Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Anxiety of pregnant women with HIV/AIDS during the covid 19 pandemic Indriastuti, Nur Azizah; Melda, Melda; Oktafia, Riski
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S2 (2022): Suplement 2
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.193 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS2.1425

Abstract

HIV/AIDS are global health problems that cause a high mortality rate in the world. The high incidence of HIV/AIDS will have an impact on the general population such as pregnant women, because pregnant women are at high risk of transmitting various diseases to their babies. Anxiety during pregnancy will also make pregnant women with HIV/AIDS experience mental health burdens, especially in the current condition, Covid 19 pandemic. The general purpose of this study was to determine the anxiety of pregnant women with HIV/AIDS during the Covid 19 pandemic. This research uses qualitative research methods with descriptive research types. In this study, the researcher used purposive sampling. The sample selected in this study were pregnant women with HIV/AIDS, families and peer support. Researchers used depth interviews to collect data. The results study, researchers found 4 themes, namely the experience of pregnant women while suffering from HIV/AIDS, the perception of pregnant women with HIV/AIDS during the covid 19 pandemic, the influence of HIV/AIDS on pregnancy and social support for pregnant women with HIV/AIDS. The conclusion of this study is pregnant women with HIV/AIDS who have a fear of being exposed to the covid 19 virus because they are a risky group. Abstrak: HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global yang menyebabkan tingginya angka kematian di dunia. Tingginya angka kejadian HIV/AIDS akan berdampak pada masyarakat umum seperti ibu hamil, karena ibu hamil berisiko tinggi menularkan berbagai penyakit kepada bayinya. Kecemasan saat hamil juga akan membuat ibu hamil dengan HIV/AIDS mengalami beban kesehatan mental, apalagi dalam kondisi pandemi Covid 19 saat ini. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecemasan ibu hamil dengan HIV/AIDS selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan purposive sampling. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan HIV/AIDS, keluarga dan dukungan sebaya. Peneliti menggunakan wawancara mendalam untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian, peneliti menemukan 4 tema yaitu pengalaman ibu hamil saat menderita HIV/AIDS, persepsi ibu hamil dengan HIV/AIDS selama pandemi covid 19, pengaruh HIV/AIDS terhadap kehamilan dan dukungan sosial ibu hamil. wanita dengan HIV/AIDS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ibu hamil dengan HIV/AIDS yang memiliki ketakutan terkena virus covid 19 karena merupakan kelompok yang berisiko. 
Psychosocial Condition and Parenting Self-Efficacy Among Postpartum Mothers Oktafia, Riski; Rahmayanti, Rini; Maghpira, Dea Ainun; Indriastuti, Nur Azizah
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S2 (2022): Suplement 2
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.917 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS2.1435

