Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di SDN 05 Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman Morika, Honesty Diana; Anggraini, Siska Sakti; Sandra, Rhona; Nofia, Vino Rika; Afifah, Salma
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1835

Abstract

Masalah kesehatan yang paling banyak terjadi pada anak usia sekolah berhubungan dengan masalahkebersihan diri dan lingkungannya. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia 2015 provinsi denganpresentase PHBS yang rendah adalah Sumatera Barat (36,34%). Hal ini menunjukkan bahwa PHBSmasih minim dilakukan karena kurangnya pengetahuan anak. Salah satu cara untuk meningkatkanpengetahuan yang akan sejalan dengan berperilaku hidup bersih dan sehat dengan memberikanpendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatanterhadap tingkat pengetahuan siswa tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 05Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman tahun 2022. Jenis penelitian ini adalahpenelitian kuantitatif, dengan desain pra experimental dengan rancangan one-group pre-test post-test design. Tempat penelitian di SDN 05 Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman.Penelitian ini dilakukan pada 30 Mei tahun 2022. Pengambilan sampel dalam penelitianmenggunakan teknik total population sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 20 orang.Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan rata-rata pengetahuan siswa kelas V sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu 6,70 dan setelahdiberikan pendidikan kesehatan yaitu 8,65 dengan nilai p value 0,000 (≤0,05). Berdasarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan mengenaiPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa SDN 05 Sintuk Toboh Gadang KabupatenPadang Pariaman. Saran diharapkan kepada pihak sekolah untuk dapat melengkapi fasilitas yangberkaitan dengan PHBS seperti disediakannya sabun pada tempat mencuci tangan.Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, PHBS
EDUKASI PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH dan SEHAT (PHBS) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 PADA ANAK SEKOLAH DI SDN 34 RIMBO TAROK Angraini, Siska Sakti; Morika, Honesty Diana; Nofia, Vino Rika; Sari, Putri Minas; Nur, Siti Aisyah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1547

Abstract

A B S T R A K Kelurahan Rimbo Tarok merupakan wilayah wilayah kerja Puskesmas Kuranji. Di wilyah kerja ini tedapat beberapa sekolah dasar salah satunya SDN 34 Rimbo Tarok.Peningkatan kasus Covid-19 terus berlanjut setiap hari menjadikan ini sebagai masalah dunia yang dikategorikan sebagai pandemi global (WHO, 2020). Covid-19 penyakit yang disebabkan oleh turunan coronavirus baru. Tujuan dari kegiatan pengabmas ini adalah Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan Covid 19 dengan membentuk sekolah berwawasan promosi kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan kepada siswa Sekolah Dasar Negeri 34 Rimbo Tarok. Waktu pelaksanaan edukasi hanya 1 hari di bulan Agustus 2022.Hasil dari pengabmas ini diperoleh dari 16 siswa yang ditemukan hampir semua orang yang memahami dan mengetahui cara pencegahan covid 19 yaitu 16 orang (80%). hasil Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, ternyata edukasi perilaku hidup bersih sehat dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19 penting agar tidak terjadinya perjalanan penyakit menular. Disarankan hasil dari kegiatan ini sebagai perilaku sasaran petugas kesehatan di Puskesmas Kuranji dan dapat dilaksanakan ke siswa sekolah karena ini merupakan pendidikan dini dengan baik dan menimbulkan budaya dan kebiasaan hidup bersih secara mandiri. ternyata edukasi hidup bersih sehat dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19 penting agar tidak terjadi perjalanan penyakit menular.Disarankan hasil dari kegiatan ini sebagai perilaku sasaran petugas kesehatan di Puskesmas Kuranji dan dapat dilaksanakan ke siswa sekolah karena ini merupakan pendidikan dini dengan baik dan menimbulkan budaya dan kebiasaan hidup bersih secara mandiri. ternyata edukasi hidup bersih sehat dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19 penting agar tidak terjadi perjalanan penyakit menular. Disarankan hasil dari kegiatan ini sebagai perilaku sasaran petugas kesehatan di Puskesmas Kuranji dan dapat dilaksanakan ke siswa sekolah karena ini merupakan pendidikan dini dengan baik dan menimbulkan budaya dan kebiasaan hidup bersih secara mandiri.Kata kunci : edukasi, pencegahan, covid 19                                                                                                                    ABSTRAKDesa tarok Rimbo Timur merupakan wilayah kerja Puskesmas Kuranji. Dimana di wilayah kerja ini terdapat beberapa SD salah satunya SDN 34 Rimbo Tarok. Peningkatan kasus Covid-19 yang terus meningkat setiap harinya menjadikan hal ini sebagai masalah dunia yang dikategorikan sebagai pandemi global (WHO, 2020). Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis virus corona baru. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang pencegahan Covid 19 dengan membentuk sekolah berwawasan promosi kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada siswa sekolah dasar di SDN 34 Rimbo Tarok. Waktu pelaksanaan pendidikan hanya 1 hari pada Agustus 2022. Hasil dari pengabdian masyarakat ini didapatkan dari 16 siswa, hampir semua siswa paham dan tahu cara pencegahan covid 19, yaitu 16 orang (80%). Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan, ternyata edukasi pencegahan COVID-19 di era new normal sangat penting agar penyakit menular tidak terjadi. Disarankan agar hasil kegiatan ini menjadi acuan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Air Tawar dan dapat dilaksanakan pada sasaran siswa sekolah karena ini merupakan pendidikan perilaku sejak dini yang baik dan menciptakan budaya dan kebiasaan hidup bersih dan sehat secara mandiri. .Kata kunci : pendidikan, pencegahan, Covid 19 
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DENGANMENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TENTANG PERNIKAHAN DINI DI MTSN 3 DESA SEMERAH KECAMATAN SITINJAU LAUT Sari, Indah Komala; Irman, Veolina; Morika, Honesty Diana; Nur, Siti Aisyah; Sari, Putri Minas
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1605

