Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Metode Ekstraksi Dan Konsentrasi Etanol Terhadap Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L) Pada Cutibacterium acnes Vina Juliana Anggraeni; Lia Marliani; Dian Sri Herina
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Farmasi Galenika Volume 13 No 1
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v13i1.441

Abstract

Piper betle L. leaves are known to contain various secondary metabolites with antibacterial potential; however, information regarding the effect of extraction methods and ethanol concentration on antibacterial activity against Cutibacterium acnes remains limited. This study aimed to evaluate the effect of extraction methods and ethanol concentration on the antibacterial activity of Piper betle leaf extract against C. acnes. Extraction was performed using maceration and reflux methods with 70% and 96% ethanol as solvents. Characterization was carried out through quality parameter evaluation, phytochemical screening, thin-layer chromatography (TLC), and bioautography analysis. Antibacterial activity was determined using the disc diffusion method at extract concentrations of 10%, 20%, and 30%. The results showed that maceration using 96% ethanol produced the highest yield (10.27%) and the strongest antibacterial activity with an inhibition zone diameter of 17.9 ± 0.42 mm at 30% concentration. Phytochemical screening confirmed the presence of flavonoids, tannins, saponins, alkaloids, and steroids/triterpenoids. Bioautography analysis revealed active spots that were presumed to contribute to antibacterial activity. Statistical analysis indicated that extract concentration and ethanol concentration significantly affected antibacterial activity (p < 0.05), whereas extraction methods did not show a significant effect. These findings indicate that Piper betle leaf extract has potential to be further developed as a natural source for anti-acne formulations.
Pemberdayaan Komunitas PILAR SAP melalui Penerepan Pengendalian Mutu Sederhana pada Produk Herbal Rumah Tangga Vina Juliana Anggraeni; Asep Roni; Deden Indra Dinata; Anne Yuliantini; Ilyas Nur Fatahillah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 3 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v3i2.128

Abstract

Produksi minuman herbal rumah tangga di tingkat komunitas terus berkembang sebagai bagian dari pemanfaatan bahan alam lokal dan penerapan gaya hidup sehat. Namun, proses pengolahan produk herbal masih banyak dilakukan secara tradisional tanpa penerapan pengendalian mutu sederhana, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas, keamanan, dan konsistensi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas PILAR SAP dalam menerapkan pengendalian mutu sederhana pada produk herbal rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui identifikasi potensi komunitas, penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Kegiatan diikuti oleh 33 peserta yang terdiri atas orang tua dan anggota komunitas Sekolah Alam Purwakarta. Program meliputi pelatihan pembuatan minuman herbal serta penerapan uji pH dan uji organoleptik sebagai bentuk pengendalian mutu sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menjaga mutu, higienitas, dan konsistensi produk herbal rumah tangga. Peserta juga mampu menerapkan analisis sederhana secara mandiri pada produk yang dibuat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan pengendalian mutu sederhana dapat menjadi pendekatan aplikatif dalam pemberdayaan komunitas untuk mendukung pengembangan produk herbal yang lebih aman dan berkualitas.