Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kerajinan Wayang Golek sebagai Produk Unggulan Daerah untuk Pemberdayaan Ekonomi Desa Tegalwaru M.I. Qeis; Agung Zainal Muttakin Raden; Santi Sidhartani; Dendi Pratama
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.17 KB) | DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.3140

Abstract

Tegalwaru Village has tried to develop by making itself a tourism village for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) since 2018. However, MSMEs of Tegalwaru Village have difficulty establishing their identity in the business world due to the lack of specialty products that are unique in the market. Therefore, there is a need to innovate the regional specialty products as one of the efforts to improve the village's economy through the development of science and technology by considering the potential and uniqueness of the resources available in Tegalwaru Village. As part of the community service program, research on specialty products in this area uses qualitative methods in the form of field studies through observation and in-depth interviews. The result shows that one of the potential MSMEs of Tegalwaru Village that can be developed as a regional specialty product is Wayang Golek craft. This potential is supported by thre factors which are natural resource in the form of Pulai trees which grow around Pulekan road, human resources who have expertise in handicrafts, and the uniqueness of the product compared to the MSME around the area. However, there were major problems in the ability of MSME production and diversity of products regarding Wayang Golek in Tegalwaru Village. The implication of this study is to offer solution regarding the ability to increase MSME production and to innovate a diverse Wayang Golek product to strengthen the position of Tegalwaru Village MSMEs in market competition.
Pelatihan Membuat Hiasan Dinding Kepala Wayang Golek Berbahan Resin di UKM Golek Waris Desa Tegalwaru Muhammad Iqbal Qeis; Santi Sidhartani; Agung Zainal Muttakin Raden; Dendi Pratama
DHARMA RAFLESIA Vol 20, No 1 (2022): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v20i1.19263

Abstract

Wayang golek identik dengan boneka yang terbuat dari kayu, memakai pakaian lengkap, dan beberapa tokoh memiliki mahkota atau ukiran yang unik. Ukiran pada kepala wayang golek menjadi ciri khas dan identitas tokoh wayang tersebut. Pengrajin wayang golek akan langsung mengukir kepala wayang golek sesuai dengan karakter yang akan dibuatnya. Karya yang dibuat memiliki nilai estetika. Kendala yang dihadapi adalah hanya pengrajin saja yang dapat membuat kepala wayang golek, dilain sisi kurangnya minat generasi muda dalam mempelajari pembuatan wayang golek. Program Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan untuk menarik minat generasi muda dalam mempelajari seni tradisi Indonesia melalui kegiatan pelatihan pembuatan hiasan dinding kepala wayang golek. Teknik yang dilakukan adalah dengan membuat  cetakan wayang golek dari silicone rubber, sehingga wayang golek yang dihasilkan bukan lagi berbahan kayu, melainkan berbahan resin dan campuran kalsium. Hiasan dinding wayang golek berbahan resin ini dapat diproduksi secara massal sehingga produksi dapat terpenuhi dengan jumlah yang banyak.
Pelatihan Foto Produk UMKM Wayang Golek Sebagai Upaya Promosi Pasca Pandemi Covid-19 Santi Sidhartani; Dendi Pratama; Agung Zainal Muttakin Raden; Muhamad Iqbal Qeis
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 2 (2020): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i2.13522

Abstract

Covid-19 yang melanda beberapa negara berdampak pada perlambatan ekonomi. UMKM di Indonesia terkena dampak paling signifikan. Pandemi yang diikuti dengan Pembatasan Sosial Skala Besar ini membuat para pelaku UMKM banyak merumahkan pekerjanya. Golek Waris, salah satu UMKM di wilayah Tegalwaru, mengalami hal serupa. Sejak Covid-19 melanda pada pertengahan Maret 2020, UMKM ini harus menghentikan produksinya yang mengakibatkan penjualan menurun dan pendapatan negatif. Era kenormalan baru yang dicanangkan oleh pemerintah mulai memberikan harapan bagi UMKM untuk menghidupkan kembali perekonomian. Maka dari itu, artikel ini bertujuan untuk berbagi pengalaman Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan dalam memberikan edukasi untuk membantu UMKM melalui pelatihan foto produk agar mereka mempersiapkan promosi produk yang nantinya akan digunakan di pasar yang tersedia sehingga wayang golek sebagai produk unggulan Desa Tegalwaru bisa kembali bersaing di pasar pasca pandemi Covid-19.
TIPOGRAFI VERNAKULAR PADA WARUNG TENDA KAKI LIMA DI JAKARTA Taufiq Akbar; Agung Zainal Muttakin Raden
Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.43 KB) | DOI: 10.25105/jdd.v1i2.1359