Abstract

Masalah sosial mengenai pernikahan setelah melewati masa pubertas yang dianggap aib dan suatu masalah pada kalangan tertentu menyebabkan terjadinya peningkatan angka kejadian pernikahan anak. Motif ekonomi, dengan harapan tercapaianya keamanan sosial dan finansial setelah menikah menyebabkan banyak masyarakat bahkan orang tua menyetujui anaknya untuk menikah dini. Tingginya angka kejadian pernikahan dini di Desa Semerah dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap dampak dari pernikahan dini itu sendiri. Kegiatan pengabmas dilaksanakan dari tanggal 10-12 Oktober 2022, tempat pelaksanaan di MTSN 3 Desa Semerah. Peserta yang menjadi number sebanyak 66 orang. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut terjadinya peningkatan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dengan media video. Diharapkan pada pihak Puskesmas wilayah setempat untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak yang akan terjadi jika dilakukan pernikahan dini sehingga dapat menurunkan angka kejadian pernikahan dini serta sebagai suatu masukan dan menjadi salah satu cara dan tindakan yang dapat dilakukan dan diberikan kepada pihak sekolah.Kata Kunci: Pernikahan Dini, Penyuluhan, Kesehatan, Pengetahuan Remaja
EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 DI ERA NEW NORMAL DI PADA ANAK SEKOLAH DASAR MP, Andika Herlina; Morika, Honesty Diana; Nofia, Vino Rika; Anggraini, Siska Sakti; Marlinda, Roza; Sandra, Rhona
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1606

Abstract

Kelurahan Air Tawar Timur merupakan daerah wilayah kerja Puskesmas Air Tawar . Dimana di wilyah kerja ini tedapat beberapa sekolah dasar salah satunya SDIT Buah Hati.Peningkatan kasus Covid-19 masih terus berlanjut tiap harinya menjadikan ini sebagai permasalahan dunia yang dikategorikan sebagai pandemi global (WHO, 2020). Covid-19 adalah penyakit yangdisebabkan oleh turunan coronavirus baru. Tujuan dari kegiatan pengabmas ini adalah Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan Covid 19 dengan membentuk sekolah berwawasan promosi kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan kepada siswa Sekolah Dasar SDIT Buah Hati. Waktu pelaksaan edukasi hanya 1 hari di bulan maret 2022. Hasil dari pengabmas ini diperoleh dari 18 siswa terdapat hampir semua siswa mengerti dan mengetahui cara pencegahan covid 19 yaitu 16 orang (80%).  Berdasarkan hasil kegiatan tersebut yang telah dilakukan, ternyata edukasi pencegahan covid 19 di era new normal sangatlah penting supaya tidak terjadinya perjalanan penyakit menular. Disarankan hasil dari kegiatan ini sebagai acuan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Air Tawar dan dapat dilaksanakan ke sasaran siswa sekolah karena ini merupakan pendidikan perilaku secara dini dengan baik dan menimbulkan budaya dan kebiasaan hidup bersih sehat secara mandiri.Kata kunci: edukasi, pencegahan, covid 19, Era New Normal
PENYULUHAN KESEHATAN ENAM LANGKAH MENCUCI TANGAN YANG BENAR DI SDN 13 SUNGAI PISANG Darma, Ika Yulia; Morika, Honesty Diana; Zaimy, Silvi; Idaman, Meldafia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1664