Abstract

The postpartum period is a transitional period of changing roles for parents. Postpartum mothers need to have confidence in their ability to care for and nurture babies. Psychosocial conditions are one of the causes of problems in achieving her new role as a mother and babysitting. The study's focus was to determine the relationship of psychosocial conditions with parenting self-efficacy among postpartum mothers. This study is a correlational quantitative study with a cross-sectional approach. Sampling using purposive sampling of 107 respondents in postpartum mothers. The instrument used to measure psychosocial conditions uses the postnatal risk questionnaire (PNRQ) instrument and the parenting self-efficacy using the self-efficacy parenting scale (PSES) instrument. The statistical test in this study is spearman rank. The results showed that postpartum mothers had psychosocial conditions at risk of 36 (33.6%) and were not at risk by 71 (66.4%). Postpartum mothers had high self-efficacy parenting 98 (91.6%) and low 9 (8.4%). The results of the statistical test showed p-value= 0.000 and correlation coefficient= 0.426. There is a significant association of psychosocial conditions with self-efficacy parenting in postpartum mothers. Nurses need to identify the psychosocial condition of postpartum mothers and improve parenting self-efficacy towards the care of mothers and their babies. Abstrak: Periode pascapersalinan merupakan masa transisi perubahan peran menjadi orang tua. Ibu pasca persalinan perlu memiliki keyakinan terhadap kemampuan dalam merawat dan mengasuh bayi. Kondisi psikososial merupakan salah satu penyebab masalah dalam mencapai peran barunya sebagai seorang ibu dan pengasuhan bayi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi hubungan kondisi psikososial dengan parenting self-efficacy pada ibu pascapersalinan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sejumlah 107 responden pada ibu pascapersalinan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kondisi psikososial menggunakan instrumen postnatal risk questionnaire (PNRQ) dan parenting self-efficacy menggunakan instrumen self efficacy parenting scale (PSES). Uji statistik dalam penelitian ini adalah spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ibu pascapersalinan memiliki kondisi psikososial beresiko sebesar 36 (33,6%) dan tidak berisiko sebesar 71 (66,4%). Ibu pascapersalinan memiliki parenting self-efficacy yang tinggi 98 (91,6%) dan rendah 9 (8,4%). Hasil uji statistik menunjukkan p-value= 0,000 dan koefisien korelasi= 0,426. Terdapat hubungan yang signifikan terhadap kondisi psikososial dengan parenting self-efficacy pada ibu pascapersalinan. Perawat perlu mengidentifikasi kondisi psikososial ibu pascapersalinan dan meningkatkan parenting self-efficacy terhadap perawatan ibu dan bayinya.
Newborn Weight and Second-Hand Smoking in Utero Exposure: A Case in A Low-Middle Income Country Sugiyo, Dianita; Supriyatiningsih, Supriyatiningsih; Sutantri, Sutantri; Sutrisno, Resti Yulianti; Indriastuti, Nur Azizah; Aditjondro, Enrico; Yuswatiningsih, Endang; Helmi, M; Wandasari, Noven Tri; Tanjung, Afriansyah; Afghani, Soewardiman Al; Satria, Faudyan Eka; Hapsari, Saphira Hanan; Samsudin, Mohammad Agus; Rachmawati, Riska Putri
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 18 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2023.18.3.6600

Abstract

Smoking exposure among pregnant women is correlated with the risk of low birth weight. The policy factors are believed to contribute to the rate or prevalence of smoking activities. This study aims to simultaneously portray the incidence of low-birth-weight newborns correlated with smoking exposure. The samples were 160 respondents, with 57 and 103 respondents in Hospital A and G respectively. A mixed-method analysis was utilized by combining a retrospective approach to identify the key findings and be equipped with a narrative analysis of the socio-demographic - law enforcement process. The Spearman correlation analysis was used for investigating correlation among variables. Spearman correlation test smoking exposure per day in minutes (rho= -0.595, p<0.001) and the number of smokers (rho= -0.621, p<0.001) for Hospital A, and smoking exposure per day in minutes (rho= -0.681, p<0.001) and the number of smokers (rho= -0.613, p<0.001) for Hospital G. It implied a strong correlation of inverse relationship among those variables. Smoke-free law enforcement is a key point to address, aiming at vulnerable group protection, including pregnant mothers and babies. The local government should consider the effects affected by smoking behavior in the community.
Kepatuhan Penggunaan Kondom Pada Odha Dalam Pencegahan IMS Juandi, Gentar Rahayu Putra; Indriastuti, Nur Azizah; Sinaga, Immanuel Felix Natanael
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46713

Abstract

Meningkatnya kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) di antara Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan. Studi ini berfokus pada kepatuhan penggunaan kondom sebagai tindakan pencegahan terhadap IMS. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, wawancara mendalam dilakukan dengan sepuluh peserta di Puskesmas Gedongtengen, Yogyakarta. Temuan mengungkapkan bahwa sementara peserta memiliki pemahaman yang baik tentang IMS dan pentingnya penggunaan kondom, mereka menghadapi hambatan seperti stigma, dinamika pasangan, dan akses terbatas ke kondom yang menghalangi penerapan yang konsisten. Meskipun demikian, para peserta menyatakan komitmen yang kuat untuk menggunakan kondom sebagai strategi perlindungan, mengakui peran pentingnya dalam memastikan kesehatan mereka dan pasangan mereka. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya peningkatan pendidikan kesehatan dan dukungan dari penyedia layanan kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan kondom di antara ODHA. Rekomendasi termasuk meningkatkan inisiatif kesadaran dan memfasilitasi akses yang lebih baik ke kondom untuk secara efektif mengurangi penularan IMS pada populasi yang rentan ini.
Pengaruh Pijat Oketani dalam Mengatasi Masalah Puting Inverted pada Ibu Menyusui Najuba, Syabina Aghna; Indriastuti, Nur Azizah; Herningsih, Herningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6260

