Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KAJIAN PEMBERIAN IAA DAN PACLOBUTRAZOL TERHADAP PERTUMBUHAN EKSPLAN BAWANG PUTIH Dinda Pangestika; Samanhudi Samanhudi; Eddy Triharyanto
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 17, No 9 (2015): Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v17i9.5082

Abstract

Bawang putih merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyaipermintaan cukup tinggi untuk konsumsi di Indonesia. Namun, produksi bawang putihdi Indonesia masih tergolong rendah. Penyebab rendahnya produktivitas adalah kualitasbibit yang rendah. Salah satu usaha dalam meningkatkan produktivitas yaitu denganteknik perbanyakan tanaman secara kultur jaringan. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui kombinasi konsentrasi antara IAA dan Paklobutrazol yang tepat dalampenyediaan bibit bawang putih secara kultur jaringan. Penelitian ini dilaksanakanmulaibulan Juli sampai Oktober 2013 di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas PertanianUniversitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan acaklengkap (RAL) satu faktor. Perlakuan terdiri dari kombinasi konsentrasi IAA yang terdiriatas 4 taraf yaitu 0, 0,5, 1, 1,5 ppm dan Paklobutrazol yang terdiri atas 5 taraf yaitu 0, 0,5,1, 1,5, 2 ppm. Masing-masing perlakuan diulang 5 ulangan. Media yang digunakanadalah Murashige skoog (MS). Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan apabilaterdapat beda nyata maka dilanjutkan dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test)pada taraf 5%. Variabel yang diamati adalah saat muncul tunas, tinggi tunas, jumlahdaun, saat muncul akar, jumlah akar, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukanperlakuan IAA 0,5 ppm dan paklobutrazol 1 ppm menghasilkan eksplan paling baikdalam keperluan penyediaan bibit bawang putih dalam kegiatan aklimatisasi. Meliputisaat muncul tunas, tinggi tunas, saat muncul akar, jumlah akar dan panjang akar.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN PANGAN LOKAL DI DESA KELORAN WONOGIRI Nugraha Arif Karyanta; Eddy Triharyanto
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 16, No 9 (2015): Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v16i9.5072

Abstract

Desa Keloran Kecamatan Selogiri merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Meskipun hasil singkong di  daerah ini  tidak sebanyak daerah lain, namun desa ini memiliki potensi yang menjanjikan sebagai penghasil tanaman ubi  kayu (singkong). Singkong biasanya hanya ditanam di lahan kebun belakang rumah warga. Hasil panen singkong dari kebun lebih sedikit dan biasanya hanya diolah menjadi gaplek untuk dikonsumsi sendiri, jika peralatan memadai para ibu rumah tangga akan mengolah singkong menjadi keripik dan dikemas seadanya kemudian dijual di pasar atau dititipkan ke warung-warung makan.  Metode yang digunakan untuk membantu mengatasi persoalan-persolan   dihadapi mitra adalah melalui pelatihan manajemen usaha, pelatihan produksi makanan, pemberian bantuan dukungan alat produksi dan pendampingan.
PENINGKATAN DAYA JUAL ANEKA PRODUK OLAHAN MAKANAN MELALUI TEKNIK PENGEMASAN PRODUK Yuniawan Hidayat; Eddy Triharyanto
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 19, No 10 (2016): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v19i10.8334

Abstract

Desa Jendi dan Desa Keloran, Wonogiri merupakan desa yangmemproduksi aneka keripik hasil pertanian. Di Desa Jendi terdapatLembaga Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (LPKK) Putri Mandiriyang memproduksi berbagai keripik seperti keripik tempe dan keripiksingkong. Di Desa Keloran terdapat LPKK Sumber Rejeki yangmemproduksi keripik singkong yang telah dipresto terlebih dahulu.Permintaan keripik singkong di kedua mitra semakin meningkat. Akantetapi, kemasan yang digunakan masih sangat sederhana. Kemasan saatini masih menggunakan plastik yang diberi label. Padahal untukmenunjang pemasaran, kemasan harus dibuat semenarik mungkin.Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitaskemasan agar dapat dipasarkan di pusat oleh-oleh dan menjadi produkunggulan Wonogiri serta melatih para anggota-anggota LPKK mengenaipemasaran produk. Oleh karena itu, tim pengabdi memberikan solusiberupa pemberian Teknologi Tepat Guna kepada kedua mitra. TeknologiTepat Guna tersebut adalah Hand Sealer, Cup Sealer, Spinner dan DusKemasan. Selain pemberian TTG, dilakukan pula pelatihan inclassmengenai manajemen keuangan, pengemasan dan manajemenpemasaran.
DISEMINASI MELON VARIETAS KINANTI, BARATA DAN CERIA PT. TUNAS AGRO PERSADA Eddy Triharyanto
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 18, No 10 (2016): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v18i10.4406

