Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI NILAI PROFESIONAL PASIEN RAWAT INAP DENGAN LOYALITAS BERKUNJUNG KEMBALI Masri Saragih
Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v7i2.6457

Abstract

ABSTRAKNilai profesional sangat penting dalam memenuhi peningkatan jumlah pasien yang berkunjung ke rumah sakit, karena merupakan salah satu indikator loyalitas pasien untuk kembali di sebuah rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji korelasi antara profesional pasien rawat inap dengan loyalitas berkunjung kembali. Sampel penelitian adalah 98 orang pasien rawat inap yang diambil dengan cara konsekutif sampling. Instrumen yang digunakan kuisioner data demografi, nilai profesional dan loyalitas pasien berkunjung kembali. Uji hipotesis dengan menggunakan Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa persepsi nilai profesional rumah sakit berada pada kategori baik (85,7%), dan untuk loyalitas pasien berkunjung kembali mayoritas loyal (80,6%). hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara nilai profesional pasien rawat inap dengan loyalitas pasien berkunjung kembali dengan nilai p-value 0,000. Semakin baik nilai profesional pasien rawat inap maka akan semakin tinggi pula tingkat loyalitas pasien untuk berkunjung kembali. Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk mengevaluasi pelayanan yang diberikan kepada pasien dan membuat kebijakan dalam pemberian pelayanan sehingga pasien merasa puas dan loyal untuk berkunjung kembali. Kata kunci: nilai profesional, loyalitas ABSTRACTProfessional value is very important in fulfilling the increase in the number of patients who visit a hospital because it is one of the indicators in motivating patients to revisit a hospital. The objective of the research was to verify the correlation between inpatients professional values and loyalty to revisit. The samples were 98 inpatients, taken by using consecutive sampling technique. The instruments were questionnaires of demographic data, professional values and loyalty to revisit. The result of the research showed that the hospital professional was in good category (85,7%), and inpatients loyalty to revisit was in loyalty category (80,6%). This indicated that there was the correlation between inpatients professional and their loyalty to revisit at p-value = 0,000. The better the inpatients professional values were the higher their loyalty to revisit. It is recommended that the management of the hospital evaluate the service to patients and make a policy in providing service for patients in order that they will be satisfied and loyalty to revisit.Keywords: Loyalty, Professional Values
HUBUNGAN SERVANT LEADERSHIP DENGAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN Masri Saragih; Agnes Silvina Marbun
Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.02 KB) | DOI: 10.52199/inj.v9i2.12562

Abstract

AbstrakAsuhan keperawatan merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas pelayanan dari suatu Rumah Sakit, perawat merupakan profesi yang memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien sampai pada proses pendokumentasian asuhan keperawatan. Proses pendokumentasian  asuhan keperawatan dipimpin oleh servant leadership. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan servant leadership dengan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 95 perawat pelaksana yang bertugas di ruang rawat inap. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik Total Sampling. Tehnik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership yang diberikan oleh kepala ruangan sebagian besar cukup yaitu 73,7%, dan sebagian besar kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan lengkap yaitu 71,6%. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara servant leadership dengan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan (p= 0,017 ; p 0,05). Kepala ruangan harus memberikan servant leadership kepada perawat pelaksana terkait dengan proses asuhan keperawatan dan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan agar semakin lengkap.Kata kunci : Servant Leadership, Kelengkapan Dokumentasi Askep ABSTRACTNursing care is one of the indicators in determining the quality of service of a Home nurse, Hospital is a profession that provides nursing services to patients to the nursing care of the documentation process. The process of documenting the care of nursing led by Servan leadership. Type of this research is a descriptive correlation design with study cross sectional. This research aims to know the relationship between bear the leadership with the completeness of the documentation of nursing care in the General Hospital of the Sari Mutiara Medan. The sample in this research is the Foundation of the entire population of the sample numbered 95 implementing nurse on duty at the Public hospital inpatient Sari Mutiara Medan. Sampling techniques in the research is using the technique of Total Sampling. The method of data collection on these studies use questionnaires and observation sheets. Statistical tests used was Chi-square test. The results showed that bear the leadership given by the head of the room most of the pretty namely 73.7%, and most of the completeness of the documentation for the complete nursing care namely 71.6%. The results of statistical tests showed there was a significant relationship between bear the leadership with the completeness of the documentation of nursing care (p = 0.017; p 0.05). The head of the room must bear the leadership paint to managing nurses associated with the process of nursing care and completeness of documentation in order to complete the more nursing care.                                                                                                                                                              Keywords: Servant Leadership, Completeness Of Nursing Care Documentation
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SELAMA PANDEMI COVID-19 Masri Saragih; Erwin Silitonga; Taruli Rohana Sinaga; Mutia Mislika
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v7i1.494

