Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Hukum Perdata terhadap Penahanan Ijazah Karyawan oleh Perusahaan: Civil Law Analysis of the Withholding of Employee Diplomas by Companies Christina Bagenda; Rosita; Fajar Rachmad Dwi Miarsa; Ahim; Amsari Damanik
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7818

Abstract

Praktik penahanan ijazah oleh perusahaan terhadap karyawan merupakan fenomena yang masih jamak terjadi dalam dunia ketenagakerjaan di Indonesia. Ijazah, sebagai dokumen pribadi yang bersifat vital, kerap dijadikan alat tekanan agar karyawan bertahan dalam masa kerja tertentu atau tidak mengundurkan diri secara sepihak. Meskipun tidak diatur secara eksplisit dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, praktik ini menimbulkan persoalan hukum dari sudut pandang hukum perdata. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah legalitas tindakan tersebut dengan mengkaji asas-asas dasar hukum perdata, seperti asas kebebasan berkontrak, syarat sahnya perjanjian, dan konsep perbuatan melawan hukum. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif dan pendekatan peraturan perundang-undangan serta yurisprudensi, artikel ini menemukan bahwa penahanan ijazah oleh perusahaan tanpa adanya persetujuan yang sah dan dasar hukum yang kuat merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak milik pribadi dan melanggar prinsip keadilan dalam hubungan hukum. Selain itu, tindakan ini berpotensi mengakibatkan kerugian secara hukum dan sosial bagi karyawan, serta membuka ruang untuk gugatan perdata atas dasar perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata.
Upaya Preventif sebagai Bentuk Perlindungan Hukum dari Kejahatan Kekerasan Seksual pada Anak: Preventive Efforts as a Form of Legal Protection Against Crimes of Sexual Violence in Children Yayan Agus Siswanto; Fajar Rachmad Dwi Miarsa; Sudjiono
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i5.5313

Abstract

Seorang anak yang menjadi korban kekerasan seksual dapat mengalami kerugian secara fisik dan emosional. Anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual harus dilindungi terutama melalui penanggulangan dan pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat setempat. Untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan anak, negara harus memiliki sistem perlindungan anak yang mampu menjamin pemenuhan hak anak secara optimal. Studi ini membahas dua jenis penelitian hukum: penelitian hukum normatif dan empiris. Penelitian hukum normatif adalah upaya untuk mengidentifikasi prinsip, aturan, dan teori hukum untuk menyelesaikan masalah hukum. Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual bagi anak-anak, upaya preventif yang komprehensif dan berkelanjutan sangat penting. Hal ini membutuhkan kerja sama dan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk pemerintah, penegak hukum, lembaga perlindungan anak, organisasi masyarakat sipil, keluarga, dan masyarakat luas.