Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Globalisasi dan Digital Leadership: Sinergi Membangun Organisasi Adaptif di Era 5.0 Muhammad Ruvi Anugerah; Sapuani Muhajir; Juliani Damnur; Afriza
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana sinergi antara globalisasi dan digital leadership membentuk organisasi adaptif di era 5.0. Globalisasi memperluas jejaring lintas budaya dan menuntut pemimpin untuk memiliki literasi digital serta sensitivitas global dalam mengelola kompleksitas organisasi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan library research. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis tematik dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital leadership berperan tidak hanya sebagai penggerak teknologi, tetapi juga sebagai penguat budaya organisasi inklusif dan kolaboratif. Sinergi antara globalisasi dan digital leadership terbukti meningkatkan adaptabilitas, inovasi, serta ketahanan organisasi terhadap disrupsi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan digital yang berlandaskan nilai humanis dan sensitivitas global menjadi faktor kunci dalam membangun organisasi pembelajar yang berkelanjutan di era Society 5.0
ANALISIS PEMBAGIAN HAK WARIS ADAT MANDAILING DI DESA SIALANG JAYA BERDASARKAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI) Widya Melati Sukma; Aufa Yumni; Afriza; Muhammad Fadli; Pemi Marto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61141

Abstract

This research is motivated by the authority regarding inheritance rights of the Mandailing Indigenous community in Sialang Jaya Village, which often causes vulnerable problems in family harmony. In this research, the method used is a qualitative method with a phenomenological approach, namely research based on subjective or phenomenological experiences experienced by individuals. Factors that cause disputes include factors of community knowledge about Islamic inheritance law, from the community's perspective, the causal factors are social, educational and cultural levels that can be categorized as low. The implication of this research is the need for socialization to the community regarding the distribution of inheritance as stipulated in the rules based on the Compilation of Islamic Law (KHI).