Abstract

Pandemi Covid 19 memberikan dampak yang signifikan dalam keberlangsungan hidup manusia, salah satu dampaknya adalah proses pembelajaran. Proses pembelajaran berubah total dari laring menjadi daring dan ini perlu adaptasi bagi seluruh mahasiswa yang sama sekali belum pernah mengenal metode pembelajaran daring, hal ini akan berdampak pada motivasi mahasiswa selama proses pembelajaran. Oleh karena itu dukungan keluarga sangat penting bagi mahasiswa selama proses pembelajaran anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan motivasi belajar mahasiswa selama pandemi covid 19. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi, dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa tingkat 4 Program Studi Ners Universitas Sari Mutiara Indonesia dengan jumlah 85 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat Pengumpulan data untuk dukungan keluarga dan motivasi belajar mahasiswa menggunakan kuesioner penelitian dan dianalisis dengan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga mayoritas sedang (43,5%), sedangkan motivasi belajar mahasiswa selama pandemi covid 19 mayoritas sedang (43,5%) dan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan motivasi belajar mahasiswa selama pandemi covid-19 dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05) dan memiliki hubungan yang sangat kuat dengan koefisien korelasi sebesar 0,787. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin tinggi motivasi belajar mahasiswa selama pandemi Covid-19. Disarankan bagi keluarga untuk melakukan pemantauan dan memotivasi semangat anak dalam mengikuti pembelajaran selama pandemi covid-19.
Verbals Bullying Related to Self-Esteem on Adolescents Jek Amidos Pardede; Akhyarul Huda; Masri Saragih; Marthalena Simamora
JENDELA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2021): JUNE 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jnj.v5i1.6903

Abstract

Background: Bullying is a problem of global concern that can have serious / negative effects on the mental health and well-being of adolescents. Bullying that often occurs is verbal bullying which can affect self-esteem. Purpose: to determine the relationship between bullying and self-esteem on adolescents. Methods: the design of this research is descriptive correlation with cross sectional approach. The population of the study were 83 students of class X Senior High School who experienced bullying and the sample of this study was the entire population with the sampling technique using total sampling. The data collection tool used a questionnaire that had been tested for validity and reliability, the statistical test used was the chi-square test with p 0.05. Results: the study showed that the majority of verbal bullying was moderate as much as 43.4% and the majority of the majority were low self-esteem as much as 46.6% with p = 0.004.Conclusion: there is a significant relationship between verbal bullying and self-esteem. 
The TRAINING OF MAKP TEAM FOR NURSES AT SARI MUTIARA LUBUK PAKAM HOSPITAL: Team Method Eva Kartika Hasibuan; Masri Saragih; Adventy Riang Bevy Gulo
JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.846 KB) | DOI: 10.51771/jukeshum.v1i2.58

Abstract

Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) merupakan sebuah sistem yang meliputi struktur, proses, dan nilai professional yang mengatur pemberian asuhan keperawatan dan sebagai suatu model dalam praktik keperawatan professional di Rumah Sakit. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah  pengetahuan perawat dalam menerapkan metode asuhan keperawatan professional tim. Pelaksanaan metode kegiatan pertama sekali dengan penyampaian materi terkait bahan kajian yang perlu disampikan setelah itu melaksanakan roleplay model asuhan keperawatan professional tim. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan sosialisasi dan praktek menunjukkan  80 % perawat             paham terkait penjelasan materi dan 95% perawat dapat mempraktekkan metode tim.
Keterkaitan Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Tim dengan Kepuasan Perawat Eva Kartika Hasibuan; Masri Saragih; Adventy Riang Bevy Gulo; Henny Syapitri
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.1 KB) | DOI: 10.51771/jintan.v1i2.99

