Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PELANGGAN DI ALFAMART TATAARAN II MINAHASA Maria M Kaparang; Allen A. Ch. Manongko; Silvana S. A Oroh
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1 No 2 (2020): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v1i2.1645

Abstract

ABSTRAK< strong>< p> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian pada pelanggan Alfamart Tataaran II Minahasa pengaruh persepsi harga terhadap keputusan pembelian pada pelanggan Alfamart Tataaran II Minahasa pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian pada pelanggan Alfamart Tataran II Minahasa Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah melakukan pembelian di Alfamart Tataaran II Minahasa Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya Teknik analisis data menggunakan regresi berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh positif dan signifikan Kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian di alfamart tataaran II minahasa terdapat pengaruh positif dan signifikan Persepsi harga terhadap keputusan pembelian dan terdapat pengaruh positif dan signifikan kualitas pelayanan dan persepsi harga secara bersama samaterhadap keputusan pembelian Sumbangan efektif variabel kualitas pelayanan sebesar 60 5 dan persepsi harga sebesar 60 3 terhadap keputusan pembelian pelanggan di Alfamart tataaran II minahasa < p>
Pengaruh Kompetensi Profesional dan Pengalaman mengajar Guru Terhadap Kemampuan Belajar Siswa SMA Negeri 1 Tondano Jerry Wuisang; Silvana S.A Oroh; Ravena F. S. Rambing
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v3i1.4127

Abstract

ABSTRAK< strong>< p> Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pembelajaran kewirausashaaan dan status social ekonomi terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa kecamatan likupang barat kabupaten minahasa utara Dengan menggunakan pendekatan penelitan kuantitatif Populasi berjumah 95 dan sampel berjumlah 77 hasil analisis regresi ganda Y= 15 025 0 390X1< sub> 0 343X2 nbsp; < sub>artinya Nilai konstanta sebesar 15 025 menyatakan bahwa jika nilai X1 dan X2 = 0 atau variabel kompetensi pedagogik dan pengalaman mengajar guru tidak ada maka nilai variabel kemampuan belajar adalah sebesar 15 025 Koefisien regresi variabel kometensi profesional guru 0 390 mengandung arti bahwa setiap penambahan 1 satu poin variabel kompetensi profesional guru maka hal itu akan meningkatkan kemampuan belajar siswa sebesar 0 390 kali Koefisien regresi variabel pengalaman mengajar guru 0 343 mengandung arti bahwa setiap penambahan 1 satu poin variabel pengalaman mengajar guru maka hal itu akan meningkatkan kemampuan belajar sebesar 0 343 kali Ditemui koefisien korelasi ada hubungan yang kuat kopetensi profesional dan pengalaman mengajar guru dengan kemampuan belajar siswa Ditemui pengaruh yang signifikan sebesar 54 7 dibuktikan dengan f hitung 44 748 gt; f tabel sebesar 3 120 Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan kompetensi profesional dan pengalaman kerja guru terhadap kemampuan belajar siswa SMA Negeri 1 Tondano < p> Kata Kunci : Kompetensi Profesional Pengalaman mengajar Guru dan Kemampuan Belajar< em>< strong>< p> nbsp;< em>< strong>< p> nbsp;< em>< strong>< p> nbsp;< strong>< p> ABSTRACT< u>< strong>< p> This study aims to determine the effect of entrepreneurship learning and socioeconomic status on entrepreneurship motivation of students in West Likupang District North Minahasa Regency By using a quantitative research approach The population is 95 and the sample is 77 The results of multiple regression analysis Y= 15 025 0 390X1 0 343X2 It means that the constant value of 15 025 states that if the value of X1 and X2 = 0 or the variables of pedagogical competence and teacher teaching experience do not exist then the value of the ability variable does not exist learning amounted to 15 025 The regression coefficient of the teacher s professional competence variable is 0 390 which means that for every addition of 1 one point of the teacher s professional competence variable it will increase students learning abilities by 0 390 times The regression coefficient for the teacher teaching experience variable is 0 343 which means that for every 1 one addition of the teacher teaching experience variable it will increase the learning ability by 0 343 times There is a correlation coefficient found that there is a strong relationship between professional competence and teaching experience of teachers with students learning abilities There was a significant effect of 54 7 as evidenced by f count 44 748 gt; f table of 3 120 Thus it can be concluded that there is a simultaneous positive and significant effect of professional competence and teacher work experience on the learning abilities of SMA Negeri 1 Tondano students < p> Keywords: Professional Competence Teacher s Teaching Experience and Learning Ability< em>< strong>< p>
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PBL PADA KELAS X SMAN 4 MANADO Silvia I. S. Masikome; Iwan Kandori; Silvana Oroh
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4 No 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8196

