yang secara langsung terlibat, memiliki tanggung jawab langsung dalam penyampaian informasi Perhutanan Sosial melalui Instagram Balai Perhutanan Sosial (BPS) Manado. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Perhutanan Sosial (BPS) Manado, Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial, Kementerian Kehutanan, pada akun media sosial Instagram @perhutsos_manado. Berlokasi di Jl. Raya Adipura, Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, untuk menggambarkan secara sistematis, faktual, dan akurat tentang kualitas informasi Perhutanan Sosial pada Instagram Balai Perhutanan Sosial (BPS) Manado. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data dilakukan secara induktif untuk mengidentifikasi pola dan tema terkait kualitas informasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat aspek kualitas informasi, yaitu akurasi, ketepatan waktu, relevansi, dan kelengkapan, saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Aspek akurasi telah terpenuhi dengan baik melalui proses verifikasi berlapis, namun aspek ketepatan waktu belum terpenuhi dengan baik, diikuti oleh akurasi dan ketepatan waktu, akurasi masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pada aspek ketepatan waktu postingan, relevansi dan kelengkapan untuk meningkatkan kualitas informasi Perhutanan Sosial pada akun Instagram Balai Perhutanan Sosial (BPS) Manado.
Dampak penerapan integrated marketing communication (IMC) pada Nongki Cafe di Sabah, Malaysia Daga, Rosnaini; Mujahid; Nur Alim Djalil; Muh Yusuf AR; Nurmadhani Fitri Suyuthi; Natsar Desi; Muhammad Chaerul; Andi Vita Sukmarini; Abdul Samad A; Syamsul Riyadi
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 7 No 1 (2026): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v7i1.2249

Abstract

Perkembangan UMKM kuliner di Sabah semakin pesat, namun masih banyak pelaku usaha yang belum mampu mengelola komunikasi pemasaran secara terpadu sehingga pesan merek tidak konsisten. Nongki Café mengalami permasalahan serupa dalam mengintegrasikan promosi digital dan luring. Oleh karena itu, penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran dan daya saing usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi strategi pemasaran pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner, khususnya pada Nongki Cafe yang berlokasi di Sabah, Malaysia. Di tengah ketatnya persaingan industri kafé di wilayah Sabah, banyak pelaku usaha lokal menghadapi tantangan dalam membangun brand awareness dan loyalitas pelanggan yang konsisten. Masalah utama yang diidentifikasi pada mitra adalah kurangnya sinkronisasi antara media promosi digital dan aktivitas pemasaran luring, yang menyebabkan pesan merek menjadi terfragmentasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi tiga tahapan utama: analisis situasi dan audit komunikasi, lokakarya pelatihan Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC), serta implementasi strategi yang terintegrasi. Konsep IMC yang diterapkan mengintegrasikan elemen iklan media sosial, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, dan promosi penjualan ke dalam satu pesan yang koheren. Selama periode pendampingan, dilakukan pembenahan pada aset digital mitra, penyusunan kalender konten yang tematik, serta pelatihan layanan pelanggan yang selaras dengan citra merek. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan dampak positif yang signifikan pada kinerja pemasaran Nongki Cafe. Berdasarkan data evaluasi pasca-implementasi, terjadi peningkatan interaksi di media sosial sebesar 40% dan pertumbuhan kunjungan pelanggan harian rata-rata sebesar 25%. Selain itu, penerapan IMC berhasil menciptakan identitas visual dan pesan merek yang lebih profesional di mata konsumen lokal Sabah