Abstract

Rumah sakit tidak dapat dipisahkan dari pelayanan keperawatan, mereka berperan dalam meningkatkan kesehatan pasien. Pendekatan tim adalah organisasi layanan keperawatan yang dilakukan dengan menggunakan tim yang terdiri dari klien dan perawat. Kinerja perawat merupakan salah satu indikator untuk mengukur kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini dirancang untuk menentukan hubungan antara manajemen keperawatan professional (MAKP) Kepuasan tim dan perawat rumah sakit. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian analitik dan deskriptif dengan metode cross-sectional dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yang berjumlah 60 responden. Pengumpulan data untuk mengukur MAKP TIM dan Kepuasan Perawat menggunakan Kuisioner. Uji statistik yang digunakan uji chi-kuadrat. Hasil analisa bivariate yang diperoleh nilai p= 0,000 < 0,05, dengan Ha diterima yang artinya ada keterkaitan antara MAKP TIM dan Kepuasan Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan penelitian lebih mendalam pada perawat yang bekerja dirumah sakit. Terkait faktor-faktor lain yang mempengaruhi penerapan metode tim dan faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja seperti faktor yang harus dikendalikan seperti gaji, fasilitas rumah sakit, teman kerja, dan lain-lain.
INTEGRATING DAN OBLIGING SEBAGAI GAYA MANAJEMEN KONFLIK DALAM MENGURANGI STRES KERJA PERAWAT PELAKSANA Adventy Riang Bevy Gulo; Erwin Silitonga; Masri Saragih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.848

Abstract

Abstrak Organisasi profesi yang berperan besar dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit adalah keperawatan yang juga berpotensi mengalami konflik. Konflik mengakibatkan kerugian diantaranya stres kerja pada perawat pelaksana. Manajemen konflik merupakan prioritas utama kepala ruangan untuk mengatasi hal tersebut. Untuk mengidentifikasi pengaruh gaya manajemen konflik integrating dan obliging dalam mengurangi stres kerja perawat pelaksana. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah perawat pelaksana di RS Imelda Pekerja Indonesia dan RS Martha Friska dimana teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Jumlah responden sebanyak 105 orang perawat pelaksana. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang dianalisis secara bivariat dengan menggunakan program komputer. Hasil penelitian: 1) terdapat pengaruh gaya manajemen konflik integrating terhadap stres kerja perawat pelaksana (p = <0,001;PR=1,28 95%CI 1,174-1,402), dan 2) terdapat pengaruh gaya manajemen konflik obliging terhadap stress kerja perawat pelaksana (p=<0,001;PR = 1,20 95%CI 1,124-1,295. Gaya manajemen konflik integrating dan obliging  kepala ruangan berpengaruh dalam mengurangi stres kerja perawat pelaksana. Kata Kunci: Integrating, Obliging, Stres Kerja Perawat Abstract Professional organizations that play a major role in the implementation of nursing care in hospitals are nursing that also has the potential to experience conflict. Conflicts result in losses including work stress on implementing nurses. Conflict management is the chief priority of the nurse manager to overcome this.To identify the influence of integrating and obliging conflict management styles in reducing the work stress of implementing nurses. This research is quantitative with cross sectional research design. The study population was implementing nurses at the Indonesian Hospital Imelda Worker and Martha Friska Hospital where the sampling technique was simple random sampling. The number of respondents was 105 implementing nurses. The instrument used was a questionnaire that was analyzed bivariately using a computer program.The results of the study were 1) there was an influence of integrating conflict management style on the work stress of implementing nurses (p=<0.001; PR=1.28 95% CI 1.174-1,402), and 2) there was an influence of obliging conflict management style on nurses work stress executor (p=<0.001; PR=1.20 95% CI 1.124-1.295). Integrating conflict management style and obliging head of the room influence in reducing the work stress of implementing nurses. Keywords: Integrating, Obliging, Nurse Stress
PENANGANAN ASAM URAT DENGAN LATIHAN SENAM ERGONOMIK PADA LANSIA DI KELURAHAN GAHARU KECAMATAN MEDAN TIMUR Masri Saragih; Rumondang Gultom; Rosetty Sipayung
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2020): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v4i2.520