Abstract

PT. Tunas Agro Persada adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri perbenihan, khususnya benih hortikultura. Divisi Riset dan Pengembangan harus selalu dinamis untuk menghasilkan inovasi produkproduk baru yang bisa mengikuti pasar yang dinamis, menyesuaikan trend pasar tersebut PT. TAP menghasilkan jenis-jenis diantaranya Varietas Kinanti, Barata dan Ceria. Produk teknologi varietas melon Kinanti, Barata dan Ceria telah mulai diperkenalkan dan diuji cobakan dengan tujuan untuk peningkatan produksi dan kualitas melon di Indonesia. Hasil Riset dari PT. TAP diharapkan bisa dikenal masyarakat dan dipakai masyarakat untuk peningkatan hasil maupun kualitas melon. Untuk itu perlu diseminasi ke masyarakat umum untuk bisa segera dikenal masyarakat umum. Dengan adanya program pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan membantu penemuan teknologi baru untuk di diseminasi ke masyarakat, akan membantu kami PT. Tunas Agro Persada untuk memperkenalkan hasil riset yang dilakukan ke masyarakat sehingga dapat bermanfaat langsung kepada masyarakat khususnya petani hortikultura maupun masyarakat pada umumnya di Indonesia sebagai konsumen buah melon yang keberadaannnya sangat digemari dan diminati rasanya serta banyak mengandung gizi. Dengan diterimanya varitas Kinanti, Barata dan Ceria juga akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat Indonesia.
PENINGKATAN KETERSEDIAAN BAHAN BAKU DAUN TIN PADA USAHA UKM BAROKAH DI DESA PLUPUH, SRAGEN JAWA TENGAH Eddy Triharyanto; Kristiandi Kristiandi
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 23, No 12 (2018): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.232 KB) | DOI: 10.20961/jkb.v23i12.28368

Abstract

Tanaman tin memiliki berbagai kandungan nutrisi didalamnya. Besarnya manfaat dari tanaman ini membuat UKM Barokah memanfaatkan daun dari buah tin untuk menjadi teh. Mengingat besarnya manfaat yang diperoleh konsumen setelah mengkonsumsi teh daun tin membuat permintaan konsumen semakin bertambah. Tingginya tingkat permintaan konsumen ini tidak dibarengi dengan ketersediaan bahan baku mengingat selama ini daun buah pohon tin hanya diperoleh dari satu supplier di wilayah Sragen. Sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut, melalui program pengabdian ini dilakukan: (1) Pelathan budidaya tanaman tin dengan memberdayakan lahan masyarakat Desa Plupuh Sragen, (2) Pemberian stimulant berupa alat pengering daun tin, (3) Pendampingan usaha, (4) Pendampingan budidaya tanaman tin. Hasil yang telah dicapai adalah pelatihan budidaya tanaman tin dengan memberdayakan lahan masyarakat yang awalnya tidak terpakai menjadi tempat untuk budidaya tanaman tin. Selain bermanfaat untuk masyarakat, hasil dari tanaman ini dapat digunakan sebagai sumber bahan baku UKM Barokah untuk memenuhi permintaan konsumen yang semakin banyak.
PENERAPAN BIBIT KULTUR JARINGAN PADA KELOMPOK TANI DI DESA PANCOT TAWANGMANGU Eddy Triharyanto; Joko Sutrisno
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 16, No 9 (2015): Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v16i9.5074

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L) merupakan komoditas hortikulturaunggulan yang sejak lama telah diusahakan oleh petani secara intensif.Permintaan yang selalu meningkat sangat mempengaruhi jumlahketersediaan bawang putih di pasar. Di sisi lain, produksi bawang putihdalam negeri mulai menurun bahkan sebagian besar petani tidak lagimembudidayakan bawang putih lokal. Hal ini disebabkan karenaproduktivitasnya rendah dengan nilai jual yang sangat murah, sehinggamenyebabkan kerugian. Produksi bawang putih lokal yang cenderungmenurun disebabkan bibit yang rentan terinfeksi virus sehinggaproduktivitasnya sangat rendah. Untuk mengembalikan kejayaan bawangputih lokal salah satu upaya yang harus dilakukan adalah mendapatkanbahan tanam (bibit) yang bermutu. Bahan tanam bermutu adalah bahantanam dari genetis yang unggul dan berkualitas. Kegiatan pengabdianditujukan pada penyediaan bibit bawang putih lokal yang diaplikasikanpada dua kelompok tani di desa Pancot, Kabupaten Karanganyar.Kelompok tani “Tani maju” (mitra 1) dan kelompok tani “Tani makmur”(mitra 2) adalah pembudidaya bawang putih di area KabupatenKaranganyar selain sayur mayur yang merupakan komoditi unggulandaerah tersebut. Metode penyediaan bibit ini dilakukan dengandiseminasi melalui sosialisasi kualitas bibit bawang putih, implentasi danpendampingan budidaya dengan harapan pada akhirnya mampumeningkatkan produktivitas bawang putih.
ANALISIS SWOT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT PUSAT PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN Susantiningrum Susantiningrum; Eddy Triharyanto; Dimar Hantari
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 25, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v25i2.45511

