Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kontroversi Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2025: Dampaknya terhadap Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Zatila, Fazia; Yandi, Rus; Zuwanda, Rifka
Jurnal Mahkamah Hukum Vol 2 No 1 (2025): (May) Jurnal Mahkamah Hukum
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/vpaw8629

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2025 telah menimbulkan polemik karena dianggap membatasi akses terhadap dianggap membatasi akses terhadap layanan kesehatan seksual dan reproduksi, khususnya bagi perempusn dan kelompok rentan. Artikel ini bertjuan untuk mengkaji isi regulasi tersebut serta mengidentifikasi pasal-pasal yang menimbulkan kontroversi. Dengan pendekatan yuridis normatif dan disukung analisis data sekunder, artikel ini menekususri kesesuaian regulasi tersebut dengan hukum nasional dan standar hak asasi manusia internasional. Selain itu, kajian ini menyertakan studi kasus dan pandangan dari berbagai pihak, termasuk LSM dan tenaga medis, untuk menggambarkan dampak nyata regulasi terhadap hak kesehatan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa Permenkes No. 2 Tahun 2025 berpotensi bertentang dengan prinsip otonomi tubuh, hak atas layanan kesehatan yang aman, serta beberapa undang-undnag dan konvensi internasional. Artikel ini merekomendaiskan revisi regulasi serta peningkatan partisipasi publik dalam penyusunan kebijakan kesehatan.
IMPLEMENTASI IJTIHAD YUSUF QARDHOWI TENTANG ZAKAT Ahmad Sibawai; Rus Yandi
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v4i2.1099

Abstract

Islam is a teaching that requires attention to those who are in poverty. Islam's desire to help and lift them from the brink of poverty is applied by paying zakat in the Islamic religion. Zakat, which has been interpreted traditionally, has been disrupted by Yusuf Qardhawi by creating many new categories regarding zakat. Among the new categories of the results of Yusuf Qardhawi's Ijtihad in the book of Fiqh Zakat are, Zakat on Honey and Animal Production, zakat on investment in factories, buildings and others, zakat on pursuits and professions as well as zakat on shares and bonds as well as zakat on marine products which includes amber pearls and others. other. The rule used by Yusuf Qardhawi in expanding the category of obligatory zakat assets is, relying on general propositions, in addition to adhering to the requirements for obligatory zakat assets, namely growth and development. Either grow and develop through effort or based on the substance of the treasure that develops.
KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PENIPUAN YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA-SAMA DALAM PUTUSAN NOMOR: 6/Pid.B/2021/PN SLK Rangga Prayitno; Rifka Zuwanda; Firdaus; Rus Yandi; Basrial Zuhri
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v4i2.1126

Abstract

Starting from the bad economy in Indonesia, many criminal acts of fraud began to occur which made people anxious due to the negative impact of the Covid-19 outbreak. The crime of fraud has spread to the Solok Regency area by taking advantage of people's negligence towards technology, especially electronic social media, making it very easy for perpetrators of fraud to carry out their plans by doing it together. The specifications of this research are analytical descriptive. The approach used is a normative juridical approach. The normative juridical approach is an approach to statutory regulations. The data used in this research is secondary data. Then the data was analyzed qualitatively and presented in descriptive form.
Kesehatan Dalam Perspektif Hukum: Sebuah Kajian Sejarah Dan Pendekatan Maqasid Syariah Rus Yandi; Basrial Zuhri; Kaksim; Ahmad Sibawai; Azwar Makmur
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v5i1.1233

Abstract

Latar belakang, kesehatan dalam Islam masih terbatas maknanya seiring dengan perkembangan dan kemajuan saman, padahal Islam merupakan konsep hidup yang memperhatikan masalah kesehatan dengan segala aspek kehidupan. Dalam kehidupan kontemporer perlu upaya dalam merespon kebutuhan terkait dengan ruang lingkup kesehatan dengan melihat labih jauh agar konsep kesehatan dalam kajian Islam semakin luas dan sesuai kebutuhan hidup manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Tujuan penulisan ini mendalami dan mengembangkan konsep kesehatan dalam perspektif hukum hukum Islam melalui pendekatan maqasid syariah dengan melihat konsep kesehatan lebih mendalam agar semakin terasa dalam kehidupan. Selanjutnya, Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah liberary riseach yakni merupakan metode kajian pustaka yang bersumber pada buku-buku, jurnal dan yang terkait dengan bahan kajian ini. Hasil kajian ini terkait kesehatan dalam pendekatan maqasid syariah yang sangat diperhatikan, sebab kemaslahatan manusia, baik buruknya kehidupan manusia, berakitifat atau tidak akan ditentukan oleh kesehatan. Oleh karena itu, makasid syariah sangat memperhatikan kesehatan. Tujuan hukum untuk menjaga eksistensi kehiduapan manusia, dengan mewujudkan kesehatan lahir dan batin. Kesimpulan, maqasid syaraih merupakan konsep dari hukum Islam yang menjaga kesehatan manusia dari segala kerusakan. Lalu bukti maqasid syariah sangat memperhatikan kesehatan, terdapat pada prinsip hifz nas, dan hifz yang lainnya yang sangat erat dengan kesehatan.