Ken Siwi
Physiotherapy Bachelor Program, Faculty Of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN PRAKTIK FISIOTERAPI MANDIRI BERDASARKAN PERMENKES NOMOR 65 TAHUN 2015 Ali, Yuniar; Siwi, Ken
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v3i2.23650

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan kesehatan masyarakat yang terkait dengan mobilitas dan fungsi masih sangat banyak dan belum dapat dituntaskan. Menurut Permenkes Nomor 65 Tahun 2015, praktik mandiri diizinkan untuk memberikan fisioterapi tingkat pertama (primer) atau tingkat lanjutan untuk menyelesaikan masalah gerak dan fungsi. Tujuan penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang kebijakan yang berlaku untuk praktik fisioterapi mandiri di Palembang berdasarkan Permenkes Nomor 65 Tahun 2015. Metode penelitian : Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan dilakukan dari Januari hingga April 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan semua praktisi fisioterapi mandiri di Kota Palembang menggunakan pedoman wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa input seperti kebijakan Permenkes Nomor 65 Tahun telah dikomunikasikan, sarana dan prasarana cukup, tetapi sumber daya masih terbatas. Proses implementasi kebijakan pelayanan praktik fisioterapi mandiri, sudah cukup banyak tenaga fisioterapi yang memahami dan mengimplementasikannya dengan baik. Simpulan : Sesuai dengan output yang diperoleh, Permenkes Nomor 65 Tahun 2015 sudah pernah disosialisasikan oleh organisasi profesi setempat sehingga dalam perencanaan dan penerapannya saat diimplementasikan dalam praktik mandiri telah menyesuaikan dengan kebijakan yang ada.
HUBUNGAN QUADRICEPS ANGLE DENGAN KELUHAN NYERI LUTUT PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS Siwi, Ken; Faj'ri Romadhona, Nurul; Waritsu, Cakra; Fadma Putri
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v4i1.25672

Abstract

Latar Belakang : Osteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi degeneratif dan paling sering terjadi pada lutut. Osteoarthritis lutut seringkali disertai keluhan seperti nyeri, kekakuan, kelemahan otot hingga abnormalitas alignment. Terjadinya abnormalitas alignment oleh karena perubahan Q-Angle dari posisi normal. Abnormalitas alignment akibat perubahan Q-Angle akan menyebabkan ketidak stabilan patella dan memicu timbulnya berbagai keluhan pada lutut. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan Q-angle dengan keluhan osteoarthritis. Metode : Penelitian ini termasuk dalam studi cross sectional dimana variabel dependen (faktor risiko) dan variabel independen (efek) dinilai dan diukur secara simulkan (bersamaan) pada satu saat. Pengukuran pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Womac Index untuk mengukur keluhan osteoarthritis, untuk mengukur besar sudut Q-angle diukur dengan goneometer. Hasil : Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan Q-angle dengan keluhan osteoarthritis. Q-Angle dengan Womac Index memiliki nilai Sig. 0,000 yang berarti bernilai signifikansi p<0,05, dengan begitu Q-angle berkorelasi terhadap Womac Index dan memiliki nilai r sebesar 0,640 atau berkorelasi kuat. Simpulan : Penelitian ini membuktikan bahwa ada korelasi yang kuat antara Q-Angle dengan keluhan osteoarthritis.
PENGARUH WORKPLACE EXERCISE DALAM MENURUNKAN KELUHAN LOW BACK PAIN DAN MENINGKATKAN FUNGSIONAL LUMBAL PADA PENJAHIT DI UD. SUMBER REJEKI, DESA KEDENSARI Amalia, Dinda Alif; Putri, Fadma; Siwi, Ken; Romadhona, Nurul Fajri
Physio Journal Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v5i2.1700

Abstract

Latar belakang: Menjahit merupakan pekerjaan yang dilakukan dengan posisi duduk yang membungkuk selama ± 8 jam, sehingga membebani otot punggung secara statis. Masa kerja juga merupakan faktor yang menyebabkan terjadinya Low back Pain. Workplace exercise merupakan salah satu intervensi yang dapat dilakukan secara mandiri dan fleksibel dalam pelaksanaannya. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas workplace exercise dalam menurunkan keluhan Low Back Pain dan peningkatan fungsional Lumbal pada penjahit di UD. Sumber Rejeki, Kedensari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen pre-post test one group design, yang melibatkan 11 sampel penjahit di UD. Sumber Rejeki. Dosis Latihan yang diberikan adalah 10 hitungan, 3-5 kali repetisi, serta istirahat selama 30 detik setiap pergantian gerakan. Frekuensi latihan 7 kali perminggu, selama 2 minggu. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Nordic Body Map (NBM) dan Oswestry Disability Index (ODI). Analisis data diawali dengan analisis deskriptif dan uji normalitas dengan Saphiro Wilk. Uji hipotesis pada data yang terdistribusi normal menggunakan Paired Sample T-Test, sedangkan pada data yang tidak terdistribusi normal menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil signifikan dengan nilai kemaknaan p<0,005, pada data Low Back Pain sebesar 18,6%, dan pada data fungsional Lumbal sebesar 31,2%. Kesimpulan: Workplace Exercise dinilai berpengaruh dalam menurunkan keluhan Low Back Pain dan mampu meningkatkan fungsional lumbal pada Penjahit di UD. Sumber Rejeki, Kedensari.