Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Manajemen Bangsal Pada Perawat Di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam Saragih, Masri; Eva Kartika Hasibuan; Adventy Riang Bevy Gulo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Perawatan merupakan inti dari suatu tempat dimana pasien dirawat dengan seluruh upaya pengobatan yang diberikan Rumah Sakit. Sistem pengelolaan bangsal keperawatan di suatu rumah sakit akan berdampak terhadap kualitas pelayanan dan kinerja yang diberikan kepada pasien. Tujuan dari Program Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan implementasi perawat dalam pengelolaan manajemen bangsal secara professional. Analisis situasi dilakukan dengan metode wawancara dan observasi untuk mengetahui pemasalahan yang dihadapi perawat. Dalam mengembangkan solusi alternative sebagai pemecahan masalah maka perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan implementasi manajemen bangsal dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan simulasi. Setelah diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang implementasi manajeman bangsal melalui ceramah, diskusi dan simulasi, selanjutnya semua peserta mengikuti postest. Nilai pretest paling rendah 56 dan yang paling tinggi 72 sementara Nilai postest paling rendah 75 dan yang paling tinggi 93. Dari hasil pretest dan postest terdapat peningkatan pengetahuan perawat tentang materi yang diajarkan.
Tipe Kepribadian Berhubungan dengan Perilaku Caring Perawat Jek Amidos Pardede; Masri Saragih; Marthalena Simamora
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.195 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1207

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between personality types and nurses' caring behavior at the Porsea Regional Hospital. The research design used is correlation analytic with the cross-sectional approach. This study's results are introverted personality types with good caring majority behavior, 62.2%, and extrovert personality types with good caring majority behavior 94.3%. Statistical test results showed a significant relationship between personality types and nurses caring action at the Porsea Regional Hospital (p = 0.010; p <0.05). In conclusion, the majority of nurse personality types have an extroverted personality, and the majority of nurse caring behavior has good caring practice. There is a relationship between personality type and caring nurse behavior. Keywords: Nurse, Caring Behavior, Personality Type
Optimalisasi Pengetahuan Kader Lansia Dalam Penanganan Gawat Darurat Pada Lansia Di Puskesmas Helvetia Saragih, Masri; Lasma Rina Efrina Sinurat; Siska Evi Martina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia memunculkan berbagai tantangan, terutama dalam penanganan kasus gawat darurat yang sering terjadi pada kelompok usia ini. Kader lansia memiliki peran penting dalam memberikan pertolongan pertama dan mendukung layanan kesehatan di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengetahuan kader lansia di Puskesmas Helvetia mengenai penanganan gawat darurat pada lansia. Metode yang digunakan adalah intervensi pendidikan berupa pelatihan intensif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus gawat darurat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan kader. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan setelah pelatihan, dengan rata-rata peningkatan sebesar 40%. Kader juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam melakukan penilaian awal, resusitasi, dan tindakan pertolongan pertama yang sesuai. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi kader lansia dan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pelayanan kesehatan lansia di komunitas.
Optimalisasi Peran Kepala Ruangan Melalui Edukasi Dalam Peningkatan Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Advent Medan Hasibuan, Eva Kartika; Masri Saragih; Adventy Riang Bevy Gulo; Titus Bestari Telaumbanua; Susi Oktaviani Purba
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu strategi untuk mengoptimalkan peran dan fungsi perawat dalam pelayanan keperawatan adalah pembenahan dalam manajemen keperawatan dengan harapan adanya faktor kelola yang optimal sehingga mampu menjadi wahana peningkatan keefektifan pembagian pelayanan keperawatan sekaligus lebih menjamin kepuasan pasien terhadap kinerja pelayanan keperawatan. Kepala ruangan harus mempunyai kemampuan manajemen agar dapat mencapai keberhasilan dalam mengelola pelayanan keperawatan dan asuhan keperawatan yang diberikan perawat pelaksana secara terintegrasi. Perawat merupakan salah satu kelompok sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit yang memiliki jumlah paling banyak yaitu mencapai 60%-70%. Menurut survey awal tim pengabdian, kami melihat bahwa kinerja perawat kategori cukup, hal ini ditandai tingkat pengetahuan sebelum dilakukan edukasi terkait kinerja perawat didapatkan hasil 60% melalui angket yang diberikan tim pengabdian, hal ini lah yang menjadi permasalahan mitra, sehingga pentingnya diadakan edukasi (penyampaian materi) terkait peran kepala ruangan dalam peningkatan kinerja perawat. Tujuan pengabdian ini yaitu melalui edukasi peran kepala ruangan terdapat peningkatan kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan. Metode pengabdian ini dilakukan dengan metode edukasi (penyampaian materi) serta diskusi dan tanya jawab. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini setelah dilakukan edukasi menunjukkan 90% terjadi peningkatan kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan. Hal ini terbukti dari asuhan keperawatan dan kelengkapan dokumentasi keperawatan yang telah dilaksanakan. Kinerja perawat mengalami peningkatan melalui edukasi terkait peran kepala ruangan dalam pemberian asuhan keperawatan.
Edukasi Diet Anak Dengan Luekimia Marthalena Simamora; Nandang DD Khairari; Saragih, Masri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leukemia atau kanker darah adalah sekelompok penyakit neoplastik yang beragam, ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid. Malnutrisi pada penderita kanker dapat menurunkan angka toleransi kemoterapi serta dapat meningkatkan potensi terjadinya komplikasi. Pengobatan untuk penderita leukemia juga dapat dilakukan dengan cara menjalani hidup sehat melalui makanan yang dikonsumsi serta menghindari zat beradiasi atau karsinogenik. Pola hidup sehat serta pola makan dengan mengonsumsi makanan yang sehat serta bergizi secara teratur merupakan bagian penting dalam pengobatan penyakit leukemia. Tujuan dari kegiatan poengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman orangtua tentang pemberian diet dan cara pengolahannya pada anak dengan leukimia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi. Kegiatan ini diikuti oleh orangtua anak dengan diagnosa leukimia sebanyak 15 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah berhasil mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orangtua tentang diet pada anak dengan leukimia.
HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM ADVENT MEDAN Hasibuan, Eva Kartika; Saragih, Masri; Gulo, Adventy Riang Bevy; Afriyanti, Septia
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i1.6248