Abstract

Enam langkah cuci tangan yang baik dan benar merupakan salah satu indikator perilaku hidup bersih dan sehat. Sehingga anak sekolah dasar wajib mengetahui dan melaksanakan cuci tangan dengan baik untuk menjaga kesehatannya. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan Pendidikan kesehatan untuk siswa sekolah dasar mengenai cara melaksanakan cuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan tentang mencuci tangan 6 (enam) langkah, manfaat mencuci tangan, dan mendemontrasikan tentang mencuci tangan 6 langkah oleh siswa SDN 13 Sungai Pisang. Kegiatan telah dilakukan pada hari Selasa, 11 Januari 2022 pukul 10.00 - 12. 00 WIB. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh meningkatnya pengetahuan anak-anak terkait 6 (enam) langkah mencuci tangan yang benar.  
PERAWATAN LUKA POST OPERATIF DI RUANG BEDAH R.S REKSODIWIRYO PADANG Sandra, Rhona; Morika, Honesty Diana; Angraini, Siska Sakti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1621

Abstract

Peran dan fungsi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan salah satunya adalah dengan mengedukasi masyarakat. Dalam hal ini bentuk pelayanan keperawatan yang diberikan secara menyeluruh dengan melakukan perawatan luka yang  dilaksanakan sesuai dengan prosedur tetap. Perawatan luka ini merupakan tindakan keperawatan yang dapat dilakukan di rumah sakit atau di rumah untuk mencegah terjadinya infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka, sehingga hari rawatan pasien menjadi lebih pendek, (Syamsudhidayat,2017). Pada  Pasien Post Operatif perawatan luka dilakukan sesuai prosedur dengan menerapkan prinsip steril untuk mencegah infeksi dan komplikasi serta meningkatkan proses penyembuhan luka. Kegiatan dari pengabdian ini adalah mengedukasi pasien untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pada kasus  luka post operatif di Ruang Bedah R.S Reksodiwiryo Padang.  Metode yang digunakan ceramah dan demonstrasi. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias mendengarkan dan mencobakan dua  dari tahapan  prosedur perawatan luka post operatif  yaitu dengan mencuci tangan dan menggunakan handscoon dengan teknik steril yang merupakan salah satu tindakan dalam mencegah terjadinya infeksi. Kata kunci : Perawatan, Luka, Post Operatif 
PENTINGNYA MEMPERHATIKAN TINGKAT MIOKARD UNTUK MENJAGA KESEHATAN JANTUNG PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN GUNUNG SARIAK Angraini, Siska Sakti; Nofia, Vino Rika; Morika, Honesty Diana; Sandra, Rhona; Marlinda, Roza; Pratama, Andika Herlina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2558

