Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EVALUASI PENGGUNAAN MINYAK LALAT TENTARA HITAM TERSUPLEMENTASI ANTIOKSIDAN SELENIUM DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA PRODUKSI BROILER Arjuna Adi Rahma Putra; Umi Kalsum; Brahmadhita Pratama Mahardhika
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian minyak lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF) dan selenium serta interaksinya terhadap performa produksi broiler. Objek Penelitian yaitu 60 ekor broiler jantan dipelihara selama 35 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan tiga ulangan. Faktor perlakuan terdiri atas minyak lalat tentara hitam (0% dan 1,5%) dan selenium (0 ppm dan 0,3 ppm). Variabel yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan (PBB), bobot badan final, dan FCR. Data dianalisis menggunakan ANOVA. Apabila terdapat data yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil menunjukkan bahwa minyak lalat tentara hitam dan selenium secara nyata (P<0,05) meningkatkan bobot badan final dan Pertumbuhan Bobot Badan (PBB), serta terdapat interaksi antar perlakuan, tetapi tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan dan Feed Convertion Ratio (FCR). Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi 1,5% minyak BSF dan 0,3 ppm selenium. Kata Kunci : Broiler, Minyak Lalat Tentara Hitam, Selenium EVALUATION OF THE USE OF BLACK SOLDIER FLY OIL SUPPLEMENTED WITH SELENIUM ANTIOXIDANT IN FEED ON BROILER PRODUCTION PERFORMANCE Abstract             This study aimed to examine the effects of Black Soldier Fly (BSF) oil and selenium supplementation, as well as their interaction, on broiler production performance. The research subjects were 60 male broilers reared for 35 days using a factorial Completely Randomized Design with three replications. The treatment factors consisted of BSF oil (0% and 1.5%) and selenium (0 ppm and 0.3 ppm). Observed variables included feed intake, body weight gain (BWG), final body weight, and feed conversion ratio (FCR). Data were analyzed using ANOVA, and significant differences were further tested using Duncan’s test. The results showed that BSF oil and selenium significantly (P<0.05) increased final body weight and body weight gain, and an interaction between treatments was observed; however, they did not affect feed intake or FCR. The best treatment was the combination of 1.5% BSF oil and 0.3 ppm selenium. Keywords: Broiler, Black Soldier Fly Oil, Selenium 
PENAMBAHAN MINYAK IKAN LEMURU DALAM PAKAN DAN JUSAFRIKA DALAM AIR MINUM MEMENGARUHI KUALITAS YOLK DAN BOBOT YOLK TELUR PUYUH Raga Firmansyah Akbar; Inggit Kentjonowaty; Brahmadhita Pratama Mahardhika
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penambahan minyak ikan lemuru dalam ransum dan jus daun Afrika (Vernonia amygdalina) ke dalam air minum terhadap kualitas yolk dan bobot yolk telur puyuh dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian dilakukan selama 30 hari menggunakan metode rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan 2 faktor perlakuan, yaitu tingkat minyak ikan lemuru dalam pakan (0%, 1,5%, dan 3%) serta dosis jus daun Afrika dalam air minum (0 mL, 4 mL, dan 6 mL/ekor/hari). Pengujian data dilakukan menggunakan Analisis of Variance (ANOVA) dan ditindaklanjuti dengan analisis pengujian dengan uji Duncan apabila ditemukan perbedaan secara  nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi minyak ikan lemuru dan jus daun Afrika berpengaruh signifikan terhadap bobot yolk, warna yolk, dan tinggi yolk telur puyuh. Perlakuan minyak ikan lemuru 3% dan jus daun Afrika 6 mL/ekor/hari menghasilkan bobot dan kualitas yolk terbaik. Namun, perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap diameter dan indeks yolk. Minyak ikan lemuru memegang peranan sumber asam lemak esensial yang mendukung deposisi lipid yolk, sedangkan jus daun Afrika berfungsi sebagai antioksidan alami yang menjaga stabilitas dan struktur yolk telur puyuh.Kata kunci: Minyak lemuru, Daun Afrika, Kualitas yolk, Bobot yolk, Telur puyuh.
PENGARUH LAMA SIMPAN TERHADAP KUALITAS PROBIOTIK LACTOBACILLUS SALIVARIUS TERENKAPSULASI ARABINOXILAN BERDASARKAN ORGANOLEPTIK, pH, DAN WATER ACTIVITY Fahmi Yazid Rifai; Umi Kalsum; Muhammad Farid Wadjdi; Brahmadhita Pratama Mahardhika
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 9, No 1 (2026): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didorong oleh urgensi untuk menekan laju degradasi viabilitas pada probiotik cair, sekaligus meminimalisasi penggunaan Antibiotic Growth Promoter (AGP) pada formulasi pakan unggas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama simpan terhadap kualitas probiotik Lactobacillus salivarius terenkapsulasi arabinoxilan berdasarkan evaluasi organoleptik, nilai pH (potential hydrogen), dan water activity (AW). Metode eksperimen digunakan dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan waktu simpan (0, 2, 4, 6, dan 8 minggu) dengan 5 ulangan. Berdasarkan data yang diperoleh, durasi penyimpanan berdampak sangat signifikan (P