Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK UNTUK PERHITUNGAN ANALISA STRUKTUR KOMUNITAS SPESIES PLANKTON Encik Weliyadi; Dedy Harto
Jurnal Harpodon Borneo Vol 8, No 2 (2015): Volume 8 No 2 Oktober 2015
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.77 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v8i2.131

Abstract

Penelitian ini mengenai perancangan dan pembuatan perangkat lunak untuk perhitungan analisa struktur komunitas spesies plankton. Dalam perancangan dan pembuatan perangkat lunak yang dihasilkan akan dilakukan di Laboratorium Teknik Elektro Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan sebuah perangkat lunak dalam melakukan perhitungan analisis struktur komunitas spesies plankton. Secara garis besar metode penelitian ini dibagi dalam 5 (lima) tahapan, yaitu studi pustaka, perancangan dan pembuatan perangkat lunak, uji coba produk perangkat lunak, validasi desain dan sistem kerja produk, dan perbaikan desain dan sistem kerja produk perangkat lunak. Perangkat lunak yang dihasilkan dalam penelitian ini, nantinya diharapkan dapat mempermudah para mahasiswa dan dosen dibidang perikanan dan ilmu kelautan, dalam melakukan perhitungan analisis struktur komunitas plankton. Khususnya dapat membantu secara lebih efektif dan praktis didalam menghitung nilai kelimpahan, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi spesies plankton. Kata kunci : Program Delphi,  penghitungan spesies plankton
MODEL PERTUMBUHAN POPULASI IKAN GELODOK (P.Barbarus) DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE BEKANTAN KOTA TARAKAN Gazali Salim; Encik Weliyadi; Susiyanti Susiyanti
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i2.913

Abstract

Ikan gelodok adalah ikan yang mampu hidup dan aktif pada saat air  laut mengalami surut dan berinteraksi dengan spesies lain dalam mencari makanan dan mempertahankan kekuasaannya. Tujuan penelitian adalah mengetahui sifat pertumbuhan dan indeks kondisi Ikan Gelodok (P. barbarus) di KKMB Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan selama 3 bulan menggunakan transek/plot sebanyak 12 plot dengan ukuran 10x10 M2 pada waktu air surut.  Sampel yang didapatkan dengan survey lapangan dan skala laboratorium dalam mengidentifikasi jenis kelamin, panjang total dan berat total. Hasil penelitian didapatkan model pertumbuhan populasi ikan gelodok untuk ikan jantan dan ikan betina bersifat allometri negatif. Indeks kondisi ikan jantan dan ikan betina memiliki bentuk tubuh gemuk.
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK BUAH MANGROVE (Sonneratia alba) SEBAGAI BIOENRICHMENT PAKAN ALAMI Artemia salina Jimmy Cahyadi; Gloria Ika Satriani; Ery Gusman; Encik Weliyadi; Sabri Sabri
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i3.932

Abstract

Penelitian mengenai skrining fitokimia terhadap ekstrak buah mangrove pedada(Sonneratia alba) Telah dilakukan. Buah pedada (Sonneratia alba) diperoleh darimangrove pesisir Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Data yang dianalisis meliputi kondisisimplisia, rendemen, ekstraksi dan skrining fitokimia pada Artemia salina nonbioenrichment maupun pasca bioenrichment. Prosedur pembuatan simplisia melaluisortasi basah dan kering, analisa rendemen berdasarkan rasio bobot, ekstraksi buahpedada (Sonneratia alba) berdasarkan teknik maserasi menggunakan pelarut etanol96%, dan skrining fitokimia dilakukan melalui pengujian warna menggunakan berbagaipereaksi. Teknik analisa data dilakukan secara kualitatif deskriftif. Hasil penelitianmenyimpulkan bahwa ekstrak pasta kental (Sonneratia alba) positif mengandungalkaloid, flavonoid, tannin, steroid dan tripernoid pada bioenrichment dan senyawasteroid dan tanin negatif pada non bioenrichment.
KANDUNGAN BAHAN ORGANIK FOSFOR (P) PADA SEDIMEN BERDASARKAN KEDALAMAN DI HUTAN MANGROVE MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN Yulma Yulma; Encik Weliyadi; Resta Yulinar
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i1.634