Abstract

Puting terbenam adalah kondisi anatomis payudara yang dapat menghambat proses menyusui, terutama pada tahap awal kehidupan bayi ketika pelekatan sangat penting. Pijat Oketani adalah teknik yang dilakukan pada jaringan payudara untuk memperlancar aliran ASI dan memperbaiki bentuk puting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pijat Oketani terhadap perbaikan proses menyusui pada ibu yang memiliki puting terbenam. Studi dilakukan pada lima ibu di ruang nifas di rumah sakit umum daerah Kabupaten Temanggung, dengan intervensi pijat selama lima hari berturut-turut, masing-masing 10–15 menit per sesi. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dari lima ibu mengalami peningkatan kualitas perlekatan bayi, kenyamanan saat menyusui, dan berkurangnya nyeri pada payudara, serta perubahan bentuk puting yang lebih menonjol. Satu ibu tidak menunjukkan perubahan karena ketidakteraturan dalam pelaksanaan terapi. Pijat Oketani dapat menjadi alternatif efektif untuk mengatasi masalah menyusui pada ibu dengan puting terbenam.
Pengaruh Pijat Endorphin dan Pijat Oksitosin untuk Mengurangi Nyeri Persalinan dan Mempercepat Proses Persalinan Tuti, Khoirunnisa Widyas; Indriastuti, Nur Azizah; Herningsih, Herningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6471

Abstract

Nyeri persalinan merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi ibu saat melahirkan, yang dapat memengaruhi kelancaran proses persalinan. Pijat endorfin dan oksitosin merupakan teknik yang dapat mendukung proses persalinan. Pijat endorfin membantu meredakan nyeri secara alami, sementara pijat oksitosin memperkuat kontraksi rahim dan mempererat hubungan emosional ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat endorphin dan pijat oksitosin sebagai intervensi non-farmakologis dalam mengurangi nyeri dan mempercepat proses persalinan sehingga memberikan efek relaksasi, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kenyamanan emosional ibu. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada lima ibu bersalin di RSUD Kabupaten Temanggung. Intervensi dilakukan berupa pijat endorphin dan pijat oksitosin selama 10–15 menit, sebanyak tiga kali selama proses persalinan. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan perubahan nyeri, pembukaan serviks, dan tingkat kenyamanan ibu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi ini mampu menurunkan skala nyeri dari 7 menjadi 5, meningkatkan rasa nyaman, serta mempercepat pembukaan serviks dari 0-3 menjadi 4-10. Terapi ini juga membantu mengurangi ketegangan emosional dan meningkatkan partisipasi keluarga dalam proses persalinan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi pijat endorphin dan oksitosin efektif dalam membantu ibu mengelola nyeri persalinan serta mempercepat proses kelahiran secara aman dan alami.
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Manajemen Pemilahan Sampah Rumah Tangga: Increasing Clean and Healthy Living Behavior through Household Waste Sorting Management Syahruramdhani, Syahruramdhani; Indriastuti, Nur Azizah; Mubarrok, Zennul; Ramadhani, Vita Listya Putri; Authoria, Indira Nailul; Efhiliana, Yuanita; Izzati, Ikfi Mualifa
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 7 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i7.8874

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is a program carried out to achieve good health. One way is to carry out good waste management. Currently, Yogyakarta Province is facing a problem of piling up waste. A lot of waste is generated at home and if it is not managed properly it will cause many problems. Housewives in general do not know how to sort waste and the negative impacts if waste is mixed. This community service program aims to increase public knowledge and awareness, especially among housewives, in carrying out PHBS through sorting household waste. The activity consisted of counseling about PHBS and waste sorting management practices given to 25 housewives in the Teras Baca Jita Kita Learning Community, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. The results of this counseling show an increase in participants' understanding of PHBS at home and sorting waste from the post-test results with an average score of 96.4. In addition, participants became increasingly aware of the importance of PHBS and were able to carry out samapha sorting management. It is very important to carry out outreach activities about waste in a sustainable manner and can be followed up with waste processing activities into useful items.
Gambaran Pemanfaatan Buku KIA Pada Ibu Hamil Widiasari, Vinna Aurelia; Indriastuti, Nur Azizah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20822