Abstract

ABSTRAK< strong>< p> nbsp;< p> Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui peningkatan keaktifan dan peningkatan minat belajar peserta didik pada kelas X SMAN 4 Manado dalam pembelajaran ekonomi pada materi Sejarah uang dan lembaga keuangan Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas Tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: 1 perencanaan 2 pelaksanaan 3 pengamatan dan 4 refleksi kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya Hubungan keempat komponen itu dipandang sebagai satu siklus Penelitian dilakukan dalam 2 siklus pada siklus I mengenai materi sejarah uang dan lembaga keuangan Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi lembaga keuangan nonbank Hasil evaluasi prasiklus menunjukkan siswa belum mencapai ketuntasan dalam belajar yang disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi keliling dan luas jajargenjang dan segitiga Pada siklus II ini juga siswa yang telah mencapai ketuntasan telah mencapai 62 5 dengan nilai rata rata kelas 79 25 Pada Penelitian tindakan kelas ini menunjukkan nilai rata rata meningkat dari Prasiklus 54 75 pada siklus I meningkat menjadi 79 25 dan pada siklus II menjadi 88 25 Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7 5 pada siklus kedua meningkat menjadi 62 5 Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62 dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87 5 Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning PBL dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi sejarah uang dan lembaga keuangan hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus < p> Kata Kunci: < strong>Minat Belajar< strong> < strong>Minat Belajar Peserta Didik< strong> < strong>Pembelajaran Problem Based Learning< strong>< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< p> nbsp;< strong>< p> ABSTRACT< strong>< p> nbsp;< p> This research aims to determine the increase in activity and interest in learning of students in class X SMAN 4 Manado in economic learning on the history of money and financial institutions This research was conducted using the Classroom Action Research Method The research stages are divided into four stages: 1 planning 2 implementation 3 observation and 4 reflection then proceed to the next cycle The relationship between the four components is seen as one cycle The research was carried out in 2 cycles in cycle I regarding material on the history of money and financial institutions Learning actions in cycle II regarding material on non bank financial institutions The results of the pre cycle evaluation show that students have not achieved completeness in learning which is due to students lack of understanding of the perimeter and area of parallelograms and triangles In this second cycle students who have achieved completeness have reached 62 5 with an average class score of 79 25 In this classroom action research the average value increased from Pre cycle 54 75 in cycle I to 79 25 and in cycle II to 88 25 The number of students who completed their studies also increased from pre cycle there were only 3 students in cycle I there were already 25 students and in cycle II it increased again to 36 students although not all students have finished studying Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7 5 in the second cycle it increased to 62 5 After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II it increased to 62 and after the second lesson students were given additional assignments at home Students who were able to master the learning material increased to 87 5 Based on the increase in the percentage calculation it can be concluded that learning using the Problem Based Learning PBL model can increase students interest in Economics subjects regarding the history of money and financial institutions This is proven by the increase in each cycle < p> Keywords: Interest in Learning Student Interest in Learning Problem Based Learning< strong>< p>
FAKTOR FAKTOR KEPUTUSAN PENDIDIKAN MELANJUTKAN STUDI ANAK DI DESA KOTAMENARA STUDI SEBUAH FENOMENOLOGI Stefanly Riandy Lumintang; Jhony Taroreh; Silvana Oroh
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4 No 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2.8412

