Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Kesejahteraan Pegawai, Motivasi Intrinsik, Dan Beban Kerja Terhadap Produktivitas Pegawai Pada Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku Wakim, Mezak; Ohoiwutun, Stanislaus Kostka; Selanno, Hendry
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i3.4075

Abstract

This study aims to analyze the influence of Employee Welfare, Intrinsic Motivation, and Workload on Employee Productivity at the Cultural Heritage Preservation Center Region XX in Maluku. A quantitative approach was used with multiple linear regression analysis. Data were collected through questionnaires distributed to 93 respondents who are active employees at the institution. The results indicate that partially, Employee Welfare and Intrinsic Motivation have a significant effect on Employee Productivity, while Workload does not show a significant effect. Intrinsic Motivation yielded the highest regression coefficient, indicating it is the most dominant factor in improving productivity. Simultaneously, the three independent variables significantly influence Employee Productivity, with a coefficient of determination (R²) of 0.917. This means that 91.7% of the variation in productivity can be explained by welfare, intrinsic motivation, and workload. These findings highlight the importance of enhancing welfare and empowering intrinsic motivation as core strategies for improving employee performance. The study provides both theoretical and practical contributions to human resource management in the public sector, especially in developing performance-based policies.
Pengaruh Budaya Kerja Dalam Memberikan Pelayanan Publik Di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Seram Bagian Barat Letsoin, Marthen Fernando; Ohoiwutun, Stanislaus Kostka; Richardo Pattimukay, Hengky Virgo
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.431-438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh budaya kerja pegawai terhadap pelayanan publik pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Seram Bagian Barat. Populasi yang diambil dalam penelitian ini menggunankan penelitian populasi yaitu dengan menggambil semua data dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berjumlah 31 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi statistik parametris, yaitu koefisien korelasi product moment dan analisis regresi linier sederhana.  Berdasarkan analisis data yang pengujian hipotesis diketahui bahwa kedua variabel yaitu budaya kerja (X) dan pelayanan publik (Y) mempunyai hubungan yang positif dan cukup kuat. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, Pengaruh Budaya kerja pegawai terhadap pelayanan publik pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Seram Bagian Barat temasuk dalam kategori cukup. Oleh karena itu budaya kerja yang telah baik sebaiknya dipertahankan dan ditingkatkan lagi
Hubungan Antara Budaya Kerja dengan Motivasi Pegawai pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Buru Selatan Wanci, Wawia; Rengifurwarin, Zainal Abidin; Ohoiwutun, Stanislaus Kostka
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya kerja dan motivasi pegawai di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Buru Selatan. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai untuk mengidentifikasi sikap, perilaku, disiplin, dan faktor motivasi. Hasil menunjukkan bahwa sikap senang, ikhlas, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan telah menjadi bagian integral dari nilai-nilai budaya kerja di kantor ini. Pegawai menunjukkan perilaku ramah dan sopan, namun masih terdapat sejumlah pegawai yang menerima teguran akibat kesalahan yang menghambat penyelesaian tugas. Selain itu, tantangan dalam disiplin kerja terlihat dari seringnya keterlambatan pegawai, baik saat datang maupun pulang, yang menandakan penerapan disiplin yang belum sepenuhnya efektif. Motivasi pegawai didorong oleh pemenuhan kebutuhan ekonomi dan kesempatan untuk berkembang, sementara dorongan untuk pengakuan dan pencapaian tujuan organisasi tidak menjadi prioritas utama. Pegawai mengharapkan perbaikan dalam gaya kepemimpinan dan suasana kerja, serta adanya kesempatan promosi dan peningkatan karir. Meskipun insentif terkait jaminan hari tua dan kesehatan sudah memuaskan, perhatian terhadap kebutuhan dasar pegawai masih perlu ditingkatkan. Variabel budaya kerja, termasuk sikap, perilaku, dan disiplin, memiliki hubungan positif dengan motivasi pegawai, menunjukkan bahwa budaya kerja yang baik berkontribusi pada peningkatan motivasi dan pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu, upaya perbaikan terhadap budaya kerja dan motivasi pegawai sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan efektif.Kata kunci: Hubungan, Budaya kerja, motivasi pegawai.
Public Administration Policy Innovation Towards the Realization of Good Public Policy Governance Ohoiwutun, Stanislaus Kostka; Zacharias, Tehubijuluw
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 6 (2024): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i6.268