Abstract

Bahan organik fosfor (P) dalam sedimen memainkan peranan dalam fotosintesis, penggunaan gula dan Pati, dan pengalihan energi yang dibutuhkan oleh tanaman dan organisme dalam sedimen. Kajian ini bertujuan untuk menentukan kandungan fosfor (P) dalam sedimen berdasarkan kedalaman 10 cm, 20 cm dan 30 cm di kawasan hutan bakau Mamburungan Tarakan. Studi ini dimulai pada bulan Februari sampai dengan Juli 2018 metode yang digunakan dalam studi ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menjelaskan isi dari fosfor berdasarkan kedalaman pada setiap stasiun penelitian. Pengambilan sampel sedimen dilakukan di 3 titik Stasiun, yaitu daerah akuakultur, pemukiman dan mulut Sungai dengan 3 pengulangan. Dari hasil kajian yang diperoleh nilai bahan organik fosfor dalam sedimen daerah hutan mangrove Mamburungan berdasarkan kedalaman 10 cm berkisar dari 10,11-101,15 mg/L, 20 cm berkisar dari 7,04-141,98 mg/L dan 30 cm berkisar dari 29. 41-66,88 mg/L.
POTENSI BAKTERI PADA LUMPUR MANGROVE KOTA TARAKAN SEBAGAI PENGHASIL ENERGI LISTRIK BERKELANJUTAN Hutapea, Tri Paus; Marbun, Siska Nofrida; Weliyadi, Encik
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 12 NO. 1 APRIL 2019
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.887 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v12i1.583

Abstract

Energi listrik merupakan energi utama yang dibutuhkan manusia. Hampir dapat dipastikan, semua teknologi yang ditemukan membutuhkan energi. MFCs ialah teknologi yang memanfaatkan mikrobial dalam medium organik untuk mengubah bahan organik menjadi energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri pada lumpur mangrove yang berpotensi menghasilkan energi listrik dan mengukur tegangan yang dihasilkan dari aktivitas bakteri. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri dan pengukuran tegangan yang dihasilkan dari aktivitas bakteri yang terdapat pada lumpur mangrove. Hasil identifikasi  bakteri diperoleh 3 (tiga) jenis isolat bakteri yang dapat hidup selama proses isolasi yaitu Aeromonas sp, Actinobacilus sp dan Enterobacteria sp. Hasil penelitian selama 28 hari dilakukan pengukuran tegangan listrik pada MFCs. Tegangan  listrik yang dihasilkan mencapai puncak produksi tegangan listrik pada hari ke-3 yaitu 243 µV pada lumpur mangrove.
ASSOCIATION BETWEEN ECHINOID AND SEAGRASS COMMUNITY IN DERAWAN ISLAND WATERS Roem, Muhamad; Setianingrum, Retno; Weliyadi, Encik
Journal of Aquatropica Asia Vol 7 No 2 (2022): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Jurusan Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v7i2.3608

Abstract

Sea urchins a biota that is often associated with seagrasses were often found in seagrass beds. The objectives of this research were to discover the condition of sea urchins and seagrass, such as diversity, uniformity, dominance in sea urchins, density, and cover on seagrass, and related to variables in this research. This research was conducted on Derawan Island. The research method that was used is a 5m x 5m (sea urchin) quadrate and 0.5m x 0.5m (seagrass) placed intentionally on 2 stations with a total of 30 quadrats. The results found 3 species of sea urchins and 4 species of seagrass. At station 1 abundance of sea urchins is 2.94 individual/m2 whereas at station 2 is 0,28 individual/m2. At station 1 seagrass density 117,33 shoot/m2 whereas station 2 is 120,13 shoot/m2. Seagrass cover at station 1 is 58,75% and at station 2 is 60,28%. The dominant sea urchin species is Diadema setosum with the following diversity values H'=0,36, E=0,3, and C=0.81. There was no significant difference between variables at each station except temperature (0.020<0.05) and DO (0.027<0.05). Variables that were correlated with sea urchins in the seagrass ecosystem are nitrate, salinity, phosphate, temperature, and pH. The association with seagrasses in Derawan Island is positive.
STUDI KUALITAS AIR PARAMETER FISIKA DAN KIMIA DI PERAIRAN SUNGAI SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG Weliyadi, Encik; Irawati, Heni; Anzar, Radifah
Jurnal Borneo Saintek Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Borneo Saintek
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v6i1.4203