Abstract

Latar belakang: Pekerjaan seorang perawat untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif merupakan pekerjaan yang mempunyai tingkat stres yang tinggi, karena dalam bekerja perawat berhubungan langsung dengan berbagai macam pasien dengan diagnosa penyakit dalam respon yang berbeda-beda. Berbagai situasi dan tuntutan kerja yang dialami dapat menjadi sumber potensial terjadinya stres, Kinerja perawat adalah melakukan pekerjaan sebaik mungkin sesuai dengan standar yang telah ada. Kinerja yang menurun salah satunya dapat disebabkan oleh stres yang dialami perawat. Tujuan: untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Advent Medan. Metode: Jenis penelitian ini Kuantitatif yang menggunakan design survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Umum Advent Medan berjumlah 43 orang perawat. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yaitu jumlah perawat 43 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis dengan uji chi- square. Hasil: menunjukkan bahwa stres kerja mayoritas rendah sebanyak 24 responden (100,0 %) dan kinerja perawat mayoritas baik sebanyak 20 responden (46,5 %). Berdasarkan analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Advent Medan dengan p-value = 0,028 (≤0,05). Simpulan: Semakin rendah tingkat stress perawat, maka semain baik kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien
PENINGKATAN KOMITMEN BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Bevy Gulo, Adventy Riang; Eva K. Hasibuan; Masri Saragih; Yudia Indriani; Steve Sebayang
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6157

Abstract

Budaya organisasi merupakan sekumpulan nilai, norma, dan perilaku kerja yang diyakini bersama dan dijadikan pedoman dalam suatu institusi. Dalam konteks rumah sakit, budaya organisasi yang kuat sangat diperlukan untuk mendorong perawat dalam memberikan pelayanan yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa masih terdapat ketimpangan pemahaman dan implementasi budaya organisasi di kalangan perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen perawat terhadap budaya organisasi melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara langsung di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta evaluasi pra dan pasca kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang perawat. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 60% peserta memiliki tingkat pemahaman yang rendah terhadap budaya organisasi dan 86,67% belum menerapkannya dalam praktik kerja sehari-hari. Setelah dilakukan intervensi, terjadi peningkatan signifikan; 76,67% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang baik dan 80% mulai menerapkan budaya organisasi secara aktif. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan edukatif seperti sosialisasi nilai-nilai organisasi dapat secara efektif meningkatkan komitmen dan kinerja perawat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat dijadikan program berkelanjutan oleh manajemen rumah sakit untuk memperkuat budaya organisasi dan mutu pelayanan keperawatan.
HUBUNGAN QUALITY OF NURSING WORK LIFE DENGAN PRODUKTIVITAS PERAWAT DI RSU BETHESDA GUNUNGSITOLI Bevy Gulo, Adventy Riang; Saragih, Masri; Hasibuan, Eva Kartika; Lombu, Santi Gitasari
Indonesian Trust Health Journal Vol 5 No 1 (2022): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v5i1.91