Abstract

ABSTRACT The Maternal and Child Health (KIA) Book is an important media that functions as a guide for pregnant women to monitor their pregnancy and obtain health information. However, its utilization is still not optimal due to various factors such as the mother's knowledge and attitude. This study aims to determine the description of the utilization of the KIA Book in pregnant women in the work area of the Kasihan 1 Bantul Health Center. This study uses a quantitative approach with a descriptive method. The sample consisted of 33 pregnant women who were selected by considering the theory of Baley and Mahmud and a 10% dropout risk. The instrument used was a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out univariately and bivariately using SPSS version 26.The majority of respondents had a level of utilization of the KIA Book in the "good" category of 63.6%. The results of the frequency distribution showed that most pregnant women routinely read, carry, and use the KIA Book as a guide to care during pregnancy. However, there were still respondents who were in the "less" category, especially in terms of active use such as self-recording and recommended physical activity. Although most pregnant women have utilized the KIA Book well, overall utilization is still not optimal. Increased education and assistance are needed to optimize the role of the KIA Book as a medium for information and monitoring maternal and child health. Keywords: KIA Book, Pregnant Women, Utilization, Pregnancy ABSTRAK Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan media penting yang berfungsi sebagai panduan bagi ibu hamil untuk memantau kehamilan serta memperoleh informasi kesehatan. Namun, pemanfaatannya masih belum optimal karena berbagai faktor seperti pengetahuan dan sikap ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan Buku KIA pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kasihan 1 Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel pada prnrlitian ini berjumlah 33 ibu hamil yang dipilih dengan mempertimbangkan teori Baley dan Mahmud serta risiko dropout 10%. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menggunakan SPSS versi 26. Mayoritas responden memiliki tingkat pemanfaatan buku KIA dalam kategori "baik" sebesar 63,6%. Hasil distribusi frekuensi menunjukkan sebagian besar ibu hamil rutin membaca, membawa, dan menggunakan buku KIA sebagai panduan perawatan selama kehamilan. Namun, masih terdapat responden yang berada pada kategori "kurang", khususnya pada aspek penggunaan aktif seperti pencatatan mandiri dan aktivitas fisik yang direkomendasikan. Meskipun sebagian besar ibu hamil telah memanfaatkan buku KIA dengan baik, pemanfaatan secara menyeluruh masih belum maksimal. Oleh karena itu diperlukan peningkatan edukasi dan pendampingan untuk mengoptimalkan peran Buku KIA sebagai media informasi dan pemantauan kesehatan ibu dan anak. Kata Kunci: Buku KIA, Ibu Hamil, Pemanfaatan, Kehamilan
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Pemanfaatan Buku KIA Pada Ibu Hamil Shalihah, Mar’atun; Indriastuti, Nur Azizah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20644

