Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

STUDY OF CHANGES IN NICKEL CONTENT FROM EXPLORATION RESULTS WITH MINING ACTIVITIES AT PT. MINERAL BINTANG DELAPAN, MOROWALI DISTRICT Saputra, Apriadi; Alhabsyi, Gina Audina P; Bundang, Syarifullah; Botjing, Muslimin U; Lantapi, Adriansyah Wuriadin
Journal of Science and Engineering Vol 8, No 1 (2025): Journal of Science and Engineering (Josae)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v8i1.9909

Abstract

In mining activities, there is often a discrepancy between the plan and actual conditions in the field. The purpose of this study is to determine the factors causing changes in Ni levels between exploration and mining activities. This study used drill sample data and mining samples using grab sampling (assay). From the results of the study, the Ni content value in exploration activities was 1.83% and in mining activities was 1.73% with a difference in content of 0.10%. The results of the difference in content are the influence of factors such as the heterogeneous nature of nickel, drilling activities, topographic conditions, mining methods, controlling factors for dilution, waste position to ore, reserve calculation methods, rainwater and human error.
KARAKTERISTIK DAN PEMANFAATAN BATUAN SERPENTINIT DI DESA UEKULI KABUPATEN TOJO UNA-UNA PROVINSI SULAWESI TENGAH Botjing, Muslimin U.
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 11 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jstt.v11i2.980

