Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Metode Six Sigma Untuk Mengurangi Jumlah Produk Cacat pada Proses Produksi Karton Box di PT. Indah Semesta Karya Ayubi, M. Adin Al; Sujayanto, Muhammad Rizki Putra; Herlambang, Bondan; Andriansyah, Muhamad; Irwati, Dwi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dalam menurunkan jumlah produk cacat pada proses produksi karton box di PT. Indah Semesta Karya. Studi dilakukan selama periode Januari hingga April 2025 di lini produksi utama, dengan fokus pada tiga jenis cacat dominan, yaitu lem tidak rata, sobekan pada lipatan, dan ukuran tidak presisi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi hasil inspeksi kualitas harian, serta wawancara dengan tim Quality Control dan operator produksi. Analisis dilakukan menggunakan pengukuran Defect per Million Opportunities (DPMO), sigma level, Pareto Chart, dan Fishbone Diagram. Hasil penelitian menunjukkan penurunan DPMO dari 6.889 menjadi 4.056 dan peningkatan sigma level dari 3,95 menjadi 4,16, menandakan adanya perbaikan kualitas yang signifikan. Implementasi perbaikan seperti pelatihan ulang operator, perbaikan mesin, dan penyusunan SOP baru terbukti efektif. Selain itu, sistem pengendalian mutu melalui check sheet, audit internal berkala, dan manajemen visual turut menjaga keberlanjutan hasil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Six Sigma berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi di industri kemasan karton.
Penerapan Form 4M Change untuk Mengurangi Range NG Pada Proses Assembly di PT. XYZ Yanti, Ade; Dwianto, Bima; Andrianto, Fendi; Setiawan, Rian; Raffli, Muhammad; Irwati, Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31459

Abstract

Variasi tinggi produk Not Good (NG) dalam proses perakitan menjadi tantangan utama bagi PT XYZ dalam menjaga konsistensi kualitas dan efisiensi produksi. Penerapan ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab tingginya variasi NG serta melakukan perbaikan melalui pendekatan 4M Change yang mencakup aspek Man, Machine, Material, dan Method. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data NG, observasi langsung pada lini produksi, serta analisis akar masalah menggunakan diagram sebab-akibat. Intervensi dilakukan melalui pelatihan operator, perbaikan peralatan, pengetatan kontrol material, dan standarisasi prosedur kerja. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan rata-rata variasi NG dan peningkatan konsistensi tenaga kerja antar shift. Implementasi formulir 4M Change terbukti efektif dalam mendukung perbaikan berkelanjutan dan pengendalian kualitas pada proses perakitan.
Proses Manufaktur “ Kenyal Berserat (Coconut Jelly)”: Studi Deskriptif Berdasarkan Observasi Visual Hamsyah, Rais; Sedyoyono, Argi; Bayu, Raihan; Suwito, Murtia Supriatin; Fadillah, Muhammad Rizky; Irwati, Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis tahapan proses manufaktur makanan kenyal berserat (nata de coco) berdasarkan hasil observasi visual terhadap tayangan edukatif “Laptop Si Unyil: Kenyal Berserat” yang ditayangkan pada kanal YouTube Trans7 Official. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus tunggal, di mana observasi dilakukan terhadap seluruh rangkaian produksi yang meliputi persiapan bahan baku, fermentasi, pemanenan lapisan nata, pemotongan, pencucian, perebusan, pewarnaan, hingga pengemasan. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses fermentasi dengan menggunakan Acetobacter xylinum menjadi inti dari pembentukan tekstur kenyal dan berserat pada produk. Proses ini membutuhkan pengendalian suhu, waktu, dan pH yang tepat agar hasil akhir sesuai standar. Proses pencucian dan perebusan berperan dalam menjamin kebersihan serta kualitas tekstur, sedangkan tahap pewarnaan dan pemberian rasa meningkatkan nilai estetika serta daya tarik konsumen, terutama anak-anak. Pengemasan yang higienis menjadi penutup dari siklus produksi. Meskipun menggunakan peralatan sederhana dalam skala industri rumahan, proses tetap menunjukkan integrasi antara teknik tradisional dan praktik manufaktur modern, serta peran tenaga kerja manusia yang signifikan dalam tahap-tahap tertentu. Kajian ini menyimpulkan bahwa pendekatan edukatif berbasis video mampu menjadi media pembelajaran efektif dalam memahami praktik manufaktur secara nyata, serta pentingnya pengendalian mutu dalam setiap tahapan untuk menjamin produk yang aman dan kompetitif di pasar.
Analisis Pengukuran Kerja untuk Menentukan Waktu Baku dalam Peningkatan Produktivitas Produksi Tube Underfloor di PT. UVW Indonesia Utomo, Nugroho Priyo; Febriansyah, Raja Dafa; Pramudianto, Muhammad Agus Kurniawan; Setiawan, Muhamad Budi; Iqbal, Muhamad; Irwati, Dwi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20770