Abstract

ABSTRACTMaternal and child health books play an important role in education and early detection of health problems among pregnant women and children. However, its utilization is still low due to lack of family support. MCH book utilization is highly dependent on family support, especially the active role of husbands. This support can be realized through assistance during pregnancy checks, helping to understand the contents of the MCH book, and applying health information in everyday life. Emotional support from husbands also plays a major role in maintaining the psychological well-being of pregnant women. Husband involvement from the beginning of pregnancy can increase the mother's motivation to maintain her health, and encourage timely seeking of medical assistance. Therefore, husband's readiness and knowledge are crucial factors in creating a healthy and safe pregnancy. This study aims to determine the relationship of family support to the utilization of the MCH book. This study used a non-experimental quantitative approach with a cross sectional design. The sample consisted of 74 pregnant women who performed ANC at the Kasihan 1 Bantul Health Center, Yogyakarta, selected through random sampling technique. Data were collected using family support questionnaires and MCH book utilization. The results showed that the majority of respondents were 20-35 years old (90.5%), had a high school education (52.7%), did not work (70.3%), and were multigravida (70.3%), and as many as 38 (51.4%) respondents were in the third trimester of pregnancy, and (50.0%), respondents had a low level of family support but still utilized the MCH book, namely 41 (55.4%). The chi-square test showed a significant relationship between family support and MCH book utilization.Keywords: Family Support, MCH BookABSTRAKBuku kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berperan penting dalam edukasi dan deteksi dini masalah kesehatan ibu hamil dan anak. Namun, pemanfaatannya masih rendah akibat kurangnya dukungan keluarga. Pemanfaatan buku KIA sangat bergantung pada dukungan keluarga, khususnya peran aktif suami. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui pendampingan selama pemeriksaan kehamilan, membantu memahami isi buku KIA, serta menerapkan informasi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan emosional dari suami juga berperan besar dalam menjaga kesejahteraan psikologis ibu hamil. Keterlibatan suami sejak awal kehamilan mampu meningkatkan motivasi ibu untuk menjaga kesehatannya, serta mendorong pencarian bantuan medis secara tepat waktu. Oleh karena itu, kesiapan dan pengetahuan suami menjadi faktor krusial dalam menciptakan kehamilan yang sehat dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan buku KIA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non eksperimental dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 74 ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Kasihan 1 Bantul Yogyakarta, dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan pemanfaatan buku KIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20–35 tahun (90,5%), berpendidikan terakhir SMA (52,7%), tidak bekerja (70,3%), dan berstatus multigravida (70,3%), dan sebanyak 38 (51,4%) responden berada pada trimester ketiga kehamilan, dan (50,0%), responden memiliki tingkat dukungan keluarga yang rendah namun tetap memanfaatkan buku KIA, yaitu sebanyak 41(55,4%). Berdasarkan Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan pemanfaatan buku KIA.Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Buku KIA 
Hubungan Perilaku Seksual Pada Odha Dengan Tingkat Kecemasan Terkait IMS Aryiani, Ryian; Indriastuti, Nur Azizah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.20928

Abstract

ABSTRACT Sexual behavior that involves changing partners causes an increase in STIs. Higher risk of transmission comes from sexual behavior in People with HIV/AIDS (PLWHA). Sexual behavior in PLWHA can have a negative impact on psychological health, such as anxiety. This is because PLWHA are worried about contracting STIs or transmitting them to their partners. This study aims to determine the relationship between sexual behavior and anxiety levels. This study used a non-experimental quantitative approach with a cross-sectional design. The sample consisted of 60 PLWHA at the Victory Plus Foundation in Yogyakarta, selected through purposive sampling techniques. Data were collected using a questionnaire on sexual behavior and anxiety levels. The results showed that the majority were >30 years old, 31 respondents (50.8%). Male gender 45 respondents (73.8%). The last level of education was high school/equivalent 38 respondents (62.3%). Unemployed 24 respondents (39.3%). Social support 33 respondents (54.1%). The anxiety level in PLWHA was mostly mild, as many as 32 respondents (51.6%). Sexual behavior in PLWHA was mostly risky, as many as 50 respondents (80.6%). Based on the chi-square test, there was a significant relationship between the sexual behavior questionnaire and anxiety levels. Keywords: Sexual Behavior, Anxiety Level ABSTRAK Perilaku seksual yang berganti-ganti pasangan menyebabkan peningkatan penyakit IMS. Penularan yang lebih berisiko berasal dari perilaku seksual pada Orang Dengan HIV /AIDS (ODHA). Perilaku seksual pada ODHA dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan psikologis, seperti kecemasan. Hal ini dikarenakan ODHA merasa khawatir tertular IMS atau menularkan kepada pasangan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku seksual dengan tingkat kecemasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non ekprimental dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 60 ODHA di Yayasan Victory Plus Yogyakarta, dipilih melalui teknik purposive sampling.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perilaku seksual dan tingkat kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas berusia >30 tahun sebanyak 31 responden (50,8 %). Jenis kelamin laki-laki 45 responden (73,8 %). Jenjang pendidikan terakhir SMA/sederajat 38 responden (62,3 %). Tidak bekerja 24 responden (39,3 %). Dukungan sosial 33 responden (54,1 %). Tingkat kecemasan pada ODHA mayoritas ringan sebanyak 32 responden (51,6%). Perilaku seksual pada ODHA mayoritas berisiko sebanyak 50 responden (80,6%).  Berdasarkan Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kuesioner perilaku seksual dan tingkat kecemasan. Kata Kunci: Perilaku Seksual, Tingkat Kecemasan