Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Pendapatan Dan Kondisi Sosial-Ekonomi Petani Padi Sawah Di Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara Nainggolan, Hotden Leonardo; Ginting, Albina; Manullang, Tri Putra Halomoan; Tampubolon, Yanto Raya
Paradigma Agribisnis Vol 8 No 1 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v8i1.10583

Abstract

Penggunaan faktor produksi yang tidak optimal pada usahatani padi sawah dapat berdampak pada produktivitas usahatani dan bagi pendapatan petani serta kondisi sosial-ekonomi petani itu sendiri. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan dan kondisi sosial-ekonomi petani padi sawah di Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden yang ditetapkan secara purposive sampling (sengaja). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa rata-rata pendapatan petani dari usahatani padi sawah di Kecamatan Meranti sebesar Rp14.107.142,85/musim tanam. Rata-rata pengeluaran petani untuk biaya pendidikan yang menggambarkan kondisi sosial keluarga petani adalah Rp2.105.000/musim tanam sementara biaya kesehatan sebesar Rp472.500/musim tanam, rata-rata pengeluaran petani padi sawah untuk memenuhi kebutuhan pangan yang menggambarkan kondisi ekonomi petani adalah Rp6.434.300/musim panen sementara pengeluaran petani untuk memenuhi kebutuhan non-pangan adalah Rp4.159.000/musim panen. Petani harus mengoptimalkan penggunaan faktor produksi agar produksi dan pendapatannya semakin meningkat.  kata kunci : padi sawah, pendapatan petani, sosial, ekonomi  
Kondisi Sosial Ekonomi Petani Padi Sawah dan Nelayan Tradisional di Kawasan Pesisir Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Nainggolan, Hotden Leonardo; Ginting, Albina; Pakpahan, Dahlia
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v5i2.3538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan tradisional dan petani padi sawah di kawasan pesisir Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pantai Cermin yang ditentukan secara purposive, dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan; a) kondisi ekonomi nelayan tradisional lebih baik dibandingkan dengan petani padi sawah berdasarkan; indikator rata-rata pendapatan nelayan  yaitu Rp22.847.349,- per tahun lebih besar dari rata-rata pendapatan petani padi sawah Rp17.906.812,- per tahun, b) proporsi pengeluaran  konsumsi pangan  nelayan sebesar  51,31% lebih kecil dibandingkan dengan petani 64.36%, c) kondisi sosial nelayan tradisional tidak berbeda jauh dengan  kondisi sosial petani padi sawah berdasarkan indikator; rata-rata pendidikan anak, d) proporsi pengeluaran untuk kesehatan keluarga nelayan  0,93%  dari pendapatan per tahun, lebih kecil dibandingkan dengan petani 1.09%, dan pengeluaran keluarga nelayan untuk pendidikan  13,52% lebih kecil dari proporsi pengeluaran petani padi sawah sebesar 7,37%. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar;               a) pemerintah melakukan penyuluhan kepada masyarakat terkait dengan peningkatan penghasilan petani dan nelayan, b)  pemerintah memberikan bantuan (beasiswa) kepada anak-anak petani dan nelayan melanjutkan pendidikan ke jenjang  yang lebih tinggi, c) pemerintah memberikan bantuan permodalan bagi petani dan nelayan agar kondisi sosial ekonominya lebih baik.
Analysis of Social Resilience Conditions and Economic Strength of Farmers After the Covid-19 Pandemic in the Coastal Area Nainggolan, Hotden Leonardo; Ginting, Albina; Trina, Susana Tabah
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i3.25421

Abstract

This study aims to determine the condition of social resilience and economic strength of farmers after the COVID-19 pandemic in coastal areas. The study was conducted in Deli Serdang Regency. The population of this study were farmers who depended on their economic activities in the agricultural sector affected by the COVID-19 pandemic, namely in Percut Sei Tuan District, totaling 12,178 farmer families. The sample in the study was determined as many as 99 respondents using the Slovin formula. The data used in this study were primary and secondary data and were analyzed descriptively. Based on the results of the study, it was concluded; a) the existing condition of farmers' socio-economic resilience is at high vulnerability, based on the financial capital index with a value of 0.788; farmers seek work outside of farming with a high vulnerability index with a value of 0.758; farmers rely on a loan system with a vulnerability index value of 0.858; b) the existing condition of farmers' economic strength in coastal areas is still very vulnerable with an average indicator of total farmer income of IDR 3,313,744.48/month, lower than the regional minimum wage of IDR3,505,076. Based on the research results, it is recommended that the government empower farmers in the coastal areas of Deli Serdang Regency in a programmed and sustainable manner by optimizing the use of available resources in order to strengthen the social and economic resilience of farmers.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DARI LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK TANAMAN DI PEKARANGAN Tabah T.Panjaitan, Susana; R. Siahaan, Ferlist; Leonardo Nainggolan, Hotden; Lumbanraja, Parlindungan; Tindaon, Ferisman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.530-539