Abstract

This study aims to analyze work measurement using the time study method to determine cycle time, normal time, and standard time on the Tube Underfloor production line at PT. UVW Indonesia. The research was conducted on the Tube Assembling Line 11, consisting of four workstations: Brazing, Bending, Assembling, and Quality Inspection. Data were collected using a stopwatch method with 30 measurements per station. The data were tested for uniformity and adequacy, followed by the calculation of normal time using the Westinghouse adjustment method and a 12% allowance factor. The results showed that the highest standard time occurred during the assembling process (74.1 seconds), and the lowest during quality inspection (40.0 seconds). The standard output was determined to be 49 units per hour. These findings indicate that a systematic work measurement method can help the company set realistic work standards and enhance overall efficiency and productivity.
Analisis Pengaruh Parameter Pemotongan terhadap Kekasaran Permukaan pada Proses Bubut Baja Karbon Menggunakan Pendingin Minimum Quantity Lubrication (MQL) Pratama, Agung; Saputra, Hanif; Fahmi, Saidul; Akbar, Muhammad Firdaus; Irwati, Dwi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai parameter pemotongan terhadap tingkat kekasaran permukaan dalam proses pembubutan baja karbon dengan metode pendinginan Minimum Quantity Lubrication (MQL). Variasi parameter yang diteliti mencakup kecepatan potong, laju pemakanan, dan kedalaman potong. Eksperimen dilakukan menggunakan mesin bubut konvensional dengan pahat berbahan HSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kecepatan potong tinggi dan laju pemakanan rendah menghasilkan permukaan yang paling halus. Selain itu, penerapan MQL secara signifikan menurunkan suhu pemotongan dan memberikan hasil akhir permukaan yang lebih baik dibandingkan metode pembubutan kering.
Analisis efektivitas mesin bordir komputer fuhao menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses (Studi kasus: UKM XYZ) Nasrudin, Slamet; Irwati, Dwi; Miharja, Muhammad Najamuddin Dwi
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i1.39294

Abstract

UKM XYZ is a computer embroidery service business. Based on observations and interviews with the head of production, computer embroidery machines often experience problems and cause machine downtime every month which can cause losses. This study aims to analyze the effectiveness of computer embroidery machines using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method and identify the causes of losses using the Six Big Losses. After knowing the cause of the low effectiveness of the machine, the next step is to identify it using the Fishbone Diagram, then provide suggestions for improvement. The results showed that the calculation of OEE resulted in an average value of 76.46%, in the context of JIPM standards categorized as “MEDIUM”, the calculation of Six Big Losses the cause of the highest losses is Reduced Speed Losses with a value of 15.57% and Idling & Minor Stoppage Losses as much as 13.34%. Based on the Fishbone Diagram analysis, the proposed improvements to increase effectiveness are providing training to operators, conducting a daily checklist of machines, ensuring materials according to specifications and machine capabilities, implementing a preventive maintenance system, implementing a 5 R work culture.
Analisa Produktivitas Lini Converting Flexographic Menggunakan Prinsip Lean Manufacturing dengan Indikator OEE Sihaloho, Yusuf Perdinan; Irwati, Dwi; Dwi, Muhammad Najamuddin
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.013

Abstract

Dalam penelitian ini, dirumuskan masalah membahas mengenai pengurangan aktivitas waste dalam produksi untuk meningkatkan produktivitas sehingga target produktivitas yang ditetapkan dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan usulan perbaikan dalam hal aktivitas kerja produksi pada proses converting flexographic PT. XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE) dengan pendekatan lean manufacturing, dimana dalam praktiknya penelitian ini menggunakan prinsip lean manufacturing dengan OEE sebagai indikatornya. Hasil pengukuran yang dilakukan menunjukkan bahwa nilai OEE aktual mesin 5PA, 9PA1, dan 9PA2 berada  di bawah nilai OEE kemasan menajemen begitupun terhadap OEE internasional. Analisa dilakukan dengan pencarian akar masalah menggunakan fishbone diagram yang nantinya dikategorikan ke dalam jenis pemborosan (waste), kemudian dinilai prioritas resiko dari setiap akar masalah yang ada dengan menghitung RPN (Risk Priority Number). Berdasarkan analisa yang dilakukan, maka diberikan usulan perbaikan yang diharapkan dapat diterapkan oleh pihak manajemen dan operator sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja perusahaan, yakni memastikan mounting dies terpasang akurat, membuat dan melaksanaan program TPM (Total Productive Maintenance), membiasakan cara kerja dengan prinsip JIT (Just In Time) dan SMED (Single Minute Exchange Dies), serta Training for Employee Skill and Knowledge.