Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary

Hubungan Tindakan Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Penyakit Periodontitis Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Desa Keude Lueng Putu Kecamatan Bandar Baru Nurfadilla. H; Eka Sri Rahayu
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periodontitis adalah penyakit yang mengenai jaringan penyangga gigi yang biasanya ditandai dengan adanya peradangan pada gusi dan merupakan faktor resiko untuk penyakit diabetes. Tindakan pemeliharaan menyikat gigi yang tidak tepat dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya periodontitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penyakit periodontitis pada pasien diabetes mellitus di desa Keude Lueng Putu Kecamatan Bandar Baru. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling, yaitu 34 responden. Penelitian ini dilakukan dengan uji statistic chi – square, yaitu terdapat hubungan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penyakit periodontitis pada pasien diabetes mellitus di desa Keude Lueng Putu Kecamatan Bandar Baru dengan p value = 0,009 (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tindakan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penyakit periodontitis pada pasien diabetes mellitus di desa Keude Lueng Putu Kecamatan Bandar Baru. Disarankan kepada masyarakat agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan menyikat gigi yang baik dan benar serta faktor terjadinya periodontitis pada penderita diabetes melalui penyuluhan yang dilakukan oleh petugas kesehatan
Hubungan Peran Orangtua Dengan Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Anak Tunagrahita Di SLB Bukesra Banda Aceh Rizki Nasma; Eka Sri Rahayu
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak tunagrahita memiliki kondisi kognitif dan fisik yang berbeda, sering menghadapi tantangan dalam belajar, berpikir, berbicara, dan melakukan kegiatan sehari-hari. Berdasarkan pemeriksaan terhadap 10 anak tunagrahita, ditemukan bahwa 80% berada dalam kategori buruk dengan rata-rata 7-8 gigi yang mengalami karies. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara peran orangtua dan status kebersihan gigi anak tunagrahita Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 39 orangtua dan anak tunagrahita di SLB Bukesra Banda Aceh sebagai sampel, diambil melalui metode Total Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status kebersihan gigi sedang (69.2%), dengan 25.6% dalam kategori buruk dan hanya 5.1% yang dalam kategori baik. Analisis chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara peran orangtua sebagai edukator dan status kebersihan gigi anak (Pearson Chi-Square = 10.029, p = 0.007). Selain itu, peran orangtua sebagai motivator juga berhubungan signifikan dengan kebersihan gigi anak (Pearson Chi-Square = 13.798, p = 0.001). Namun, peran orangtua sebagai fasilitator tidak menunjukkan hubungan signifikan secara statistik (Pearson Chi-Square = 4.520, p = 0.104), meskipun linear-by-linear association menunjukkan adanya pengaruh (p = 0.038). dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Terdapat hubungan yang signifikansi antara peran edukatif dan motivasi orangtua terhadap kebersihan gigi anak tunagrahita, sedangkan peran fasilitator tidak tedapat hubungan secara signifikansi terhadap kebersihan gigi anak tunagrahita
Pengaruh Penggunaan Siwak Terhadap Status Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Siswa Kelas 10 Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa Talitha Yusriah; Eka Sri Rahayu
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum, namun sering kali diabaikan meskipun memiliki peran sebagai pintu masuk utama mikroorganisme penyebab penyakit sistemik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan siwak (Salvadora persica) terhadap status kebersihan gigi dan mulut siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan siwak dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas 10 Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa. Metode penelitian menggunakan quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 76 siswa yang terbagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 38 siswa dan kelompok kontrol sebanyak 38 siswa. Instrumen pengukuran menggunakan indeks OHI-S, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yaitu penurunan skor OHI-S dari 2,255 menjadi 1,189 setelah diberikan intervensi siwak, sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan. Kesimpulannya, penggunaan siwak terbukti efektif dalam meningkatkan status kebersihan gigi dan mulut siswa, sehingga disarankan untuk meningkatkan edukasi serta membiasakan penggunaan siwak sebagai alternatif alami dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Flipchart Terhadap Pengetahuan Makanan Kariogenik Bagi Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Murid SDN 62 Cot Mesjidlueng Bata Banda Aceh Wirda Syakira; Eka Sri Rahayu
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Aceh memiliki angka kejadian masalah gigi dan mulut yang tinggi sebesar 56%. Salah satu faktor yang dapat merusak gigi adalah kebiasaan mengosumsi makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat dan pemanis buatan,anak sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi mulut. Upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut dengan melakukan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut kepada anak Sekolah Dasar, media flipchart Mampu menyajikan pesan pembelajaran secara ringkas dan praktis.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media flipchart terhadap pengetahuan makanan kariogenik bagi kesehatan gigi dan mulut pada murid kelas v di SDN 62  Banda Aceh. Metode: Quasi exsperiment dengan rancangan pre test and post test Non equivalent Control grup Desain. Populasi yang digunakan Siswa Kelas V. Menggunakan Teknik Total Sampling,yaitu seluruh Siswa Kelas V SDN 62 Banda Aceh dan SDN 2 Lamcot. Berjumlah 60 orang 34 kelompok eksperimen dan 26 kelompok kontrol. Hasil penelitian: nilai rata-rata pre-test kelompok eksperimen 64.7%,nilai rata-rata post-test eksperimen 88.2%, selisi nilai mean 29.76%. Nilai rata-rata pre-test kelompok kontrol 53.8%,dan nilai rata-rata post test kontrol 69.2%,selisih nilai mean 17.38%. Berdasarkan uji paired T-test diketahui nilai signifikan variable Skor Pre Test dengan Skor Post Test sebesar 0,001<0,05. Kesimpulan: Adanya pengaruh penyuluhan menggunakan media flipchart terhadap pengetahuan makanan kariogenik bagi kesehatan gigi dan mulut pada siswa SD Negeri 62 Banda Aceh dengan nilai p value =0,001. Saran: bagi sekolah dan institusi kesehatan untuk memanfaatkan flipchart dalam penyuluhan kesehatan gigi. Penggunaan media ini dapat membantu anak-anak lebih mudah memahami infomasi yang disampaikan.
Penyuluhan Edukasi Media Puzzle Terhadap Pengetahuan Cara Menyikat Gigi Pada Kelas II SDN 62 Lueng Bata Kota Banda Aceh Siti Nabilah; Eka Sri Rahayu
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i95
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi isu penting di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi gigi berlubang pada anak usia 5–9 tahun di Aceh mencapai 53%, sementara hanya 2,8% anak yang menyikat gigi dengan waktu yang benar. Rendahnya pengetahuan tentang cara menyikat gigi yang benar menjadi salah satu penyebab utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media puzzle terhadap pengetahuan cara menyikat gigi pada siswa kelas II SDN 62 Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan nonequivalent control group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari dua kelompok: kelompok intervensi yang diberikan edukasi dengan media puzzle, dan kelompok kontrol tanpa media puzzle (ceramah).jumlah sampel yaitu 75 dengan menggunakan teknik quasi ekperimen,kelompok kontrol berjumlah 45 dan kelompok intervensi berjumlah 45 , dengan pengambilan menggunakan Total Sampling. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata pengetahuan pada kelompok intervensi dari 43,51% menjadi 77,57%, dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05), dibandingkan kelompok kontrol yang hanya meningkat dari 40,54% menjadi 58,65%. Edukasi menggunakan media puzzle terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang cara menyikat gigi yang benar. Puzzle sebagai media visual dan interaktif mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media edukatif seperti puzzle dalam program promosi kesehatan gigi di sekolah dasar.