Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PETUGAS CLEANING SERVICE DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT XY Rafif, Naufal; Mappangile, Andi Surayya; Luqmantoro, Luqmantoro
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1285

Abstract

Pada penelitian ini menganalisis managemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) petugas cleaning service di unit rawat inap rumah sakit XY. pada latar belakang mencakup peningkatan kecelakaan kerja di sektor kesehatan, paparan bahan kimia, limbah infeksius, lantai licin dan gangguan muskuloskeletal akibat beban kerja berat,sesuai data bpjs ketanagakerjaan 2024. Merupakan tujuan utama adalah mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko dan merumuskan pengendalian berdasarkan iso 3100 : 2018, metode yang digunakan metode kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dengan 4 informan yang terdiri dari (petugas cleaning service, kepala kesehatan lingkungan, serta supervisior cleaning service) identifikasi bahaya yang di lakukan dengan klasifikasi unsafe action dan unsafe condition, diikuti penialian likelihood (skala 1-5) dan severity (skala1-5) untuk menghasilkan matriks risiko dari hasil penelitian menunjukkan ada nya 16 bahaya utama, serta didominasi oleh unsafe condition seperti keramik retak kabel berantakan dan safety box jebol, dengan risiko kebanyakan low hingga medium setelah pengendalian hieraki (eliminasi, subtusi,rekayasa, administrasi, APD) dengan ada nya tambahan perlu nya perbaikan fasilitas yang lebih memadai. Manajemen risiko hirarc efektif menurunkan insiden.
ANALISIS KEPATUHAN TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARA TEKNISI DI PT XYZ Cahyono, Rahmat Hidayat Putra; Luqmantoro, Luqmantoro; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 12 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i2.1307

Abstract

PT. XYZ menggunakan fasilitas jalan, yang menjadi topik permasalahan penelitian adalah keselamatan berkendara (safety riding) oleh karyawan PT. XYZ . Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku pengemudi keselamatan transportasi (safety riding) PT. XYZ. Penelitian peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu sejumlah 64 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden perilaku tidak baik sejumlah 23,4%. Lama kerja responden terbanyak adalah 15-19 tahun sejumlah 40,6% dan jumlah responden terkecil pada lama kerja 25-29 tahun sejumlah 3,1%.
Evaluasi Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Sebagai Dasar Rekomendasi Perbaikan Bagi Pekerja Pembesian Plat Lantai Di PT. Adhi Karya Tbk Luqmantoro, Luqmantoro; Banne, Netaria; Rusba, Komeyni; Sultan, Fitriani
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1062

Abstract

Sektor industri konstruksi dikenal sebagai sektor yang memiliki risiko tinggi terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini berfokus pada pekerjaan pembesian plat lantai di PT. Adhi Karya, Tbk, suatu tahapan pembangunan yang sangat penting bagi konstruksi dan pada dasarnya menghadapi potensi bahaya yang tinggi, seperti risiko jatuh dari ketinggian dan cedera tusuk dari ujung besi tulangan yang tajam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pekerja pembesian plat lantai.Pengumpulan data dilakukan dengan metode kualitatif melalui pengamatan langsung di lokasi kerja, wawancara mendalam dengan pekerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa tata kelola K3 yang dirancang oleh PT. Adhi Karya, Tbk sangat baik dan terperinci serta memenuhi standar yang berlaku. Namun, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi hambatan utama, yaitu ketidakpatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) tertentu, seperti helm keselamatan dan sarung tangan. Ketidakpatuhan ini dipicu oleh faktor lingkungan (iklim panas) dan daya guna kerja agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.
Optimalisasi Project Safety Management System (PSMS) melalui Analisis Efektivitas Safety Device dalam Mengelola Risiko Pengoperasian Heavy Duty (HD) di Tambang Batu Bara PT Pamapersada Nusantara Site Kideco Jaya Agung Kumba, Sepriadi; W., M. Septian Galan; Rusba, Komeyni; Luqmantoro, Luqmantoro
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1125

Abstract

Aktivitas pertambangan batu bara merupakan pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi yang melibatkan penggunaan alat berat secara intensif, khususnya Heavy Duty. Risiko kecelakaan dapat meningkat apabila bahaya tidak teridentifikasi dengan baik serta tidak terdapat pengendalian yang efektif. PT Pamapersada Nusantara Site Kideco Jaya Agung telah menerapkan berbagai safety device sebagai upaya untuk mengurangi potensi bahaya dan risiko dalam pengoperasian Heavy Duty Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan safety device dengan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control) sebagai bagian dari evaluasi keselamatan kerja. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta pengolahan data menggunakan matriks HIRADC. Safety device yang dianalisis antara lain In-Cab Camera, Ewacs Pro, Fatigue Alarm, Mine Image Recognition, Fire Suppression System, Brake System, dan Seat Belt Hasil penelitian menunjukkan bahwa safety device mampu menurunkan tingkat risiko dari kategori tinggi menjadi sedang hingga rendah pada sebagian besar aktivitas operasional Heavy Duty. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada safety device In-Cab Camera Yang tidak terhubung ke internet, diganti dengan In-Cab Camera Yang terhubung ke internet agar dapat memonitoring operator secara real time saat mengoperasikan unit Heavy duty. diharapkan penanggung jawab safety device agar selalu memastikan alat berfungsi dengan baik dan dilakukan perbaikan ketika menemukan suatu hal yang dapat menghambat alat tersebut, dan Penguatan implementasi PSMS agar keselamatan operasional dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Peningkatan Keselamatan Kimia Pada Kegiatan Pest Control Di Lingkungan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Oleh PT. Sucofindo Moehajirin, Moehajirin; Nur, Muhammad; Luqmantoro, Luqmantoro
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1132

Abstract

Kegiatan pest control merupakan upaya penting dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja dan mencegah risiko gangguan kesehatan maupun kerusakan fasilitas di industri migas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keselamatan bahan kimia pada aktivitas pest control yang dilaksanakan oleh PT Sucofindo di lingkungan Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan teknisi dan pengawas K3L, serta telaah dokumen seperti Safety Data Sheet (SDS) dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan fogging, cold fogging, dan termite control telah dilaksanakan sesuai fungsi pengendalian hama menggunakan insektisida berbahan aktif piretroid dan imidakloprid yang efektif terhadap hama sasaran. Namun, penerapan K3L belum sepenuhnya optimal, terutama dalam penggunaan APD lengkap dan kepatuhan SOP pada pekerjaan dengan risiko paparan tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa risiko keselamatan akibat bahan kimia masih dapat terjadi apabila prosedur kerja aman tidak dijalankan secara konsisten. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, pelatihan K3, dan penguatan budaya keselamatan guna memastikan kegiatan pest control terlaksana secara aman, efektif, dan berkelanjutan.