Abstract

Kegiatan penyuluhan atau pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan September 2021, di Gereja HKBP Nommensen, Resort Pulu Brayan, Kecamatan Medan Timur Kota Medan. Kegiatan pengabdian ini diikuti 20 orang ibu-ibu dari komunitas parompuan (komunitas wanita Gereja) HKBP Pulu Brayan sebagai partisipan. Kegiatan pengabdian  dilakukan dengan metode; pemberdayaan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi dan diakhiri dengan pelaksanaan evaluasi. Berdasarkan penyuluhan dapat disimpulkan terjadi peningkatan pemahaman komunitas parompuan (komunitas wanita Gereja) HKBP Pulu Brayan Resort Pulu Brayan, Kota Medan sebagai partisipan terkait dengan pembuatan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga setelah mengikuti ceramah (penyuluhan). 
PENINGKATAN WAWASAN PETANI TENTANG PERAN KELOMPOK TANI DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI KELAPA SAWIT RAKYAT Nainggolan, Hotden Leonardo; Tampubolon, Jongkers; Ginting, Albina; M. H. Siahaan, Toga
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.473-483

Abstract

This community service activity was carried out in Sumbul Village, Subdistrict of STM Hilir, District of Deli Serdang, in November 2020. This activity was attended by 20 smallholder oil palm farmers as participants. This service activity uses the method; participatory empowerment through counseling, discussion and ending with evaluation. Based on the counseling activities, it is concluded; a) there is an increase in the insight of farmers related to the application of technology in the development of smallholder oil palm farming through their participation in farmer groups from 30% to 80%, b) there is an increase in the insight of farmers from 35% of participants to 75% who understand that with involvement in farmer groups it will be easy to access farming technology, c) there is an increase in the insight of farmers from 15% of participants to 90% who understand that by being involved in farmer groups will help them in implementing smallholder oil palm farming technology, d) there is an increase in the insight of farmers from 25% of participants to 80 % who understand that the application of farming technology will encourage the development of smallholder oil palm farming better.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PETANI DALAM PENGELOLAAN USAHATANI SAWIT RAKYAT BERKELANJUTAN DI DESA SUMBUL KECAMATAN STM HILIR, DELI SERDANG, SUMATERA UTARA Leonardo Nainggolan, Hotden; Ginting, Albina; Tabah Trina, Susana; Rio Siahaan, Ferlist
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1865-1878

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani dalam mengelola usahatani kelapa sawit rakyat berkelanjutan, yang dilaksanakan bulan Nopember 2020 di Desa Sumbul Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan pengabdian diikuti 25 petani kelapa sawit rakyat sebagai partisipan. Metode kegiatan pengabdian ini adalah pemberdayaan partisipatif melalui penyuluhan yang meliputi, ceramah, diskusi dan evaluasi. Berdasarkan kegiatan disimpulkan; terjadi peningkatan petani yang paham bahwa faktor ekologi-biofisik konservasi merupakan indikator penting dalam pengelolaan usahatani kelapa sawit rakyat berkelanjutan; terjadi peningkatan jumlah petani yang paham bahwa penanaman penutup lahan dapat memperbaiki tingkat kesuburan lahan; terjadi peningkatan jumlah petani yang paham bahwa tumpang sari merupakan tindakan konservasi; terjadi peningkatan jumlah petani yang paham bahwa penggunaan pupuk anorganik terus-menerus akan merusak struktur lahan usahatani; terjadi peningkatan jumlah petani yang paham bahwa penggunaan pupuk organik pada lahannya merupakan  tindakan konservasi; terjadi peningkatan jumlah petani yang paham bahwa keikutsertaan dalam kelompok tani atau koperasi berperan dalam pengembangan dan pengelolaan usahatani kelapa sawit rakyat berkelanjutan. Berdasarkan kesimpulan disarankan; agar pemerintah melakukan penyuluhan secara rutin kepada petani kelapa sawit rakyat; agar pemerintah melakukan pelatihan kepada petani kelapa sawit rakyat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor pertanian dan membantu petani kelapa sawit rakyat  dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung usahatani secara berkelanjutan.