Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : conference proceeding on waste treatment technology

Studi Beban Emisi Gas Karbon Monoksida (CO) pada Daya Serap Pohon Tabebuya dari Aktivitas Transportasi di Jalan Kusuma Bangsa Intifada Muhamad Zulfikar Albab Mahera; Ahmad Erlan Afiuddin; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kendaraan bermotor yang semakin meningkat di Indonesia berdampak pada meningkatnya jumlah emisi CO yang dihasilkan. Banyaknya kendaraan yang melintas mempengaruhi kualitas udara yang ada di JL. Kusuma Bangsa. pengendalian pencemaran dengan menggunakan permodelan box model yang mempertimbangkan total daya serap pohon tabebuya yang berada di Jl Kusuma Bangsa. Pohon tabebuya didahulukan dalam perhitungan daya serap dan selanjutnya menghitung sisa emisi CO yang telah direduksi oleh pohon tabebuya. Beban emisi CO yang dihasilkan tertinggi sebesar 5160,370 g CO/Jam yaitu pada zona 2 saat waktu sore hari. Beban emisi CO yang terendah sebesar 1785,630 g CO/Jam yaitu pada zona 3 saat waktu malam hari. Total emisi CO didapatkan nilai sebesar 273394,556 Kg/tahun jika dikonversikan ke dalam CO2 didapatkan hasil sebesar 429620,016 Kg/tahun. Nilai sisa emisi CO2 yangdidapatkan dari daya serap tabebuya eksisting adalah sebesar 317300,016 Kg/tahun sehingga diperlukan penambahan daya serap emisi dari lebih banyak pohon. Total keseluruhan tabebuya yang ditanam adalah sebanyak 1131 pohon dengan daya serap pohon total CO2 yaitu sebesar 588120 Kg/tahun sehingga hasil sisa emisi yang didapatkan yaitu negatif atau 0 (nol).
Pemanfaatan Abu Insinerator Rumah Sakit dengan Campuran Serbuk Cangkang Bekicot sebagai Material Agregat Halus terhadap Kuat Tekan Paving Block Ghea Abbyah Nur; Novi Eka Mayangsari; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas kesehatan menghasilkan limbah yang bersifat infeksius dan berbahaya bagi lingkungan, hasil pembakaran limbah infeksius dengan insinerator di RSUD Dr Soetomo Surabaya dilakukan 4 kali sehari dan didapatkan hasil abu dari pembakaran insinerator sebesar 0,0161 m3/hari dengan mengandung kontaminan logam berat. Pemanfaatan cangkang bekicot yang belum maksimal, mulai dari bekicot hanya dimanfaatkan sebagai kuliner dan sebagian besar cangkangnya dibuang ke sungai. Penelitian ini berupaya untuk memanfaatkan abu hasil pembakaran insinerator rumah sakit dan serbuk cangkang bekicot sebagai material agregat halus yang digunakan sebagai paving block. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh uji kuat tekan paving block. Analisa penelitian yang dilakukan berupa pengujian kuat tekan pada paving block dengan komposisi campuran abu insinerator rumah sakit dan ditambahkan serbuk cangkang bekicot dengan substitusi agregat halus sebesar 0%+0%, 2%+0%, dan 4%+3% untuk umur beton 28 hari dengan faktor air semen 0,40. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kuat tekan paving block tertinggi pada variasi komposisi abu insinerator 2% yaitu sebesar 39,36 MPa memiliki mutu B sesuai dengan standar SNI. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin banyak substitusi abu insinerator rumah sakit dengan campuran serbuk cangkang bekicot yang digunakan, dapat mempengaruhi penurunan nilai kuat tekan pada pavingblock.