Abstract

The diversity of human activities along the river causes pollution to the river is increasing, one of which is domestic waste disposal. A river is a place of waste disposal from various land activities. The purpose of this study was to determine the condition of water quality from the physical and chemical parameters in the Sesayap River, Tana Tidung Regency. The research method used is descriptive quantitative. The results showed that the condition of river water quality in the Tideng Pale Village is temperature ranged between 25-32 oC, salinity 7-15 ppt, turbidity 1.15-4.43 mg/L, water transparency 95-125 mg/L, pH 7.2- 7.7, phosphate 0.006-0.063 mg/L, ammonia 0.038-0.449 mg/L, nitrate 0.22 to 0.28 mg/L, DO 3.10-4.52 mg/L, BOD 1.12-2.17 mg/L. River water quality in the Sesayap Village is temperature ranged between 20-30 oC, salinity 8-15 ppt, turbidity 1.99-3.75 NTU, water transparency 100-135 cm, pH 6.2-7.4, phosphate 0.025-0.038 mg/L, ammonia 0.063-0.409 mg/L, nitrates 0.23-0.26 mg/L, DO 3.25-4.57 mg/L, BOD 1.23-2.23 mg/L, whereas river water quality in Bebatu Village the temperature parameters range from 22-36 oC, salinity 10-25 ppt, turbidity 2.13-4.19 NTU, water transparency 110-130 cm, pH 6-7.8, phosphate 0.010 to 0.30 mg/L, ammonia 0.065-0.525 mg/L, nitrates 0.26-0.30 mg/L, DO 3.10-4.60 mg/L, BOD 1.17-2.23 mg/L. The conclusion of this study is that the condition of water quality is still relatively good.
Hilirisasi “Produk Crakal 3G” Pada UMKM Syahira Home Industri di Kota Tarakan Abdiani, Ira Maya; Akhmadi, Mohammad Fadnan; Imra, Imra; Weliyadi, Encik
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i2.5742

Abstract

Indonesia memiliki potensi perikanan yang besar, tetapi limbah tulang ikan bandeng masih sering terbuang dan menimbulkan masalah lingkungan. Limbah ini kaya akan kalsium dan fosfor, nutrisi penting untuk mengatasi masalah gizi seperti stunting dan defisiensi mineral. Produk Crakal3G dikembangkan sebagai solusi inovatif untuk mengubah limbah tersebut menjadi makanan bernutrisi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan action research yang melibatkan UMKM Syahira Home Industri dan pemangku kepentingan secara partisipatif. Pendampingan mencakup pengembangan produk, pelatihan standar produksi, penyusunan model bisnis, serta pemenuhan sertifikasi berbasis regulasi, seperti P-IRT (6056571010038-27), Sertifikasi Halal (34100001590322), NIB (0239010150817), dan HKI (IDM001055692). Hilirisasi Crakal3G berhasil meningkatkan kualitas produk dan kompetensi UMKM melalui pendampingan intensif. Integrasi strategi pengembangan produk, kemasan yang menarik, dan promosi digital secara sinergis memperkuat posisi UMKM di pasar, meningkatkan brand awareness, dan memperluas jangkauan konsumen, terutama segmen muda. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan terstruktur dalam pengembangan produk, pelatihan, dan pendampingan mampu mendorong hilirisasi produk inovatif UMKM. Model ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan dukungan kebijakan untuk memperluas dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat.
Sosialisasi Manajemen Usaha Untuk Pengembangan Ekonomi Keluarga di Kelompok Wanita Tani Kelurahan Mamburungan Alawiyah, Tuty; Irawati, Heni; Taqwa, Amrullah; Weliyadi, Encik; Wiharyanto, Dhimas; Salim, Gazali; Gaffar, Syamsidar; Firdaus, Muhammad; Haryono, M Gandri; Laga, Asbar
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.274

