Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nizham Journal of Islamic Studies

Muhammad Abduh's Typical Modern Education: His Thoughts and Reforms in the Islamic World Hafizh, Muhammad; Munawir Hasan; Abdul Aziz Shutadi; Yan Nurcahya; Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya
Nizham Jurnal Studi Keislaman Vol 13 No 01 (2025): Nizham: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/nizham.v13i01.9697

Abstract

In this modern era, everything is required to transform to suit the times. Likewise regarding education, in this era of continuous development, Islamic education is required to always develop to adapt to the times as attempted by Muhammad Abduh. Muhammad Abduh was an initiator of Islamic education reform who came from Egypt. This research is qualitative in nature and the data was obtained using the library research method. The data obtained was then analyzed using descriptive-analysis techniques. The results of this research will explain Muhammad Abduh's ideas regarding the renewal of Islamic education, namely (1) The aim of education is to educate the mind and soul and convey it to the limit of a person's possibility of achieving happiness in this world and the hereafter, (2) Muhammad Abduh aims to harmonize between general knowledge and religious knowledge, (3) Divide education into 3 levels (Primary Education, Secondary Education, Upper Education), (4) Each level has its own curriculum, (5) Divide educational methods into two, namely micro methods which are centered on teaching methods and macro methods which are systems where schools have an organizational structure where each division will influence each other, (6) Education without distinguishing gender.
The leadership of Prophet Dauid and Prophet Sulayman in the Qur'an Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya
Nizham Jurnal Studi Keislaman Vol 11 No 02 (2023): Nizham: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/nizham.v11i02.7568

Abstract

Kepemimpinan adalah sebuah unsur yang tidak bisa dipisahkan dalam Islam dan kehidupan sehari-hari, karena kepemimpinan adalah fitrah seorang manusia untuk hidup dalam sebuah kelompok dan dalam setiap kelompoknya dibutuhkan seorang pemimpin untuk dijadikan pedoman kelompok tersebut. Salah satu isu kepemimpinan dalam al-Qur’an adalah kisah kepemimpinan Nabi Daud As. dan Nabi Sulaiman As. Banyak peneliti yang telah meneliti kepemimpinan Nabi Daud As. dan Nabi Sulaiman As. namun hanya berfokus kepada sifat yang dimiliki Nabi Daud As. dan Nabi Sulaiman As. sebagai figur pemimpin. Berdasarkan hal itu penulis melihat adanya ruang kosong dalam penelitian tentang kepemimpinan Nabi Daud As. dan Nabi Sulaiman As. yaitu bagaimana Nabi Daud As. dan Nabi Sulaiman As menjalankan kepemimpinannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan teknik library research untuk mendapatkan data penelitiannya. Sumber data utama dari penelitian ini adalah Qs. al-Naml/ 27: 36-37 dan Qs. Ṣād/ 38: 22-24. Data yang didapat dari penelitian ini akan dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analisis dengan menggunakan metode penafsiran maudū‘ī. Hasil dari penelitian ini adalah, 1. Adanya perubahan Nabi Daud As. dalam menyelesaikan masalah, yaitu sebelum diuji dan pasca diuji oleh Allah Swt. 2. Nabi Daud As. bertugas untuk mengelola wilayah kepemimpinannya dengan baik, mendengarkan aspirasi yang memilihnya, dan menyelesaikan masalah dengan adil dan benar, 3. Nabi Sulaiman As. merupakan seorang pemimpin yang tegas, berhati-hati dan berpendirian, 4. Nabi Sulaiman As. pemimpin yang sangat percaya diri.