Abstract

Serpentinite rock is one of the mineral sources of magnesite this is known by the considerable content of the element magnesium (Mg). Testing the physical and chemical properties of serpentinite rocks found in certain locations is considered to have considerable prospects to be utilized and developed. The research was conducted in Uekuli Village Tojo Una-Una Regency Central Sulawesi Province using X-Ray Diffraction (XRD) and X-Ray Flourescence (XRF) methods. The results of XRD analysis obtained 4 types of minerals in the ST 02 test sample namely olivine as much as 3.4% lizardite 72.4% forsterite 18.6% and orthopyroxine as much as 5.6%. While at station 09 2 minerals were obtained namely lizardite 97.5% while hematite was 2.5%. Meanwhile based on the results of XRF testing the ST 02 sample has a dominant compound of MgO as much as 42.754% and SiO2 as much as 43.185%. Similarly the ST 09 sample has a dominant compound of MgO as much as 39.314% and SiO2 as much as 40.866%. In the analysis results it can be seen that the content of Al2O3 and K2O is quite low while the content of MgO and Fe2O3 is quite high. The high content of MgO and SiO2 is a characteristic of serpentinite rocks where serpentinite rocks are rich in magnesium and silica.
Inventarisasi Situs-Situs Geologi Sebagai Potensi Geowisata di Kepulauan Togean, Provinsi Sulawesi Tengah Botjing, Muslimin U; ., Asrafil
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Togean Islands is one of the conservation areas in Central Sulawesi with the name Togean Islands National Park which has unique of geological resources and features to be used as a Geotourism area. This study aims to inventory the existence of unique geological sites that have the potential to become geotourism objects in the Togean Islands. The inventoriation method applied is field investigation and secondary data collection using literature studies. The results of the application of this investigation were obtained by a number of unique geosites in the Togean Islands including karst morphology, Tanimpu waterfalls, and volcanic landscapes including hot water manifestations, lithology and magmatic-volcanic rock structures in the form of intrusions and pillow lava. These geosites have the value of earth science education as an attractive geological object, have a beauty and economic value as a tourist attraction, and are supported by protection as a conservation area which is also promoted by the local government as a tourist destination, so that it has the potential to become a geotourism object in Central Sulawesi. Abstrak Kepulauan Togean merupakan salah satu wilayah konservasi di Sulawesi Tengah dengan nama Taman Nasional Kepulauan Togean yang memiliki sumberdaya dan kenampakan geologi yang unik untuk dijadikan kawasan Geowisata. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi keberadaan situs-situs geologi (geosites) unik yang berpotensi menjadi objek geowisata di Kepulauan Togean. Metode inventarisasi yang diterapkan yakni invesitigasi lapangan serta pengambilan data sekunder menggunakan studi literatur. Hasil penerapan investigasi ini diperoleh beberapa geosites yang unik di Kepulauan Togean meliputi kawasan morfologi kars, Air terjun Tanimpu, dan bentang alam vulkanik meliputi manifestasi air panas, litologi dan struktur batuan magmatik-vulkanik berupa intrusi dan lava bantal. Geosites tersebut memiliki nilai edukasi sains kebumian sebagai objek geologi yang menarik, memiliki nilai keindahan dan ekonomis sebagai objek wisata, serta didukung oleh proteksi sebagai kawasan konservasi yang dipromosikan pula oleh pemerintah daerah sebagai destinasi wisata, sehingga sangat potensial menjadi objek geowisata di Sulawesi Tengah.
PENENTUAN ZONASI TINGKAT KERAWANAN GERAKAN TANAH DI KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI SULAWESI TENGAH Botjing, Muslimin U; Halawa, George Cordias Mulyanto; ., Asrafil
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Secara geografis daratan di wilayah Kabupaten Sigi didominasi oleh daerah perbukitan dan pegunungan. Kondisi dataran perbukitan dan pegunungan dapat menyebabkan peristiwa gerakan tanah. Kejadian gerakan tanah diikuti banjir bandang yang terjadi pada 26 Maret 2021 telah menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa di Desa Beka Kecamatan Marawola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan gerakan tanah dan mengetahui penyebaran spasial daerah kerawanan gerakan tanah di Kecamatan Marawola menggunakan metode skoring dan overlay berbasis sistem informasi geografis. Pada penelitian ini ada delapan parameter yang diamati yaitu kemiringan lereng, arah lereng, bentuk lereng, jenis tanah, kedalaman tanah, jenis litologi, jarak patahan dan curah hujan yang diperkuat dengan hasil observasi di lapangan untuk mengidentifikasi gerakan tanah pada daerah penelitian. Hasil penelitian di dapatkan 3 kelas tingkat kerawanan yaitu kerawanan gerakan tanah rendah dengan luas 9,565 Km2 atau 22,918% dari luas Kecamatan Marawola meliputi wilayah Desa Tinggede, Desa Tinggede Selatan, Dan Desa Sunju, kemudian kerawanan gerakan tanah sedang dengan luas 18,095 Km2 atau 43,484 % dari luas daerah penelitian meliputi wilayah Desa Baliase, Desa Boyabaliase, Desa Binangga, Desa Padende, Desa Sibedi, Desa Beka dan Desa Bomba, kerawanan gerakan tanah tinggi dengan luas 13,953 Km2 atau 32,598% dari luas Kecamatan Marawola meliputi wilayah Desa Padende, Desa Lebanu, Desa Sibedi dan Desa Beka.
STUDI GEOLOGI DAN UJI SIFAT FISIK BATUAN ANDESIT PADA DAERAH BULURI KOTA PALU Botjing, Muslimin U; Renaldi, Rizky
Bomba: Jurnal Pembangunan Daerah Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan sebaran litologi yang terdapat di Kota Palu, daerah Buluri memiliki litologi berupa andesit dan telah ditambang secara tradisional oleh masyarakat sekitar, namun batuan andesit yang ada didaerah penelitian Buluri belum diketahui sifat fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian dan mengetahui sifat fisik batuan Andesit di daerah penelitian. Geomorfologi daerah penelitian terdiri dari satuan bentangalam perbukitan sangat curam denudasional dan satuan bentangalam perbukitan curam denudasional. Kekar pada daerah penelitian termasuk dalam kekar sistematik kekar ini membentuk suatu pola atau sistem kekar yang sistematik atau teratur dengan kenampakan yang relatif sejajar terhadap satu sama lain serta memiliki kekar pasangan yang saling berpotongan (cross joint). Litologi yang menyusun daerah penelitian merupakan anggota dari formasi batuan terobosan (gr) berdasarkan pengamatan di lapangan litologi penyusun lokasi penelitian keseluruhan tersusun oleh batuan andesit. Pengamatan petrografi di daerah penelitian tersusun oleh mineral plagioklas 35-55% dan massa dasar 10-25%. mineral lain yang hadir kuarsa 5-20% muskovit 10-15% ortoklas 15% biotit 5-10% klorit 10% sanidin 5% opak 5%. Pengujian sifat fisik batuan dilakukan bertujuan untuk mengetahui nilai densitas, porositas, dan penyerapan air. Adapun nilai rata rata yang didapat densitas 2,70 gr/cm3 penyerapan air 0,47% porositas 0,42%. Sehingga dapat dikatakan bahwa pelapukan yang rendah akan memiliki nilai densitas yang besar, semakin kecil nilai porositas pada suatu batuan maka semakin baik nilai batuan, begitu pula dengan nilai serapan air kecil yang dimana jumlah pori-pori pada permukaan sedikit terbuka.
Sosialisasi Mengenai Jalur Geotrek Tanjung Api Sebagai Salah Satu Situs Geowisata untuk Kelompok Sadar Wisata Desa Labuan Kabupaten Tojo Una-Una Janat, Nunik Rezkiarti; Botjing, Muslimin U.; Mu’min, Risqa P.; Fitriana, Tati; Asrafil, Asrafil; Puspita, Riska; Uno, Irianto
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 5, No 1: February 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ljpmt.v5i1.34549