Analisis Karakteristik, Komposisi dan Timbulan Sampah Non-B3 di TPS Tanjung Tembaga Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Sagita Eka Hardiyani; Adhi Setiawan; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan sampah di Pelabuhan Tanjung Perak masih dilakukan dengan menerapkan pola lama yaitu pengumpulan sampah, pengangkutan sampah, dan pembuangan sampah ke TPA. Dengan jumlah timbulan sampah yang sangat tinggi, dapat menyebabkan semakin tingginya beban pengolahan sampah di TPA Benowo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi timbulan, komposisi, dan karakteristik sampah non B3 di TPS Tanjung Tembaga.. Metode pengukuran dan sampling sampah menggunakan SNI 19-364-1994. Jumah sampah pada tahun perkiraan (tahun ke-10 perencanaan) mencapai 10035 Kg/hari dengan timbulan sebesar 7,24 kg/orang.hari. Komposisi sampah dan kadar air TPS Tanjung Tembaga terdiri dari 17% sampah daun (40%), 30% sampah sisa makanan (60%), 3% sampah kertas (10%), 7% sampah kayu (10%), 5% kain (30%), 2% karet (0%), 13% plastik (10%), 2% kaca (0%). Densitas rata-rata sampah yaitu 173,71 Kg/m3. Hasil studi akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan Material Recovery Factor(MRF) di TPS Tanjung Tembaga.
Perencanaan Sistem Instalasi Plambing Air Limbah Domestik Gedung Asrama STIKES Kota Kediri Muhammad Husain Alwi; Ulvi Pri Astuti; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah yang dihasilkan oleh Asrama STIKES Kota Kediri dengan total populasi 80 orang adalah 9,6 m3/hari. Air limbah Asrama STIKES Kota Kediri berupa grey water dan black water. Karakteristik air limbah domestik STIKES Kota Kediri yaitu ph 7,06, BOD 188,4 mg/L, COD 389 mg/L serta TSS 156 mg/L. Kadar COD, BOD, dan TSS pada air limbah domestik dari STIKES Kota Kediri melebihi nilai dari baku mutu air limbah. Jika air limbah yang melebihi baku mutu dialirkan menuju badan air akan menimbulkan pencemaran air limbah. Air limbah harus dialirkan menuju ke IPAL dengan diamter pipa yang tepat berdasarkan beban unit alat plambing agar tidak terjadi kebocoran pada pipa penyalur air limbah. Distribusi air limbah domestik memanfaatkan sistem gravitasi dan kemiringan pipa (slope) untuk penyaluran menuju IPAL. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode perencanaan, perencanaan meliputi penentuan beban UAP pada masing masing alat plambing dan perhitungan beban UAP komulatif pada masing masing lantai Asrama STIKES Kota Kediri. Penentuan diameter pipa air buangan masing masing lantai didasarkan pada beban UAP komulatif masing masing lantai. Hasil perencanan sistem plambing STIKES Kota Kediri didapatkan diameter pipa grey water dari lantai 1, 2 dan 3 sebesar 75 mm atau 3 inch. Diameter pipa black water dari lantai 1 dan 2 sebesar 100 mm atau 4 inch dan lantai 3 sebesar 75 mm atau 3 inch. Diameter pipa ven Asrama STIKES Kota Kediri sebesar 65 mm atau 3 inch.
Ukuran Partikel Adsorben Ampas Teh dan Waktu Operasional terhadap Penurunan Konsentrasi COD dan Fosfat Limbah Laundry Putri Firdauzi Ulwi; Mirna Apriani; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya usaha laundry yang muncul memiliki dampak kurang baik terhadap lingkungan jika belum diolah dengan baik. COD dan fosfat menjadi paremeter pencemar yang dihasilkan oleh limbah cair laundry. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar COD dan fosfat adalah adsorpsi. Ampas teh merupakan limbah padat dalam jumlah banyak, mudah didapatkan, dan berpotensi untuk dimanfaatkan menjadi karbon aktif. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode adsorpsi menggunakan karbon aktif ampas teh yang diaktivasi dengan K2CO3. Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi waktu operasional selama 15, 30, 45, 60, 75, 90, 105 dan 120 menit. Variasi ukuran partikel adsorben sebesar 100 mesh dan 200 mesh. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran partikel adsorben dan waktu operasional terhadap penurunan konsentrasi COD dan fosfat limbah cair laundry. Proses penurunan konsentrasi COD paling optimum pada ukuran adsorben 100 mesh dengan waktu 15 menit mampu meremoval sebesar 86,86%. Persen penurunan konsentrasi fosfat paling optimum pada ukuran adsorben 100 mesh dengan waktu30 menit mampu meremoval sebesar 70,71%.
