Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pemanfaatan Cangkang Telur Ayam Sebagai Bahan Aktif Antibakteri Untuk Edible Coating Produk Fillet Ikan Nila (Oreochromis Niloticus): Utilization Of Chicken Eggshell As An Antibacterial Active Material For Edible Coating Of Tilapia (Oreochromis Niloticus) Fillet Products Aprilia, Devi; Destiana, Irna Dwi
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v1i1.124

Abstract

Protein ovocleidin-17 yang terkandung dalam cangkang telur ayam memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan aktif pada coating produk pangan. Salah satu produk pangan yang mudah rusak adalah fillet ikan nila. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak cangkang telur ayam dan perbedaan suhu penyimpanan terhadap parameter pengujian pH, susut bobot, dan TPC; memperoleh konsentrasi terbaik ekstrak cangkang telur ayam yang ditambahkan dan suhu penyimpanan terbaik. Rancangan analisis percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dua faktor (α = ekstrak cangkang telur ayam; β = suhu penyimpanan) dengan 3 kali ulangan. Faktor yang diuji yaitu perbedaan konsentrasi ekstrak cangkang telur ayam (0%, 2.5%, 5%) dan suhu penyimpanan (suhu ruang dan suhu freezer). Parameter penelitian yang diamati yaitu pengujian pH, susut bobot, TPC. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsentrasi ekstrak cangkang telur dan penyimpanan sampel berpengaruh nyata terhadap nilai pH, namun tidak berpengaruh nyata terhadap susut bobot fillet ikan nila. Penambahan ekstrak cangkang telur sebanyak 5% mampu menekan jumlah total mikroba. Dari ke 6 formulasi diperoleh formulasi terbaik yaitu α3β2 dengan penambahan ekstrak cangkang telur ayam sebanyak 5% dan penyimpanan di suhu freezer. Masing-masing nilai parameter pengujian pH 6.6, susut bobot (-0.97)%, dan total bakteri 3.0 x 103 (cfu/g).
Aplikasi Edible Coating Ekstrak Cascara dalam Menghambat Kemunduran Mutu Buah Potong Melon: Application Of Edible Coating From Cascara Extract In Inhibiting The Decrease Of Quality Of Fresh Cut Melons Destiana, Irna Dwi; Romalasari, Atika
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): January 2024
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v1i2.126

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh aplikasi edible coating dengan penambahan ekstrak cascara terhadap karakteristik fisikokimia, daya terima, jumlah cemaran mikroba serta mengetahui penambahan konsentrasi ekstrak cascara terbaik pada edible coating. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor penambahan ekstrak cascara arabika pada konsentrasi berbeda (P0 kontrol, P1 0,5%, P2 1%, P3 1,5%) dengan 3 kali pengulangan. Aplikasi edible coating dengan penambahan cascara pada buah potong melon golden memberikan pengaruh nyata pada TPT, dan semua atribut daya terima, tetapi tidak berpengaruh nyata pada susut bobot, pH, TAT, dan Vitamin C. Penambahan ekstrak cascara arabika terbaik pada perlakuan P3 sebanyak 1,5% dengan jumlah cemaran mikroba paling sedikit 1,8x106 cfu/ml pada hari ketiga..
Pengaruh Penambahan Arang Aktif Biji Salak dengan Aktivator NaOH sebagai Adsorben Pemurnian Minyak Jelantah: The Effect of Adding Salak Seed Activated Charcoal with NaOH Activator as an Adsorbent for Cooking Oil Purification Destiana, Irna Dwi; Fathurrohman, Ferdi; Setiawati, Triyani
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): July 2024
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v2i1.189

Abstract

Pemakaian minyak goreng berulang dapat merusak karakteristik fisik dan kimia minyak dikenal sebagai minyak jelantah. Faktor memperbaiki mutu minyak jelantah dengan memurnikannya menggunakan arang aktif biji salak. Proyek Akhir ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi adsorben arang aktif biji salak terhadap karakteristik minyak setelah pemurnian. Metode Proyek Akhir ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan penambahan arang aktif biji salak, P0 (0%) P1 (2,5%) P2 (5%), dan P3 (7,5%) 3 kali ulangan. Parameter yang diamati kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida, kadar air dan bahan menguap, perubahan aroma dan warna. Pengolahan data menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan uji DMRT dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi adsorben arang aktif biji salak pada pemurnian minyak jelantah berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap karakteristik kimia, yaitu kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air dan bahan menguap, warna serta aroma minyak jelantah. Semakin tinggi penambahan konsentrasi adsorben maka kualitas minyak jelantah akan semakin meningkat. Perlakuan konsentrasi terbaik pada pemurnian minyak jelantah yaitu P2 (5%) dengan kadar air dan bahan menguap 0,27%, kadar asam lemak bebas 0,27%, bilangan peroksida 13 mek O2/ kg, perubahan warna dan aroma  menunjukkan agak lebih baik dari kontrol (P0).
PEMANFAATAN HIDROSOL SERAI DAPUR (Cymbopogon citratus) SEBAGAI HAND SANITIZER GEL Triastuti, Desy; Destiana, Irna Dwi; Asih, Asih
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 29 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.29.1.23-32.2025