Abstract

The socialization program on the Tanjung Api Geotrek Route was carried out to enhance the understanding, awareness, and capacity of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) of Labuan Village in managing geotourism potential based on local geological heritage. The Tanjung Api area in Tojo Una-Una Regency, Central Sulawesi, is known for its natural fire phenomenon caused by the release of flammable natural gas, giving the site unique scientific, educational, and tourism value. Using a participatory approach, the program included material presentations, interactive discussions, the introduction of geotrek route design, and field observations at several potential geosites. The results show that participants’ knowledge increased by 80–90% regarding geotourism concepts, geological resource conservation, and strategies for developing interpretive educational geotreks. Participants also demonstrated strong enthusiasm to engage in destination management and benefit from the economic opportunities offered by tourism activities. This program serves as an initial step in strengthening collaboration between the community, academia, and local government to support sustainable geotourism development. The socialization provides a foundation for achieving independent, well-directed, community-based management of the Tanjung Api geosite as part of broader geotourism development in Tojo Una-Una Regency.
Briket Sekam Padi: Energi Alternatif Ramah Lingkungan bagi Rumah Tangga Desa Suli Mastura Labombang; Adnan Fadjar; Ni Made Ayu Juli Andjani; Muslimin Umar Botjing; Andi Iin Nindy Karlina Kadir
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n9v85908

Abstract

Pemanfaatan briket abu sekam padi sebagai energi alternatif di Desa Suli, Kabupaten Parigi Moutong, diinisiasi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengolah limbah pertanian menjadi sumber energi yang bermanfaat. Topik ini dipilih karena pemanfaatan abu sekam padi masih rendah, sementara potensinya besar untuk dikembangkan menjadi produk energi yang ekonomis. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui rangkaian pelatihan dan pendampingan intensif yang meliputi pengenalan teknologi briket, pembuatan campuran bahan, proses pencetakan, pengeringan, serta pengujian kualitas briket. Pendekatan partisipatif diterapkan untuk memastikan masyarakat terlibat langsung sebagai pelaku utama dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat dalam memproduksi briket secara sederhana dan efisien. Selain memiliki nilai kalor yang memadai, briket yang dihasilkan berpotensi digunakan untuk kebutuhan energi rumah tangga maupun peluang usaha skala kecil. Kesimpulannya, program ini tidak hanya menghasilkan produk energi alternatif yang ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian secara produktif, sehingga mendukung kemandirian energi dan keberlanjutan ekonomi lokal.