Abstract

Kesejahteraan keluarga menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan berkeluarga. Kesejahteraan keluarga akan berdampak besar bagi segala aspek kehidupan, seperti kebutuhan gizi keluarga, ekonomi, pendidikan, sosial, dan aspek lainnya. Untuk menjamin kesejahteraan keluarga diperlukan berbagai upaya yang sesuai dengan keahlian dari masing-masing individu yang berperan dalam suatu keluarga. Ibu pekerja secara otomatis akan sangat membantu peran kepala keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Berbeda halnya dengan ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan rendah memiliki kendala dalam membantu kepala keluarga meningkatkan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pengembangan keahlian yang dimiliki untuk memotivasi ibu-ibu rumah tangga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bukan hanya keahlian yang harus ditingkatkan tetapi pengenalan jenis usaha, strategi pemasaran serta pengelolaan keuangan perlu juga dikuasai. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan Sosialisasi Manajemen Usaha Untuk Pengembangan Ekonomi Keluarga Di Kelompok Wanita Tani Kelurahan Mamburungan. Kegiatan yang akan dilakukan ini diharapkan dapat membuka wawasan ibu-ibu sehingga dapat membantu peningkatan ekonomi keluarga. Sasaran kegiatan PKM ini adalah ibu-ibu kelompok Wanita Tani Kelurahan Mamburungan. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain koordinasi dengan ketua kelompok wanita tani Kelurahan Mamburungan, mengundang narasumber kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Target yang akan dicapai pada kegiatan PKM ini adalah Kelompok Wanita Tani dapat memahami dan mengubah mindset dari ibu-ibu untuk dapat mengembangkan potensi diri yang dimiliki. Hasil kegiatan yang telah dilakukan adalah kelompok ibu-ibu Wanita tani memiliki antusias terhadap kegiatan PKM hal ini digambarkan dari respon awal pelaksanaan kegiatan serta ibu-ibu dapat mengikuti kegiatan dengan sangat baik. Hasil evaluasi kegiatan baik, namun perlu dilakukan pendampingan khusus bagi ibu-ibu dalam jangka waktu tertentu.
ASSOCIATION BETWEEN ECHINOID AND SEAGRASS COMMUNITY IN DERAWAN ISLAND WATERS Roem, Muhamad; Setianingrum, Retno; Weliyadi, Encik
Journal of Aquatropica Asia Vol 7 No 2 (2022): Journal of Aquatropica Asia
Publisher : Program Studi Akuakultur, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/joaa.v7i2.3608

Abstract

Sea urchins a biota that is often associated with seagrasses were often found in seagrass beds. The objectives of this research were to discover the condition of sea urchins and seagrass, such as diversity, uniformity, dominance in sea urchins, density, and cover on seagrass, and related to variables in this research. This research was conducted on Derawan Island. The research method that was used is a 5m x 5m (sea urchin) quadrate and 0.5m x 0.5m (seagrass) placed intentionally on 2 stations with a total of 30 quadrats. The results found 3 species of sea urchins and 4 species of seagrass. At station 1 abundance of sea urchins is 2.94 individual/m2 whereas at station 2 is 0,28 individual/m2. At station 1 seagrass density 117,33 shoot/m2 whereas station 2 is 120,13 shoot/m2. Seagrass cover at station 1 is 58,75% and at station 2 is 60,28%. The dominant sea urchin species is Diadema setosum with the following diversity values H'=0,36, E=0,3, and C=0.81. There was no significant difference between variables at each station except temperature (0.020<0.05) and DO (0.027<0.05). Variables that were correlated with sea urchins in the seagrass ecosystem are nitrate, salinity, phosphate, temperature, and pH. The association with seagrasses in Derawan Island is positive.