Abstract

The use of public policy to balance the interests of the public and government has not always worked well. The government's tendency to change or cancel some policies points to overlapping policies, a lack of innovation among public officers, and a low motivation to innovate. Consequently, a novel strategy that might offer significant support in resolving societal issues is needed. Describe and analyze policy innovation in public administration approach and policy innovation toward effective public policy governance was the aim of the research. The first qualitative approach was the methodology used. An academic literature review on public policy science was the method used to gather ideas pertinent to the study of public policy innovation. The collection of data was conducted by means of an examination of many sources and literature, including government records, printed and electronic media, journals, and publications pertaining to public administration and policy innovation. Policy innovation application is modeled by the use of NPS to apply innovative concepts. A method that allows the public the room to cooperate and be focused on performance development views the public in a holistic, compassionate, and humanist manner. 1) Support type; 2) Innovation management; and 3) Qualities in value application will lead to the realization of good public policy governance.
EFEKTIFITAS PELAYANAN ADMINISTRASI DI OHOI WEARLILIR KECAMATAN KEI KECIL KABUPATEN MALUKU TENGGARA Patty, Julia Theresia; Ponto, Iriane Sosiawaty; Soselisa, Pieter Sammy; Alhamid, Rugaya; Ohoiwutun, Stanislaus Kostka; Rahanra, Ivonny Yeany; Sakir, Ahmad Rosandi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.40829

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Ohoi Wearlilir, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi di tingkat desa. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terkait dengan lambatnya proses administrasi dan kurangnya pengetahuan aparatur desa dalam penggunaan teknologi modern menjadi latar belakang kegiatan ini. Melalui metode sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi, program ini berfokus pada pengenalan sistem manajemen informasi dan aplikasi mobile untuk mempermudah akses layanan administrasi bagi masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas pelayanan, dengan adanya pengurangan waktu pengurusan dokumen dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses administrasi. Para aparatur desa yang dilatih menunjukkan peningkatan keterampilan dalam menggunakan teknologi, yang berdampak positif pada interaksi dengan warga. Selain itu, evaluasi berkala yang dilakukan juga memberikan umpan balik konstruktif untuk perbaikan berkelanjutan. Di akhir program, diharapkan bahwa inovasi dan teknologi yang diterapkan tidak hanya meningkatkan pelayanan administrasi, tetapi juga menciptakan budaya pelayanan yang lebih baik dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa lain dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi dan inovasi
Strategi Pelayanan dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan di SMP Negeri 35 Kecamatan Lolong Guba Kabupaten Buru Nurlatu, Juliana; Laurens, Samson; Ohoiwutun, Stanislaus Kostka
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2375-2382

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pelayanan pendidikan di SMP Negeri 35 Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menggali secara mendalam manajemen pelayanan, penguatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi, dan keterlibatan masyarakat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sekolah berjalan cukup baik dengan perencanaan partisipatif, meskipun keterbatasan dana masih menjadi kendala utama. Penguatan kompetensi guru melalui pelatihan internal dan inisiatif belajar mandiri meningkatkan kreativitas pembelajaran, sementara pemanfaatan teknologi meski terbatas jaringan, tetap mendukung inovasi pembelajaran. Dukungan masyarakat juga berperan signifikan melalui kontribusi moral, material, dan gotong royong. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antar-stakeholder dan optimalisasi sumber daya untuk mewujudkan pelayanan pendidikan yang efektif, inovatif, dan berkelanjutan di daerah terpencil.