Pengaruh Kalsium Oksida (CaO) Abu Cangkang Kemiri dengan Penambahan Silika (SiO2) sebagai Substitusi Semen terhadap Kuat Tekan Batako Berlubang Yulia Riska Dwi Sinta; Luqman Cahyono; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu cangkang kemiri merupakan limbah dari sisa pembakaran boiler industri kecap dan sirup dengan jumlah 3 ton/hari dan belum dimanfaatkan sehingga dikirim kejasa pembuangan. Silika (SiO2) merupakan bahan kimia yang dapat beraksi dengan kapur bebas dalam campuran batako berlubang. Kalsium oksida dan silika termasuk komponen utama dalam semen yang dapat mempengaruhi kekuatan semen. Metode penelitian ini yaitu eksperimen dengan tujuan menganalisis potensi kalsium oksida pada abu cangkang kemiri dengan penambah silika sebagai substitusi semen pada kuat tekan batako berlubang. Analisis yang dilakukan yaitu pengujian sifat fisik material yaitu berat jenis pasir lumajang dan abu cangkang kemiri dan pengujian kuat tekan batako berlubang dengan 6 (enam) variasi batako yaitu 100 % semen, 0% silika : 5% abu, 5% silika : 0% abu, 5% silika : 10% abu, 5% silika : 15% abu, dan 5% silika : 20%. Pembuatan batako berukuran 30 cm × 15 cm × 10 cm dengan perbandingan pasir dan semen yaitu 5 : 1, FAS (0,5). Hasil kuat tekan batako pada masing – masing variasi batako umur 28 hari yaitu 34,20 kg/cm2; 41 kg/cm2; 41 kg/cm2; 17,42 kg/cm2; 26,13 kg/cm2; 17,63 kg/cm2. Kuat tekan optimum padasubstitusi 5% silika : 15% abu cangkang kemiri dengan kuat tekan 26,13 kg/cm2.
Identifikasi Emisi CO Kendaraan Bermotor di Jalan Jemur AndayaniJalan Raya Kendangsari Industri Kota Surabaya dengan Model Caline-4 Umniati Huwaida Urwatul Wutsqo; Luqman Cahyono; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Jemur Andayani hingga Jalan Raya Kendangsari Industri Kota Surabaya merupakan jalan arteri sekunder dua arah yang menghubungkan Jalan Ahmad Yani menuju kawasan industri SIER. Kawasan industri SIER merupakan kawasan industri terbesar di Kota Surabaya yang didominasi oleh industri skala besar. Banyaknya sarana – prasarana di lokasi penelitian mempengaruhi mobilitas kendaraan bermotor tinggi, dan menyebabkan terjadinya kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi besaran emisi CO dari kendaraan bermotor dengan model Caline-4. Lokasi penelitian dibagi menjadi 2 segmen, kemudian dilakukan identifikasi berdasarkan waktu yakni hari kerja, hari transisi, dan hari libur. Pengambilan data dilakukan pada 3 jam puncak yakni pagi pada pukul 07.00 – 08.00 WIB, siang pada pukul 12.00 – 13.00 WIB, dan sore pada pukul 16.00 – 17.00 WIB. Hasil dari penelitian menunjukkan volume lalu lintas rata – rata tertinggi sebesar 11.760 unit/jam di hari transisi dengan nilai beban emisi sebesar 45,77 g/km di Jalan Raya Kendangsari Industri. Volume lalu lintas tertinggi di Jalan Jemur Andayani sebesar 6.095 unit/jam di hari kerja dengan nilai beban emisi sebesar 21,46 g/km. Model Caline-4 menunjukkan besaram emisi CO hari kerja sebesar 3,2 ppm di wilayah segmen 1. Pada hari transisi sebesar 5,5 ppm di wilayah segmen 2, dan pada hari libur sebesar 1,3 ppm di wilayah segmen 1.