Abstract

AbstractVernacular Typhography on Street Market Tents in Jakarta. Jakarta is the capitol city of Indonesia, which became one of urban destination for people from supporting district like Bogor, Tangerang, Bekasi, and Depok. Before and after colonialism, there is lots of culture assimilation from many ethnic and parts of nation. One the effect of vernacularism is typography vernacular that spread out at tents of street market.This research is analyzing the hierarchy, contrast, and main principles of typography (readability, legibility, clarity, and visibility) of the banner of street market’s tents. Thisanalysis is to know the vernacular typography in street market’s tents which are applying indirectly the hierarchy system, contrast, and main principles of typography. The resultof this research is the banner of the street market is one of the specific identities of street market’s food vendor from time to time.AbstrakTipografi Vernakular pada Warung Tenda Kaki Lima di Jakarta. Jakarta merupakan ibukota negara Indonesia yang telah menjadi tujuan bagi masyarakat urban yang bermukim di kota-kota penyangganya seperti Bogor, Tangerang, Bekasi danDepok serta daerah-daerah lain di Indonesia. Sejak zaman sebelum kolonial dan setelah kolonial banyak asimilasi budaya dari berbagai etnis dan suku bangsa. Pengaruh sertabudaya yang dibawa oleh masyarakat urban multietnis tersebut memberi pengaruh yang sangat besar. Karya-karya vernakular di Jakarta, salah satunya adalah tipografi vernakular yang terpampang pada tenda-tenda pedagang kaki lima. Dalam penelitian ini dianalisis spanduk pada tenda pedagang kaki lima berdasarkan hirarki dan kontras serta prinsip pokok tipografi (readability, legibility, clarity, dan visibility). Analisis iniuntuk mengetahui tipografi vernakular pada spanduk tenda pedagang kaki lima yang secara tidak langsung telah menerapkan sistem hirarki dan kontras serta prinsip pokoktipografi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa spanduk kaki lima merupakan salah satu cirri dan identitas pedagang kaki lima sejak dulu hingga sekarang
Animating Indonesian folklore “Smong” as a child-friendly guide for disaster preparedness Agung Zainal Muttakin Raden; Muhammad Iqbal Qeis; Siriporn Maneechukate
Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/dewaruci.v19i1.3868

Abstract

Smong is a folklore from Simeulue Island in the western part of Indonesia. Smong contains wisdom about disaster preparedness and mitigation related to earthquakes and tsunamis. Although located near the epicenter of the earthquake, the inhabitants of Simeulue Island managed to save themselves when the 2004 Indian Ocean earthquake and tsunami disaster occurred through the local wisdom taught in the form of Smong folklore. As Indonesia sits in an earthquake and tsunami-prone area, the local wisdom of the inhabitants of Simeulue Island needs to be widely disseminated as a form of disaster preparedness. However, Smong is taught using the Devayan Language indigenous to Simeulue Island. Therefore, there is a need to adapt this into a modern platform so it can be understood throughout the nation, especially by the younger generation as an early guide for emergency preparedness. This article will discuss the process of adapting the folklore “Smong” into a child-friendly digital media in the form of animation for Indonesian society. The adaptation used the design thinking method through a double-diamond approach which consists of Discover, Define, Develop, and Deliver. The adaptation resulted in an animated film depicting the local wisdom from Simeulue Island accompanied by a song in the Indonesian language so it can be understood and becomes a medium of learning for the child about disaster preparedness related to earthquakes and tsunamis.
ANALOGI DAN METAFORA DALAM IKLAN KREATIF (STUDI KASUS: KAMPANYE UNIVERSITAS) Irwan Harnoko; Nugroho Widya Prio Utomo; Agung Zainal Muttakin Raden
Jurnal Dimensi DKV: Seni Rupa dan Desain Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jdd.v9i1.17597