Abstract

Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan rasa nyeri pada tulang dan sendi, sering dialami oleh sebagian besar lansia. Dapat mengakibatkan lansia kesulitan untuk melakukan aktivitas akibat nyeri yang ditimbulkan. Pengobatan non farmakologis dapat dilakukan untuk mengontrol kadar asam urat yaitu dengan melakukan senam ergonomik. Senam ergonomik merupakan suatu gerakan otot yang dikombinasikan dengan teknik pernapasan. Tujuan dari Program Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia dalam penanganan asam urat dengan latihan senam ergonomik. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan penyampaian materi dan melakukan latihan senam ergonomik serta diskusi dan Tanya jawab. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini setelah dilakukan penyuluhan dan latihan senam ergonomik menunjukkan 75% paham terkait penjelasan materi dan 75% lansia dapat mempraktekkan latihan senam ergonomik.
Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Pada Tokoh Masyarakat Wilayah Kerja Deli Serdang Masri Saragih; Julia Mahdalena Simanjuntak; Amila Amila
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3745

Abstract

 ABSTRAK Saat ini dunia dihebohkan dengan adanya virus corona yang diketahui muncul mula pertama di Wuhan, Cina. Ancaman virus Corona kini telah menyebar ke sejumlah negara yaitu Brasil (672.846 kasus positif), Rusia (467.073 kasus positif), Inggris Raya (286.294 kasus positif), dan India  (247.195  kasus  positif). Selain dari Negara-negara tersebut virus Corona juga sudah menyebar di Indonesia. Data 31 Maret 2020 menunjukkan kasus yang terkonfirmasi berjumlah 1.528 kasus dan 136 kasus kematian. Tingkat mortalitas COVID-19 di Indonesia sebesar 8,9%, angka ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Tujuan dari Program Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tokoh masyarakat tentang pencegahan covid-19. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan penyampaian materi tentang protokol kesehatan, komunikasi publik, pengenalan aplikasi INARISK serta pembagian masker. Terdapat peningkatan pengetahuan tokoh masyarakat tentang pencegahan covid-19. Dengan demikian, pelaksanaan sosialisasi tentang pencegahan covid-19 sangat efektif. Kata Kunci: Pencegahan Covid-19, Tokoh Masyarakat  ABSTRACT Currently the world is shocked by the existence of the corona virus which is known to have first appeared in Wuhan, China. The threat of the Corona virus has now spread to a number of countries, namely Brazil (672,846 positive cases), Russia (467,073 positive cases), Great Britain (286,294 positive cases), and India (247,195 positive cases). Apart from these countries the Corona virus has also spread in Indonesia. March 31, 2020 data shows that there are 1,528 confirmed cases and 136 deaths. The mortality rate for COVID-19 in Indonesia is 8.9%, this figure is the highest in Southeast Asia. The purpose of this Community Service Program is to increase the knowledge of community leaders about the prevention of Covid-19. The method of activities carried out is by delivering material on health protocols, public communication, introducing the INARISK application and distributing masks. There is an increase in the knowledge of community leaders about the prevention of Covid-19. Thus, the implementation of socialization on the prevention of Covid-19 is very effective. Keywords: Covid-19 Prevention, Community Leader
TINGKAT PENDIDIKAN PERAWAT DENGAN PERILAKU CARING PADA PASIEN DI RSUD DATU BERU TAKENGON Jek Amidos Pardede; Masri Saragih; Ellyna Yulistiami
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 3 No 1 (2020): JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caring is a dynamic approach, in which nurses work to further increase their attention to the clients. Generally, clients would expect the comfort and caring attitude from nurses, and nurses are also expected to provide attention, prayers, and motivation to the patients. The purpose of this study was to identify the correlation of nurse education level with the caring behavior at the inpatient ward of Datu Beru Hospital of Takengon in 2018. This research applied the analytic correlation method using a cross-sectional approach. The population of this study was all nurses working at the inpatient ward of Datu Beru Hospital with a total number of 196 persons. The sampling technique was simple random sampling with total respondents of 67 persons. To obtain data from the respondents the researcher used a questionnaires sheet that was analyzed using chi-square test analysis. This study found that the majority of the nurses hold D3 Degree (59,7%) and the majority of the nurses’ behavior was good (47,8%). The result statistic test showed that there was a correlation between nurse education level and caring behavior on the patients at the inpatient ward with p-value = 0,028 (P <0,05), thus it was concluded that the level of education of nurses correlated with the caring behavior of nurses in the inpatient care room because the higher level of nurses education, the better-caring behavior was provided towards their patients. The results of this study became inputs for nurses to pursue further studies to improve their insight into caring behavior in providing nursing care.