Abstract

Hidrosol serai dapur merupakan hasil samping dari proses penyulingan minyak atsiri serai dapur. Hidrosol serai dapur mengandung senyawa antibakteri yang dapat digunakan dalam pembuatan hand sanitizer. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perbandingan hidrosol serai dapur dan akuades terhadap karakteristik fisikokimia, daya hambat bakteri dan hedonik hand sanitizer gel. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan lima perlakuan perbandingan hidrosol serai dapur dan akuades yaitu P1 (0%:50%), P2(12,5%:37,5%), P3(25%:25%), P4(37,5%:12,5%), dan P5(50%:0), dengan tiga pengulangan. Parameter pengujian meliputi karakteristik fisikokimia (daya sebar, densitas, homogenitas, waktu kering, dan pH), daya hambat bakteri, dan hedonik (aroma, warna, dan tekstur). Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA, jika terdapat pengaruh berbeda nyata dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf kesalahan 5%. Hasil pengujian menunjukan berpengaruh nyata terhadap waktu kering dan pH dan tidak berpengaruh nyata pada daya sebar, densitas dan uji hedonik. Seluruh perlakuan menghasilkan gel yang tidak homogen terdapat butiran kasar pada semua perlakuan. Formulasi terbaik terdapat pada perlakuan P5 dengan daya hambat yaitu 22,55 mm, waktu kering yaitu 77,15 detik, daya sebar yaitu 5,96 cm dan nilai pH sebesar 6,95 telah memenuhi standar SNI.
Perbandingan Beberapa Minyak Goreng Kemasan Berdasarkan Ekuitas Merek dan Mutu Sensori di Kabupaten Subang Safitri, Laras Sirly; Destiana, Irna Dwi
Paradigma Agribisnis Vol 5 No 1 (2022): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v5i1.7451

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Peraturan kemasan pada produk minyak goreng menimbulkan persaingan yang ketat pada industri minyak goreng kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekuitas merek dan mutu sensori dari minyak goreng kemasan merek Bimoli, Filma, dan Sania. Ekuitas merek dianalisis berdasarkan elemen-elemennya, yaitu analisis brand awareness secara deskriptif, analisis brand association dengan uji Cohcran, analisis perceived quality dengan semanctic differential scala; dan analisis brand loyalty dengan piramida loyalitas. Mutu sensori diukur dengan uji ranking, kemudian diolah secara deskriptif dengan nilai modus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bimoli merupakan minyak goreng kemasan dengan ekuitas merek tertinggi berdasarkan brand awareness, perceived quality, dan brand loyalty. Sementara berdasarkan mutu sensori, minyak goreng merek Sania menempati ranking pertama dengan persentase masing-masing atribut sebesar 48,33 persen (warna); 50,00 persen (kejernihan); 40,83 persen (bau); dan 48,33 persen (tekstur). Kata kunci: Kekuatan Merek, Minyak Goreng Sawit, Uji Ranking
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN NILAI PRODUK DI KABUPATEN SUBANG Fathurohman, Ferdi; Baharta, Ridwan; Purwasih, Rita; Rahayu, Wiwik Endah; Mukminah, Nurul; Sobari, Enceng; Destiana, Irna Dwi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i2.155

Abstract

Kabuapten Subang merupakan sentra penghasil buah nanas terbesar di Indonesia. 500 keluarga menggantungkan penghasilannya dari bertani nanas, dengan kepemilikan lahan perkebunan rata-rata 0,4 Ha, namun petani hanya terfokus kepada produksi nenas belum menyentuh kepada pengolahan hasil.sehingga yingkat kesejahteraan petani masih belum optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menambah pengetahuan petani melalui penyuluhan dan pembinaan mengenai tata cara pegolahan produk nanas seupaya memiliki nilai tambah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang selama bulan Juli sampai Oktober 2019 dengan menggunakan metode ceramah, focus group discussion, pelatihan dan pendampingan serta monev. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat dapat membuat olahan dari nanas sebagai upaya dalam meningkatkan nilai tambah dari produk nanas itu sendiri. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini yaitu pelaksanan kegiatan pengabdian masyarakat mampu membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan nilai produk dan nilai jual dari produk serta masyarakat mampu mengembangkan manajemen kelembagaan.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETERNAK MELALUI PENINGKATAN MANAJEMEN KELEMBAGAAN Fathurohman, Ferdi; Purwasih, Rita; Baharta, Ridwan; Safitri, Laras Sirly; Destiana, Irna Dwi; Romalasari, Atika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i2.412

Abstract

Kabuapten Subang merupakan salah satu sentra peternakan sapi potong di Jawa Barat bahkan di Indonesia. 1500 keluarga menggantungkan penghasilannya dari sapi potong dan usaha peternakan lainnya, dengan kepemilikan ternak 3,4 ekor per keluarga. namun peternak di kabupaten subang hanya terfokus kepada proses produksi ternak konvensional belum menyentuh kepada pemasaran dan pengolahan hasil. sehingga tingkat kesejahteraan peternak di Kabupaten Subang masih belum optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menambah pengetahuan peternak sapi potong melalui penyuluhan dan pembinaan mengenai tata cara dan tata kelola kelembagaan serta penjualan ternak sapi potong supaya memiliki nilai tambah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang selama bulan Juli sampai November 2022 dengan menggunakan metode ceramah, focus group discussion, pelatihan dan pendampingan serta monev. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat dapat memahami dan mempraktekan tata cara penjualan ternak dan tata kelola kelembagaan kelompok ternak sapi potong sebagai upaya dalam meningkatkan nilai tambah dari ternak sapi potong itu sendiri. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini yaitu pelaksanan kegiatan pengabdian masyarakat mampu membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan tata cara penjualan ternak dan tata kelola kelembagaan kelompok ternak sapi potong serta mampu mengembangkan manajemen kelembagaan.