Analisis Dampak Lingkungan Proses Pengolahan Air Limbah Industri Susu dengan Metode LCA Menggunakan Metode Penilaian Recipe 2016 Silvi Wijayanti; Luqman Cahyono; Adhi Setiawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi pengolahan air limbah di industri susu ditujukan untuk mengolah air limbah agar tidak mencemari lingkungan. Proses pengolahan air limbah membutuhkan adanya sumber energi listrik atau bahan bakar, mikroorganisme, dan bahan kimia untuk mengoptimalkan pengolahannya. Penggunaan bahan kimia, mikroorganisme, dan energi listrik ini menghasilkan dampak lingkungan yang baru. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui dampak lingkungan dari suatu proses/kegiatan adalah Life Cycle Assessment. Analisis dampak lingkungan ini dilakukan menggunakan software OpenLCA. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dampak ingkungan dari proses pengolahan air limbah industri susu. Penelitian ini menggunakan metode penilaian Recipe 2016 (H), dengan titik endpoint. Hasil penelitian menujukkan potensi dampak lingkungan yang muncul yaitu dampak human health sebesar 1,27 x 10-3 dan ecosystems sebesar 3,94 x 10-6. Kontribusi terbesar pada dampak human health berasal dari emisi CH4 yang dihasilkan dari unit proses UASB.
Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam menentukan Alternatif Pengelolaan Limbah Masker di Kecamatan Sukolilo Rahmad Junaidi; Ayu Nindyapuspa; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini masker sudah membudaya pada masyarakat Indonesia untuk digunakan aktivitas sehari-hari. Pengelolaan limbah masker perlu mendapat perhatian khusus oleh masyarakat Sukolilo, baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat terutama terkait dengan pengelolaan sebelum limbah masker dibuang langsung ke lingkungan. Limbah masker yang menumpuk di Kecamatan Sukolilo dapat menjadi pencemaaran lingkungan karena bahan dari masker yaitu mikroplastik yang sulit terurai. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menentukan alternatif pengelolaan limbah masker di Kecamatan Sukolilo, ada tiga alternatif yang dapat dipilih dalam pengelolaan limbah masker antara lain merobek masker sebelum dibuang, membuang limbah masker di tempat sampah/dropbox khusus masker, mencuci limbah masker dengan sabun sebelum dibuang. Metode penelitian yang digunakan untuk menarik kesimpulan tentang pemilihan alternatif pengelolaan limbah masker yaitu menggunakan pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang melibatkan responden ahli dalam bidang lingkungan. Berdasarkan hasil analisis AHP, alternatif pengelolaan merobek limbah masker sebelum dibuang ke tempat sampah mendapat nilai bobot paling tinggi karena pelaksanaan lebih mudah dan efisien untuk dilakukan oleh masyarakat.
Studi Kuat Lentur Pemanfaatan Fly Ash Sebagai Substitusi Semen dalam Pembuatan Papan Semen Rata dengan Penguat Serat Polypropylene dari Limbah Karung Plastik Putri Nabiilah Anwar; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 fly ash dari fasilitas PLTU termasuk limbah non B3 yang dapat dimanfaatkan sebagai substitusi bahan baku pembuatan barang konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan fly ash sebagai substitusi semen berpenguat serat polypropylene dari limbah karung plastik pada pembuatan papan semen rata non asbestos dengan metode penelitian secara eksperimental. Variasi fly ash yang digunakan sebesar 0%, 45%, 55%, dan 75% serta serat polypropylene sebesar 0,1% dari total massa campuran. Serat polypropylene dipilih karena mampu meningkatkan daktilitas. Benda uji yang digunakan berukuran 30 cm x 10 cm x 2 cm dengan usia curing selama 28 hari. Hasil pengujian kuat lentur mencapai nilai tertinggi pada variasi substitusi fly ash 45% sebesar 55,918 kg/cm2 , sedangkan variasi fly ash sebanyak 0%, 55%, dan 75% secara berurutan memiliki kuat tekan sebesar 40,726 kg/cm2; 53,074 kg/cm2; dan 51,066 kg/cm2. Hasil pengujian tersebut belum memenuhi nilai minimal pada SNI 8299:2017 yaitu sebesar 100 kg/cm2, namun masih dapat dimanfaatkan sebagai nilai acuan dalam pembuatan concrete tile untuk keperluan pedestrian.