Abstract

Abstrak< strong>< p> Tujuan dilaksanakan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor faktor keputusan yang mempengaruhi anak di Desa kotamenara untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang datanya dikumpulkan di desa kotamenara menggunakan teknik observasi wawancara dan Dokumentasi Data yang di dapatkan merupakan data primer yang kemudian data di analisis menggunakan teknik reduksi penyajian dan pengapsahan data serta penarikan kesimpulan nbsp; Hasil penelitian ini menunjukan sangat rendahnya ketertarikan anak anak desa kotamenara untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hal ini disebabkan karena adanya delapan faktor diantaranya: pekerjaan sosial ekonomi orang tua kurangnya dukungan keluarga orang tua akses informasi motivasi Asumsi lingkungan dan pemerintah desa Diantara ke delapan faktor ini faktor sosial ekonomi orang tua dukungan keluarga orang tua dan motivasi merupakan faktor yang sangat mempengaruhi keputusan anak anak desa kotamenara untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi namun bukan berarti faktor lain tidak begitu mempengaruhi melainkan faktor faktor ini saling berkaitan nbsp;< p> Kata Kunci: Faktor faktor keputusan Pendidikan tinggi Anak desa kotamenara< em>< strong>< p> nbsp;< p> nbsp;< p> Abstrak< strong>< p> The aim of the research was to determine the decision factors that influence children in Kotamenara Village to continue their education to college The research method used in this research is a qualitative method the data of which was collected in Kotamenara village using observation interviews and documentation techniques The data obtained is primary data which is then analyzed using data reduction presentation and validation techniques as well as drawing conclusions The results of this study show the very low interest of Kotamenara village children in continuing their education to tertiary institutions this is due to eight factors including: employment parents socio economics lack of family parental support access to information motivation assumptions environment and village government Among these eight factors socio economic factors of parents family parental support and motivation are factors that greatly influence the decision of Kotamenara village children to continue their education to tertiary institutions but this does not mean that other factors are not as influential but these factors related to each other < p> Keywords: Decision factors Higher education Kotamenara village children< em>< strong>< p>
Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar pada Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bolaang Mangondow Timur Listriyanti Palangda; Silvana Oroh; Ilham Abu; Meike Mamentu; Fransiskus L. P. Jani Lumape
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/n5sm1j34

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman dan implementasi kebijakan Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kebijakan ini mendorong transformasi pendidikan melalui pendekatan fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru di beberapa sekolah dasar. Hasil menunjukkan pemahaman terhadap kebijakan bervariasi. Sebagian guru dan kepala sekolah memahami esensi kebijakan sebagai upaya memberikan kebebasan merancang pembelajaran sesuai kebutuhan siswa dan konteks lokal. Namun, sebagian lain masih memiliki pemahaman terbatas, terutama dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan integrasi Profil Pelajar Pancasila. Dalam implementasi, sekolah telah merancang pembelajaran adaptif, berinovasi dalam metode mengajar, serta menerapkan evaluasi berbasis asesmen formatif. Kendala meliputi keterbatasan fasilitas, kesiapan guru, dan kurangnya pelatihan berkelanjutan. Penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan Merdeka Belajar masih menghadapi tantangan, namun terdapat potensi besar untuk pengembangan lebih lanjut. Diperlukan dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan peningkatan sarana prasarana.
Customer's Purchase Decision in Alfamaret Tataaran II Minahasa Allen A. CH. Manongko; Ninik Indawati; Silvana S.A Oroh; Maria Melva Kaparang
International Journal of Tourism and Hospitality in Asia Pasific Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijthap.v4i3.1214

Abstract

This study aims to determine the partial effect of service quality and price perceptions on customer buying decisions; and the simultaneous influence of service quality and price perception on customer buying decisions at Alfamart Tataaran II Minahasa. This research applied a quantitative approach with a survey method. The population comprised consumers who have made purchases at Alfamart Tataaran II Minahasa. The research sample consisted of 150 respondents selected by accidental sampling. The data were collected through questionnaires and analyzed by multiple regression. The findings reveal a significant effect of service quality on customer buying decisions, a positive and significant influence on price perceptions on customer buying decisions, and a collective positive influence and significant service quality and price perceptions on customer decisions.Â