Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

EDUKASI TENTANG TANDA DAN GEJALA KESEHATAN JIWA DI DESA JATILOR KECAMATAN GODONG Sutiyono; Jayanti; Sutomo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang : Gangguan jiwa masih menjadi masalah serius di Indonesia, hal ini dikarenakan banyaknya kasus baru akibat kemajuan teknologi dan banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia. Kabupaten Grobogan pada tahun 2015, Kasus gangguan jiwa terjadi pada 649 orang. Dari angka tersebut 300 orang dialami oleh laki - laki dan 349 orang dialami oleh perempuan (Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, 2016).   Tujuan : Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tanda bahaya Kesehatan jiwa   Metode : Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan melaksanakan pendidikan kesehatan tentang deteksi Kesehatan jiwa dengan mengenal tanda dan bahaya dan cara penatalaksaannya. Hasil : Keberhasilan program pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dilihat dengan tolok ukur sebagai berikut 85% peserta hadir dalam kegiatan penyuluhan, Media dan alat tersedia sesuai dengan perencaan, Peran dan fungsi masing – masing sesuai dengan yang direncanakan dan masyarakat paham tentang deteksi Kesehatan jiwa dengan mengenal tanda dan bahaya dan cara penatalaksaannya.   Simpulan : terdapat peningkatan pemahaman masyarakat khususnya tentang deteksi Kesehatan jiwa dengan mengenal tanda dan bahaya dan cara penatalaksaannya. 
Developing Funnel-Based Visual Media for Teaching Integer Addition to Third Grade Elementary Students Salwa Arifiani, Fathia; Jayanti; Suryani, Ida; Lachlan, Nicholas
Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Vol 5 No 2: November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/ijiee.v5i2.8910

Abstract

This research focuses on the development of visual learning media based on counting funnels in mathematics lessons to teach integer addition to third-grade elementary school students using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The study originated from observations at SD Negeri 89 Palembang, which revealed low student engagement in mathematics learning due to the use of conventional and less attractive media that made it difficult for students to understand mathematical concepts concretely. Therefore, innovative learning media suited to the characteristics and learning needs of elementary students were needed. The purpose of this research was to determine the validity, practicality, and effectiveness of the counting funnel media in supporting the learning process. The research was conducted through the ADDIE stages, including analysis of learning needs, media design, development through expert validation, classroom implementation, and final evaluation. The results showed that the media was declared valid based on expert assessments, practical in classroom application, and effective in improving students’ understanding of integer addition. The findings confirmed that the counting funnel media is feasible and beneficial as a learning aid. The implications indicate that this visual media can serve as an alternative solution to enhance conceptual understanding, motivation, and student engagement. Overall, this study concludes that counting funnel media effectively supports meaningful and enjoyable mathematics learning for elementary school students.
Activating The Capacity of Deconstruction of Long Narrative Texts Through Cinematic-Auditory Hibrida Media: An Empirical Study of The Analysis of The Novel "Bumi Manusia" in Intermediate School Vitania Barantika Delly Yanti; Jayanti; Febriyani Hutasuhut; Erlinda Nofasari; Rahmat Kartolo
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v5i1.1701

Abstract

Literary appreciation learning in the context of long texts faces substantial challenges in the form of limited instructional time, decreased student concentration capacity, and the absence of alternative media that can convert long narrative complexity into accessible representations. This study explores the use of a synergistic combination of visual cinematic media and auditory narrative in learning the structural analysis of Pramoedya Ananta Toer's novel Bumi Manusia (This Earth of Mankind) among a population of eleventh-grade students in general secondary education. Using a qualitative-descriptive investigative approach involving thirty-two (n=32) students, the study explores the phenomenon of narrative comprehension reconstruction, penetration of the novel's constitutive elements, and transformation of analytical comprehensiveness after exposure to the first and second parts of the audiobook series from the YouTube platform. Significant findings indicate that the combined visual-auditory medium produces an accuracy of identification of complex narrative elements reaching 95% in the categories of characters, socio-historical settings, and psychological changes of the protagonist. The methodological aspects of hybrid medium-based learning show a significant increase in participants' capabilities for close reading and layered interpretation of polysemic thematic substances. Seventy-eight percent of participants achieved a deep level of analysis, integrating the sociopolitical context of the work with the narrative dimension at a sophisticated level. The study's conclusions recommend adopting a hybrid media approach as a valid and efficient pedagogical strategy for teaching long-form novels, particularly in educational settings with limited raditional learning infrastructure. The study's implications highlight the need for collaboration between the digital content industry and educational institutions to produce learning media that meet pedagogical standards and are economically accessible
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI KLINIK CAHAYA MEDIKA TAHUN 2025: FACTORS RELATED TO PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE OF PREGNANCY EXERCISES AT THE CAHAYA MEDIKA CLINIC IN 2025 Jayanti; Widaningsih, Ida; Julianti, Neneng; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.841

Abstract

Latarbelakang: Kehamilan merupakan periode krusial yang memerlukan perhatian khusus, termasuk upaya menjaga kebugaran dan kesiapan menghadapi persalinan. Salah satu intervensi yang terbukti bermanfaat adalah senam hamil, yang dapat membantu mengurangi nyeri punggung, memperkuat otot, serta meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu. Namun, tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat senam hamil di Kabupaten Bekasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di Klinik Cahaya Medika tahun 2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 120 ibu hamil dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner dengan data analisi yaitu univariat dan bivariat dengan Chi-Square test untuk melihat hubungan berbagai faktor dengan tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pendidikan (p = 0,000), sumber informasi (p = 0,000), serta dukungan tenaga kesehatan (p = 0,001) dengan pengetahuan ibu hamil. Sebaliknya, variabel umur (p = 0,789), paritas (p = 0,497), dan pekerjaan (p = 0,099) tidak berhubungan secara signifikan. Mayoritas responden (51,7%) masih memiliki pengetahuan rendah tentang senam hamil. Kesimpulan dan saran, pendidikan, akses informasi yang memadai, dan dukungan tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai senam hamil. Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi kesehatan yang lebih efektif, serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang berkelanjutan.