Abstract

AbstractAnalogies and Metaphors in Creative Advertising (Case Study: University Campaign). Visual communication design plays a crucial role in conveying a strong and compelling message to the audience. This research reviews the work of students of the Campaign Design course at Pradita University, who faced the challenge of differentiating themselves from their competitors with parity advertising. The method used is a qualitative method using Mario Pricken's metaphor and analogy approach. The results of this analysis found that some of the student works were appropriate in applying metaphors and analogies, but other works were less appropriate in applying metaphors and analogies to advertising works.Keywords: analogy, metaphor, campaign design, university campaign, advertising AbstrakAnalogi dan Metafora Dalam Iklan Kreatif (Studi Kasus: Kampanye Universitas). Desain komunikasi visual memainkan peran krusial dalam menyampaikan pesan yang kuat dan menarik bagi khalayak. Penelitian ini mengulas hasil karya mahasiswa mata kuliah Desain Kampanye di Universitas Pradita, yang menghadapi tantangan dalam membedakan diri dari pesaingnya dengan iklan paritas. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan metafora dan analogi dari Mario Pricken. Hasil dari analisis ini ditemukan bahwa karya-karya mahasiswa tersebut beberapa sudah sesuai penerapan metafora dan analogi, namun karya lain kurang tepat dalam menerapkan metafora dan analogi pada karya iklan.Kata kunci: analogi, metafora, desain kampanye, kampanye universitas, iklan  
Sosialisasi Klasifikasi Sampah Melalui Mural Putri, Sevilia Sujarwo Indrias; Shindy, Mohamad; Raden, Agung Zainal Muttakin
Darma Cendekia Vol. 1 No. 2 (2022): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v1i2.16

Abstract

Kegiatan ini merupakan hasil Kerja sama dengan SMAN 3 Depok, Jawa Barat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam penyelamatan lingkungan melalui kegiatan mural. Permasalahan yang timbul, di antaranya untuk menyampaikan informasi tentang pentingnya memilah/klasifikasi sampah. SMAN 3 Depok adalah salah satu pihak yang memiliki suatu terobosan untuk memberikan edukasi melalui mural tentang klasifikasi sampah. Hal tersebut dilakukan agar semakin banyak kesadaran dalam hal mengembangkan inovasi yang memanfaatkan alam sekaligus meningkatkan kreativitas dalam menyelesaikan masalah lingkungan. Mural memiliki peran penting sebagai media alternatif dalam menyampaikan informasi dan edukasi, implementasi informasi yang menyenangkan memalui media mural, diharapkan siswa mampu menambah kepekaan dan kesadaran dalam merawat lingkungan. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian kepada masyarakat mewujudkan pesan kreatif dalam bentuk mural dengan pesan klasifikasi sampah organik, anorganik, dan B3. Dengan demikian, desain mural yang dibuat dapat dengan mudah dipahami, diingat, dan dilakukan oleh setiap siswa maupun warga sekolah.
Analisis Tipografi pada Spanduk Pemasaran Perumahan Rahman, Nadya Nur; Utami, Rahayu Sri; Raden, Agung Zainal Muttakin
Jurnal Desain Vol 5, No 03 (2018): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.889 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v5i03.2572