Abstract

ABSTRAKKelurahan Gunung Sarik merupakan daerah wilayah kerja Puskesmas Belimbing yang terdiri dari 17 desa, dengan jumlah penderita penyakit kardiovaskular yang signifikan. Di antara berbagai penyakit jantung, perhatian khusus diberikan pada kesehatan miokard, karena miokard yang sehat sangat penting untuk menjaga fungsi optimal jantung. Kerusakan miokard dapat menyebabkan berbagai kondisi serius seperti infark miokard dan gagal jantung. Faktor risiko terkait kesehatan miokard meliputi hipertensi, diabetes melitus, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, serta rendahnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit jantung. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan miokard untuk mencegah penyakit jantung melalui perawatan mandiri yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Gunung Sarik. Edukasi dilaksanakan selama 1 hari di bulan April 2024. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dari 20 peserta yang berpartisipasi, sebanyak 18 orang (90%) memahami dan mengetahui cara menjaga kesehatan miokard dan mencegah penyakit jantung. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, jelas bahwa edukasi tentang manajemen kesehatan jantung secara mandiri sangat penting untuk membantu masyarakat menerapkan dan mempertahankan perilaku sehat yang diperlukan untuk mengelola kondisi jantung secara berkelanjutan, baik di dalam maupun di luar rumah, dengan tujuan mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular. Disarankan agar hasil kegiatan ini dijadikan acuan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Belimbing dan diterapkan secara luas dalam memberikan edukasi kesehatan yang mendukung perawatan mandiri pasien, sehingga mereka mampu mempertahankan kesehatan dan kesejahteraan jantung mereka.Kata Kunci: kesehatan miokard, penyakit jantung, edukasi kesehatan, perawatan mandiri, pencegahan penyakit kardiovaskular.                                                                  ABSTRACTGunung Sarik Village is the working area of the Belimbing Community Health Center which consists of 17 villages, with a significant number of sufferers of cardiovascular disease. Among various heart diseases, special attention is paid to the health of the myocardium, as a healthy myocardium is essential for maintaining optimal heart function. Myocardial damage can cause various serious conditions such as myocardial infarction and heart failure. Risk factors related to myocardial health include hypertension, diabetes mellitus, smoking habits, alcohol consumption, and low knowledge about preventing heart disease. The aim of this community service activity is to increase knowledge about the importance of maintaining myocardial health to prevent heart disease through self-care that can improve health and well-being. The method for implementing this activity is by providing public health education in Gunung Sarik Village. The education was carried out for 1 day in April 2024. The results of this service showed that of the 20 participants who participated, 18 people (90%) understood and knew how to maintain myocardial health and prevent heart disease. Based on the results of these activities, it is clear that education about self-management of heart health is very important to help people implement and maintain the healthy behavior needed to manage heart conditions in a sustainable manner, both inside and outside the home, with the aim of reducing cardiovascular risk complications. It is recommended that the results of this activity be used as a reference for health workers at the Belimbing Community Health Center and applied widely in providing health education that supports patient self-care, so that they are able to maintain their heart health and well-being.Keyword : myocardial health, heart disease, health education, self-care, prevention of cardiovascular disease.
KEBIJAKAN INTEGRATIF UNTUK PENINGKATAN KESEHATAN PASIEN PPOK MELALUI INTERVENSI NON-FARMAKOLOGIS: SUATU TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIK Morika, Honesty Diana; Hardisman, Hardisman
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30669

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global. Meskipun terapi farmakologis telah menjadi standar, intervensi non-farmakologis seperti rehabilitasi paru, edukasi pasien, dan latihan pernapasan terbukti memberikan manfaat signifikan terhadap kapasitas fungsional, kualitas hidup, serta penurunan angka eksaserbasi. Namun, implementasinya di Indonesia masih terbatas akibat kendala kebijakan, fasilitas, dan sumber daya manusia.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis bukti ilmiah serta kebijakan yang mendukung penerapan intervensi non-farmakologis dalam peningkatan kesehatan pasien PPOK sebagai dasar pengembangan kerangka kebijakan integratif di Indonesia.Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematik terhadap artikel yang diterbitkan antara tahun 2014–2024. Pencarian dilakukan melalui database internasional (PubMed, Scopus, Web of Science) dan nasional (Portal Garuda) dengan kata kunci “COPD”, “pulmonary rehabilitation”, “self-management”, “breathing exercise”, dan “policy implementation”. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dievaluasi menggunakan pedoman PRISMA 2020. Data diekstraksi dalam bentuk tabel yang mencakup penulis, tahun, jurnal, metode, jumlah sampel, serta hasil utama.Sebanyak 30 artikel memenuhi kriteria inklusi. Bukti menunjukkan bahwa rehabilitasi paru meningkatkan kapasitas fungsional dan kualitas hidup, program edukasi dan self-management menurunkan frekuensi eksaserbasi dan rawat inap, serta latihan pernapasan efektif mengurangi gejala dispnea. Hambatan kebijakan meliputi keterbatasan akses, biaya, dan kurangnya integrasi layanan non-farmakologis dalam sistem kesehatan primer.Intervensi non-farmakologis berperan penting dalam manajemen komprehensif PPOK. Penguatan kebijakan yang integratif, pelatihan tenaga kesehatan, dan pengembangan program berbasis komunitas merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup pasien serta efisiensi layanan kesehatan di Indonesia.Kata Kunci: PPOK, kebijakan kesehatan, rehabilitasi paru, edukasi pasien, latihan pernapasan, intervensi non-farmakologis.