Abstract

Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKwu) seeks to become an independent study center, a center that has excellent activities that impact on increasing the group index through research and community service (P2M). This study aims to improve the quality and quantity of P2M so that it is expected to become an independent and superior study center. Through the preparation of a SWOT analysis, the study center is expected to improve and connect the study center services to students and the community, increase the Group Index so that it can achieve UNS's mission, UNS to become a world-class university. The preparation of SWOT analysis was carried out using the Focus Group Discussion (FGD) method. The resource persons and discussants are PPKwu peer groups. The results of this study are to obtain a SWOT analysis and a plan for improvement from the SWOT analysis. The improvement plans that have been prepared include: developing networks and cooperation for entrepreneurship development with various parties both domestically and abroad in relation to research and community service; improve the quality of Community Service in the form of education & training, consultation, apprenticeship, mentoring and research in the field of entrepreneurship; initiating the growth of WUB among students and society; conduct research related to the development of WUB and businesses that are owned by students and the community; publishing research results on entrepreneurship development through national and international journals and websites; making textbooks on entrepreneurship and entrepreneurial culture; conduct research on entrepreneurship development models; dedication of WUB and UMKM facilitation to apply for HKI.Keywords: analysis, ppkwu, study center, SWOT
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI CALON PURNABAKTI KOTA SALATIGA TAHUN 2016 Susantiningrum Susantiningrum; Eddy Triharyanto; Joko Sutrisno
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 18, No 10 (2016): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkb.v18i10.4408

Abstract

Masa pensiun acapkali dianggap menjadi masa yang kurang menyenangkan. Salah satu bentuk dalam mempersiapkan pekerjaan semasa pensiun adalah berwirausaha. Tujuan Kegiatan Pengiriman Peserta Pembekalan Pensiun Luar Daerah bagi PNS Pemerintah Kota Salatiga adalah mempersiapkan mental dalam menghadapi masa purnabakti, meningkatkan pemahaman tentang wawasan kewirausahaan dan mengenalkan bentukbentuk peluang bisnis yang dapat dilakukan dalam masa pensiunn, mempersiapkan aktivitas pekerjaan bagi calon purna bakti dalam bidang kewirausahaan, meningkatkan ketrampilan dalam berwirausaha. Metode pelatihan yang digunakan dilakukan secara partisipatif dengan metodemetode ceramah (30%), diskusi kelompok dan kunjungan lapang dengan bahan dan materi yang telah disiapkan sebelumnya. Teori diberikan dalam bentuk klasikal dan study visit (70%) dilakukan pada perusahaan atau usaha kecil dan menengah yang ada di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Praktek simulasi bisnis diberikan kepada peserta untuk menambah wawasan peserta mengenai dunia marketing sekaligus mengevaluasi hasil praktek peserta untuk dijadikan bahan diskusi mengenai cara-cara pemasaran jitu.
PERCEPATAN JURNAL KEWIRAUSAHAAN DAN BISNIS MENUJU AKREDITASI NASIONAL Susantiningrum Susantiningrum; Eddy Triharyanto; Bara Yudhistira; Dimar Hantari
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 24, No 14 (2019): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.598 KB) | DOI: 10.20961/jkb.v24i14.25378

Abstract

Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis (JKB) has p-ISSN and e-ISSN. In 2017 JKB socialization activities were carried out to publish the journal to all regions in Indonesia and to attract more varied writers, especially those from outside Universitas Sebelas Maret (UNS). Furthermore, JKB development activities are needed towards reputable journals by adopting the Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Regulation No. 1 of 2014 concerning Accreditation Guidelines for Scientific Issues. This study aims to improve the quality and capacity of management study centers, especially in managing Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis towards reputable journals, such as by preparing national journal accreditation requirements. Activities that have been carried out included: initial coordination of activities, submitting to the national index institute, workshop on simulation of journal appraisal towards national accreditation, and workshop on the national accreditation program for JKB.Keywords: journal, institution, entrepreneurship, accreditation  
Sosialisasi, Penyuluhan, dan Pelatihan Budidaya Jahe Merah di Dusun Pelem, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar Bambang Pujiasmanto; Eddy Triharyanto; Hery Widijanto; Pardono Pardono; Puji Harsono; Sulandjari Sulandjari
PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Vol 5, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prima.v5i1.43990

Abstract

Jahe merah merupakan tanaman obat yang bermanfaat, baik untuk kesehatan maupun makanan olahan. Tujuan kegiatan ini memberikan pengetahuan budidaya jahe merah mulai perbenihan sampai cara budidaya Jahe Merah. Kegiatan dilakukan di Dusun Pelem, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan partisipatif, dimana parapetani secara langsung terlibat, baik dalam sosialisasi maupun penyuluhan. Kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahapan sebagai berikut: 1) Koordinasi dengan tokoh masyarakat dan petani mitra; 2) Sosialisasi pelaksanaan kegiatan; 3) Penyuluhan tentang budidaya jahe merah, dan 4) Pelatihan budidaya jahe merah di polybag. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani sebagai objek sangat tertarik dan berminat dalam budidaya jahe merah, yang tercermin dari keaktifan dalam berdiskusi maupun dalam melaksanakan pelatihan. Kondisi tanah dan agroklimat yang sesuai mendukung budidaya jahe merah di Dusun Pelem, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.