Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Kurikulum Merdeka (Penyusunan Asesmen Dan Modul Layanan) MGBK Kecamatan Cipayung Jakarta Timur Julinda Siregar; Sahat T Simorangkir; Verry Jekson Panjaitan
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 : Januari (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this activity is to help Guidance and Counseling teachers in East Jakarta to be able to prepare assessments and service modules in the independent curriculum and to be able to accept every change with the aim of improving the quality of education. After the teachers attended the MGMP workshop on the role of guidance and counseling teachers in the independent curriculum, the PkM team conducted an interview with the Head of MGMP to find out the changes seen in the behavior of guidance and counseling teachers, especially in preparing service modules. The MGMP workshop went smoothly and the teachers were very happy and enthusiastic to listen to the presentation of material from the speakers. The Head of MGMP also explained that the teachers were happy with the PkM activities carried out by the Unindra Postgraduate Lecturer. The speaker explained that the independent curriculum is a curriculum that has been presented flexibly, and is implemented with a fun guidance and counseling service model that is prepared according to the content in the service program that has been prepared by guidance and counseling teachers in the service module. Furthermore, the speakers also said that in order to be able to innovate, guidance and counseling teachers must continue to develop themselves through training, seminars, workshops and also further studies.
Pengaruh Kematangan Sosial Emosional Kepala Sekolah terhadap Iklim Kerja Sekolah dan Kualitas Kepemimpinan Kepala Sekolah Julinda Siregar; Novita Vandrianur; Eka Ratna Safitri; Esti Ichtiarni; Siti Kulsum; Yanti Rusdianti; Dita Halleyna; Eneng Fitri Windasari; Diah Fitriani; Sitti Mardiana
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4366

Abstract

Kematangan sosial emosional kepala sekolah merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap efektivitas kepemimpinan dan terciptanya suasana kerja yang nyaman, harmonis, serta mendukung produktivitas di sekolah menengah. Aspek ini mencakup kemampuan mengelola emosi, membangun komunikasi sosial yang baik, serta mengambil keputusan secara bijaksana dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei ex post facto korelasional melalui penyebaran angket skala Likert kepada responden. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling agar setiap sekolah memperoleh keterwakilan sesuai jumlah populasinya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan sosial emosional kepala sekolah berada pada kategori baik (mean = 84,25), iklim kerja sekolah berada pada kategori kondusif (mean = 81,47), dan kepemimpinan kepala sekolah berada pada kategori baik (mean = 85,13). Hasil uji regresi menunjukkan bahwa kematangan sosial emosional kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap iklim kerja sekolah (B = 0,528; t = 5,764; Sig. = 0,000) dan kepemimpinan kepala sekolah (B = 0,613; t = 6,281; Sig. = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kematangan sosial emosional kepala sekolah, semakin baik iklim kerja sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah. Oleh karena itu, penguatan kompetensi sosial emosional perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan dan pengembangan profesional.
Peran Situs Batu Tulis Ciaruteun Pada Sejarah Kepurbakalaan di Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Nurlinah Nurlinah; Heru Suparman; Julinda Siregar
Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS Vol 8, No 1 (2025): Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/herodotus.v8i1.20152

Abstract

Situs Batu Tulis Ciaruteun di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, merupakan peninggalan bersejarah yang sangat penting dalam memahami budaya bangsa Indonesia. Ditemukan pada tahun 1863, situs ini berisi prasasti yang menampilkan aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta, serta gambar telapak kaki yang terkait dengan raja Purnawarman dari Kerajaan Tarumanegara. Keberadaan situs ini tidak hanya memberikan bukti sejarah masa prasejarah, tetapi juga menunjukkan kemajuan peradaban pada zaman itu. Situs ini telah melalui berbagai fase penting, termasuk pemindahan prasasti pada tahun 1981 untuk melindunginya dari kerusakan akibat banjir. Meskipun begitu, pengelolaannya menghadapi tantangan, terutama dalam pemeliharaan dan pemanfaatannya oleh masyarakat sekitar. Masyarakat dan pemerintah diharapkan lebih peduli terhadap pelestarian situs ini, yang berpotensi sebagai pusat pembelajaran sejarah dan budaya bagi generasi muda. Pemanfaatan situs ini sebagai objek wisata sejarah dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya, meskipun terkendala oleh kurangnya sumber daya dan perhatian dari pemerintah.
Latar Belakang Pendidikan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Hasnur Jaya Utama Rizky Pebrian; Sumaryoto Sumaryoto; Julinda Siregar
Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS Vol 8, No 3 (2025): Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/herodotus.v8i3.16996

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pengaruh latar belakang pendidikan terhadap kinerja karyawan. 2) Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. 3) Pengaruh latar belakang pendidikan dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT Hasnur Jaya Utama di Jakarta Selatan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tidak terdapat pengaruh latar belakang pendidikan terhadap kinerja karyawan pada PT Hasnur Jaya Utama di Jakarta. 2) Terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Hasnur Jaya Utama di Jakarta. 3) Terdapat pengaruh latar belakang pendidikan dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan PT Hasnur Jaya Utama di Jakarta. Diperoleh model regresi Y = 11,772 + 0,307X1 + 0,432X2, artinya sumbangan latar belakang pendidikan sebesar 0,307, sumbangan motivasi kerja sebesar 0,432. Dengan demikian: 1) Perlu menentukan Man Power Plannig (MPP) dan proses rekrut yang baik agar karyawan ditempatkan pada jabatan yang tepat sesuai dengan keahlian latar belakang pendidikan. 2) Menyesuaikan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan terkait benefit yang diberikan kepada karyawan.