Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Interactive Media Training for Teaching Explanatory Text Writing in Tanjung Jabung Timur Junior High School Rahmawati, Sophia; Khalid, Kartini Aboo Talib @; Bambang, Siti Enik Mukhoiyaroh; D, Yusra; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Pratama, Deri Rachmad; Adiyadmo, Dimas Anugrah; Saputra, Ade Bayu; Iqroni, David; Yanto, Anggel Hardi
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkam.v9i2.48957

Abstract

Indonesian language teachers at junior high schools in Tanjung Jabung Timur Regency face challenges in teaching explanatory text writing due to limited use of interactive digital learning media and inadequate integration of technology into pedagogy. This community engagement program aimed to enhance teachers’ competence through training based on the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework, with a focus on the Canva platform. The program involved 30 Indonesian language teachers from several junior high schools and was implemented through structured activities, including needs assessment, material delivery, collaborative discussions, hands-on media development, and evaluation using pretest and posttest instruments. The results showed a significant improvement in teacher competence, indicated by a mean score difference of −15.433, a significance value of 0.000 (p < 0.05), and a very large effect size (Cohen’s d = 2.648). These findings confirm that the training effectively improved teachers’ ability to design creative, interactive, and curriculum-aligned digital learning media for teaching explanatory texts. The novelty of this program lies in the contextual integration of the TPACK framework with digital media training oriented toward explanatory writing and local content, supporting the technology-enhanced implementation of the Merdeka Curriculum and providing a replicable model for similar teacher training initiatives.
IDENTIFIKASI BAKAT OLAHRAGA SISWA TUNAGRAHITA SLB KOTA JAMBI Julius Yogi Andreanto; iqroni, david; yanto, Anggel Hardi
Journal Score Vol 6 No 1 (2026): Score
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/sc.v6i1.39621

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bakat potensi cabang olahraga yang dimiliki siswa tunagrahita. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa SLB Negeri Kota Jambi. Sampel yang digunakan ialah Purposve Sampel dengan kriteria tingkat keterbutuhan khusus Tunagrahita Ringan hingga sedang yaitu sebanyak 6 siswa berusia 13 tahun. Tes pengumpulan data melalui aplikasi Sport Search dengan tahapan mengukur tinggi badan, tinggi duduk, berat badan, rentang tangan, lempar tangkap bola tenis, lempar bola basket, loncat tegak, kelincahan, lari cepat 40 m, dan MFT. Hasil penelitian menunjukan bahawa dari data yang telah dianalisis terdapat keberbakatan berupa 1 siswa dapat melakukan permainan Bola Voli, 1 siswa combative, 2 siswa jalan cepat, dan 2 siswa dapat melakukan permainan sepakbola dengan baik. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa model identifikasi bakat melalui Sport Search dapat dilakukan kepada siswa tunagrahita tingkat ringan hingga sedang
Hubungan antara Kemampuan Motorik dan Keterampilan Dasar Sepak Bola pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Muaro Jambi Sandrea, Preri; Yanto, Anggel Hardi; Hasibuan, Mhd. Usni Zamzami
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v11i1.55888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan motorik dan keterampilan dasar sepak bola pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 80 siswa kelas IV dan V yang aktif mengikuti kegiatan sepak bola, dengan sampel sebanyak 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kemampuan motorik diukur menggunakan tes shuttle run 4 × 10 meter, lempar tangkap bola tenis, stork stand balance, dan lari 30 meter, sedangkan keterampilan dasar sepak bola diukur melalui tes dribbling, short pass, throw in, running with the ball, heading, dan shooting. Instrumen kemampuan motorik yang digunakan memiliki validitas 0,87 dan reliabilitas 0,93, sedangkan penilaian keterampilan sepak bola dilakukan berdasarkan pedoman skor baku sesuai petunjuk pelaksanaan tes. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan data berdistribusi normal dan hubungan antarvariabel bersifat linear. Uji korelasi menghasilkan nilai signifikansi 0,004 (<0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,608 yang termasuk kategori hubungan kuat dan positif. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan motorik siswa, semakin baik pula keterampilan dasar sepak bola yang dimiliki. Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bagi guru PJOK untuk mengembangkan program latihan motorik secara terstruktur guna meningkatkan keterampilan dasar sepak bola siswa.
Hubungan Kebugaran Jasmani dengan Partisipasi Pembelajaran PJOK pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Saavedra, Farrel Ortega; Yanto, Anggel Hardi; Prabowo, Bangkit Yudho
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 2 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i2.5754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kebugaran jasmani dengan partisipasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada siswa SMPN 16 Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 57 siswa dengan sampel sebanyak 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani dan angket partisipasi pembelajaran PJOK untuk mengukur keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kebugaran jasmani dengan partisipasi pembelajaran PJOK (ρ = 0,032; p = 0,866), yang menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel sangat lemah dan tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat kebugaran jasmani bukan merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK pada sampel penelitian ini. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor-faktor lain yang diduga berhubungan dengan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK.
Pengembangan Instrumen Beep Test Berbasis Sensor Inframerah untuk Akurasi Pengukuran Daya Tahan Aerobik Atlet Wibowo, Kurniawan Tri; Yanto, Anggel Hardi; Yuliawan, Ely; Widowati, Atri; Putra, Anggrawan Janur
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 8 No 2 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v8i2.58458

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen Beep Test berbasis sensor inframerah untuk meningkatkan objektivitas, akurasi, dan efisiensi evaluasi daya tahan aerobik atlet. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan memanfaatkan sensor inframerah (PIR), mikrokontroler ESP32, dan aplikasi Blynk IoT untuk mendeteksi secara otomatis keberhasilan peserta mencapai garis 20 meter pada pelaksanaan Beep Test. Kelayakan produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi olahraga, kemudian diuji melalui uji coba kelompok kecil yang melibatkan 5 atlet dan kelompok besar yang melibatkan 10 atlet. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi dan angket respons pengguna, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi meningkat dari 74% menjadi 96%, validasi ahli media dari 74% menjadi 90%, dan validasi praktisi olahraga dari 76% menjadi 90%, seluruhnya berada pada kategori sangat baik. Respons pengguna juga meningkat dari 61,6% pada uji coba kelompok kecil menjadi 83,2% pada uji coba kelompok besar dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa instrumen Beep Test berbasis sensor inframerah memiliki tingkat kelayakan yang tinggi, mudah digunakan, mampu meningkatkan efisiensi pencatatan hasil, mengurangi human error, serta berpotensi menjadi alternatif instrumen evaluasi daya tahan aerobik yang lebih objektif pada sekolah, klub olahraga, dan lembaga pembinaan atlet.