Abstract

Nursing services are very important in hospitals and health institutions, so efforts are needed to improve health services and nursing services together to improve the quality of hospital services. One effort that needs to be done is to increase the Quality of Nursing Work Life (QNWL) in hospitals.Improving the quality of work life is carried out by means of a better way of working where employees and other members gain insight to improve the quality of work effectively so as to increase the productivity of nurses. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of nursing work life and the productivity of nurses at Bethesda General Hospital Gunungsitoliin. The method in this research is descriptive correlation using cross sectional design. The population in this study were 43 nurses who worked at Bethesda General Hospital Gunungsitoli. The sample in this study were 43 nurses. Total sampling sampling technique. The tool used is a questionnaire sheet, the data were analyzed using the chi-square test. The results of the univariate analysis of the frequency distribution show that the majority of nurses with a high quality of nursing work life were 76.7%, and the frequency distribution of nurse productivity in the good category is 65.1%.So that the bivariate analysis show that there is a relationship between the quality of nursing work life and the productivity of nurses at Bethesda General Hospital Gunungsitoli (p value = 0.002). Suggestions from this study are expected to be input for nursing staff and hospitals to improve the quality of nursing work life in an effort to increase the productivity of nurses to improve the quality of health services that are better and quality and can be used as consideration for reference in further research. Abstrak Pelayanan keperawatan menjadi sangat penting di rumah sakit dan instansi kesehatan, sehingga perlu upaya peningkatan pelayanan kesehatan dan pelayanan keperawatan secara bersama-sama untuk peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit. Salah satu upaya yang perlu dilakukan yaitu peningkatan quality of nursing work life (QNWL) di rumah sakit. Peningkatan kualitas kehidupan kerja dilakuakan dengan cara kerja yang lebih baik dimana karyawan serta anggota lainnya mendapatkan wawasan untuk meningkatkan kualitas kerja secara efektif sehingga meningkatkan produktivitas perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan quality of nursing work life dengan produktivitas perawat di RSU Bethesda Gunungsitoli. Metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif korelasi dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perawat yang bekerja di RSU Bethesda Gunungsitoli sebanyak 43 perawat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 perawat. Teknik pengampilan sampel total sampling. Alat yang digunakan yaitu lembar kuesioner, data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisa univariat distribusi frekuensi bahwa mayoritas perawat dengan quality of nursing work life tinggi yaitu sebanyak 76,7 %, dan distribusi frekuensi produktivitas perawat dengan kategori baik sebanyak 65,1%. Sehingga analisa bivariat menunjukkan ada hubungan antara hubungan quality of nursing work life dengan produktivitas perawat di RSU Bethesda Gunungsitoli (p value = 0,002). Saran dari penelitian ini yaitu diharapkan menjadi bahan masukan bagi tenaga keperawatan serta rumah sakit untuk meningkatkan quality of nursing work life dalam upaya meningkatkan produktivitas perawat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik dan bermutu serta dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk dijadikan referensi dalam penelitian selanjutnya.
HUBUNGAN PERAN KEPALA RUANGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ADVENT MEDAN Saragih, Masri; Bevy Gulo, Adventy Riang; Eva Kartika, Eva Kartika; Simbolon, Denry Cristiani
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v7i2.5639

Abstract

The head ofoom as a manager must be able to guarantee the services provided by the implementing nurse in providing safe services and prioritizing patient comfort. The aim of this study was to determine the relationship between the role of the head of the room and the performance of nurses in the inpatient ward at Medan Adventist Hospital. The type of research used is qualitative research and descriptive correlation research design with a cross sectional approach. The research population used were all nurses in inpatient rooms with a total of 82 nurses. The sample in this study was 45 nurses using a purposive sampling technique. The instrument used is a questionnaire and will be analyzed using the Chi-Square test. The research results showed that the majority of room heads' roles were adequate (53.3%), the majority of nurses' performance was adequate (48.9%) and there was a significant relationship between the role of room heads and nurses' performance with a p value = 0.005. So it can be concluded that the better the role of the head of the room, the better the nurse's performance will be. So it is necessary to suggest that the head of the room can implement his role as head of the room to improve the performance of nurses.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN MOTIVASI DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSU SARI MUTIARA LUBUK PAKAM Gulo, Adventy Riang Bevy; Hasibuan, Eva Kartika; Saragih, Masri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i4.15094

Abstract

Kinerja yang baik dapat dilihat dari partisipasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas kepada pasien dimana asuhan keperawatan terdiri dari pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Untuk mengetahui hubungan beban kerja dan motivasi dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh perawat di ruang rawat inap RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam sebanyak 89 orang dan sampel merupakan total populasi sebanyak 89 responden. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan menggunakan instrumen penelitian dalam bentuk kuesioner dan dianalisa menggunakan uji korelasi Chi Square. Hasil penelitian diperoleh beban kerja dengan mayoritas beban yang ringan sebanyak 52,8%, motivasi dengan mayoritas motivasi yang sedang sebanyak 50,6%, dan kinerja perawat dengan mayoritas kinerja yang sedang sebanyak 78,7%. Hasil statistik menunjukkan bahwa ada hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam dengan nilai signifikasi (p value =0,000) dan ada hubungan motivasi dengan kinerja perawat di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam (p value = 0,000). Dari hasil penelitian disimpulkan ada hubungan beban kerja dengan kinerja perawat dan ada hubungan motivasi dengan kinerja perawat dan diharapkan kepada pihak manajemen rumah sakit agar melakukan evaluasi kinerja untuk mengetahui sejauh mana kinerja perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan sedangkan bagi perawat agar memiliki kinerja yang tinggi, maka perawat dapat melakukan pengembangan diri melalui penambahan literasi atau pengetahuan yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai perawat dan juga mampu mengatasi jika terjadinya beban kerja yang berlebihan.