Abstract

Spanduk merupakan bagian dari media iklan lini bawah. Efektifitas spanduk dipasang di jalan diharapkan mampu menjaring minat audience. Awalnya spanduk berbahan kain dengan kemudian informasi yang diberikan dituliskan dengan mengunakan cat sablon, teknik ini sering disebut dengan teknik cetak saring, atau gaya desainnya disebut dengan gaya vernakular. Seiring kemajuan teknologi dunia cetak spanduk tidak hanya berbahan kain bisa juga menggunakan bahan flexy tenik yang digunakan dengan mencetak langsung melalui mesin cetak berskala besar. Dalam mendesain sebuah spanduk harus memperhatikan elemen-elemen penting salah satunya yaitu tipografi. Tipografi pada spanduk harus bisa mewakili konsep dan karakteristik dari apa yang ingin disampaikan. Dalam penelitian ini dianalisis spanduk pemasaran perumahan yang terdapat dijalur lalulintas kendaraan di Jakarta berdasarkan hirarki dan kontras serta prinsip pokok tipografi (readability, legibility, dan visibility).
Iconography: Sundanese Calligraphy as Artistic Expressions of Identity Raden, Agung Zainal Muttakin; Rustopo, Rustopo; Haryono, Timbul; Pratama, Dendi
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 23, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v23i1.37716

Abstract

The Sundanese script is one of Indonesia’s traditional scripts. The existence of Sundanese script is still being preserved by cultural activists and the Sundanese script literacy community, one of which is through calligraphy in Sundanese script. This article will analyze the calligraphy of Sundanese script by Edi Dolan posted on his social media. The Sundanese calligraphy that will be discussed is in the form of puppets, animals, and humans. The Sundanese calligraphy will be reviewed through an iconographic approach. Iconography has three levels in analyzing objects, namely (1) Pre-iconography, which is to describe the formal aspects of the object; (2) Iconography, which is to interpret images, stories, and metaphors; (3) Content analysis through revealing the intricacies of the object. The results of the research elaborate on the formal aspects found in Sundanese calligraphy objects, resulting in multidimensional interpretations built on images, stories, and other multidimensional object meanings, thus showing a complete correlation of all these aspects in expressing Sundanese identity.
Kaligrafi Arab pada Jimat dalam Perspektif Seni, Magi, dan Religi Raden, Agung Zainal Muttakin; Andrijanto, Mohamad Sjafei; Sukarwo, Wirawan
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Vol 5, No 1 (2019): CaLLs, Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1425.675 KB) | DOI: 10.30872/calls.v5i1.1717

Abstract

Cirebon yang merupakan pusat penyebaran Agama Islam di Pulau Jawa, memiliki masyarakat yang dinamis dan heterogen. Percampuran budaya pada masyarakat Cirebon menjadikan Cirebon sebagai wilayah yang memiliki budaya campuran. Di Cirebon, percampuran budaya ini menghasilkan pergeseran yang dikenal dengan istilah Srabad yang memiliki arti mingser saking abad artinya bergesernya abad, dari masa klasik menuju masa Islam. Penelitian ini akan mengurai kaligrafi Arab yang terdapat pada jimat melalui perspektif seni, magi dan religi. Ketiga komponen ini akan berelasi satu dengan lainnya. Penelitian ini menggunakan visual metodologi dengan tujuan untuk menganalisis elemen-elemen visual yang terdapat dalam jimat melalui pendekatan estetika serta pendekatan budaya. Hasil dari penelitian ini akan mengungkap bahwa makna seni, magi dan religi pada kaligrafi Arab yang terdapat dalam jimat merupakan cerminan ideologi dan budaya masyarakat Cirebon. Cirebon as the center of dissemination of Islam in Java Island, has a dynamic and heterogeneous society. Multicultural influence in the Cirebon community develops Cirebon as an area that has a mixed culture. In Cirebon, the mixture of culture resulted in a social change in the area which is known as Srabad or mingser saking abad means the shift of the century, from the classical age to the time of Islam. This research will break down Arabic calligraphy found in jimat through artistic, magic and religious perspectives. These three components will relate to one another. This study uses visual methodology with the aim of analyzing the visual elements contained in the talisman or jimat through aesthetic and cultural approaches. The result of this study shows that the meaning of art, magic, and religion found in Arabic calligraphy contained in the talisman or jimat is a reflection of the ideology and culture of Cirebon society.